Pages

Tuesday, December 7, 2010

Menhan China Temui Kepala Staf AD Indonesia



Kantor Berita Xinhua: Menteri Pertahanan China, yang sekaligus anggota Dewan Negara China, Liang Guanglie kemarin (6/12) di Beijing mengadakan pertemuan dengan Kepala Staf Angkatan Darat Indonesia, George Toisuta.

Menhan Liang Guanglie mengatakan, Indonesia adalah negara besar yang berpengaruh penting di kawasan, sehingga China sangat mementingkan pengembangan hubungan persahabatan dengan Indonesia. Angkatan bersenjata kedua negara diharapkan dapat meningkatkan kontak dan kerja sama di berbagai bidang, memajukan hubungan militer, dan berperan dalam perdamaian dan perkembangan regional maupun internasional.

George Toisuta mengatakan, Angkatan Darat Indonesia berkomitmen meningkatkan kontak dan kerja sama dengan tentara Tiongkok dalam hal pertukaran dan pelatihan personel, serta memajukan hubungan militer maupun hubungan bilateral pada umumnya.

Sumber: CRI

Monday, December 6, 2010

Skadron 31 Dapat Tambahan 6 Helikopter


Enam helikopter Mi-17 akan melengkapi skadron 31 awal tahun 2011 (photo : Aryo N)

SEMARANG (SINDO) – Skadron 31/Serbu Pusat Penerbangan Angkatan Darat yang bermarkas di kompleks Lanumad Ahmad Yani Semarang akan mendapatkan tambahan enam helikopter jenis MI 17.

Diharapakan dengan tambahan alutsista tersebut mampu meningkatkan kemampuan Skadron 31/Serbu sebagai satuan tempur udara TNI Angkatan Darat. “Rancananya, awal tahun depan tambahan helikopter ini akan diberikan,” kata Komandan Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Dan Puspenerbad) Brigjend TNI Nabris Haska di sela-sela serah terima jabatan Komandan Skadron 31 Letkol CPN Suprapto kepada Letkol CPN Wahyu Jatmiko kemarin. Letkol CPN Wahyu Jatmiko,sebelumnya menjabat Kepala Departemen Pengetahuan Militer Umum (Kadeppengmilum) Pusat Pendidikan Penerbangan Angkatan Darat (Pusdik Penerbad). Sementara Letkol CPN Suprapto akan menempati jabatan barunya sebagai Direktur Operasional Penerbagan (Diropsbang) Puspenerbad. Menurut Nabris Haska, pembinaan personel harus terus dilakukan untuk menjadikan prajurit yang profesional. “Pergantian jabatan adalah hal yang wajar dalam rangka meningkatkan kinerja individu dan satuan tempat bertugas dalam melaksanakan tugas sesuai dengan peran dan fungsi,”jelasnya. Nabris mengatakan, Skadron 31/Serbu sebagai satuan pelaksana Puspenerbad memiliki peranan penting dalam menjalankan satuan operasioanl penerbangan angkatan darat yang melaksanakan tugas- tugas penerbangan.

“Untuk itu pembinaan satuan harus mengarah pada kemampuan satuan dan perorangan, sesuai dengan kualifikasi yang dimiliki agar menjadi prajurit WiraAmur yang profesional di bidang penerbangan,” jelasnya. (andik sismanto)

Lee to visit Indonesia, Malaysia this week

T50 GOLDEN EAGLE


By Na Jeong-ju

President Lee Myung-bak will visit Indonesia and Malaysia from Thursday to Friday to attend a forum on democracy and hold summits with the leaders of the Southeast Asian nations, Cheong Wa Dae announced Monday.

Lee initially planned to leave on early Wednesday and return home on late Saturday, but shortened the trip due to mounting tensions on the Korean Peninsula following North Korea’s artillery attack on a South Korean border island on Nov. 23.

Lee will arrive in Bali, an Indonesian resort island, Thursday, where he will participate in the Bali Democracy Forum and hold bilateral talks with Indonesian President Susilo Bambang Yudhoyono.

Lee and Yudhoyono will discuss ways to promote a Strategic Partnership between Seoul and Jakarta and discuss bilateral issues, including cooperation in the defense industry, Cheong Wa Dae said.

South Korea is currently competing with Russia and the Czech Republic to export its T-50 trainer jets to Indonesia. Jakarta plans to order 16 aircraft, enough for one squadron, and the successful bidder will be announced soon, according to the country’s defense minister Purnomo Yusgiantoro.

Also on the summit agenda are the security condition on the Korean Peninsula and ways for cooperation on the global stage, such as ASEAN and G-20, it added.

Lee will head to Kuala Lumpur later on Thursday for a two-day state visit on the occasion of the 50th anniversary of bilateral diplomatic ties.

He will hold a summit with Prime Minister Najib Razak the following day on promoting relations between the two nations. The two sides will also sign a treaty on criminal and judicial cooperation, Cheong Wa Dae said.

Lee’s aides said he rescheduled the trip to Indonesia and Malaysia to make it as compact as possible to minimize his absence amid tense security conditions.

“President Lee mulled canceling his overseas trips this time, but decided to go in consideration of bilateral relations with the regional partners,” a presidential spokesman said.

In November, the Indonesian President visited Seoul to participate in a G20 summit despite his busy schedule at home in dealing with the aftermath of a volcanic eruption and earthquake. 

KOREA TIMES

TNI AL Uji Coba Tank Tempur Rusia


Surabaya (ANTARA News) - TNI Angkatan Laut berencana menguji coba kemampuan 17 tank amfibi jenis BMP-3 yang baru saja didatangkan dari Rusia untuk melengkapi persenjataan Pasukan Marinir.

Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Soeparno kepada wartawan di Surabaya, Senin, mengatakan, uji coba akan dilakukan di Pusat Latihan Tempur Marinir di Karang Tekok, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, dalam waktu dekat ini.

"Latihan dan uji coba itu sekaligus serah terima tank amfibi kepada Pasukan Marinir," katanya usai memimpin upacara peringatan Hari Armada di Koarmatim.

Uji coba juga untuk memastikan seluruh peralatan dan perlengkapan tank amfibi berharga miliaran rupiah itu beroperasi dengan baik.

Tank amfibi sebanyak 17 unit yang dibeli TNI AL dari Rusia itu, tiba di Dermaga Koarmatim, Ujung, Surabaya pada akhir November lalu.

Menurut KSAL, pengadaan peralatan tempur baru itu untuk memperkuat alat utama sistem senjata (alutsista) di jajaran TNI AL.

"Sementara ini jumlah tank amfibi yang dibeli baru 17 unit dan kemungkinan bisa ditambah sesuai kebutuhan. Alutsista yang lama dan tidak bisa difungsikan lagi, akan diganti dengan baru," katanya.

Laksamana TNI Soeparno menambahkan bahwa pembelian peralatan tempur dari Rusia itu sudah melalui berbagai kajian, termasuk soal harga, kemampuan dan kualitasnya.

Selain tank amfibi, lanjut Soeparno, pihaknya juga sudah merencanakan untuk melakukan pengadaan beberapa alutsista baru, seperti kapal selam, kapal perang dan peralatan tempur lainnya.

"Pengadaan itu sudah masuk dalam agenda dan sekarang sedang diproses," katanya.


ANTARA

Indonesia-Eropa Menuju Kemitraan Strategis

London (ANTARA News) - Kesamaan nilai-nilai demokrasi, penghormatan HAM, perkembangan ekonomi yang makin kuat menjadi dasar pengembangan hubungan Indonesia-Uni Eropa ke arah yang lebih erat dan strategis lagi.

Hal ini disampaikan Dubes RI untuk Arief Havas Oegroseno dihadapan anggota Parlemen Eropa dalam acara rapat dengar pendapat Indonesia-Uni Eropa di gedung Parlemen Eropa di pusat kota Brussels.

Sekretaris Ketiga Pensosbud/Diplik KBRI Brussel, Royhan N Wahab kepada ANTARA London pada Senin mengatakan, dalam pertemuan tersebut Dubes Oegroseno menyampaikan perkembangan terkini yang dicapai Indonesia dari berbagai aspek.

Paparan tersebut menjadi masukan bagi rencana kunjungan Ketua Delegasi Parlemen Eropa untuk negara-negara Asia Tenggara dan ASEAN, Dr Werner Langen, bersama anggota Parlemen Eropa yang akan ke Indonesia Februari tahun depan.

Kunjungan ini adalah hasil tindak lanjut pertemuan empat mata Dubes Oegroseno dengan Dr Werner Langen yang dilakukan Oktober lalu, dua minggu setelah kehadiran Dubes Oegroseno di Brussel.

Dalam paparannya, Dubes RI menyatakan Indonesia membuktikan berbagai ramalan sejumlah kalangan tidak terbukti sama sekali.

Ramalan Gubernur Jenderal Van Mook yang menyebutkan Indonesia baru siap merdeka pada tahun 2042 dan juga ramalan pakar Barat Indonesia akan mengalami Balkanisasi setelah mengalami krisis 1998 sama sekali tidak terbukti. Malah sebaliknya, Indonesia semakin kuat, ujarnya.

Dubes Oegroseno mengutip hasil penelitian Standard Chartered berjudul "The Super-Cycle Report" yang dirilis November 2010 yang menyebutkan tahun 2030 "Indonesia will be the region's star performer; the 28th largest economy in 2000, it may be the world's 10th largest in 2020 and fifth-largest in 2030".

Disebutkan perekonomian Indonesia akan mencapai 9,3 triliun dollar AS yang menempatkan Indonesia di atas negara-negara seperti Jepang, Jerman, Perancis, dan bahkan Inggris.

Dubes Oegroseno juga mengutip Carnegie Endowment for International Peace yang menyebutkan Indonesia sebagai "the world's economic balance of power is shifting rapidly and substantially from G7 countries toward emerging economies in Asia and Latin America".

Indonesia pada tahun 2050 akan menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar dunia bersama-sama Brazil, Russia, India, China, dan Mexico.

Anggota Parlemen Eropa memberikan apresiasi yang tinggi terhadap perkembangan politik dan ekonomi Indonesia pasca 1998 dan menilai Indonesia adalah negara dengan peran regional dan global yang perlu menjadi mitra Uni Eropa secara lebih erat lagi.

Ekstrimisme

Dalam kesempatan itu Dubes juga menyinggung perlunya Indonesia-Uni Eropa bekerja sama dalam menghadapi ekstrimisme.

Dikatakannya Eropa dapat belajar budaya toleransi Indonesia yang menjadi akar budaya bangsa yang mampu membuat Indonesia menjadi negara demokrasi terbesar ketiga dunia yang pada saat sama negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia.

Dubes RI menyatakan perlunya Uni Eropa melihat masalah kampanye anti-kelapa sawit secara obyektif mengingat 42 persen kebun kelapa sawit dimiliki petani kecil yang peningkatan kesejahteraan dan pendapatnnya sangat didukung oleh produksi kelapa sawit.

Terkait dengan Perjanjian Kerja Sama Komprehensif (Comprehensive Partnership Agreement/PCA) antara Indonesia dan Uni Eropa yang ditandatangani November tahun lalu merupakan living document yang perlu dikembangkan dari waktu ke waktu.

Dalam acara diskusi, selain masalah perekonomian Indonesia-Uni Eropa, hal-hal yang banyak menjadi perhatian Parlemen Eropa adalah masalah desentralisasi, otonomi daerah dan peranan wanita dalam kehidupan politik di Indonesia.

antara

Panglima TNI: Hibah F-16 Masih Dijajaki

Panglima TNI: Hibah F-16 Masih Dijajaki
Kutai Timur (ANTARA News) - Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono mengatakan bahwa TNI masih menjajaki tawaran bantuan atau hibah pesawat jet tempur F-16 dari Amerika Serikat.

"Tim dari TNI sudah disiapkan untuk mempelajarinya dan akan dilakukan peninjauan. Baru nanti diputuskan, namun saat ini belum diputuskan karena masih dalam penjajakan," kata Panglima TNI usai meninjau latihan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) di Bukit Tinjau Pelangi, Sangatta, Kebupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, Senin.

Menurut Agus, pemberian hibah pesawat jet tempur F-16 itu perlu ditindaklanjuti dengan melakukan peninjauan secara teknis, namun juga perlu dikomunikasikan kepada pemegang keputusan.

"Sehingga masih memerlukan waktu. Kita inginnya cepat selesai dan nantinya kekuatan tempur udara kita akan menjadi lebih banyak," ucapnya.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro mengatakan, pihaknya belum memberikan keputusan final terkait hibah 24 pesawat jet tempur F-16A/B dari Amerika Serikat.

"Ya, kita telah mengirim tim ke AS untuk meng-upgrade sepuluh unit F-16 yang telah kita miliki. Begitu pun tim mereka telah datang ke Indonesia," katanya pada Jumat (12/11).

Namun, bukan berarti Indonesia menolak hibah 24 pesawat F-16 tersebut. "Ini masih kita kaji terus, antara meng-upgrade yang sudah ada dengan teknologi terbaru, atau menerima hibah karena yang dihibahkan tipe pesawatnya sama dengan yang telah kita miliki, yakni F-16A/B," tutur Purnomo.

Bahkan, lanjut dia, Indonesia ada rencana pula untuk membeli pesawat jet tempur F-16 varian terbaru yakni F-16 C/D Block 52.

"Ini kita pertimbangkan juga, karena beragam pertimbangan, kualitas (teknologi), kuantitas dan ongkos. Ini kan gak bisa dipisahkan satu sama lain," tutur Purnomo.

Pada kesempatan terpisah Asisten Perencanaan Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal Madya TNI Eri Biatmoko mengatakan, pihaknya menginginkan tambahan tiga skuadron pesawat tempur untuk memaksimalkan pengamanan wilayah udara nasional.

"Khusus untuk F-16, TNI Angkatan Udara telah memiliki program rutin Falcon Up untuk meng-upgrade kemampuan pesawat," katanya.

Eri mengungkapkan bahwa pihaknya telah merencanakan menambah enam F-16 Fighting Falcon pada 2014.

"Saat ini kita merencanakan meng-upgrade F-16 A/B dengan teknologi baru pada 2011 dan 2012 oleh Lockheed Martin. Ini masih proses," katanya.

ANTARA

Anggaran Pengamanan Laut Meningkat Tiga Kali Lipat


KRI Karet Satsuit Tubun. (Foto: Ian Johnson)

06 Desember 2010, Jakarta -- Anggaran operasi pengamanan laut yang dialokasikan untuk Badan Koordinasi Keamanan Laut (Bakorkamla), pada tahun 2011 akan meningkat tiga kali lipat dibanding anggaran tahun ini. Demikian dikatakan Kepala Pelaksana Harian Bakorkamla, Laksamana Madya TNI Y Didik Heru Purnomo kepada Tempo di kantornya, akhir pekan lalu.

Pada tahun 2010, anggaran operasi pengamanan laut untuk Bakorkamla hanya sebesar Rp 35 Miliar. "Untuk tahun 2011 nanti, anggarannya meningkat sampai sekitar Rp 120 Miliar," ujarnya. Anggaran untuk operasi pengamanan laut ini meningkat seiring peningkatan anggaran belanja Bakorkamla untuk 2011.

Pada 2010, total anggaran yang dialokasikan untuk badan tersebut hanya Rp 90 Miliar, anggaran operasi pengamanan laut sebesar Rp 35 Miliar sudah termasuk didalamnya. Selebihnya adalah untuk gaji dan belanja pegawai serta belanja barang. Untuk 2011, anggaran Bakorkamla ditingkatkan hingga sebesar Rp 356 Miliar atau hampir empat kali lipatnya. Dengan adanya peningkatan anggaran Bakorkamla itu, anggaran untuk operasi pengamanan laut pun bisa ikut ditingkatkan.

Peningkatan anggaran tersebut, menurut Didik, terkait rencana Bakorkamla menggelar operasi pengamanan laut sepanjang tahun atau 365 hari pada 2011 nanti. Pada tahun ini operasi pengamanan laut tak digelar sepanjang tahun karena ketiadaan dana. Dengan anggaran cuma Rp 35 Miliar setahun, badan ini hanya bisa menggelar operasi terpadu dengan nama "Operasi Gurita" sebanyak lima kali saja. Setiap Operasi Gurita digelar selama 20 hari. "Jadi, dalam setahun ada lima kali operasi, cuma dapat 100 hari," kata mantan Kepala Staf Umum TNI dan Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Laut ini. Lokasi gelaran operasi dipilih berdasarkan random (acak).

Pada 2011 nanti, Bakorkamla bisa menggelar operasi terus-menerus selama setahun. Namun operasi sepanjang tahun itu bukan berarti menggelar operasi di seluruh wilayah laut Indonesia secara serentak. Meski digelar setiap hari, operasi akan dilakukan perwilayah secara periodik. "Misalnya perode ini di wilayah mana, periode berikutnya pindah dimana, dan itu dilakukan terus menerus selama setahun," kata Didik. "Kalau menggelar operasi di seluruh wilayah Indonesia duitnya nggak ada (tidak cukup)."

Kendati demikian diluar operasi yang digelar Bakorkamla, satuan-satuan lain tetap akan melakukan tugas rutin pengamana lautnya secara mandiri. Bakorkamla yang diketuai Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto, bertugas mengkoordinir dan mensinergikan pengamanan laut dan pelayaran yang dilakukan beberapa institusi. Seperti TNI Angkatan Laut, Satuan Polisi Air dan Udara Kepolisian RI, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan serta Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.

TEMPO Interaktif

BERITA POLULER