Jurnas.com | KEPALA Staf TNI Angkatan Udara
Marsekal TNI Imam Sufaat akan menghadiri Geladi
Bersih dalam rangka peringatan ke-66 Hari TNI AU
di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu
(7/4) pukul 07.00 WIB. KSAU juga diagendakan
memberikan konferensi pers usai pelaksanaan
Gladi bersih. "Puncak peringatan HUT TNI AU
Ke-66 dilaksanakan pada hari Senin, tanggal 9 April
2012 ditandai dengan upacara militer yang
dipusatkan di Taxi Way Echo Lanud Halim
Perdanakusuma, Jakarta," kata Staf Dinas
Penerangan Angkatan Udara (Dispenau), Letkol
Bintang dalam pesan singkatnya diterima Jurnal
Nasional , Sabtu (7/4) pagi.
Sebelumnya, Kadispenau Marsma TNI Azman
Yunus mengatakan acara pokok parade yang
melibatkan 2.560 Personel, dilanjutkan demo
udara, terjun payung free fall dan terjun statis,
display Drum Band Karbol Akademi AU dan
tembak reaksi, Demo Anti Teror Denbravo Paskhas,
Dynamic Show helikopter, Individual Aerobatic 6
pesawat SU 27/30, Jupiter Aerobatic Show, dan
Demo Operasi Udara.
Peringatan tahun ini bertema "Dengan
Profesionalisme dan Motivasi yang Tinggi, TNI
Angkatan Udara Siap Menyongsong Modernisasi
Alutsista dan Memberikan yang Terbaik untuk
Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia".
Peringatan ke-66 Hari Angkatan Udara diwarnai
berbagai kegiatan yang dilaksanakan sejak bulan
Maret 2012, diawali bulan disiplin, berbagai
pertandingan olahraga, donor darah, lomba
English Speech , dan ziarah ke Taman Makam
Pahlawan. Kegiatan ziarah dilaksanakan tanggal 5
April di TMPN Kalibata dengan inspektur upacara
Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Imam
Sufaat. Sedangkan ziarah di Makam Bapak AURI
Komodor Udara Suryadi Suryadarma di TPU Karet
Bivak dipimpin oleh Wakasau Marsekal Madya
Dede Rusamsi.
Alat utama sistem senjata (Alutsista) TNI AU yang
akan menghiasi langit kota Jakarta dalam demo
udara melibatkan 72 pesawat berbagai jenis.
Diantaranya 11 Hawk-100/200, 7 F-16 A/B, 6
Sukhoi SU-27/30, 3 C-130 Hercules, 6 T-34 Charlie,
8 KT-1 B, 4 NAS-332/SA-330, 2 Cessna (penarik
Banner), 7 EC-120 B, 1 C-212, dan 1 CN-235.
"Sebanyak 208 Karbol Akademi Angkatan Udara,
sebagai generasi penerus Angkatan Udara ikut
pula unjuk kebolehan dalam display Drum Band
Gita Dirgantara," katanya.
Saturday, April 7, 2012
TNI AU TAMBAH JUMLAH PENERBANG
TNI AU tambah jumlah penerbang
Sabtu, 7 April 2012 20:07 WIB | Dibaca 1914 kali
Jakarta (ANTARA News) - Tentara
Nasional Indonesia Angkatan Udara
(TNI AU) akan menambah jumlah
penerbang mengingat TNI AU akan
membeli sejumlah pesawat untuk
memperkuat alat utama sistem senjata (Alutsista) hingga
2014 nanti.
"TNI AU butuh penerbang yang cukup. Perencanaan
sudah kami mulai dengan menambah jumlah siswa
penerbang dari 30 menjadi 40 orang," kata Kepala Staf
TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Imam Sufaat
usai menyaksikan gladi bersih peringatan HUT TNI AU
Ke-66 pada 9 April 2012 di Halim Perdanakusuma,
Jakarta, Sabtu.
Tak hanya itu, TNI AU juga membuka program ikatan
dinas pendek bagi para penerbang untuk pengoperasian
pesawat-pesawat yang akan datang.
Selain membeli enam pesawat Tempur Sukhoi dari
Rusia, kata Imam, TNI AU juga akan melakukan
pengadaan pesawat latih supersonik, jet tempur T-50
Golden Eagle.
Super Tucano yang dipersiapkan menggantikan OV-10
Bronco masih mengantre untuk pemasangan mesin,
meskipun air frame-nya sudah siap.
"Tahun ini sudah datang sekitar 4-5 unit," katanya.
Selain itu, untuk pengamanan Alur Laut Kepulauan
Indonesia (ALKI), TNI AU akan membangun satu skadron
F-16 yang akan ditempatkan di Pekanbaru, Riau.
Sembilan unit pesawat CN-295 juga akan memperkuat
TNI AU tahun ini.
"Kami juga akan melakukan pengadaan untuk pesawat
intai tanpa awak, dua helikopter Superpuma, enam
combat C-725, pesawat CN-235, serta rudal anti
pesawat," kata KSAU.
Terkait pelaksanaan HUT TNI AU sendiri, kata dia,
persiapannya sudah lebih dari 50 persen, dengan
dilakukannya latihan udara sejak beberapa hari ini.
"Latihan operasi udara ini sebenarnya latihan yang tidak
bisa sehari-hari disaksikan masyarakat. Ada dua latihan
operasi udara, yakni "air to ground" dan "air to air","
kata Imam.
Namun, lanjut dia, pada demo atau atraksi kali ini
pihaknya tidak menampilkan pertempuran udara (air to
air) karena sangat riskan, apalagi ini di tengah
pemukiman padat penduduk.
"Kita lakukan demo operasi udara ke darat. Dalam
operasi yang sesungguhnya tidak sesederhana ini, tapi
karena ini hanya demo, maka dibuat agar bisa disaksikan
semua masyarakat," paparnya.
Sabtu, 7 April 2012 20:07 WIB | Dibaca 1914 kali
Jakarta (ANTARA News) - Tentara
Nasional Indonesia Angkatan Udara
(TNI AU) akan menambah jumlah
penerbang mengingat TNI AU akan
membeli sejumlah pesawat untuk
memperkuat alat utama sistem senjata (Alutsista) hingga
2014 nanti.
"TNI AU butuh penerbang yang cukup. Perencanaan
sudah kami mulai dengan menambah jumlah siswa
penerbang dari 30 menjadi 40 orang," kata Kepala Staf
TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Imam Sufaat
usai menyaksikan gladi bersih peringatan HUT TNI AU
Ke-66 pada 9 April 2012 di Halim Perdanakusuma,
Jakarta, Sabtu.
Tak hanya itu, TNI AU juga membuka program ikatan
dinas pendek bagi para penerbang untuk pengoperasian
pesawat-pesawat yang akan datang.
Selain membeli enam pesawat Tempur Sukhoi dari
Rusia, kata Imam, TNI AU juga akan melakukan
pengadaan pesawat latih supersonik, jet tempur T-50
Golden Eagle.
Super Tucano yang dipersiapkan menggantikan OV-10
Bronco masih mengantre untuk pemasangan mesin,
meskipun air frame-nya sudah siap.
"Tahun ini sudah datang sekitar 4-5 unit," katanya.
Selain itu, untuk pengamanan Alur Laut Kepulauan
Indonesia (ALKI), TNI AU akan membangun satu skadron
F-16 yang akan ditempatkan di Pekanbaru, Riau.
Sembilan unit pesawat CN-295 juga akan memperkuat
TNI AU tahun ini.
"Kami juga akan melakukan pengadaan untuk pesawat
intai tanpa awak, dua helikopter Superpuma, enam
combat C-725, pesawat CN-235, serta rudal anti
pesawat," kata KSAU.
Terkait pelaksanaan HUT TNI AU sendiri, kata dia,
persiapannya sudah lebih dari 50 persen, dengan
dilakukannya latihan udara sejak beberapa hari ini.
"Latihan operasi udara ini sebenarnya latihan yang tidak
bisa sehari-hari disaksikan masyarakat. Ada dua latihan
operasi udara, yakni "air to ground" dan "air to air","
kata Imam.
Namun, lanjut dia, pada demo atau atraksi kali ini
pihaknya tidak menampilkan pertempuran udara (air to
air) karena sangat riskan, apalagi ini di tengah
pemukiman padat penduduk.
"Kita lakukan demo operasi udara ke darat. Dalam
operasi yang sesungguhnya tidak sesederhana ini, tapi
karena ini hanya demo, maka dibuat agar bisa disaksikan
semua masyarakat," paparnya.
Friday, April 6, 2012
Persiapan HUT TNI AU Terus Dimatangkan
Persiapan HUT TNI-AU Terus dimatangkan
JAKARTA - Persiapan untuk pelaksanaan demo atau atraksi udara terus
dimatangkan menjelang puncak peringatan hari ulang tahun (HUT) TNI Angkatan
Udara ke-66 pada 9 April 2012, melibatkan 64 unit pesawat terbang dari berbagai
jenis.
Persiapan tidak saja di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, tempat acara
dipusatkan, tapi juga di Lanud pendukung, seperti Husein Sastranegara, Bandung.
Proses persiapan sudah dilakukan sejak beberapa hari lalu, baik di tempat gladi
terpusat maupun pendukung, dan hari Sabtu (7/4) akan digelar gladi bersih terpusat
untuk atraksi pada Senin (9/4).
Kaurpenpasum Pentak Lanud Husein Sastranegara Lettu Sus Dani Kusdani, melalui
pesan elektronik di Jakarta, Jumat mengatakan, dalam rangka persiapan demo udara
HUT TNI Angkatan Udara ke-66, Lanud Husein Sastranegara mendukung kegiatan
gladi demo udara.
Gladi dipimpin Langsung Komandan Lanud Husein Sastranegara Kolonel Penerbang
Umar Sugeng Hariyono.
Kegiatan itu melibatkan beberapa tipe pesawat TNI Angkatan Udara seperti, sepuluh
pesawat C-130 Hercules, tiga pesawat Boeing-737, CN-235, dan Casa-212. Setiap
personel dipesan untuk memperhatikan keselamatan terbang dan kerja.
"Latihan hari ini harus lebih baik dari hari sebelumnya agar dalam pelaksanaannya
dapat berjalan dengan baik," ujarnya.
Selain itu, juga telah dilakukan survei rute menggunakan Heli EC-120 B Colibri. Heli
ini dipilih karena memiliki kelebihan yang bisa mendukung kegiatan survei. Survey
selain untuk pengecekan rute, juga untuk "holding" dan "check point".
Sumber : ANTARANEWS.COM
JAKARTA - Persiapan untuk pelaksanaan demo atau atraksi udara terus
dimatangkan menjelang puncak peringatan hari ulang tahun (HUT) TNI Angkatan
Udara ke-66 pada 9 April 2012, melibatkan 64 unit pesawat terbang dari berbagai
jenis.
Persiapan tidak saja di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, tempat acara
dipusatkan, tapi juga di Lanud pendukung, seperti Husein Sastranegara, Bandung.
Proses persiapan sudah dilakukan sejak beberapa hari lalu, baik di tempat gladi
terpusat maupun pendukung, dan hari Sabtu (7/4) akan digelar gladi bersih terpusat
untuk atraksi pada Senin (9/4).
Kaurpenpasum Pentak Lanud Husein Sastranegara Lettu Sus Dani Kusdani, melalui
pesan elektronik di Jakarta, Jumat mengatakan, dalam rangka persiapan demo udara
HUT TNI Angkatan Udara ke-66, Lanud Husein Sastranegara mendukung kegiatan
gladi demo udara.
Gladi dipimpin Langsung Komandan Lanud Husein Sastranegara Kolonel Penerbang
Umar Sugeng Hariyono.
Kegiatan itu melibatkan beberapa tipe pesawat TNI Angkatan Udara seperti, sepuluh
pesawat C-130 Hercules, tiga pesawat Boeing-737, CN-235, dan Casa-212. Setiap
personel dipesan untuk memperhatikan keselamatan terbang dan kerja.
"Latihan hari ini harus lebih baik dari hari sebelumnya agar dalam pelaksanaannya
dapat berjalan dengan baik," ujarnya.
Selain itu, juga telah dilakukan survei rute menggunakan Heli EC-120 B Colibri. Heli
ini dipilih karena memiliki kelebihan yang bisa mendukung kegiatan survei. Survey
selain untuk pengecekan rute, juga untuk "holding" dan "check point".
Sumber : ANTARANEWS.COM
F18 AS jatuh
Virginia - Sebuah pesawat jet tempur F-18
milik Angkatan Laut AS terjatuh dan
menabrak gedung apartemen di Virginia.
Insiden tersebut mengakibatkan sembilan
orang terluka.
Seperti diberitakan abc.com yang mengutip
dari AFP, peristiwa tersebut terjadi pada
Jumat waktu setempat, tepatnya di
perumahan penduduk di resor wisata
Pantai Virginia Timur. Sembilan orang
terluka merupakan penduduk sekitar.
Sementara dua pilot pesawat dikabarkan
berhasil meloloskan diri dari maut dengan
menggunakan kursi pelontar.
"Rekap - apa yang kita tahu - F18 Strike
Fighter dari Skuadron 106 jatuh di Pantai
VA (Virginia) kedua pilot dikeluarkan, info
lebih lanjut seperti yang kita
mendapatkannya. Pilot dikeluarkan dengan
aman, tetapi diangkut ke rumah sakit
setempat untuk observasi," demikian
Angkatan Laut AS mengkonfirmasi peristiwa
tersebut melalui twitter.
Pihak Rumah Sakit Virginia Beach General
mengatakan sembilan orang secara total
dirawat karena luka yang disebabkan oleh
kecelakaan, termasuk petugas pemadam
kebakaran. Sementara kedua pilot pesawat
berada di UGD.
Seorang saksi mata, Jon Wain
mengungkapkan bagaimana peristiwa
tersebut terjadi begitu cepat dan
memporak-porandakan sebagian bangunan
apartemen.
"Ada api yang keluar dari mesin di
belakang, yang saya hanya berpikir itu
setelah membakar atau apapun, tapi
pesawat terbang lebih rendah dan lebih
rendah. Saya melihat satu pilot terlontar
keluar," ujar Swain.
Sementara petugas pemadam kebakaran
berupaya memadamkan api yang muncul
dari kejadian itu. Para saksi
mengungkapkan bagaimana pesawat
tempur itu mengeluarkan bola api besar
setelah menghantam gedung aparteman.
"Bangunan-bangunan mulai runtuh. Saya
tidak melihat orang berjalan keluar dan
saya diberitahu bahwa ada sekelompok
warga lama yang tinggal di bangunan
tersebut. Itu yang membuat saya khawatir,"
kata seorang warga Zack Zapatero kepada
televisi CNN.
Sementara Walikota Virginia, William
Sessoms bersyukur karena tidak ada korban
tewas dalam insiden itu. "Saya merasa
sangat diberkati bahwa kami tidak
menemukan orang mati di kedua gedung
pertama," kata Sessoms di CNN.
Kapten Angkatan Laut Mark Weisgerber
mengindikasikan kecelakaan tersebut
diakibatkan karena kesalahan mekanis.
Sebuah pernyataan Angkatan Laut terpisahjm
mengatakan, pesawat yang jatuh adalah
bagian dari Strike Fighter Squadron (VFA),
berdasarkan terdekat di Stasiun Udara
Angkatan Laut Oceana. Oceana, yang
merupakan kompleks yang luas dengan
lebih dari 10 kilometer dari landasan pacu,
yang diawaki oleh beberapa 14.600
personil militer dan rumah bagi 19
skuadron tempur.
milik Angkatan Laut AS terjatuh dan
menabrak gedung apartemen di Virginia.
Insiden tersebut mengakibatkan sembilan
orang terluka.
Seperti diberitakan abc.com yang mengutip
dari AFP, peristiwa tersebut terjadi pada
Jumat waktu setempat, tepatnya di
perumahan penduduk di resor wisata
Pantai Virginia Timur. Sembilan orang
terluka merupakan penduduk sekitar.
Sementara dua pilot pesawat dikabarkan
berhasil meloloskan diri dari maut dengan
menggunakan kursi pelontar.
"Rekap - apa yang kita tahu - F18 Strike
Fighter dari Skuadron 106 jatuh di Pantai
VA (Virginia) kedua pilot dikeluarkan, info
lebih lanjut seperti yang kita
mendapatkannya. Pilot dikeluarkan dengan
aman, tetapi diangkut ke rumah sakit
setempat untuk observasi," demikian
Angkatan Laut AS mengkonfirmasi peristiwa
tersebut melalui twitter.
Pihak Rumah Sakit Virginia Beach General
mengatakan sembilan orang secara total
dirawat karena luka yang disebabkan oleh
kecelakaan, termasuk petugas pemadam
kebakaran. Sementara kedua pilot pesawat
berada di UGD.
Seorang saksi mata, Jon Wain
mengungkapkan bagaimana peristiwa
tersebut terjadi begitu cepat dan
memporak-porandakan sebagian bangunan
apartemen.
"Ada api yang keluar dari mesin di
belakang, yang saya hanya berpikir itu
setelah membakar atau apapun, tapi
pesawat terbang lebih rendah dan lebih
rendah. Saya melihat satu pilot terlontar
keluar," ujar Swain.
Sementara petugas pemadam kebakaran
berupaya memadamkan api yang muncul
dari kejadian itu. Para saksi
mengungkapkan bagaimana pesawat
tempur itu mengeluarkan bola api besar
setelah menghantam gedung aparteman.
"Bangunan-bangunan mulai runtuh. Saya
tidak melihat orang berjalan keluar dan
saya diberitahu bahwa ada sekelompok
warga lama yang tinggal di bangunan
tersebut. Itu yang membuat saya khawatir,"
kata seorang warga Zack Zapatero kepada
televisi CNN.
Sementara Walikota Virginia, William
Sessoms bersyukur karena tidak ada korban
tewas dalam insiden itu. "Saya merasa
sangat diberkati bahwa kami tidak
menemukan orang mati di kedua gedung
pertama," kata Sessoms di CNN.
Kapten Angkatan Laut Mark Weisgerber
mengindikasikan kecelakaan tersebut
diakibatkan karena kesalahan mekanis.
Sebuah pernyataan Angkatan Laut terpisahjm
mengatakan, pesawat yang jatuh adalah
bagian dari Strike Fighter Squadron (VFA),
berdasarkan terdekat di Stasiun Udara
Angkatan Laut Oceana. Oceana, yang
merupakan kompleks yang luas dengan
lebih dari 10 kilometer dari landasan pacu,
yang diawaki oleh beberapa 14.600
personil militer dan rumah bagi 19
skuadron tempur.
Thursday, April 5, 2012
PT Pindad Sanggup Produksi MBT
Jurnas.com | KEPALA Divisi
Persenjataan PT Pindad, Ade Bagja,
menyatakan dukungannya terhadap
rencana pemerintah melalui
Kementerian Pertahanan membeli 100
tank Leopard dari Pemerintah Belanda.
Namun, jelas Ade, Pindad juga sanggup
apabila nantinya diinstruksikan
memproduksi alat utama sistem
kesenjataan jenis tank tempur utama
(main battle tank) tersebut. ”Apakah
sanggup buat Leopard? maka
jawabannya harus karena itu
tantangan dan kami harus menjawab
tantangan tersebut,” ujar Ade di Kantor
Kementerian Luar Negeri, Jakarta,
Kamis (5/4).
Keyakinan itu menurut Ade, berkaca
dari keberhasilan Badan Usaha Milik
Negara (BUMN) yang bergerak dalam
bidang industri pertahanan itu
memproduksi kendaraan lapis baja
periode 2003-2004 lalu. Ade
menyatakan, saat itu banyak yang
meragukan kemampuan Pindad
membuat kendaraan lapis baja.
”Banyak yang bilang dari sisi teknologi
sumberdaya manusia, kami tak bisa
memproduksi kendaraan lapis baja.
Tapi nyatanya dengan kerja keras dan
kerja cerdas, kami membuktikan bahwa
kami bisa,” katanya.
Ade menilai, rencana pembelian 100
tank Leopard sesuai dengan kebutuhan
peralatan pertahanan nasional saat ini.
”Setiap peralatan pertahanan itu ada
peruntukannya. Jadi kenapa harus tank
Leopard? Pasti hal itu sudah melewati
pertimbangan matang sesuai
kebutuhan saat ini,” katanya.
Kementerian Pertahanan telah
mengganggarkan dana hingga US$280
juta untuk pembelian tank Leopard
buatan Jerman yang digunakan militer
Belanda. Anggaran pembelian diambil
dari alokasi dana bidang pertahanan
tahun anggaran 2010-2014.
Namun parlemen Belanda sampai saat
ini masih belum menyetujui niat
Pemerintah Indonesia yang ingin
membeli 100 tank Leopard. Ini lantaran
parlemen Negeri Kincir Angin itu
khawatir Leopard nantinya akan
digunakan dalam aktivitas militer yang
berpotensi menyebabkan terjadinya
pelanggaran HAM.
sumber: jurnas
Persenjataan PT Pindad, Ade Bagja,
menyatakan dukungannya terhadap
rencana pemerintah melalui
Kementerian Pertahanan membeli 100
tank Leopard dari Pemerintah Belanda.
Namun, jelas Ade, Pindad juga sanggup
apabila nantinya diinstruksikan
memproduksi alat utama sistem
kesenjataan jenis tank tempur utama
(main battle tank) tersebut. ”Apakah
sanggup buat Leopard? maka
jawabannya harus karena itu
tantangan dan kami harus menjawab
tantangan tersebut,” ujar Ade di Kantor
Kementerian Luar Negeri, Jakarta,
Kamis (5/4).
Keyakinan itu menurut Ade, berkaca
dari keberhasilan Badan Usaha Milik
Negara (BUMN) yang bergerak dalam
bidang industri pertahanan itu
memproduksi kendaraan lapis baja
periode 2003-2004 lalu. Ade
menyatakan, saat itu banyak yang
meragukan kemampuan Pindad
membuat kendaraan lapis baja.
”Banyak yang bilang dari sisi teknologi
sumberdaya manusia, kami tak bisa
memproduksi kendaraan lapis baja.
Tapi nyatanya dengan kerja keras dan
kerja cerdas, kami membuktikan bahwa
kami bisa,” katanya.
Ade menilai, rencana pembelian 100
tank Leopard sesuai dengan kebutuhan
peralatan pertahanan nasional saat ini.
”Setiap peralatan pertahanan itu ada
peruntukannya. Jadi kenapa harus tank
Leopard? Pasti hal itu sudah melewati
pertimbangan matang sesuai
kebutuhan saat ini,” katanya.
Kementerian Pertahanan telah
mengganggarkan dana hingga US$280
juta untuk pembelian tank Leopard
buatan Jerman yang digunakan militer
Belanda. Anggaran pembelian diambil
dari alokasi dana bidang pertahanan
tahun anggaran 2010-2014.
Namun parlemen Belanda sampai saat
ini masih belum menyetujui niat
Pemerintah Indonesia yang ingin
membeli 100 tank Leopard. Ini lantaran
parlemen Negeri Kincir Angin itu
khawatir Leopard nantinya akan
digunakan dalam aktivitas militer yang
berpotensi menyebabkan terjadinya
pelanggaran HAM.
sumber: jurnas
6 unit Super tucanno tiba bln Agustus 2012
Malang - Enam pesawat EMB-314
Super Tucano buatan Brasil akan tiba
pada Agustus 2012 di Pangkalan TNI
Angkatan Udara Abdurahman Saleh,
Kabupaten Malang, Jawa
Timur.Kepastian itu dikatakan
Panglima Komando Operasi TNI-AU II
(Pangkoopsau II), Marsekal Muda
Ismono Widjajanto, di Malang usai
upacara serah terima jabatan
(Sertijab) Komandan Lanud
(Danlanud) Abduracham Saleh,
Selasa.
"Pengiriman pesawat buatan Brasil ini
akan dilakukan secara bertahap, dan
dari total 18 pesawat taktis yang
dipesan, enam pesawat dipastikan
tiba bulan Agustus 2012," katanya.
Sedangkan untuk penerbang yang
akan mengawaki pesawat itu, akan
diambilkan dari penerbang lama
pesawat tempur taktis lama OV-10F
Bronco yang ada di berbagai skadron
udara.
"Kedatangan pesawat tempur Super
Tocano ini akan menggantikan
pesawat tempur taktis OV-10 F
Bronco buatan North American
Rockwell Amerika Serikat yang sudah
dinyatakan grounded, dan tiba kali
pertama ke Indonesia ketika itu
tahun 1976," katanya.
Sementara itu, dengan adanya
Komandan Lanud baru yakni Kolonel
Pnb Gutomo SIP yang menggantikan
Komandan Marsekal Pertama Agus
Dwi Putranto yang menjadi Kepala
Staf Komando Operasi (Kas Koops)
TNI AU II, diharapkan mampu
menjadi orang yang tepat dengan
kedatangan pesawat ini.
"Memimpin Lanud Abdurahman Saleh
membutuhkan orang yang tepat.
Karena merupakan salah satu
pangkalan induk yang memiliki peran
penting dalam melaksanakan operasi
militer perang maupun operasi militer
selain perang," kata Ismono.
Dengan adanya peran penting itu,
Lanud Abdurahman Saleh dipilih
menjadi pangkalan yang menerima
dan mengoperasikan pesawat Super
Tucano.
"Dengan adanya total 18 pesawat
Super Tocano, maka tugas Danlanud
yang baru adalah harus menyiapkan
sebanyak 27 pilot Super Tucano,"
katanya.
(Antara )
Super Tucano buatan Brasil akan tiba
pada Agustus 2012 di Pangkalan TNI
Angkatan Udara Abdurahman Saleh,
Kabupaten Malang, Jawa
Timur.Kepastian itu dikatakan
Panglima Komando Operasi TNI-AU II
(Pangkoopsau II), Marsekal Muda
Ismono Widjajanto, di Malang usai
upacara serah terima jabatan
(Sertijab) Komandan Lanud
(Danlanud) Abduracham Saleh,
Selasa.
"Pengiriman pesawat buatan Brasil ini
akan dilakukan secara bertahap, dan
dari total 18 pesawat taktis yang
dipesan, enam pesawat dipastikan
tiba bulan Agustus 2012," katanya.
Sedangkan untuk penerbang yang
akan mengawaki pesawat itu, akan
diambilkan dari penerbang lama
pesawat tempur taktis lama OV-10F
Bronco yang ada di berbagai skadron
udara.
"Kedatangan pesawat tempur Super
Tocano ini akan menggantikan
pesawat tempur taktis OV-10 F
Bronco buatan North American
Rockwell Amerika Serikat yang sudah
dinyatakan grounded, dan tiba kali
pertama ke Indonesia ketika itu
tahun 1976," katanya.
Sementara itu, dengan adanya
Komandan Lanud baru yakni Kolonel
Pnb Gutomo SIP yang menggantikan
Komandan Marsekal Pertama Agus
Dwi Putranto yang menjadi Kepala
Staf Komando Operasi (Kas Koops)
TNI AU II, diharapkan mampu
menjadi orang yang tepat dengan
kedatangan pesawat ini.
"Memimpin Lanud Abdurahman Saleh
membutuhkan orang yang tepat.
Karena merupakan salah satu
pangkalan induk yang memiliki peran
penting dalam melaksanakan operasi
militer perang maupun operasi militer
selain perang," kata Ismono.
Dengan adanya peran penting itu,
Lanud Abdurahman Saleh dipilih
menjadi pangkalan yang menerima
dan mengoperasikan pesawat Super
Tucano.
"Dengan adanya total 18 pesawat
Super Tocano, maka tugas Danlanud
yang baru adalah harus menyiapkan
sebanyak 27 pilot Super Tucano,"
katanya.
(Antara )
Kazaktan Kerjasama Dengan PT DI
Kerjasama dengan Kazakhstan
termasuk opsi pembelian pesawat
produksi PT DI. (photo : Airbus
Military)
Bandung (ANTARA News) -
Kazakhstan menjajaki kerja sama
strategis industri penerbangan
dengan PT Dirgantara Indonesia
(PTDI), termasuk opsi pembelian
sejumlah pesawat produksi industri
dirgantara Indonesia.
"Persiapan kerja sama itu telah
diawali dengan peninjauan oleh Wakil
Menteri Luar Negeri Kazakhstan,
Kayrat Sarybay, bersama
rombongannya ke PTDI awal minggu
ini," kata Kepala Humas PTDI
Rakhendi Triyatna di Bandung, Kamis.
Menurut dia, Sarybay mengunjungi
PTDI pada Selasa (3/4) untuk
mempersiapkan agenda pembicaraan
RI-Kazakhstan saat pemimpin negara
itu, Nursultan Nazarbayev, datang ke
Indonesia bulan ini.Ia mengatakan,
Kazakhstan menyatakan tertarik
dengan paparan PTDI tentang
kemampuan dan kompetensi dalam
membuat pesawat terbang dan
berbagai jenis persenjataan.
Pada kesempatan itu, katanya, badan
usaha milik negara bidang industri
pertahanan lain juga menyampaikan
presentasi masing-masing, termasuk
PT Pindad, PT Dahana, PT LEN
Industri dan PT INTI.(E004)
(Antara )
termasuk opsi pembelian pesawat
produksi PT DI. (photo : Airbus
Military)
Bandung (ANTARA News) -
Kazakhstan menjajaki kerja sama
strategis industri penerbangan
dengan PT Dirgantara Indonesia
(PTDI), termasuk opsi pembelian
sejumlah pesawat produksi industri
dirgantara Indonesia.
"Persiapan kerja sama itu telah
diawali dengan peninjauan oleh Wakil
Menteri Luar Negeri Kazakhstan,
Kayrat Sarybay, bersama
rombongannya ke PTDI awal minggu
ini," kata Kepala Humas PTDI
Rakhendi Triyatna di Bandung, Kamis.
Menurut dia, Sarybay mengunjungi
PTDI pada Selasa (3/4) untuk
mempersiapkan agenda pembicaraan
RI-Kazakhstan saat pemimpin negara
itu, Nursultan Nazarbayev, datang ke
Indonesia bulan ini.Ia mengatakan,
Kazakhstan menyatakan tertarik
dengan paparan PTDI tentang
kemampuan dan kompetensi dalam
membuat pesawat terbang dan
berbagai jenis persenjataan.
Pada kesempatan itu, katanya, badan
usaha milik negara bidang industri
pertahanan lain juga menyampaikan
presentasi masing-masing, termasuk
PT Pindad, PT Dahana, PT LEN
Industri dan PT INTI.(E004)
(Antara )
Subscribe to:
Posts (Atom)
BERITA POLULER
-
Rusia Jamin Indonesia Bebas Embargo Militer TEMPO.CO , Jakarta - Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Alexander A. Ivanov, menyatakan pem...
-
Rencana kedatangan alutsista TNI 2010-2014 dengan anggaran pembelian US$ 15 Milyar : Renstra TNI 2010-2014 memberikan nuansa pelangi terhad...
-
T-90S Rusia (Main Battle Tank Russia) Kavaleri Peroleh 178 Unit Kendaraan Tempur Kaveleri TNI Angkatan Darat (AD) akan mendapatkan tambah...