Pages

Tuesday, November 22, 2011

Sembilan Capaian KTT ke-19 ASEAN

Minggu, 20 November 2011, 06:10:25 WIB

Sembilan Capaian KTT ke-19 ASEAN

Nusa Dua, Bali: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah menutup Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-19 ASEAN dan KTT Asia Timur pada Sabtu (19/11) sore, di Bali Nusa Dua Convention Center. Perhelatan besar negara-negara Asia Tenggara dan mitra dialog selama tiga hari itu, 17-19 November, usai sudah.

Ada banyak hal yang telah dihasilkan. Sekadar meringkas, berikut adalah sembilan capaian utama keketuaan Indonesia di ASEAN:

PERTAMA:
Langkah-langkah konkret guna memperkuat ketiga pilar Komunitas ASEAN
1. Keberhasilan penguatan langkah-langkah transformasi ASEAN dari sekedar asosiasi menjadi suatu komunitas kerja sama yang
lebih kohesif sejalan dengan visi Komunitas ASEAN 2015.
2. Memastikan kemajuan yang seimbang di antara ketiga pilar dibawah seluruh cetak biru Komunitas ASEAN secara konsisten dan
saling isi-mengisi.
3. KTT ke-19 ASEAN telah menyepakati sejumlah instrumen penting bagi penguatan pilar-pilar Komunitas ASEAN:
- Pembentukan ASEAN Institute for Peace and Reconciliation;
- Diisepakatinya ASEAN Framework for Equitable Economic Development: Guiding Principles for Inclusive and Sustainable Growth
dan ASEAN Framework for Regional Comprehensive Economic Partnership;
- Keberlanjutan komitmen untuk menjadikan ASEAN sebagai forum kerja sama yang people-oriented, people-centred, and
people-driven.


KEDUA:
Penguatan Pertumbuhan Ekonomi di Kawasan
Indonesia terus mendorong langkah-langkah bersama bagi penguatan pertumbuhan ekonomi kawasan, meliputi:
1. Memastikan agar ASEAN Architecture for Economic Integration and Cooperation betul-betul berfungsi dalam menjaga tingkat
pertumbuhan ekonomi negara-negara ASEAN.
2. Terus mendorong implementasi The Master Plan on ASEAN Connectivity guna mendukung kerja sama perdagangan intra-
ASEAN.

KETIGA:
Mengambil peran utama dalam menata arsitektur kerja sama kawasan yang lebih efisien dan efektif.
1. EAS (East Asia Summit) sebagai forum utama untuk pembahasan isu-isu strategis di kawasan.
2. Pengakuan leaders atas sentralitas ASEAN dalam menata arsitektur kawasan Asia Timur.

KEEMPAT:
Menjaga stabilitas dan keamanan kawasan Asia Tenggara.
1. Kawasan kita masih dihadapkan pada sejumlah tantangan.
2. Selama Keketuaan Indonesia, ASEAN telah mampu mengelola konflik melalui mekanisme dialog:
- isu Thailand-Kamboja;
- isu Laut Cina Selatan;
- menciptakan lingkungan yang kondusif bagi dimulai kembalinya Six Party Talks;
- kemajuan signifikan dalam SEANWFZ;
- isu maritim dalam ASEAN Maritime Forum (AMF).
3. Memperkuat kemampuan ASEAN mengatasi konflik (conflict resolution) dan meningkatkan capacity building.

KELIMA:
Penguatan peran ASEAN secara global.
1. Peran ASEAN yang lebih besar dalam penanganan masalah-masalah global.
2. Pengesahan Bali Declaration on ASEAN Community in a Global Community of Nations (“Bali Concord III”).
3. Dicapainya Kemitraan Komprehensif antara ASEAN dan PBB.

KEENAM:
Upaya bersama untuk memperkuat ekonomi Asia Timur (Kawasan EAS)
1. KTT Asia Timur sepakati The Declaration of the 6th East Asia Summit on ASEAN Connectivity.
2. Untuk menjadikan ASEAN Connectivity sebagai bagian penting dari kerjasama EAS, maka pada KTT Asia Timur di Bali ini telah
disepakati The Declaration of the 6th East Asia Summit on ASEAN Connectivity.

KETUJUH:
Upaya bersama untuk membangun landasan dan tindakan nyata menangani food, water, and energy securityserta climate change.
1. Kerja sama ASEAN:
- Implementasi skema ASEAN – Plus Three Emergency Rice Reserves (APTEER);
- Percepatan realisasi ASEAN Power Grid dan Rencana Aksi ASEAN untuk Kerja Sama Energi (APAEC) 2010-2015.
2. Komitmen ASEAN untuk terus engage dalam pembahasan masalah perubahan iklim di berbagai forum.

KEDELAPAN :
Upaya bersama untuk mengatasi non-traditional security challenges: natural disasters, terrorism, transnational crimes.
1. Peluncuran dan pemafaatan ASEAN Coordinating Centre for Humanitarian Assistance on Disaster Management (AHA Centre).
2. Implementasi ASEAN Convention on Counter-Terrorism dan ASEAN Plan of Action to Combat Transnational Crime.
3. Dicapainya komitmen untuk membuat suatu mekanisme untuk menangani masalah perompakan di laut.

KESEMBILAN:
Upaya bersama untuk memelihara perdamaian, keamanan dan stabilitas dan ketertiban Kawasan Asia Timur.
1. KTT Asia Timur 2011 mengesahkan The Declaration of the East Asia Summit on the Principles for Mutually Beneficial Relations.

Mengenai keinginan TimorLeste untuk menjadi anggota ASEAN, para pemimpin ASEAN telah bersepakat untuk membentuk ASEAN Coordinating Council Working Group (ACCWG) untuk membahas persoalan ini secara menyeluruh. Indonesia telah secara jelas menyampaikan dukungan penuhnya bagi keanggotaan Timor Leste tersebut.


PRESIDEN RI

135 Prajurit Indobatt Kembali ke Tanah Air



 
Wahyu Wening / Jurnal Nasional
Jurnas.com | SEBANYAK 135 prajurit TNI yang merupakan Satgas Yonmek Kontingen Garuda XXIII-E/Unifil atau Indonesia Battalion (Indobatt) akan kembali ke Indonesia.

Komandan Indobatt melepas keberangkatan mereka dalam sebuah upacara di lapangan Soekarno, Markas Indobatt UN POSN 7-1, Adshit Al Qusayr, Lebanon Selatan, Senin (21/11) waktu setempat.

135 prajurit Indobatt ini tergabubg dalam gelombang pertama yang kembali ke Indonesia. Komandan Indobatt Letkol Inf Hendy Antariksa dalam siaran persnya Selasa (22/11) mengatakan, prajurit Sempu, FPC, FHQSU, MCOU dan Milstaf, yang berada dibawah naungan United Nations Interim Force In Lebanon (UNIFIL) juga turut bergabung untuk kembali ke Indonesia.

“Dengan dedikasi dan loyalitas yang ditunjukkan, prajurit TNI bisa diterima ditengah-tengah masyarakat Lebanon Selatan sehingga misi TNI dalam tugas peacekeepers dapat berjalan dengan sukses,”kata Hendy. Selain itu, tambah dia, para prajurit telah menunjukkan prestasi hingga memasuki akhir penugasan, sehingga bisa mengangkat citra TNI dan bangsa Indonesia di dunia Internasional.

Sementara itu, Kasi Pers Indobatt Kapten Adm Arief Jatmiko Novianto, mengatakan, kepulangan prajurit TNI ke Indonesia akan terbagi dalam 6 gelombang secara berturut-turut mulai tanggal 21, 23, 25, 27, 28 dan 30 November 2011.

JURNAS

Pujian Sekjen ASEAN untuk Indonesia


VIVAnews - Diakhirinya KTT ASEAN Sabtu pekan lalu di Bali sekaligus menjadi penanda berakhirnya keketuaan Indonesia tahun 2011. Sebagai ketua,  Indonesia dinilai telah melakukan tugas yang luar biasa dan menghadirkan sebuah visi yang jauh ke depan.

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Jenderal ASEAN, Surin Pitsuwan, di Sekretariat ASEAN Jakarta, Selasa 22 November 2011. Dia mengatakan, dalam menjalankan tugasnya sebagai ketua, Indonesia telah menggabungkan pengalaman dan kemampuan diplomatik yang baik.

"Indonesia memiliki bobot yang proporsional, jaringan, pengalaman, kemampuan, yang terakumulasi dengan baik sepanjang tahun," kata Surin.

Indonesia, lanjutnya, juga memiliki posisi yang strategis dalam perekonomian dunia. Indonesia adalah satu-satunya negara ASEAN yang tergabung dalam kelompok 20 negara berkembang, atau G20.
Setiap memimpin ASEAN, Indonesia selalu menghasilkan sebuah visi ke depan. Ketika memimpin pada tahun 1976, kata Surin, Indonesia menghasilkan Bali Concord I yang mencakup kesepakatan pembangunan sekreariat ASEAN di Jakarta.

Pada kepemimpinan Indonesia berikutnya tahun 2003, Bali Concord II ditelurkan, menghasilkan kesepakatan pembentukan komunitas ASEAN 2015. Tahun ini, Indonesia menghasilkan Bali Concord III, sebuah kerangka ASEAN mengatasi isu-isu global.

"Setiap kali Indonesia memimpin, visinya selalu menuju masa depan. Mempersiapkan masa depan, melakukan penyesuaian dan melakukan perubahan demi memainkan peranan yang lebih efektif," kata Surin.

Dalam kepemimpinannya tahun ini, Indonesia telah melakukan berbagai kemajuan, terutama dalam memediasi konflik perbatasan antara Thailand dan Kamboja. Pemerintah Indonesia diwakili oleh Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa memberikan solusi pemantauan (observer) di wilayah perbatasan.

Surin mengatakan, pada keketuaan Kamboja tahun depan, akan dilakukan implementasi Mahkamah Internasional terkait perdamaian kedua negara. Kendati demikian, Surin yakin Indonesia akan tetap menjalankan perannya sebagai penjaga perdamaian di kawasan.

"Marty telah melakukan tugas yang baik. Saya yakin dia tetap akan melanjutkan perannya sebagai man of peace," kata Surin.
• VIVAnews

AS: F-16 Gratis, Upgrade Bayar Rp6,7 Triliun



Menurut Pentagon, pemutakhiran F-16 itu diperkirakan tidak akan lebih dari US$750 juta.

SELASA, 22 NOVEMBER 2011, 13:36 WIB
Renne R.A Kawilarang
VIVAnews - Amerika Serikat menegaskan bahwa 24 pesawat tempur bekas F-16 yang tak lagi mereka pakai sepenuhnya akan diberikan, bukan dijual, kepada Indonesia. Namun, untuk pemutakhiran  dua lusin jet bekas itu butuh biaya sekitar US$750 juta, sekitar Rp6,7 triliun.

Pernyataan itu dikemukakan Departemen Pertahanan AS (Pentagon) di Washington DC, Senin waktu setempat. Bagi Pentagon, hibah jet-jet tempur itu merupakan gambaran bahwa Indonesia merupakan mitra penting AS dan tengah membutuhkan alat-alat penunjang untuk mempertahankan negara mereka.

"Indonesia adalah mitra penting bagi AS dan pemimpin di Asia Tenggara," kata juru bicara Pentagon, Kolonel Laut Leslie Hull-Ryde, dalam surel ke kantor berita Reuters. "Departemen Pertahanan tengah bekerja untuk mendukung militer Indonesia dalam upaya memodernisasi kekuatannya," lanjut Hull-Ryde. 

Pesawat yang akan AS hibahkan itu adalah F-16 model C/D, yang sudah pensiun dan tidak lagi masuk dalam inventaris Angkatan Udara AS. Bila sudah dimutakhirkan, armada F-16 itu diyakini bisa mengerahkan kemampuan terbaiknya.

Menurut Hull-Ryde, pesawat F-16 bekas akan dihibahkan ke Indonesia "tanpa biaya." Namun pemutakhiran mesin dan komponen pendukung F-16 itu "diperkirakan tidak akan lebih dari US$750 juta."

Kesepakatan hibah F-16 itu telah diumumkan secara bersama oleh Presiden Barack Obama dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam pertemuan menjelang KTT Asia Timur di Bali, 18 November 2011. Dalam siaran persnya, Kantor Kepresidenan AS menyatakan bahwa armada F-16 itu cocok dengan keperluan Indonesia dalam mengamankan wilayahnya tanpa harus menguras anggaran pertahanannya dan prioritas lain.

Menurut Gedung Putih, kini kedua negara tinggal menyelesaikan tahap-tahap akhir mengenai kerjasama ini, yang akan berupa dokumen Letter of Acceptance (LoA). Perjanjian ini diperkirakan akan ditandatangani awal 2012 dan, lanjut Gedung Putih, bila semua urusan formalitas selesai maka AS baru akan mengirim F-16 yang telah termuktahirkan ke Indonesia pada Juli 2014, seperti yang diminta Jakarta.

Pemutakhiran itu mencakup 24 unit pesawat dan 28 unit mesin Pratt-Whitney F-100-PW-200 atau F-100PW-220E. Selain itu juga disiapkan enam unit F-16 (empat Block 25 dan dua Blok 15) untuk cadangan. 

Selain mesin, komponen F-16 yang akan dimutakhirkan adalah sistem Modular Mission Computer produksi Raytheon Co., bersama dengan radar, avionik, serta kemampuan untuk membawa dan menggunakan persenjataan dan sensor yang lebih canggih. (sj)
• VIVAnews

Monday, November 21, 2011

As dukung modernisasi alutsita RI

detikcom - Jakarta, Pemerintah Amerika
Serikat (AS) berkomitmen mendukung
Indonesia menjaga stabilitas keamanan di
kawasan. Yaitu dengan cara membantu
percepatan modernisasi alat utama sistem
senjata (Alutsista) untuk TNI dan Polri yang
akan dilangsungkan secara bertahap
hingga tiga tahun ke depan.
"Kami setuju untuk kerjasama pelatihan
dan dukungan kepada militer Indonesia
untuk modernisasi. Ini akan membantu
Indonesia menjaga stabilitas di kawasan,"
ujar Presiden AS, Barrack Obama.
Hal ini disampaikannya dalam sesi
keterangan pers bersama Presiden SBY
seusai pertemuan bilateral AS-Indonesia.
Pertemuan yang berlangsung di sela-sela
KTT ASEAN+3 ini, diselenggarakan di Bali
Nusa Dua Convention Center, Nusa Dua,
Bali, Jumat (18/ 11/2011).
Lebih lanjut Obama menyatakan bahwa
pertemuannya dengan Presiden SBY petang
hari ini adalah kelanjutan dari kunjungan
kenegaraannya pada tahun lalu. Fokus
pembicaraan tetap kepada upaya untuk
meningkatkan hubungan dua negara
menjadi lebih komprehensif dan strategis
di segala bidang.
"Kini kami meninjau sampai sejauh mana
kemajuan yang telah berhasil dicapai.
Presiden SBY tadi menyatakan tantangan
pembangunan Indonesia ke depan adalah
prasarana pelayanan kesehatan
masyarakat," papar Obama.
Presiden SBY di dalam keterangannya
menyatakan bahwa RI-AS telah sepakat
meluncurkan kemitraan komprehensif.
Khusus di bidang pertahanan, peningkatan
kerjasama meliputi pendidikan dan
pelatihan kepada para perwira serta
modernisasi alutsista.
"Termasuk program F16 dari AS dengan
upgrade yang dilaksanakan oleh
Indonesia," sambung SBY.
Isu penegakan HAM termasuk salah satu
yang dibahas dalam pertemuan sore hari
ini. Presiden SBY menyampaikan harapan
kepada Presiden Obama agar di dalam
kerangka kemitraan stragetis, dua negara
yang sama-sama demokratis ini tetap
menjunjung prinsip-prinsip HAM sembari
menjalin kerjasama bidang ekonomi yang
lebih erat.
"Partisipasi dan kontribusi AS dalam
keseluruhan ekonomi ini sangat penting
dan di situlah Indonesia juga sangat
berharap untuk menjadi salah satu pilar
dalam kemitraan komprehensif di tahun-
tahun mendatang," ujar SBY.

DETIK

Moakow Ancam Kerahkan Rudal Taktis

Moskow (ANTARA News) - Moskow telah
mengancam untuk mengerahkan rudal-
rudal taktis di Belarusia dan di
perbatasannya sendiri jika pembicaraan
dengan Washington mengenai rencana
pertahanan rudal Eropa gagal, kata seorang
sumber senior diplomatik, Senin.
Sumber itu mengatakan kepada kantor
berita Interfax bahwa Moskow mungkin
akan menempatkan rudal Iskander di
Belarusia dan di wilayah Krasnodar di
Rusia. Negara itu sebelumnya mengancam
untuk membuat landasan peluncuran rudal
di daerah kantung Kaliningrad di Baltik,
Rusia.
"Ini akan memungkinkan kami untuk
menghadapi ancaman terhadap kekuatan
strategis Rusia seandainya komponen-
komponen pertahanan rudal Amerika
Serikat dikerahkan ke dekat perbatasan
kami," kata sumber tersebut.
Rusia menganggap sistem pertahanan rudal
AS di Eropa, yang belum akan ditempatkan
sepenuhnya hingga 2010, sebagai ancaman
pada potensi nuklir strategisnya. Moskow
telah mengancamkan "perlombaan senjata"
baru dengan Washington jika
kekhawatirannya diabaikan.
Rusia menyatakan mereka akan
mengerahkan rudal Iskander pada saat
pemerintah George W. Bush, tapi menunda
rencana itu pada 2009, setelah Presiden
Barack Obama mengurangi rencana
pendahulunya itu. Rusia masih mengatakan
sistem yang telah direvisi itu mengancam
keamanannya.

Antara

Penempatan 2.500 Marinir AS dI DARWIN apa yang harus dilakukan INDONESIA ?

Akhir - Akhir ini media memberitakan penempatan Penempatan 2.500 Marinir AS  di Darwin sehingga banyak komentar dan kritisi terhadap pemerintah : Ada yang mengatakan jangan anggap enteng Penempatan 2.500 Marinir AS di darwin , Penempatan 2.500 Marinir AS di Darwin menggangu stabilitas keamanan di kawasan, dan pemerintah menanggapinya dengan berbaik sangka bahwa sannya Penempatan 2.500 Marinir AS  di Darwin tidak untuk indonesia dan tidak akan mengganggu kedaulatan NKRI , dan Australia dan AS sendiri mendukung dan mensuport serta mengakui kedaulatan NKRI termasuk Papuan sebagai bagian dari NKRI.

Menurut Hemat saya sebenarnya kita semua Baik Pemerintah, Kalangan Elit Politik dan Masyarakat tahu dengan kehadiran 2.500 Marinir AS di Darwin ditu jelas-jelas ditujukan untuk membendung pengaruh Cina di Asia Fasifik Karena Cina sedang melebarkan sayapnya melalui laut cina selatan dengan kapal perangnya dan mengakibatkan terjadinya konflik di laut cina selatan antara cina dan negara-negara anggota ASEAN. Dari sinilah mengapa AS ingin menempatkan 2.500 Marinir AS di Darwin.

Dampak krisis Eropa dan AS, dan memudarnya pengaruh AS di timur tengah hal ini juga yang mendorong AS untuk serius menggarap ASIA FASIFIK sebagai bagian dari kepentingan Nasional AS yaitu untuk pemulihan ekonomi AS hal ini bisa dilihat dari dibentuknya Transfasifik Partnersip yang anggotanya juga meliputi negara - negara Anggota ASEAN tidak dengan indonesia karena pelaku -pelaku industri kita belum siap dan indonesia tidak ikut serta merta dan ikut ikutan masih dikaji untung dan ruginya .

ASEAN sebagi wadah para pemimpin Asia tenggara telah berhasil dalam menyatukan para pemimpin Asean Agar Kawasan ASEAN bukan daerah konflik dan pertumbuhan ekonomi ASEAN seiring dengan waktu telah menunjukkan tren yang positif, ASEAN yang diketuai INDONESIA (2011) tidak ingin terjebak dalam konflik-konflik negara besar seperti AS,CINA,Russia.  Dan Indonesia menjadi tempat yang strategis letaknya  dan berhasil lolos dari krisis ekonomi memancing negara - negara adi daya berebut pengaruh di INDONESIA khususnya dan ASEAN umumnya .

Cina telah mendahului rivalnya AS dan Russia dengan menggandeng ASEAN + CINA, kemudian menyusul Rusisa AS. Cina telah berhasil melakukan perdagangan dengan RI alhasil produk CINA membanjiri INDONESIA .  Bukan hanya di bidang ekonomi cina bekerja sama dibidang militer.

RUSIA mempunyai sejarah baik dengan INDONESIA  pada waktu dekade 60 an . sekarang hubungan baik itu dibuka kembali di bidang politik sosian budaya dan pertahanan, alhasil kita membeli sukhoi, BMP3, MI17,MI35, rudal yakhont bahkan sampai dengan tingkat TOT dan mengakuisisi sukhoi dan menginvestasi modal secara besar besar di Indonesia.

Amerika Serikat Tidak mau kalah dan tidak mau ditinggal kan INDONESIA Alhasil dibidang pertahanan mensuport F16 TNI AU dari suku cadng dan pemeliharaannya bahkan sampai upgrade, bahkan AS memberi Grand untuk INDONESIA berupa 24 unit F16 C/D blok 25 dengan persyaratan harus diup grade terlebih dahulu , adapun biaya up gradenya mencapai $750 juta bahkan AS menyumbang dana untuk pembangunan $600 juta dolar dan mendukung Reboiasi hutan INDONESIA  yang tidak sedikit dana digelontorkan.

Untuk INDONESIA dengan prinsip zero enemy dan 1000 teman dan tanpa meninggal kan prinsip Gerakan non blok selalu tampil independen dan netral ini terbukuti masalah Palestina tidak sejalan dengan AS, masalah Isu nuklir Iran Tidak sejalan juga dengan AS.

Dengan pemaparan diatas sebenarnya INDONESIA Paham betul niat dan tujuan Penempatan 2.500 Marinir AS  di Darwin dan saya yakin Pemerintah dan para petinggi TNI sudah memikirkan hal tersebut diatas hanya saja tidak perlu informasi mengenai pertahanan dan kemanan suatu negara harus dibeberkan ke publik.

Jadi langkah langkah pasti yang perlu harus di Pastiakan dan harus di terapkan
1. INDONESIA harus menjaga INDEPENDENSI sebagai negara gerakan NON BLOK.
2. Menjaga Stabilitas Keamanan di kawasan dengan cara diplomasi damai tanpa harus dengan kekuatan militer
3. Menerapkan dan merealisasi KKT ASEAN dan perjanjian LOMBOK dengan Australia
4. Mempercepat Rentra TNI dan MEF
5. Dukung Industri Pertahanan RI
6. Terus menjaga hubungan Baik Antara sesama Anggota ASEAN dan negara-negara ADI daya.

Kiranya kita sebagai masyarakat harus mendukung Pemerintah kita dengan melaksanakan kewajiban kita masing masing sesuai dengan perannya masing masing, menjaga persatuan dan kesatua NKRI sehingga kita tidak mudah di cerai beraikan oleh musuh kita. merdeka

By : INDONESIA DEFENCE


BERITA POLULER