Pages

Wednesday, November 16, 2011

Turis maklum peningkatan pengamanan Nusa Dua



Kamis, 17 November 2011 13:03 WIB | 172 Views
Sejumlah petugas melakukan simulasi pengamanan di Hotel Nikko, Nusa Dua, Bali, Senin (14/11). Simulasi tersebut merupakan latihan untuk pengamanan hotel dimana para tamu negara peserta KTT ASEAN ke-19, KTT Asia Timur ke-6 serta KTT terkait lainnya pada 17-19 November menginap untuk memperlancar jalannya KTT. (FOTO ANTARA/Noveradika)
....ini pengalaman menarik, sehingga dapat mengetahui kondisi dan suasana pelaksanaan suatu konferensi itu...
Nusa Dua, Bali (ANTARA News) - Kawasan Resort Nusa Dua, Bali, sehari-hari sangat hening dan tenang; sangat pas untuk berlibur dengan semua fasilitas alami kelas dunianya. Tiba-tiba, hiruk-pikuk dan pengetatan pengamanan di semua titik Nusa Dua diberlakukan pemegang otoritas keamanan Indonesia.

Itu karena ada rangkaian KTT Ke-19 ASEAN. Belasan kepala negara dan kepala pemerintahan hadir dan itu juga yang menjadi fokus utama pengamanan itu dengan imbas pada pemeriksaan di mana-mana dan pengalihan rute lalu-lintas plus kemacetan yang terjadi.

Gundahkan wisatawan di sana? "Kami menyadari dan memaklumi penjagaan ketat yang diberlakukan di kawasan ini, terutama saat di pintu masuk," kata Samantha, wisatawan Australia di Nusa Dua, Kamis.

Sejak Samantha memesan kamar di Nusa Dua, dia telah diberitahu tentang kegiatan bertaraf internasional yang diikuti belasan kepala negara itu.

"Selain itu juga kami diberitahukan tentang adanya pengamanan ketat dari pihak keamanan yang berwenang terkait kegiatan itu. Hotel yang menginformasikan hal-hal itu kepada kami," ujarnya.

Beda lagi pendapat seorang perempuan wisatawan dari Taiwan bernama Karina Cheung. Simulasi pengamanan dan penyiapan sekuriti dari aparatur militer dan kepolisian Indonesia memberi dia pengalaman unik tersendiri yang sangat menarik.

"Bagi saya ini pengalaman menarik, sehingga dapat mengetahui kondisi dan suasana pelaksanaan suatu konferensi itu," ujarnya.

Ditemu secara terpisah, Asisten Manajer Hubungan Masyarakat Grand Hyatt Bali, Melanie Kristanto, mengatakan, terkait pelaksanaan KTT ASEAN pihaknya telah memberitahukan kepada para tamu reguler tentang kondisi tersebut.

"Bahkan kami juga telah mempersiapkan angkutan khusus bagi wisatawan dan karyawan hotel ini setelah pihak keamanan menutup akses menuju BDTC sejak hari ini," katanya.

Dia menambahkan, angkutan khusus itu ditempatkan di lokasi yang sudah ditentukan untuk mengantar jemput para wisatawan dan karyawan karena kendaraan yang mereka gunakan tidak dip
 
ANTARA

Kapal AL Australia Berkunjung ke RI


:
SHUTTERSTOCK Ilustrasi.
NUSA DUA, KOMPAS.com - Para Komandan dan awak kapal perang Angkatan Laut Australia HMAS WARRAMUNGA dan HMAS SIRIUS akan disambut secara resmi di Dermaga Jamrud Utara, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, pada hari Minggu besok.
Kapal-kapal tersebut akan tiba di Surabaya dengan sekitar 250 awak kapal untuk suatu kunjungan empat hari (20-23 November) guna mengadakan latihan Exercise New Horizon , latihan bilateral dua tahunan antara Angkatan Laut Australia dan Angkatan Laut RI.
Kedua kapal akan bergabung dengan kapal-kapal TNI AL KRI Frans Kaisiepo dan KRI Abdul Halim Perdanakusuma untuk suatu latihan tiga-hari di laut sebelum kembali ke Australia.
Perwira Komandan HMAS WARRAMUNGA, Komandan Michael Turner, berujar Angkatan Laut Australia memperoleh manfaat dari latihan bersama TNI AL dan sangat menantikan kunjungan mereka ke Surabaya.
Hubungan antara Angkatan Laut Australia dan TNI AL sangat kukuh, dan berdasarkan rasa hormat profesional dan persahabatan. Kesempatan untuk memperoleh pengalaman kemajemukan budaya dan keramahtamahan rakyat Indonesia maupun menyaksikan keindahan alam Indonesia, menambah daya tarik kunjungan kami, tutur Komandan Turner, dalam siaran pers yang diterima Kompas, Rabu (17/11).
Atase Pertahanan Australia untuk Indonesia, Gary Hogan mengatakan kerja sama antara kedua angkatan laut dalam bidang keamanan maritim merupakan unsur kunci Perjanjian antara Indonesia dan Australia dalam Kerangka Kerja Sama Keamanan yang dikenal sebagai Perjanjian Lombok. Kunjungan kapal dan latihan secara teratur memperkukuh hubungan, dan memungkinkan kedua Angkatan Laut untuk beroperasi bersama secara lebih efektif.
Tahun ini telah ditandai dengan kiprah tingkat tinggi antara angkatan laut Australia dan Indonesia dengan Kapal Perang WARRAMUNGA dan SIRIUS menjadi kunjungan kapal angkatan laut Australia ke Indonesia yang ketigapuluh dan ketigapuluhsatu pada 2011.
"Ini dengan jelas memperlihatkan kematangan hubungan Pertahanan kita, dan tekad untuk terus bekerja sama guna memastikan keamanan timbal-balik kita," tuturnya.

kompas

Satharmatbar Latih Cara Merawat Alutsista


 
Wahyu Wening / Jurnal Nasional
Jurnas.com | KEPALA Dinas Pemeliharaan Kapal Komando Lintas Laut Militer (Kadisharkap Kolinlamil) Kolonel Laut (T) Rachmat Hartoyo membuka acara penyegaran Sistem Pemeliharaan Terencana (SPT) yang dilaksanakan oleh perwira Satuan Pemeliharaan Material Wilayah Barat (Satharmatbar) di Gedung Laut Sulu, Markas Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (16/11).

Acara penyegaran SPT tersebut dianggap sangat penting dilaksanakan, mengingat alutsista yang dimiliki oleh Kolinlamil saat ini sebagian besar sudah sangat tua. Oleh karena itu, diperlukan perawatan dan pemeliharaan secara sistematis dan terus-menerus oleh personel KRI selaku pengawak guna mencapai usia pakai yang optimal.

Seperti dilansir dalam siaran pers Dispen Kolinlamil, Rabu, Kadisharkap Kolinlamil menekankan kepada para ABK KRI terutama Kadepsin dan ABK yang mengikuti kegiatan tersebut untuk menyimak materi yang disampaikan oleh Tim penyegaran SPT dari Satharmatbar. Dengan demikian, kata dia, diharapkan kegiatan ini mencapai tujuan menghindari terjadinya kerusakan yang lebih berat dan material tetap siap pakai untuk mendukung tugas operasi yang akan dilaksanakan oleh Kolinlamil.

Tim Penyegaran SPT dipimpin oleh Kabag SPT Satharmatbar Letkol Laut (T) Singgih Adi Susanto. Materi yang akan disampaikan selama dua hari meliputi Ketentuan-ketentuan yang mengatur tentang pemeliharaan kapal, Pengantar SPT, SPT Kapal bidang Platform, Panduan Verifikasi dan Pengawasan Materiel Kapal bidang Platform.

Hadir pada acara pembukaan penyegaran SPT tersebut para perwira korps Teknik dari Staf Logistik, Dismatbek, Disharkap, para Kepala Departemen Mesin (Kadepsin) KRI jajaran Satlinlamil Jakarta serta anggota KRI Departemen Mesin.

jurnas

AS Serius Garap Kawasan Asia Pasifik



Presiden AS Barack Obama pada Rabu (16/11) mengatakan bahwa Washington tetap berkomitmen di kawasan Asia Pasifik, setelah ia mengumumkan untuk meningkatkan kehadiran militer AS di Australia.



Pada kunjungan pertamanya ke Australia sebagai Presiden, Obama menuturkan, Asia Pasifik adalah wilayah kepentingan strategis AS dan bersikeras bahwa kita di sini untuk tinggal.

"Kawasan Asia Pasifik adalah mutlak penting untuk pemulihan ekonomi AS. Kondisi ekonomi di wilayah ini akan menjadi mesin pertumbuhan ekonomi dunia untuk beberapa waktu ke depan," tandasnya.

"Pertama dan terpenting karena ini adalah kawasan ekonomi yang paling cepat berkembang di dunia dan saya ingin menciptakan lapangan kerja di Amerika, yang berarti kita harus menjual produk di sini dan berinvestasi di sini," ujarnya kepada wartawan di Canberra.
"Kita akan memastikan bahwa kita mampu memenuhi tujuan kepemimpinan kami di kawasan Asia Pasifik," tukas Obama.

Dalam sebuah konferensi pers bersama dengan Perdana Menteri Julia Gillard, Obama mengumumkan bahwa AS dan Australia telah sepakat untuk meningkatkan inisiatif militer bersama guna mempererat aliansi antara kedua negara.

Kesepakatan itu menandai evolusi signifikan dalam aliansi AS-Australia dan Obama menyatakan bahwa AS tidak memiliki sekutu kuat seperti Australia, terikat oleh nilai-nilai universal dan hak-hak.

Kunjungan Obama ke Australia disambut 21 tembakan meriam kehormatan, menandakan 60 tahun aliasni AS-Austalia, yang melibatkan pasukan mereka bertempur bahu membahu dalam setiap perang penting. (IRIB Indonesia/RM)

IRIB

Penempatan 2.500 Marinir AS di Australia Bisa Picu Ketegangan di ASEAN


     

Indra Subagja - detikNews


Obama bercengkerama dengan pasukan marinir AS (thestar)
Jakarta - Amerika Serikat (AS) akan menempatkan 2.500 marinir di Darwin, Northern Territory, Australia. Lokasi ini hanya berjarak 820 Km dr wilayah RI. Tak pelak, penempatan marinir itu mengundang kekhawatiran.

"Penempatan 2.500 marinir AS di Darwin justru dapat menimbulkan ketegangan baru di wilayah ASEAN. Karena selama ini wilayah ASEAN merupakan zona damai dan bukan wilayah konflik," kata Wakil Ketua Komisi I DPR TB Hasanudin dalam pernyataannya, Rabu (16/11/2011).

Politikus PDIP itu menjelaskan, penempatan ribuan tentara itu juga dapat menimbulkan kecurigaan China terhadap peran AS di Filipina dan Taiwan.

"AS perlu menjelaskan penambahan pasukan ini kepada negara-negara ASEAN agar tidak menimbulkan saling curiga diantara sesama negara ASEAN," jelasnya.

Satu dugaan terkait penempatan pasukan itu, lanjut Hasanudin, bisa saja menyangkut sengketa kepulauan Spratly yang terjadi antara China, Vietnam, Brunei, dan Filipina.

"Tapi masalah ini sepakat diselesaikan tanpa harus menggunakan kekuatan militer," tegasnya.

Sebelumnya, Presiden AS Barack Obama dan PM Australia Julia Gillard mengumumkan rencana untuk meningkatkan peran militer AS di Asia Pasifik. Langkah yang dilakukan dengan menempatkan 2.500 pasukan marinir AS di Darwin.

Gilard menjelaskan dengan kesepakatan ini pasukan AS akan bergerak lebih sering dari dan ke luar Northern Territory.

DETIK

Hari ini Obama mendarat di Bali



Kamis, 17 November 2011 09:30 WIB | 416 Views
Presiden Barack Obama dan Michelle Obama akan menjadi salah satu pasangan pemimpin top dunia yang menghadiri KTT Asia Timur di Nusa Dua, Bali. Obama berulangkali menyatakan Asia adalah prioritas kebijakannya. (REUTERS/Mike Blake)

Kuta (ANTARA News) - Presiden Amerika Serikat Barack Obama dan para kepala negara/pemerintahan mitra ASEAN lainnya akan tiba di Denpasar guna menghadiri KTT ke-19 ASEAN dan KTT terkait lainnya di Nusa Dua, Bali.

Para pemimpin ASEAN termasuk Perdana Menteri Thailand Yingluck Shinawatra sudah berada di Bali dan menghadiri pembukaan KTT ASEAN ke-19. 

Mereka tiba dini hari sekitar pukul 02.30 WITA, sedangkan Presiden Barack Obama akan sampai di Bali Kamis malam ini, usai lawatan dua hari di Australia.
Komandan Pangkalan Udara Ngurah Rai Bali Letkol Pnb Jumarto mengatakan Sekjen Perserikatan Bangsa-Bangsa Ban Ki Moon juga akan tiba Kamis ini

Namun Ban ki Moon akan tiba lebih dulu dibandingkan Obama pada siangnya.  Begitu pula Perdana Menteri China Wen Jiabao, Presiden Korsel Lee Myung-bak, PM Jepang Yoshihiko Noda, dan PM India Manmohan Singh.

Pada hari yang sama Menlu AS Hillary Clinton juga tiba di Bali.

Hingga Kamis, segala persiapan utamanya pengamanan terus ditingkatkan dari waktu ke waktu. 

Terkait kedatangan para pemimpin sejumlah negara di Asia Pasifik ini, General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Ngurah Rai Purwanto mengatakan perusahaan penerbangan internasional dan domestik mesti menyusun ulang jadwal keberangkatan dan kedatangan pesawat melalui Bandara Ngurah Rai.

"Ini untuk menghindari penundaan penerbangan," katanya.(*)
ANTARA

Ingin Tetap Stabil, ASEAN Tolak Jadi Ajang Persaingan Negara Kuat



 
................... / ..............
Jurnas.com | ASEAN menolak jadi ajang persaingan negara-negara besar dan kuat untuk kepentingan tertentu. Sikap itu tidak membuat ASEAN khawatir akan kehilangan hubungan baik dengan beberapa negara besar yang menjadi anggota forum KTT Asia Timur, seperti China, Jepang, Amerika Serikat, dan Rusia.

Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa menegaskan, para pemimpin ASEAN menyepakati prinsip-prinsip Bali dalam KTT ke-19 ASEAN. "Prinsip itu mengatur perilaku semua negara anggota, termasuk negara-negara kuat, sehingga perdamaian kawasan tetap terjaga," kata Marty kepada wartawan di lokasi KTT ke-19 ASEAN, Nusa Dua, Bali, Rabu sore.

Semua pertemuan tingkat menteri ASEAN sepakat kawasan Asia Tenggara telah menjadi kawasan yang aman, damai, dan stabil. "Kawasan tersebut telah mampu mengurangi atau bahkan menghilangkan konflik antaranggota," katanya. Meski masih terjadi gejolak pada level internal negara tertentu, Marty menegaskan tetap ada kecenderungan yang positif untuk membuat situasi menjadi lebih baik.

ASEAN juga semakin menjadi elemen yang penting di dunia. Salah satunya ditandai dengan persetujuan Brazil untuk menandatangani Perjanjian Persahabatan dan Kerja Sama (TAC) ASEAN. "Ini menandai semakin diterimanya TAC oleh masyarakat internasional," kata Marty.

TAC adalah perjanjian perdamaian di antara negara-negara Asia Tenggara yang dibuat oleh berbagai negara pendiri ASEAN. TAC itu sendiri mulai diberlakukan 24 Februari 1976 dengan ditandatangani oleh pemimpin negara-negara Asia Tenggara saat itu seperti Presiden Soeharto, PM Singapura Lee Kuan Yew, Presiden Filipina Ferdinand Marcos, PM Malaysia Datuk Hussein Onn, dan PM Thailand Kukrit Pramoj.

Perjanjian TAC diubah pada 15 Desember 1987 dengan membolehkan masuknya negara-negara di luar Asia Tenggara, dan kembali diamandemen 25 Juli 1998 dengan menambahkan persyaratan persetujuan oleh seluruh negara anggota.

SUMBER : JURNAS

BERITA POLULER