Pages

Tuesday, October 11, 2011

Kemhan Selenggarakan Forkom Litbanghan 2011 di Malang



Malang, DMC – Kementerian Pertahanan (Kemhan) melalui Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) menyelenggarakan Forum Komunikasi Penelitian dan Pengembangan di Bidang Pertahanan (Forkom Litbanghan) untuk tahun 2011.
Kegitan Forkom Litbanghan yang digelar di Universitas Brawijaya Malang pada tanggal 11 Oktober 2011 mengusung tema, “Peran Serta Masyarakat dan Perguruan Tinggi Dalam Rangka Meningkatkan Pertahanan Negara (dalam perspektif Humanisme) “
Forkom Litbanghan dibuka oleh Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro yang diwakili oleh Direktur Pendidikan Kesadaran Bela Negara (PKBN) Ditjen Pothan Kemhan Laksma TNI Ir. Ken Chidian, dan diikuti oleh KomunitaW Litbanghan dari Lembaga Pemerintahan Kementerian dan Non Kementerian, kalangan akadimisi, Komunitas Perencanaan dan Personel Kemhan dan TNI serta Tokoh Masyarakat dan agama.
Disamping itu pula, Forkom Litbanghan kali ini akan mengundang pembicara dari beberapa kalangan pemerintah, akademisi dan tokoh masyarakat. Diantaranya, Dirjen Dikti Kemdiknas, Dirjen Pothan Kemhan dan akademisi Universitas Brawijaya Malang.
Adapun tujuan kegiatan forkom ini untuk menyatukan visi dan persepsi dalam penyelenggaraan penelitian dan pengembangan di bidang pertahanan. Selain itu diharapkan dapat tercapainya satu persamaan tindak dalam pengimplementasian program Litbang dalam rangka meningkatkan hasil Litbang melalui kerjasama tiga pilar pelaku IPTEK (Industri, Lembaga Litbang dan Perguruan Tinggi).
Sedangkan berbicara mengenai sasaran yang ditentukan, melalui Forkom Litbanghan dapat terwujud rekomendasi untuk pimpinan Kemhan sebagai bahan perumusan kebijaksanaan bidang litbang.
Menhan dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Dir PKBN Ditjen Pothan Kemhan  mengatakan, agar eksistensi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) semakin kokoh diperlukan adanya suatu penguatan karakter bangsa yang bersumber dari empat pilar kebangsaan, seperti Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. “ Diperlukan pemahaman dan pembudayaan kembali empat pilar kebangsaan kepada segenap elemen bangsa bagi pada aparat pemerintah, partai politik, tokoh agama dan masyarakat, maupun para pelajar.
Dengan demikian, lanjut Menhan, bangsa Indoensia akan mengenal, memahami dan mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung didalam empat pilar kebangsaan tersebut dan kehidupan sehari-hari. Karena nilai-nilai tersebut juga menjadi landasan idiil kehidupan.
Lebih lanjut Menhan menjelaskan momen Forkom Litbanghan kali ini menitik beratkan kepada peningkatan pemanfaatan hasil Litbang Humanisme / sosial kemasyarakatan atau Litbang Non Materil dalam rangka memecahkan permasalahan-permasalahan sosial kemasyarakatan.

DMC

Menhan: Pengelolaan Perbatasan Negara Memerlukan Peran Semua Lembaga



Jakarta, DMC – Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro mengatakan,  pengelolaan perbatasan negara memerlukan peran semua lembaga terkait, salah satunya adalah tingkat kesejahteraan bidang pelayanan kesehatan. Oleh karenanya, MoU antara Kemhan dan Kemkes bidang kesehatan perlu terus ditindaklanjuti dengan kerjasama meningkatkan pelayanan kesehatan bagi prajurit dan rakyat  di wilayah perbatasan negara.
“Kemampuan dalam mewujudkan kesejahteraan di wilayah perbatasan sangat penting karena perbatasan negara merupakan halaman terdepan negara, guna mewujudkan pertahanan negara yang tangguh”, tambah Menhan dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan (Sekjen Kemhan) Mardya TNI Eris Herryanto, S.IP, MA., saat membuka Rapat Koordinasi Kesehatan (Rakorkes) Kemhan dan TNI TA. 2011, Selasa (11/10) di kantor Kemhan, Jakarta.
Lebih lanjut Menhan mengatakan, saat ini Pemerintah bersama-sama dengan DPR telah menggodok upaya pelaksanaan pelayanan kesehatan, sebagai implementasi dari amanat Undang – Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN), melalui akan diterbitkannya Undang – Undang yang mengatur tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) serta Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) telah merumuskan Peraturan Presiden tentang Jaminan Kesehatan.

Diharapkan dengan diterbitkannya suprastruktur tentang pelayanan kesehatan yang mencakup seluruh warga negara Indonesia tersebut, seluruh prajurit beserta keluarganya terutama bagi mereka yang bertugas mengawal di daerah perbatasan dan pulau – pulau terluar serta daerah terpencil dapat memperoleh akses yang lebih baik dalam pelayanan kesehatan di semua fasilitas kesehatan yang dimiliki Pemerintah.
Namun demikian, Menhan tetap mengharapkan tenaga kesehatan di lingkungan Kemhan dan TNI untuk terus meningkatkan kualitas keilmuan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada prajurit, PNS dan keluarganya dan dukungan kesehatan yang diberikan juga akan lebih berkualitas.
Lebih lanjut Menhan menambahkan, kejadian bencana yang sering terjadi di tanah air memerlukan juga kerjasama semua unsur terkait. Kemampuan prajurit yang cepat merespon setiap kejadian bencana hendaknya dapat dijadikan nilai tambah dalam hubungan penanggulangan bencana di tanah air, sehingga kerjasama dan koordinasi antara militer dan sipil dapat terlaksana dengan baik.
“Untuk mewujudkan semua kondisi diatas,  tentunya memerlukan kerjasama dan koordinasi yang terintegrasi, kebijakan yang komprehensif yang mengacu kepada kebijakan nasional serta mampu bersinergi dengan semua unsur kesehatan nasional”, jelas Menhan.
Sementara itu terkait dengan tema Rakorkes Kemhan dan TNI kali ini  yaitu “Melalui Rakorkes Kemhan dan TNI TA. 2011 Kita Tingkatkan Sinergitas Unsur Terkait dalam Rangka Memperkuat   Sistem Kesehatan Pertahanan Negara”, Menhan menganggap tema tersebut sangat relevan mengingat kesehatan pertahanan negara merupakan Subsistem pertahanan negara, yang memerlukan kerjasama dengan semua komponen sebagai sumber daya nasional di bidang kesehatan dalam upaya mendukung pertahanan negara.
Di dalam sistem pertahanan negara tersebut mencakup unsur kesehatan pertahanan negara yang merupakan totalitas dari sumber daya bidang kesehatan di wilayah NKRI yang meliputi personel, fasilitas, sarana dan prasarana kesehatan milik pemerintah maupun swasta yang tercermin dalam Sistem Kesehatan Pertahanan Negara.
Rakorkes Kemhan dan TNI TA. 2011 yang diselenggarakan Kemhan melalui Direktorat Jenderal Kekuatan Pertahanan (Ditjen Kuathan) berlangsung selama dua hari tanggal 11 dan 12 Oktober 2011. Rakor dihadiri oleh para pejabat di Jajaran Kesehatan di lingkungan Kemhan, Mabes TNI dan Mabes ketiga Angkatan.
Kegiatan Rakorkes kali ini diisi dengan paparan oleh sejumlah nara sumber dan diskusi bersama para peserta. Topik yang didiskusikan diantaranya terkait, pertama pengelolaan jaminan kesehatan dalam BPJS guna meningkatkan derajat kesehatan bagi anggota TNI dan PNS Kemhan beserta keluarganya,  keduapengembangan Sumber Daya Manusia Kesehatan TNI di wilayah perbatasan terpencil dan pulau terluar,ketiga pengembangan fasilitas Kemhan dan TNI di wilayah perbatasan, terpencil dan pulau terluar, sertakeempat pelaksanaan mekanisme koodinasi antar institusi Kemhan dan TNI guna pemberian dukungan kesehatan bagi anggota TNI di wilayah perbatasan, terpencil dan pulau terluar.

DMC

Perang elektronika jadi tantangan TNI


Perang elektronika jadi tantangan TNI

Rabu, 12 Oktober 2011 02:16 WIB | 736 Views
Perang masa depan bersifat multidimensi dan sering terjadi dalam skala masif ataupun sporadis berbasis perangkat elektronika. (FOTO ANTARA/Ampelsa)
 ... Perang elektronika dengan pihak lain merupakan tantangan dan ancaman yang harus diantisipasi melalui observasi dan penindaklanjutan terhadap kapasitas dan kapabilitas pihak lain...

Jakarta (ANTARA News) - TNI berkomitmen tentang perang pada masa depan. Perang elektronika dengan pihak lain merupakan tantangan dan ancaman yang harus diantisipasi melalui observasi dan penindaklanjutan terhadap kapasitas dan kapabilitas pihak lain. 

Di bawah supervisi asisten Panglima TNI bidang Komunikasi Elektronika, TNI telah melakukan penyusunan sistem komunikasi yang terpadu, efektif, rahasia dan cepat sehingga pelaksanaan operasi gabungan TNI dapat dikendalikan secara terpusat.

"Pula penanggulangan bencana alam dapat dilaksanakan secara baik serta pemantauan seluruh perbatasan Indonesia dapat dilaporkan secara optimal," kata Panglima TNI, Laksamana TNI Agus Suhartono, saat menerima menerima pelaporan korps serah terima jabatan Asisten Komunikasi dan Elektronika Panglima TNI dari Laksda TNI Ir Sudjiwo, kepada Laksda TNI Slamet Yulistiyono, di Markas Besar TNI Cilangkap.

Dengan demikian, kata Suhartono, ada hal juga penting dilaksanakan, meningkatkan sistem komunikasi dan elektronika TNI yang handal dan dapat mendukung komando serta pengendalian secara optimal dan melaksanakan pemantauan dan pendataan dalam mengantisipasi perang elektonika.

Pada kesempatan itu, posisi Kepala Pusat Misi Pemelihara Perdamaian TNI diserahkan dari Brigjen TNI I Gede Sumertha kepada Kolonel Inf Imam Edy Mulyono.
 
Khusus tentang yang terakhir ini, Suhartono menyatakan, peningkatan tugas pemeliharaan perdamaian dunia TNI dalam sesuai amanah konstitusi. Misi khusus ini dibentuk TNI sejak 2007. 

Saat ini lebih dari 1.800 prajurit TNI tengah mengemban tugas memelihara perdamaian dunia di berbagai negara konflik seperti Lebanon, Kongo, Sudan dan Darfur. Jumlah tersebut dua kali lipat dari kondisi sebelumnya.

Permintaan pasukan dari PBB secara nyata diimbangi juga dengan penampilan para prajurit TNI yang profesional dan memegang teguh prinsip–prinsip PBB dalam bertugas, hal tersebut membuat para Force Commander PBB memberikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi pada prajurit TNI terkait dengan keberhasilan pasukan TNI di daerah penugasan. (ANT)
ANTARA

Kapal pendarat amfibi Angkatan Laut AS bermasalah



Rabu, 12 Oktober 2011 03:33 WIB | 1020 Views
USS San Antonio/LPD-17 menjadi satu andalan kekuatan amfibi militer Amerika Serikat. Dirancang sebagai basis MV-22 Osprey dan kendaraan lapis baja pendarat lain, kapal perang Angkatan Laut Amerika Serikat itu diketahui masih memiliki kekurangan. (istimewa)
 ... USS San Antonio/LPD-17 diketahui juga sandar di Bahrain karena ada kebocoran oli dan dia bukan satu-satunya kapal perang yang mengalami hal serius seperti itu....
Jakarta (ANTARA News) - Kapal perang amfibi serang kelas Angkatan Laut Amerika Serikat kelas San Antonio (USS San Antonio/LPD-17) resmi masuk dalam dinas angkatan bersenjata negara itu. Harga kapal perang berteknologi terkini itu mahal, bahkan untuk ukuran Amerika Serikat.

Dalam kabar yang dirilis situs militer di Amerika Serikat, antara 10 dan 11 unit kapal itu diluncurkan dari 41 unit yang dipesan. Secara fisik, kapal itu lebih besar dari pendahulunya dengan misi membawa, mengangkut, mendaratkan, dan mendukung elemen tempur Kekuatan Pendarat Korps Marinir Amerika Serikat.

Yang berubah adalah ukurannya, biaya pembangunan kapal, dan kemampuan serta teknologi yang digunakan untuk mendukung misi militer itu. Dari semua tambahan itu, kapal dirancang ulang untuk mendukung operasionalisasi wahana pendarat MV-22 Osprey dari Marinir serta wahana lapis baja pengangkut personel amfibi AAV7 Amtrac.

Walau dianggap lebih canggih, ada sejumlah kritik bagi kapal perang baru itu. Di antaranya adalah penunjukan galangan kapal di New Orleans, yang memerlukan waktu hingga 2,5 tahun sejak kapal dipesan hingga dioperasikan Angkatan Laut Amerika Serikat. USS San Antonio/LPD-17 diketahui juga sandar di Bahrain karena ada kebocoran oli dan dia bukan satu-satunya kapal perang yang mengalami hal serius seperti itu.

Bukan apa-apa, biaya pembangunannya mahal juga untuk Amerika Serikat yang sedang dilanda resesi ekonomi, yaitu 1,7 miliar dolar Amerika Serikat per unit. Biaya ini diketahui tiga kali lebih mahal ketimbang kapal kelas LPD yang lain, semisal kelas Rotterdam. Bahkan 10 kali lebih mahal ketimbang kapal serupa milik Singapura berbobot 6.600 ton, kelas Endeavor. (ANT)
sumber : Antara

480 Prajurit Yonif Linud 501 Lakukan Juntis


11 Oktober 2011, Jombang (ANTARA News): Puluhan anggota Yonif Linud 501/Bajra Yudha, mengikuti terjun taktis (juntis) di Desa Tanggung Kramat, Kecamatan Ploso, Jombang, Jawa Timur, Selasa (11/10). Latihan terjun taktis untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan itu diikuti sekitar 480 dari Yonif Linud 501/Bajra Yudha untuk menjaga keutuhan wilayah NKRI. (Foto: ANTARA/Syaiful Arif/koz/pd/11)



Seorang pasukan Yonif Linud 501/Bajra Yudha, siaga saat mengikuti latihan terjun taktis (juntis) di Desa Karangmojo, Kecamatan Plandaan, Jombang, Jawa Timur, Selasa (11/10). (Foto: ANTARA/Syaiful Arif/koz/pd/11)

sumber : Antara

Monday, October 10, 2011

Pangdam Patimura: TNI Rutin Gelar Patroli Rutin

%3Cdiv+dir%3D%22ltr%22+style%3D%22text-align%3A+left%3B%22+trbidi%3D%22on%22%3E%0D%0A%3Cspan+class%3D%22Apple-style-span%22+style%3D%22background-color%3A+white%3B+color%3A+%23333333%3B+font-family%3A+Arial%3B+font-size%3A+12px%3B%22%3E%3C%2Fspan%3E%0D%0A%3Cdiv+class%3D%22judul%22+style%3D%22font-family%3A+georgia%3B+font-size%3A+32px%3B%22%3E%0D%0A%0D%0A%3C%2Fdiv%3E%0D%0A%3Cdiv+class%3D%22contents%22+style%3D%22float%3A+left%3B+padding-bottom%3A+10px%3B%22%3E%0D%0A%3Cdiv+class%3D%22info%22+style%3D%22height%3A+20px%3B+width%3A+215px%3B%22%3E%0D%0A%3Cdiv+class%3D%22content-info%22+style%3D%22float%3A+right%3B%22%3E%0D%0A%3Cdiv+class%3D%22lokasi%22+style%3D%22color%3A+%23cc0000%3B+cursor%3A+default%3B+float%3A+left%3B+margin-top%3A+5px%3B+padding-right%3A+5px%3B%22%3E%0D%0AJakarta%3C%2Fdiv%3E%0D%0A%3Cdiv+class%3D%22tanggal%22+style%3D%22color%3A+%23333333%3B+cursor%3A+default%3B+float%3A+left%3B+margin-top%3A+5px%3B%22%3E%0D%0A%7C+22%3A24+Mon%2C+10+Oct+2011%3C%2Fdiv%3E%0D%0A%3Cdiv+class%3D%22views%22+style%3D%22color%3A+green%3B+cursor%3A+pointer%3B+float%3A+left%3B+margin-top%3A+5px%3B%22%3E%0D%0A%3Cimg+alt%3D%22Views%22+src%3D%22http%3A%2F%2Fwww.jurnas.com%2Fimages%2Fviews.png%3F1296040307%22+style%3D%22float%3A+left%3B+margin-top%3A+1px%3B+padding-left%3A+8px%3B+padding-right%3A+1px%3B%22+%2F%3E30%3C%2Fdiv%3E%0D%0A%3Cdiv+class%3D%22comments%22+style%3D%22color%3A+green%3B+cursor%3A+pointer%3B+float%3A+left%3B+margin-top%3A+5px%3B%22%3E%0D%0A%3C%2Fdiv%3E%0D%0A%3Cdiv+class%3D%22likes%22+id%3D%22lup%22+style%3D%22color%3A+green%3B+cursor%3A+pointer%3B+float%3A+left%3B+margin-top%3A+5px%3B%22%3E%0D%0A%3C%2Fdiv%3E%0D%0A%3C%2Fdiv%3E%0D%0A%3C%2Fdiv%3E%0D%0A%3C%2Fdiv%3E%0D%0A%3Cdiv+style%3D%22clear%3A+left%3B%22%3E%0D%0A%26nbsp%3B%3C%2Fdiv%3E%0D%0A%3Cdiv+class%3D%22foto+tt%22+id%3D%22fotoberita%22+style%3D%22clear%3A+left%3B%22%3E%0D%0A%3Cdiv+id%3D%22fgr%22+style%3D%22color%3A+%23f0f0f0%3B+font-size%3A+11px%3B+font-style%3A+italic%3B+margin-left%3A+5px%3B+margin-top%3A+316px%3B+opacity%3A+0.8%3B+position%3A+absolute%3B+text-shadow%3A+rgb%280%2C+0%2C+0%29+1px+1px+1px%3B%22%3E%0D%0AAD+%2F+Dispen+AD%3C%2Fdiv%3E%0D%0A%3Cimg+height%3D%22216%22+src%3D%22http%3A%2F%2Fwww.jurnas.com%2Ffototmp%2Fdetail%2F30382-41723-0-2697-400253dd1dbe4d92380f940a2a40956f.jpg%22+style%3D%22float%3A+left%3B+max-width%3A+500px%3B+padding-bottom%3A+10px%3B+padding-right%3A+10px%3B%22+width%3D%22320%22+%2F%3E%3C%2Fdiv%3E%0D%0A%3Cdiv+class%3D%22isiberita%22+style%3D%22font-size%3A+14px%3B+line-height%3A+20px%3B+padding-right%3A+10px%3B%22%3E%0D%0A%3Cdiv+style%3D%22padding-bottom%3A+0px%3B+padding-left%3A+0px%3B+padding-right%3A+0px%3B+padding-top%3A+0px%3B%22%3E%0D%0A%3Cspan+style%3D%22font-weight%3A+bold%3B%22%3EJurnas.com%26nbsp%3B%7C%26nbsp%3B%3C%2Fspan%3EPANGDAM+XII+Tanjungpura+Mayjen+TNI+Geerhan+Lantara+menegaskan+komitmen+Tentara+Nasional+Indonesia+%28TNI%29+dalam+menjaga+keutuhan+kedaulatan+wilayah+Tanah+Air.+Utamanya+menyangkut+wilayah+Camar+Bulan+dan+Tanjung+Datu+di+Provinsi+Kalimantan+Barat+yang+dikabarkan+dicaplok+sebagian+oleh+Malaysia.%0D%0A%0D%0A%E2%80%9DTNI+dipercaya+untuk+menjaga+keutuhan+dan+kedaulatan+negara.Percayalah+kami+tidak+akan+pernah+mundur+dan+bahkan+nyawa+kita+pertaruhkan%2C%E2%80%9D+ujar+Geerhan+usai+Rapat+Bidang+Pohukam+bersama+sejumlah+menteri+di+Kantor+Kemenkopolhukam%2CJakarta%2C+Senin+%2810%2F10%29.%0D%0A%0D%0APara+prajurit+TNI+yang+bertugas+di+wilayah+itu+sendiri+jelas+Geerhan+menggelar+operasi+secara+berkala+dalam+menjaga+keutuhan+dan+keamanan+di+wilayah+Camar+Bulan+dan+Tanjung+Datu.+Ia+memaparkan+terdapat+32+pos+jaga+di+kedua+daerah+tersebut.%0D%0A%0D%0A%E2%80%9DDiantaranya+ada+4+pos+di+sekitar+wilayah+yang+jadi+pembicaraan+saat+ini.Patroli+digelar+setiap+hari+dengan+mengacu+kepada+angka-angka+koordinat+yang+telah+dipegang+pos+masing-masing%2C%E2%80%9D+katanya.%0D%0A%0D%0AApabila+anggotaa+TNI+tidak+menemukan+salah+satu+patok+dalam+suatu+patroli+maka+akan+segera+dikoordinasikan+dengan+pihak+Tentara+Diraja+Malaysia+%28TDM%29.+Kemudian+papar+Geerhan%2C+TNI+dan+TDM+menggunakan+alat+GPS+untuk+meletakan+patok+itu+kembali+pada+posisinya.+Hal+ini+kerap+terjadi+lantaran+ada+patok+yang+ketinggianya+hanya+16+Centimeter+%28Cm%29.%0D%0A%0D%0ALebih+jauh+Geerhan+menjelaskan%2C+patroli+secara+bersama+antara+TDM+dan+TNI+juga+dilakukan+secara+berkala.+Namun+ada+juga+patroli+yang+digelar+oleh+TNI+untuk+memastikan+perbatasan+tersebut.%0D%0A%0D%0A%E2%80%9DJika+tidak+ditemukan+patok+bukan+artinya+geser%2C+saya+sering+intruksikan+untuk+memakai+koordinat+untuk+menemukanya.+Karena+koordinat+tetap+berada+disitu+meski+seringkali+karena+kita+tidak+mengerti%2C+walau+sudah+ada+titik+pasti+yang+tidak+akan+mudah+digeser.+Maka+kemudian+kita+bicara+ada+pergeseran%2C%E2%80%9D+katanya.%0D%0A%0D%0AIa+menambahkan+kerja+sama+TNI+dan+TDM+selama+ini+juga+cukup+baik.+Terlihat+dari+suatu+peristiwa+di+Kabupaten+Mengkayang.+Ketika+itu+ungkap+Geerhan%2C+masyarakat+menemukan+ada+patok+baru.+Hal+itu+kemdian+dilaporkan+ke+prajurit+TNI+yang+kemudian+menghubungi+pihak+TDM.%0D%0A%0D%0A%E2%80%9DKemudian+secara+bersama-sama+kita+menggelar+operasi+dengan+GPS+dan+bongkar+patok+itu.+Kerjasama+juga+terlihat+dari+adanyaa+TDM+yang+berjaga+di+pos+TNI+begitu+juga+sebaliknya%2C%E2%80%9D+katanya.%3C%2Fdiv%3E%0D%0A%3Cdiv+style%3D%22padding-bottom%3A+0px%3B+padding-left%3A+0px%3B+padding-right%3A+0px%3B+padding-top%3A+0px%3B%22% E70D%0A%0D%0A%3C%2Fdiv%3E%0D%0A%3Cdiv+style%3D%22padding-bottom?3A+0px%3B+padding-left%3A+0px%3B+padding-right%3A+0px%3B+padding-top%3A+0px%3B%22%3E%0D%0A%3Ca+href%3D%22http%3A%2F%2Fwww.blogger.com%2FPangdam%2520Patimura%3A%2520TNI%2520Rutin%2520Gelar%2520Patroli%2520Rutin%2520Jakarta%2520%257C%252022%3A24%2520Mon%2C%252010%2520Oct%2520201130%2520%2520%2520AD%2520%2F%2520Dispen%2520AD%2520Jurnas.com%2520%257C%2520PANGDAM%2520XII%2520Tanjungpura%2520Mayjen%2520TNI%2520Geerhan%2520Lantara%2520menegaskan%2520komitmen%2520Tentara%2520Nasional%2520Indonesia%2520%28TNI%29%2520dalam%2520menjaga%2520keutuhan%2520kedaulatan%2520wilayah%2520Tanah%2520Air.%2520Utamanya%2520menyangkut%2520wilayah%2520Camar%2520Bulan%2520dan%2520Tanjung%2520Datu%2520di%2520Provinsi%2520Kalimantan%2520Barat%2520yang%2520dikabarkan%2520dicaplok%2520sebagian%2520oleh%2520Malaysia.%2520%2520%25E2%2580%259DTNI%2520dipercaya%2520untuk%2520menjaga%2520keutuhan%2520dan%2520kedaulatan%2520negara.Percayalah%2520kami%2520tidak%2520akan%2520pernah%2520mundur%2520dan%2520bahkan%2520nyawa%2520kita%2520pertaruhkan%2C%25E2%2580%259D%2520ujar%2520Geerhan%2520usai%2520Rapat%2520Bidang%2520Pohukam%2520bersama%2520sejumlah%2520menteri%2520di%2520Kantor%2520Kemenkopolhukam%2CJakarta%2C%2520Senin%2520%2810%2F10%29.%2520%2520Para%2520prajurit%2520TNI%2520yang%2520bertugas%2520di%2520wilayah%2520itu%2520sendiri%2520jelas%2520Geerhan%2520menggelar%2520operasi%2520secara%2520berkala%2520dalam%2520menjaga%2520keutuhan%2520dan%2520keamanan%2520di%2520wilayah%2520Camar%2520Bulan%2520dan%2520Tanjung%2520Datu.%2520Ia%2520memaparkan%2520terdapat%252032%2520pos%2520jaga%2520di%2520kedua%2520daerah%2520tersebut.%2520%2520%2520%25E2%2580%259DDiantaranya%2520ada%25204%2520pos%2520di%2520sekitar%2520wilayah%2520yang%2520jadi%2520pembicaraan%2520saat%2520ini.Patroli%2520digelar%2520setiap%2520hari%2520dengan%2520mengacu%2520kepada%2520angka-angka%2520koordinat%2520yang%2520telah%2520dipegang%2520pos%2520masing-masing%2C%25E2%2580%259D%2520katanya.%2520%2520Apabila%2520anggotaa%2520TNI%2520tidak%2520menemukan%2520salah%2520satu%2520patok%2520dalam%2520suatu%2520patroli%2520maka%2520akan%2520segera%2520dikoordinasikan%2520dengan%2520pihak%2520Tentara%2520Diraja%2520Malaysia%2520%28TDM%29.%2520Kemudian%2520papar%2520Geerhan%2C%2520TNI%2520dan%2520TDM%2520menggunakan%2520alat%2520GPS%2520untuk%2520meletakan%2520patok%2520itu%2520kembali%2520pada%2520posisinya.%2520Hal%2520ini%2520kerap%2520terjadi%2520lantaran%2520ada%2520patok%2520yang%2520ketinggianya%2520hanya%252016%2520Centimeter%2520%28Cm%29.%2520%2520Lebih%2520jauh%2520Geerhan%2520menjelaskan%2C%2520patroli%2520secara%2520bersama%2520antara%2520TDM%2520dan%2520TNI%2520juga%2520dilakukan%2520secara%2520berkala.%2520Namun%2520ada%2520juga%2520patroli%2520yang%2520digelar%2520oleh%2520TNI%2520untuk%2520memastikan%2520perbatasan%2520tersebut.%2520%2520%25E2%2580%259DJika%2520tidak%2520ditemukan%2520patok%2520bukan%2520artinya%2520geser%2C%2520saya%2520sering%2520intruksikan%2520untuk%2520memakai%2520koordinat%2520untuk%2520menemukanya.%2520Karena%2520koordinat%2520tetap%2520berada%2520disitu%2520meski%2520seringkali%2520karena%2520kita%2520tidak%2520mengerti%2C%2520walau%2520sudah%2520ada%2520titik%2520pasti%2520yang%2520tidak%2520akan%2520mudah%2520digeser.%2520Maka%2520kemudian%2520kita%2520bicara%2520ada%2520pergeseran%2C%25E2%2580%259D%2520katanya.%2520%2520Ia%2520menambahkan%2520kerja%2520sama%2520TNI%2520dan%2520TDM%2520selama%2520ini%2520juga%2520cukup%2520baik.%2520Terlihat%2520dari%2520suatu%2520peristiwa%2520di%2520Kabupaten%2520Mengkayang.%2520Ketika%2520itu%2520ungkap%2520Geerhan%2C%2520masyarakat%2520menemukan%2520ada%2520patok%2520baru.%2520Hal%2520itu%2520kemdian%2520dilaporkan%2520ke%2520prajurit%2520TNI%2520yang%2520kemudian%2520menghubungi%2520pihak%2520TDM.%2520%2520%25E2%2580%259DKemudian%2520secara%2520bersama-sama%2520kita%2520menggelar%2520operasi%2520dengan%2520GPS%2520dan%2520bongkar%2520patok%2520itu.%2520Kerjasama%2520juga%2520terlihat%2520dari%2520adanyaa%2520TDM%2520yang%2520berjAga%2520di%2520pos%2520TNI%2520begitu%2520juga%2520sebaliknya%2C%25E2%2580%259D%2520katanya.%22%3EJURNAS%3C%2Fa%3E%3C%2Fdiv%3E%0D%0A%3C%2Fdiv%3E%0D%0A%3C%2Fdiv%3E%0D%0A

Menhan Yakin 30 Persen MEF Terwujud

%3Cdiv+dir%3D%22ltr%22+style%3D%22text-align%3A+left%3B%22+trbidi%3D%22on%22%3E%0D%0A%3Cspan+class%3D%22Apple-style-span%22+style%3D%22background-color%3A+white%3B+color%3A+%23333333%3B+font-family%3A+Arial%3B+font-size%3A+12px%3B%22%3E%3C%2Fspan%3E%0D%0A%3Cdiv+class%3D%22judul%22+style%3D%22font-family%3A+georgia%3B+font-size%3A+32px%3B%22%3E%0D%0A%0D%0A%3C%2Fdiv%3E%0D%0A%3Cdiv+class%3D%22contents%22+style%3D%22float%3A+left%3B+padding-bottom%3A+10px%3B%22%3E%0D%0A%3Cdiv+class%3D%22info%22+style%3D%22height%3A+20px%3B+width%3A+215px%3B%22%3E%0D%0A%3Cdiv+class%3D%22content-info%22+style%3D%22float%3A+right%3B%22%3E%0D%0A%3Cdiv+class%3D%22lokasi%22+style%3D%22color%3A+%23cc0000%3B+cursor%3A+default%3B+float%3A+left%3B+margin-top%3A+5px%3B+padding-right%3A+5px%3B%22%3E% D60AJakarta%3C%2Fdiv%3E%0D%0A%3Cdiv+class%3D%22tanggal%22+style%3D%22color%3A+%23333333%3B+cursor%3A+default%3B+float%3A+left%3B+margin-top%3A+5px%3B%22%3E%0D%0A%7C+22%3A06+Mon%2C+10+Oct+2011%3C%2Fdiv%3E%0D%0A%3Cdiv+class%3D%22views%22+style%3D%22color%3A+green%3B+cursor%3A+pointer%3B+float%3A+left%3B+margin-top%3A+5px%3B%22%3E%0D%0A%3Cimg+alt%3D%22Views%22+src%3D%22http%3A%2F%2Fwww.jurnas.com%2Fimages%2Fviews.png%3F1296040307%22+style%3D%22float%3A+left%3B+margin-top%3A+1px%3B+padding-left%3A+8px%3B+padding-right%3A+1px%3B%22+%2F%3E34%3C%2Fdiv%3E%0D%0A%3Cdiv+class%3D%22comments%22+style%3D%22color%3A+green%3B+cursor%3A+pointer%3B+float%3A+left%3B+margin-top%3A+5px%3B%22%3E%0D%0A%3C%2Fdiv%3E%0D%0A%3Cdiv+class%3D%22likes%22+id%3D%22lup%22+style%3D%22color%3A+green%3B+cursor%3A+pointer%3B+float%3A+left%3B+margin-top%3A+5px%3B%22%3E%0D%0A%3C%2Fdiv%3E%0D%0A%3C%2Fdiv%3E%0D%0A%3C%2Fdiv%3E%0D%0A%3C%2Fdiv%3E%0D%0A%3Cdiv+style%3D%22clear%3A+left%3B%22%3E%0D%0A%26nbsp%3B%3C%2Fdiv%3E%0D%0A%3Cdiv+class%3D%22foto+tt%22+id%3D%22fotoberita%22+style%3D%22clear%3A+left%3B%22%3E%0D%0A%3Cdiv+id%3D%22fgr%22+style%3D%22color%3A+%23f0f0f0%3B+font-size%3A+11px%3B+font-style%3A+italic%3B+margin-left%3A+5px%3B+margin-top%3A+318px%3B+opacity%3A+0.8%3B+position%3A+absolute%3B+text-shadow%3A+rgb%280%2C+0%2C+0%29+1px+1px+1px%3B%22%3E%0D%0AWahyu+Wening+%2F+Jurnal+Nasional%3C%2Fdiv%3E%0D%0A%3Cimg+height%3D%22213%22+src%3D%22http%3A%2F%2Fwww.jurnas.com%2Ffototmp%2Fdetail%2F30378-41719-1937251-0-00d6e191f555d82c2f8c55257d020582.jpg%22+style%3D%22float%3A+left%3B+max-width%3A+500px%3B+padding-bottom%3A+10px%3B+padding-right%3A+10px%3B%22+width%3D%22320%22+%2F%3E%3C%2Fdiv%3E%0D%0A%3Cdiv+class%3D%22isiberita%22+style%3D%22font-size%3A+14px%3B+line-height%3A+20px%3B+padding-right%3A+10px%3B%22%3E%0D%0A%3Cdiv+style%3D%22padding-bottom%3A+0px%3B+padding-left%3A+0px%3B+padding-right%3A+0px%3B+padding-top%3A+0px%3B%22%3E%0D%0A%3Cspan+style%3D%22font-weight%3A+bold%3B%22%3EJurnas.com%26nbsp%3B%7C%26nbsp%3B%3C%2Fspan%3EMENTERI+Pertahanan+%28menhan%29+Purnomo+Yusgiantoro+mengatakan+program+prioritas+Kementerian+Pertahanan+pada+tahun+ketiga+Kabinet+Indonesia+Bersatu+jilid+kedua+adalah+mewujudkan+Minimmum+Essential+Forces+%28MEF%29+atau+Kekuatan+pokok+minimum.%0D%0A%0D%0A%E2%80%9CProgram+MEF+dibagi+dalam+tiga+rencana+strategis+%28Renstra%29.+Pada+renstra+pertama+hingga+tahun+2014%2C+MEF+diharapkan+terwujud+minimal+30+persen+khususnya+pengadaan+Alutsista+%28Alat+Utama+Sistem+Persenjataan%29+untuk+matra+darat%2C+laut+dan+udara%2C%E2%80%9D+kata+Menhan+Purnomo+Yusgiantoro+usai+Rapat+Koordinasi+Bidang+Polhukam+di+Kantor+Kemenko+Polhukam%2C+Jakarta%2C+Senin+%2810%2F10%29.%3C%2Fdiv%3E%0D%0A%3Cdiv+style%3D%22padding-bottom%3A+0px%3B+padding-left%3A+0px%3B+padding-right%3A+0px%3B+padding-top%3A+0px%3B%22%3E%0D%0A%0D%0A%3C%2Fdiv%3E%0D%0A%3Cdiv+style%3D%22padding-bottom%3A+0px%3B+padding-left%3A+0px%3B+padding-right%3A+0px%3B+padding-top%3A+0px%3B%22%3E%0D%0AJURNAS%0D%0A%0D%0AMenhan+menjelaskan+Kementerian+Pertahanan+akan+memulai+pembangunan+kekuatan+dengan+menggunakan+Anggaran+Pendapatan+dan+Belanja+Negara+secara+efektif+dimulai+pada+tahun+ketiga+Kabinet+Indonesia+Bersatu+II+yaitu+pada+bulan+Oktober+2011.+Menurutnya%2C+Anggaran+untuk+pengadaan+Alat+Utama+Sistem+Persenjataan+akan+diambil+dari+Anggaran+Pinjaman+Luar+Negeri+%28APLN%29.+Namun+karena+ada+pesan+dari+pemerintah+agar+menggunakan+pinjaman+dalam+negeri+maka+hampir+50+persen+dari+APLN+untuk+pengadaan+Alutsista+menggunakan+pinjaman+dari+dalam+negeri.%0D%0A%0D%0AMenhan+meyakini+bahwa+kekuatan+pertahanan+Indonesia+di+masa+mendatang+cukup+kuat.%0D%0A%0D%0A%E2%80%9CKekuatan+pertahanan+kita+cukup+kuat%2C%E2%80%9D+katanya.%0D%0A%0D%0ATerkait+pembiataan+pengadaan+Alutsista%2C+Menhan+mengatakan+akan+diupayakan+dengan+Surat+Utang+Negara+%28SUN%29.+Artinya+kredit+eksport+untuk+pengadaan+alutsista+juga+akan+terus+dikurangi%3C%2Fdiv%3E%0D%0A%3C%2Fdiv%3E%0D%0A%3C%2Fdiv%3E%0D%0A

BERITA POLULER