"Saya sekarang melihat Israel sebagai ancaman bagi kawasan, karena memiliki bom atom," kata Erdogan seperti dikutip kantor berita Anatolia. Dia membuat pernyataan selama kunjungan resmi ke Afrika Selatan pada hari Rabu (5/10).
Bulan lalu, PM Turki mengatakan, praktik standar ganda Barat berhubungan dengan senjata nuklir Israel.
Dalam sebuah wawancara dengan CNN, Erdogan mencatat bahwa Israel adalah satu-satunya pemilik senjata nuklir di Timur Tengah dan bertanya, "Mengapa negara-negara lain melarang Iran mengembangkan teknologi nuklir, tapi membiarkan Israel memproduksi senjata nuklir?"
Israel, dilaporkan menyimpan sekitar 200 hulu ledak nuklir dan secara luas diyakini sebagai satu-satunya entitas di Timur Tengah yang memiliki senjata nuklir.
Hubungan antara Ankara dan Tel Aviv menegang atas serangan Israel terhadap aktivis pro-Palestina pada tahun 2010.
Israel menolak untuk meminta maaf atas insiden itu, mendorong Ankara untuk mengusir duta besar Israel dan memutus semua hubungan militer bilateral dengan Tel Aviv.
IRIB
|
Thursday, October 6, 2011
Erdogan: Israel, Terorisme Negara
Kapal Selam Baru Akan Segera Bergabung dengan Armada AL Iran
kapal selam Ghadir (arsip foto)
Fars News (6/10) melaporkan, sebelumnya empat unit kapal selam Ghadir telah bergabung dengan armada Angkatan Laut Republik Islam Iran beberapa bulan lalu, selain meningkatkan penjagaan wilayah maritim negara ini, sekaligus membuktikan bahwa para ahli dalam negeri mampu memproduksi salah satu sistem pertahanan paling rumit yang beberapa di antaranya bahkan lebih sulit dari produksi pesawat tempur.
Kapal selam Fateh berbobot 600 ton dan termasuk tipe kapal selam menengah Republik Islam Iran, yang diperkirakan akan dikerahkan untuk menjaga wilayah perairan negara bersama dengan kapal selam Ghadir. Sama seperti Ghadir, kapal selam Fateh juga memiliki kemampuan bermanuver di perairan dangkal. Fateh mampu menjalankan misi hingga lima pekan di kedalaman lebih dari 200 meter.
Saat ini Iran telah mengerahkan 10 kapal selam Ghadir berpatroli di perairan Teluk Persia.
Tahun ini, untuk pertama kalinya Iran mengirim kapal selam Yunes kelas dolphin menjalankan misi di perairan bebas, guna menunjukkan kekuatan maritimnya.
Dalam beberapa tahun terakhir, para ahli Iran terus mengembangkan riset teknologi produksi kapal selam tipe dolphin dan kilo.
IRIB
|
2013, Antonov 158 Garapan Iran-Ukraina Akan Beroperasi
IRNA (6/10) melaporkan, Sirati dalam jumpa persnya mengatakan, "Agar Antonov dapat disesuaikan dengan kondisi cuaca dan iklim Iran, kami telah membeli dua unit jenis pesawat tersebut lebih cepat dari jadwal produksi yang telah ditetapkan."
Satu dari dua pesawat Antonov tersebut akan beroperasi awal 2012.
Sirati mengatakan, "Di akhir periode operasional dua armada pesawat itu, Iran akan memproduksi Antonov 158 dengan bantuan perusahaan induk Antonov di Ukraina dan menurut rencana, produk pertamanya akan dapat beroperasi pada tahun 2013."
Seraya menekankan pentingnya investasi di bidang ini, Sirati memaparkan, "Mengingat potensi pasar yang ada, kemungkinan Iran memerlukan 80 armada pesawat Antonov 158. Terlebih lagi, pemerintah menekankan poin bahwa pesawat tersebut harus diproduksi di dalam negeri."
Namun menurutnya, hingga kini belum ada angka pasti soal investasi yang diperlukan karena proyek ini harus terlebih dahulu mendapat persetujuan dari pasar dan maskapai penerbangan nasional.
Pesawat Antonov 158, memiliki kapasitas angkut 100 penumpang, mampu menempuh 2.500 kilometer dan dengan kecepatan maksimum 870 kilometer per jam. Pesawat ini mampu terbang pada ketinggian 11.600 meter di atas permukaan laut. Landasan pacu yang diperlukan hanya 2.000 meter dan masa efektif operasionalnya mencapai 80 ribu jam terbang atau 30 ribu penerbangan.
Perusahan Perindustrian Pesawat Iran menjatuhkan pilihan kepada pesawat Antonov 158 berdasarkan pada pertimbangan sisi ekonomis operasional dan pemeliharaannya. Diharapkan pesawat tersebut dapat memenuhi tuntutan penerbangan domestik dan internasional Iran.
IRIB
|
Rusia: Pengokohan Kerjasama dengan Iran Menjadi Strategi Diplomatik
"Ekspansi maksimum hubungan dengan Republik Islam [Iran] merupakan salah satu strategi Rusia," katanya dalam konferensi pers mingguannya di Moskow kemarin (Rabu, 5/10).
Ditambahkannya bahwa Iran adalah negara tetangga dan sahabat Rusia dan kedua negara memiliki keterikatan sejarah yang panjang.
Lukashevich menegaskan kembali tekad Moskow dalam meningkatkan hubungannya dengan Tehran dan menyinggung komitmen Rusia dalam membantu pengoperasian reaktor pembangkit listrik tenaga nuklir Bushehr di selatan Iran.
Menurutnya, peresmian pembangkit listrik tenaga nuklir Bushehr September lalu dan kerjasama bilateral di berbagai bidang merupakan contoh dari kerjasama erat Rusia-Iran. Lukashevich juga menyampaikan kepuasan Moskow atas peresmian reaktor nuklir Busher.
Kerjasama pembangunan reaktor nuklir Bushehr itu ditandatangani kedua negara pada tahun 1995. Menurut rencana awal, reaktor tersebut akan dioperasikan pada tahun 1999, namun terjadi berulang kali penangguhan.
Reaktor nuklir Busher telah memproduksi listrik pada pertengahan September lalu namun masih pada kapasitas 40 persen.
(IRIB/MZ)
|
Prajurit Konga di Lebanon Juga Terima Perintah Harian Panglima TNI
NAQOURA (Pos Kota) – Sama seperti para prajurit TNI di tanah air, prajurit Kontingen Garuda (Konga) yang sedang melaksanakan tugas perdamaian dunia di Lebanon Selatan, juga menerima perintah harian dari Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, S.E.
Ada tujuh butir perintah harian Panglima TNI yang dibacakan inspektur upacara Kolonel Pnb Yulianta dalam upacara itu. Panglima TNI memerintahkan tujuh butir untuk dilaksanakan sebagai pedoman.
Para prajurit Konga, khususnya yang bertugas di markas besar UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon), Kampung Naqoura, Lebanon Selatan, menerima perintah harian tersebut, Rabu (5/10) dalam upacara militer Peringatan ke-66 Hari Ulang Tahun TNI.
”Selaku Panglima TNI, saya menyampaikan perintah harian sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas” ujar Panglima TNI, sebagaima dibacakan inspektur upacara.
Ketujuh butir tersebut meliputi aspek pemeliharaan keimanan, berpegang teguh pada norma-norma keprajuritan, peningkatan profesionalisme dan soliditas yang dirangkai dengan solidaritas serta komunikasi sosial.
Selain itu, juga meliputi kesiapan operasional, peningkatan kewaspadaan dan penegakan rantai komando.
Selain menyampaikan pokok-pokok pikiran, Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono juga menggunakan kesempatan itu untuk menyampaikan ucapan selamat bertugas kepada para prajurit yang sedang menjalankan misi perdamaian dunia.
NAIK PANGKAT
Upacara yang dikomandani Mayor Inf Wiji Kurnia Suliswaryadi dari Satgas MCOU (Military
Community Outreach Unit) TNI itu ditandai dengan pelaporan kenaikan pangkat para prajurit TNI yang bertugas di lingkungan Markas Besar UNIFIL.
Terdapat 28 orang personel yang naik pangkat pada periode 1 Oktober tahun ini. Mereka terdiri dari Perwira Menengah, Perwira Pertama Bintara dan Tamtama Satgas FHQSU (Force Headquarter Support Unit), MCOU (Military Community Outreach Unit), FPC (Force Protection Company), Tim Indomedic dan prajurit yang bertugas sebagai perwira staf di Markas Besar UNIFIL.
Terkait dengan itu, Kolonel Pnb Yulianta menyampaikan apresiasinya. ”Atas nama pribadi dan kontingen, saya ucapkan selamat atas kenaikan pangkatnya” katanya sesaat sebelum membacakan amanat Panglima TNI.
Authentikasi:
Dansatgas MCOU TNI Konga XXX-A/UNIFIL, Letkol Caj G.T. Situmorang
Dansatgas MCOU TNI Konga XXX-A/UNIFIL, Letkol Caj G.T. Situmorang
sumber : POSKOTA
Presiden: Imbangi Pengembangan Alutsista dengan SDM
JAKARTA, KOMPAS.com - Modernisasi alat utama sistem senjata perlu disertai dengan pengembangan doktrin dan organisasi TNI. Pada saat yang sama, TNI diminta untuk menyiapkan sumber daya manusianya agar selaras dengan perkembangan teknologi dan peperangan modern abad ke-21.
"Pada saatnya nanti, modernisasi alutsista, doktrin, organisasi, maupun SDM TNI, harus diuji dalam latihan-latihan, termasuk latihan gabungan TNI, serta penugasan secara berkelanjutan, untuk mewujudkan postur TNI dengan kemampuan penangkalan dan penindakan yang tinggi," kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ketika memberikan kata sambutan pada Hari Ulang Tahun ke-66 Tentara Nasional Indonesia di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta, Rabu (5/10/2011).
Anggaran pertahanan negara meningkat dari Rp 47,5 triliun pada 2011 menjadi Rp 64,4 triliun pada 2012 atau sekitar 35 persen. Sebagian anggaran digunakan untuk melakukan peremajaan, modernisasi, serta kualitas pemeliharaan dan kesiapan alutsista TNI AD, TNI AL, dan TNI AU. Presiden mengatakan, modernisasi alutsista, doktrin, organisasi, maupun SDM TNI penting untuk mewujudkan postur TNI dengan kemampuan penangkalan yang tinggi, dan kemampuan melaksanakan tugas-tugas operasional yang efektif.
"Pada tahun-tahun mendatang, anggaran pertahanan negara akan terus kita perbesar, agar postur militer kita makin kuat, sehingga misi penegakan kedaulatan negara dan penjagaan keutuhan wilayah dapat kita laksanakan dengan efektif," kata Presiden.
Kepala Negara juga meminta seluruh jajaran TNI agar terus meningkatkan profesionalisme dan keterpaduan antarmatra TNI, sesuai dengan doktrin Tri Darma Eka Karma. TNI harus dapat mengatasi tantangan faktual, antara lain pengamanan Selat Malaka, penanganan terorisme dan separatisme, pelanggaran wilayah perbatasan, hingga penanganan bencana alam.
"Tidak hanya itu, perlu kita tingkatkan pula kerjasama dengan komponen bangsa lainnya, dalam mengatasi tantangan yang bersifat potensial seperti pemanasan global, pencemaran lingkungan, penyakit pandemik, cyber crime, hingga potensi agresi militer asing," kata Presiden.
sumber : kompas
"Pada saatnya nanti, modernisasi alutsista, doktrin, organisasi, maupun SDM TNI, harus diuji dalam latihan-latihan, termasuk latihan gabungan TNI, serta penugasan secara berkelanjutan, untuk mewujudkan postur TNI dengan kemampuan penangkalan dan penindakan yang tinggi," kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ketika memberikan kata sambutan pada Hari Ulang Tahun ke-66 Tentara Nasional Indonesia di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta, Rabu (5/10/2011).
Anggaran pertahanan negara meningkat dari Rp 47,5 triliun pada 2011 menjadi Rp 64,4 triliun pada 2012 atau sekitar 35 persen. Sebagian anggaran digunakan untuk melakukan peremajaan, modernisasi, serta kualitas pemeliharaan dan kesiapan alutsista TNI AD, TNI AL, dan TNI AU. Presiden mengatakan, modernisasi alutsista, doktrin, organisasi, maupun SDM TNI penting untuk mewujudkan postur TNI dengan kemampuan penangkalan yang tinggi, dan kemampuan melaksanakan tugas-tugas operasional yang efektif.
"Pada tahun-tahun mendatang, anggaran pertahanan negara akan terus kita perbesar, agar postur militer kita makin kuat, sehingga misi penegakan kedaulatan negara dan penjagaan keutuhan wilayah dapat kita laksanakan dengan efektif," kata Presiden.
Kepala Negara juga meminta seluruh jajaran TNI agar terus meningkatkan profesionalisme dan keterpaduan antarmatra TNI, sesuai dengan doktrin Tri Darma Eka Karma. TNI harus dapat mengatasi tantangan faktual, antara lain pengamanan Selat Malaka, penanganan terorisme dan separatisme, pelanggaran wilayah perbatasan, hingga penanganan bencana alam.
"Tidak hanya itu, perlu kita tingkatkan pula kerjasama dengan komponen bangsa lainnya, dalam mengatasi tantangan yang bersifat potensial seperti pemanasan global, pencemaran lingkungan, penyakit pandemik, cyber crime, hingga potensi agresi militer asing," kata Presiden.
sumber : kompas
Hyun Bin saksikan aksi pasukan elit Denjaka
Kamis, 6 Oktober 2011 12:39 WIB | 4671 Views
Jakarta (ANTARA News) - Aktor Korea Selatan Hyun Bin menyaksikan kehandalan pasukan Detasemen Jala Mangkara Korps Marinir Cilandak, Jakarta, Kamis.
Aktor yang juga model itu datang ke Markas Komando Marinir Cilandak, sekitar pukul 11.00 WIB didampingi Duta Besar Korsel untuk Indonesia Kim Young Sun dan disambut Komandan Korps Marinir Mayjen TNI (Mar) Alfan Baharuddin.
Setelah beristirahat sejenak dan berganti baju pakaian dinas lapangan Korps Marinir TNI Angkatan Laut, aktor berusia 29 tahun itu langsung menuju fasilitas simulasi Detasemen Jala Mangkara.
Di area latihan itu, aktor yang tengah terkenal dengan drama "Secret Garden" di Indonesia itu, melihat simulasi aksi serbuan terhadap sebuah kapal.
Demo infiltrasi oleh sebuah kapal dilakukan oleh tim Delta dan tim Bravo Denjaka Korps Marinir.
Selama demonstrasi aktor berparas ganteng itu dengan sangat serius menyaksikan seluruh rangkaian serbuan kapal dengan sikap tegak.
Usai menyaksikan serangkaian pernyebuan kapal, aktor Hyun Bin menyaksikan serbuan kilat antiteror yang dilakukan oleh pasukan Denjaka.
Selanjutnya Hyun Bin didampingi Dubes Kim Young Sun, Komandan Korps Marinir Alfan Baharuddin dan Komandan Denjaka Kolonel Suhartono menuju Tank Amfibi BMP-3F Korps Marinir TNI Angkatan Laut.
Setelah menyaksikan kemampuan personel Denjaka dalam mengatasi terorisme, dan menjajal Tank Amfibi BMP-3F, Hyun Bin menuju lapangan tembak untuk melakukan tembakan denhan menggunakan pistol dan senapan.
Aktor Negeri Ginseng itu melakukan tembakan taktis dan reaksi.
Aktor yang juga model itu datang ke Markas Komando Marinir Cilandak, sekitar pukul 11.00 WIB didampingi Duta Besar Korsel untuk Indonesia Kim Young Sun dan disambut Komandan Korps Marinir Mayjen TNI (Mar) Alfan Baharuddin.
Setelah beristirahat sejenak dan berganti baju pakaian dinas lapangan Korps Marinir TNI Angkatan Laut, aktor berusia 29 tahun itu langsung menuju fasilitas simulasi Detasemen Jala Mangkara.
Di area latihan itu, aktor yang tengah terkenal dengan drama "Secret Garden" di Indonesia itu, melihat simulasi aksi serbuan terhadap sebuah kapal.
Demo infiltrasi oleh sebuah kapal dilakukan oleh tim Delta dan tim Bravo Denjaka Korps Marinir.
Selama demonstrasi aktor berparas ganteng itu dengan sangat serius menyaksikan seluruh rangkaian serbuan kapal dengan sikap tegak.
Usai menyaksikan serangkaian pernyebuan kapal, aktor Hyun Bin menyaksikan serbuan kilat antiteror yang dilakukan oleh pasukan Denjaka.
Selanjutnya Hyun Bin didampingi Dubes Kim Young Sun, Komandan Korps Marinir Alfan Baharuddin dan Komandan Denjaka Kolonel Suhartono menuju Tank Amfibi BMP-3F Korps Marinir TNI Angkatan Laut.
Setelah menyaksikan kemampuan personel Denjaka dalam mengatasi terorisme, dan menjajal Tank Amfibi BMP-3F, Hyun Bin menuju lapangan tembak untuk melakukan tembakan denhan menggunakan pistol dan senapan.
Aktor Negeri Ginseng itu melakukan tembakan taktis dan reaksi.
sumber :Antara
Subscribe to:
Posts (Atom)
BERITA POLULER
-
Rusia Jamin Indonesia Bebas Embargo Militer TEMPO.CO , Jakarta - Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Alexander A. Ivanov, menyatakan pem...
-
Rencana kedatangan alutsista TNI 2010-2014 dengan anggaran pembelian US$ 15 Milyar : Renstra TNI 2010-2014 memberikan nuansa pelangi terhad...
-
T-90S Rusia (Main Battle Tank Russia) Kavaleri Peroleh 178 Unit Kendaraan Tempur Kaveleri TNI Angkatan Darat (AD) akan mendapatkan tambah...