Pages

Thursday, February 17, 2011

Bahrain Bela Tindakan Keras terhadap Demonstran Anti Pemerintah Menlu Bahrain Sheikh

Khalid bin Ahmed Khalifa mengatakan protes itu merupakan pemberontakan terhadap pemerintah dan bangsa.
Foto: AFP
Tank-tank militer Bahrain siap siaga di dekat Lapangan Mutiara di Manama, Kamis (17/2).

Menteri Luar Negeri Bahrain telah membela tindakan keras pasukan keamanan terhadap para demonstran anti-pemerintah yang tadinya berkemah di lapangan utama di ibukota.

Dalam jumpa pers hari Kamis, Sheikh Khalid bin Ahmed Khalifa mengatakan protes di Lapangan Mutiara Manama itu merupakan pemberontakan menentang pemerintah dan bangsa. Dia menambahkan bahwa pasukan keamanan meminta para demonstran bubar sebelum mereka bergerak masuk ke lapangan itu dalam serangan sebelum fajar hari Kamis.

Menurut berbagai laporan media Barat, menteri kesehatan negara itu mengatakan tiga orang tewas dan 231 terluka dalam operasi polisi untuk membersihkan lapangan itu. Laporan-laporan menyatakan banyak demonstran hilang.

Dalam jumpa pers hari Kamis, Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon mengatakan laporan dari Bahrain itu "sangat merisaukan." Dia mengatakan kekerasan seharusnya tidak digunakan terhadap demonstran damai.

Sementara itu, para pejabat Amerika mengatakan Menteri Luar Negeri Hillary Clinton menelepon menteri luar negeri Bahrain dan menyatakan "keprihatinan mendalam" atas penumpasan keras itu. Pentagon juga mengatakan Menteri Pertahanan Amerika Robert Gates hari Kamis menelepon Putra Mahkota Bahrain Sheikh Salman bin Hamad al-Khalifa guna membahas situasi keamanan negara itu.

Awal pekan ini, para demonstran yang menuntut perubahan politik menyeluruh telah berkemah di Lapangan Mutiara. Ketika memasuki lapangan itu sebelum dinihari Kamis, pasukan keamanan menembakkan gas air mata, granat kejut, dan peluru karet terhadap para demonstran yang umumnya Muslim Syiah.

VOA

AS dan Korsel Umumkan Latihan Perang Bersama

Latihan tahunan bernama sandi Key Resolve dan Foal Eagle itu akan dimulai pada tanggal 28 Februari dan berlangsung hingga bulan April.
Kapal AL Korea Selatan ikut partisipasi dalam latihan perang dengan Amerika. (foto: dok)
Foto: AP
Kapal AL Korea Selatan ikut berpartisipasi dalam latihan perang dengan Amerika. (foto: dok)

Amerika dan Korea Selatan mengatakan akan memulai babak baru latihan militer bulan ini.
Para pejabat mengatakan, Selasa, latihan tahunan bernama sandi Key Resolve dan Foal Eagle itu akan dimulai pada tanggal 28 Februari dan berlangsung hingga bulan April. Menurut laporan, Korea Utara telah diberitahu mengenai rencana ini.
Jenderal Walter Sharp yang memimpin pasukan gabungan Amerika Korea Selatan mengatakan 12.800 tentara Amerika dan sekitar 200 ribu tentara Korea Selatan akan berlatih menanggapi “sejumlah skenario realistis setelah mengalahkan serangan konvensional.”
Media Korea Selatan melaporkan satu skenario melibatkan resiko ketidakstabilan di Korea Utara jika pemimpin negara itu Kim Jong-il meninggal dan anaknya, Kim Jong-un, tidak dapat memegang kontrol.

VOA

Russia to deploy modern missile defense systems on disputed Kuril Islands



Moscow will deploy reinforcements to include short- and long-range air defense missile systems including the latest S-400 Triumf system to the southern Kuril Islands to protect Russia's sovereignty in the Far East, a high-ranking official in the General Staff of the armed forces said on Tuesday.
Military support with modern weaponry is a must for the security of the islands, Russian President Dmitry Medvedev said in a meeting last week with Defense Minister Anatoly Serdyukov and Regional Development Minister Viktor Basagrin.
Four sparsely populated islands (Iturup, Kunashir, Shikotan, and Habomai) in the Kuril chain between Japan's northern island of Hokkaido and Russia's Far Eastern Kamchatka Peninsula were annexed by the Soviet Union at the end of World War II but are still claimed by Japan.
The dispute over the islands, called the Northern Territories in Japan, has prevented Russia and Japan from signing a formal peace treaty.
The General Staff official said S-400 missile defense systems could be deployed to the islands to protect them from possible attacks.
Prior to Medvedev's visit to one of the disputed islands in November, Japan voiced its concerns saying the arrival of the Russian leader could complicate bilateral relations, but Russia's Foreign Ministry rejected Tokyo's attempts to change Medvedev's plans saying he "defines the routes of trips across his country on his own."
The visit was the first trip by a head of state of Russia or the former Soviet Union to the South Kuril Islands.
Soon after landing on Kunashir Island, Medevedev uploaded on his Twitter account a photograph of Kunashir's landscape made by him with the note: "There are so many picturesque places in Russia. Kunashir."
Speaking during a rally in Tokyo on February 8, Japanese Prime Minister Naoto Kan called Medvedev's visit to the islands last November an "inexcusable rudeness," sparking an angry response from Moscow.
MOSCOW, February 15 (RIA Novosti)

RIA Novosti

Russia to start building new S-500 air defense missiles by 2014

New S-400 air defense missiles will be deployed just outside Moscow next month
11:55 17/02/2011
Russia will start serial production of its next-generation S-500 missile system in 2014, an aerospace defense chief said on Thursday.
The S-500 air defense system will be able to track and destroy ballistic missiles with ranges of up to 3,500 kilometers.
"[The S-500] is currently in development. By 2014, it should enter into serial production," aerospace defense strategic commander Lt. Gen. Valery Ivanov said.
"This system will be able to defend territories at heights of up to 50 kilometers," he added.
Russia's aerospace defense troops currently use S-300 and S-400 systems.
New S-400 air defense missiles will be deployed at Dmitrov just outside Moscow in March, Ivanov said.

KAPUSTIN YAR, February 17 (RIA Novosti)

RIA Novosti

Kodam I/BB Perketat Pengamanan Pulau Terluar


(Foto: Kodam I/BB)

18 Februari 2011, Medan -- (SINDO): Komando Daerah Militer (Kodam) I/Bukit Barisan (BB) memperketat penjagaan pulau-pulau terluar di wilayah Sumatera Utara (Sumut), Sumatera Barat (Sumbar),Riau dan Kepulauan Riau (Kepri) dari ancaman negara tetangga dengan menambah pasukan. Menurut Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) I/BB Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Leo Siegers, di wilayah Kodam I/BB ada sebanyak 25 pulau yang letaknya berbatasan langsung dengan negara tetangga, yakni Singapura, Malaysia dan Thailand.

”Jumlah pulau terluar kita ada 25. Sebanyak 19 pulau tak berpenghuni. Pulau yang signifikan diduduki untuk sementara ada tiga pulau,” katanya kepada wartawan di Markas Kodam I/BB di Medan, kemarin. Ketiga pulau terluar tersebut adalah Pulau Berhala,di Kabuaten Serdangbedagai, Pulau Nipah di Batam dan Pulau Sekatung di Natuna, Kepulauan Riau (Kepri). Letak ketiga pulau itu sangat strategis dan keberadaannya sangat penting bagi Indonesia.

Pulau Berhala dan Pulau Nipah dijaga prajurit dari Korps Marinir, sedangkan Pulau Sekatung dijaga prajurit Batalyon Infantri (Yonif) 134/Tuah Sakti.”Di Pulau Sekatung juga dibangun patung setinggi 14 meter sebagai tanda. Untuk membangunnya dibutuhkan anggaran sebesar Rp1,3 miliar,”bebernya. Pangdam menambahkan, meningkatkan pengamanan pulau terluar di wilayah Kodam I/BB dari ancaman negara tetangga.

Kalau selama ini pasukan yang ditugaskan dari Marinir,maka pada tahun ini ditambah dari TNI Angkatan Darat (AD). Di Pulau Nipah misalnya, sebelumnya prajurit yang ditugaskan hanya satu kompi dari Marinir, sekarang ditambah menjadi dua pleton Marinir dan satu pleton Prajurit Kodam I/BB. Begitu juga di Pulau Berhala, sebelumnya satu pleton Marinir, menjadi dua pleton Marinir dan satu pleton prajurit Kodam I/BB.

Sementara Pulau Sekatung, sebelumnya satu pleton prajurit Yonif 134/Tua Sakti, nanti dirubah menjadi dua pleton prajurit 134/Tua Sakti dan satu pleton Marinir,” sebutnya. Penggabungan dua angkatan tersebut dimaksudkan untuk lebih mengakrabkan para prajurit. Ke depannya juga tidak tertutup kemungkinan prajurit dari Angkatan Udara (AU) dan Polri ikut menjaga pulau terluar. ”Pak Kapolda (Sumut) juga pernah minta.Tapi saya katakan, polisi bisa masuk kalau sudah ada warga yang ngurus SIM (surat izin mengemudi),” ucap Leo bercanda.

Semua angkatan dan Polri punya komitmen bersama menjaga pulau-pulau terluar di wilayah Sumatera. Keakraban antara prajurit dan anggota Polri harus terus dijaga dan ditingkatkan.Tidak heran,meski menjabat Pangdam, dia sering bertandang ke Kantor Polda Sumut, bahkan kantor polres. ”Saya bisa masuk ke polres,Pak Kapolda (Irjen Pol Oegroseno) juga bisa masuk ke batalyon.

Kita biasa akrab.Kenapa tidak ?,”beber Pangdam. Dalam Rapat Pimpinan (Rapim) TNI AD se-jajaran Kodam I/BB juga disinggung adanya penambahan kekuatan kewilayahan di Kodam I/BB, yakni pada validasi Yon Armed 2 menjadi Yon Armed Roket 2 di Delitua,Deliserdang dan validasi Yon Arhanudse 13 menjadi Yon Arhanud Rudal 13 di Pekanbaru, Riau.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapedda) Sumut Riadil Akhir Lubis sependapat dengan kebijakan Panglima TNI yang menambah pasukan menjaga pulau terluar, seperti Pulau Berhala, di Kecamatan Beringin, Serdangbedagai. Pulau Berhala tersebut kini ditetapkan pemerintah pusat sebagai kawasan strategis nasional.

Karenanya dalam rencana pembangunan Sumut ke depan, Pemprov Sumut tetap mengakomodasi Pulau Berhala. Selain Pulau Berhala, kawasan yang masuk dalam kawasan strategis nasional di Sumut, yakni Danau Toba, dan Medan-Binjai, Deliserdang- Karo (Mebidangro). ”Dalam merencanakan anggaran, kita juga masukan anggaran untuk pembangunan kawasan Pulau Berhala,” paparnya.

Sumber: SINDO

Siswa SMP di Bandung Ciptakan Anti-Virus Ampuh

Siswa kelas dua SMP 48 di Bandung, Arrival Dwi Sentosa, berhasil menciptakan salah satu program anti-virus terbaik di Indonesia. Lebih dari sejuta orang di dalam dan luar negeri telah mengunduh program anti-virus karangannya, Artav.
VOA
Foto: VOA
Arrival Dwi Santosa (duduk, kedua dari kanan) berbincang-bincang dengan Menko Perekonomian Hatta Rajasa (duduk, pertama dari kiri).
Bermula dari kekesalan karena virus kerap menyerang komputernya, Arrival Dwi Sentosa, berinisiatif menciptakan program anti-virus sejak awal 2009 lalu. Anti-virus tersebut ia buat dengan belajar secara otodidak dari berbagai sumber buku untuk pemula. Arrival yang sama sekali tidak memiliki latar belakang khusus di bidang teknologi informatika ini kemudian menamakan anti-virus ciptaannya dengan nama unik, "Nyit-Nyit." Tapi, seiring dengan banyaknya pengunduh yang berasal dari dalam dan luar negeri. Arrival kemudian mengganti nama antivirus ciptaannya dengan nama Artav, singkatan dari Arrival dan Taufik. Taufik adalah nama sang kakak yang turut membantu dalam hal desain anti-virus tersebut.
“(Programnya) saya buat dalam waktu sekitar satu tahun. Jadi, saya pribadi dulu (yang pakai) waktu itu, lalu saya kasih ke teman. Teman saya bilang bagus, lalu saya publikasikan ke internet”.
Hingga kini, sudah lebih dari 1,3 juta orang dari dalam dan luar negeri mengunduh anti-virus Artav. Beberapa negara yang sudah mengunduh anti-virus ini di antaranya Malaysia, India, Perancis, Jerman dan AS. Anti-virus lokal terbaik ketiga di Indonesia ini mampu melumpuhkan sekitar 1.031 jenis virus lokal dan internasional yang sering menyerang komputer.
Berkat prestasinya ini, Arrival diundang oleh civitas akademika Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk menyampaikan kuliah umum di hadapan ratusan mahasiswa, dosen dan pakar telematika Indonesia. Anti-virus Artav ciptaan Arrival diakui sebagai salah satu yang terbaik di Indonesia oleh para pakar telematika yang hadir dalam kuliah umum ini. Pakar telematika Indonesia yang juga anggota Komisi I DPR RI, Roy Suryo, menyebut pola pikir Arrival sudah melebihi anak-anak seusianya. Arrval tidak hanya sekadar menjadi pengguna, tapi juga berpikir untuk menciptakan sesuatu.
“Kalau lihat alasan dia membuat antivirus (adalah) gara-gara dulu pernah terkena virus. Biasanya kalau kena virus kita bikin virus lagi buat mengalahkan. Tetapi ini tidak, Arrival justru membuat anti-nya," puji Roy Suryo

Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa, yang juga Ketua Ikatan Alumni ITB, mengungkapkan kebanggaannya atas prestasi inovator cilik ini. Menurut Hatta, pemerintah harus mendorong, memotivasi dan mengembangkan kreativitas anak-anak Indonesia yang berpotensi turut berperan dalam industri kreatif di masa depan.
Pemerintah melalui Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia akan membantu proses hak paten anti-virus Artav ke Dirjen Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI). Selain itu, ITB juga akan menganugerahkan beasiswa bagi Arrival untuk kuliah di ITB kelak.

VOA

Iran akan Kirim Dua Kapal Perang Lewati Terusan Suez


Menteri Luar Negeri Israel Avigdor Lieberman mengecam rencana Iran itu dan menyebutnya sebagai 'provokasi.'
Foto: Reuters
Sebuah kapal perang Iran melakukan latihan perang di Teluk Persia (foto: dok.).

Media pemerintah Iran mengatakan Iran akan mengirim dua kapal perangnya melalui Terusan Suez.
Stasiun televisi Iran – Press TV – hari Kamis mengutip seorang pejabat angkatan laut Iran yang namanya tidak disebut mengatakan pihak berwenang Mesir menganggap “tidak ada masalah” dengan  lewatnya kapal-kapal itu.
Associated Press mengutip seorang jurubicara Kementerian Luar Negeri Mesir yang mengatakan pihak berwenang Mesir telah menerima permohonan izin supaya kedua kapal diizinkan lewat di Terusan Suez. Kantor berita itu juga mengutip seorang pejabat Terusan Suez yang mengatakan Kementerian Pertahanan akan memroses permohonan itu.
Sebelumnya, seorang pejabat lain hari Kamis mengatakan permohonan izin lewat bagi kedua kapal – satu fregat dan satu kapal pasokan – telah ditarik kembali.
Hari Kamis, televisi Iran menyangkal laporan itu tapi tidak merinci kapan pelayaran itu akan berlangsung.
Menteri Luar Negeri Israel Avigdor Lieberman hari Rabu mengatakan bahwa Iran bersiap-siap mengirim dua kapal perang melalui Terusan Suez untuk pertama kali dalam bertahun-tahun, dan menyebutnya sebagai “provokasi.”

sumber : VOA

BERITA POLULER