Pages

Tuesday, November 16, 2010

Kunjungan Obama Aman, Bukti Kondisi Indonesia Kondusif

JAKARTA--MICOM: Pengamat intelijen Wawan H Purwanto mengatakan, amannya kunjungan Presiden Amerika Serikat Barrac Obama ke Indonesia merupakan bukti bahwa situasi Indonesia kondusif, berbeda dengan yang dipersepsikan pihak luar selama ini.

"Kehadiran Obama ternyata aman-aman saja, tak ada insiden. Ini menunjukkan Indonesia tidak seperti yang digambarkan, terutama oleh pers, di luar negeri," kata Wawan di Jakarta, Rabu (10/11) malam.

Bahkan, lanjut Wawan, hingga Obama meninggalkan Indonesia, kondisi juga tetap aman, tidak ada aksi terorisme seperti yang dikhawatirkan. "Kalau ada demonstrasi itu wajar-wajar saja sebagai negara demokratis, apalagi demonya juga tidak anarkis," katanya.

Dikatakannya, kehadiran pemimpin negara besar ke Indonesia merupakan pertaruhan yang tidak kecil bagi kredibilitas negara ini. "Kalau sampai terjadi apa-apa, lebih-lebih kecelakaan pada Obama, tentu kredibilitas Indonesia akan merosot tajam," katanya.

Dengan amannya kunjungan Obama, yang notabene sempat ditunda berkali-kali karena alasan keamanan, kata Wawan, maka Indonesia kini dipandang sebagai negara yang tidak perlu dikhawatirkan.

Prestasi ini, lanjut Wawan, tentu harus dipertahankan dan terus di tingkatkan sebagai modal Indonesia dalam pergaulan internasional. Pada bagian lain, Wawan menilai kehadiran Obama ke Indonesia menunjukkan bahwa sejatinya Indonesia tetap dipandang dan diperhitungkan, bahkan oleh Amerika Serikat sekalipun.

Oleh karena itu, Indonesia harus mampu memanfaatkan hubungan kedua negara bagi kemajuan di dalam negeri, baik di bidang ekonomi, sosial, teknologi, dan pertahanan keamanan. (Ant/OL-2)

MEDIA INDONESIA

Obama, Juga Warga Topografi TNI-AD

November 10, 2010 by harmen
Filed under: Forum Pertahanan, Pertahanan 
Dunia tidak pernah nyangka, kalau “anak kolong” itu ternyata menjadi presiden dari Negara adi daya dunia. Anak kolong sungguhan sih bukan, tetapi ayah tiri Obama adalah letnan dua Loro Sutoro, prajurit  TNI-AD, korps Topografi. Sebagai seorang prajurit dari korps yang sama, saya sungguh merasa bangga, bahwa seorang “anak” senior bisa jadi orang nomor satu di Dunia. Simbol dari “the American Dreams”, Mau disebut ikut-ikutan numpang nama, terserahlah. Yang jelas, semangat wara Topografi AD ada di dalam pola hidupnya. Ga ada salahnya kan.
Korps Topografi adalah salah satu korps milik TNI-AD yang secara professional menangani persoalan survei dan pemetaan (survey and mapping). Korps inilah yang memberikan informasi terkait kondisi topografi wilayah, berikut seluruh ikutannya (info Ipoleksusbudhan) yang diperlukan oleh TNI-AD dalam menyusun berbagai strategi dan taktis untuk mendukung semua operasinya. Korps Topografi ini, adalah kelanjutan brigade Topografinya Belanda sejak zaman 350 tahun sebelum kemerdekaan. Korps inilah yang memetakan semua SDA, batas wilayah antar Negara jajahan dengan Negara tetangganya. Korps Topografi di AS sendiri adalah “mata ujung tombak” yang menjelma menjadi Defence Map Agency, NIMA dan namanya terus berubah, sesuai kepentingan intelijen AS. Sayang gagasan membuat lembaga sejenis di Indonesia, keburu surut (karena penggagasnya Mayjen Dr.Syarifudin Tippe, bergeser dari Dirjen Strahan Kemhan menjadi Rektor Unhan). Semua karya sesepuh Corps Topografi masih tertera dengan baik dalam bentuk traktat 1891,1915 dan 1928 antara RI-Malaysia di Kalimantan; Traktat 1850 (RI-Papua Nugini di Papua) dan Traktat 1859,1893 dan 1904 (RI-Timor Leste di Timor). Korps Topografi mempunya tradisi kerjasama yang baik dengan berbagai Negara sahabat seperti Amerika, Australia, Canada, Inggris dan para perwiranya sering saling tukar pelatihan, pendidikan  dsb. Nah salah satu perwira yang sedang ikut pendidikan itulah yang kemudian mempersunting ibunya sang Presiden.
Sebagai seorang prajurit yang dibesarkan di jajaran TNI, saya paham betul artinya kesederhanaan. Bagaimana seorang prajurit harus bisa menyesuaikan diri dalam semua keterbatasan, bagaimana mematut diri dalam penampilan meski hanya punya seragam satu di badan. Keterbatasan adalah keterbatasan dalam apa saja. Saya yakin, kehidupan seorang prajurit dalam sehariannya, sesungguhnya tidak beda dengan kehidupan para pemulung, tinggal di gedung-gedung besar,tapi di emperannya, tidurnya hanya diatas pelbed, dilengkapi kelambu, ga peduli panasnya malam.  Begitu pajar menyingsing, semua kelambu dan tetek bengek dikemas, disimpan dengan rapi dan kembali menekuni tugas mengawal negeri. Mengabdi sebagai prajurit mempunyai kegembiraan tersendiri.

Dalam kondisi seperti itu, prajurit muda itu memboyong seorang bidadari dari dunia maju. Menurut saya, itu adalah suatu kemampuan persuasi yang luar biasa. Bagaimana seorang prajurit “yang di negaranya” sebenarnya sama saja dengan “kere balung”. Bisa dibayangkan bagaimana hebatnya prajurit itu bisa “mematut” diri, sehingga sang bidadari mau dan berkenan mempertaruhkan seluruh hidupnya dengan sang prajurit tersebut. Dan benar saja, ketika mereka tinggal di Jakarta, sang prajurit itupun telah melakukan segala cara agar bisa tetap hidup, termasuk mengizinkan istrinya ikut kerja. Juga termasuk dengan cara “melego”, ya salah satunya melego mesin tik..dan bahkan dalam puncaknya, terpaksa mencari kehidupan yang lebih layak..yakni dengan keluar dari Korps Topografi TNI-AD, ke Pertamina. Namun demikian, selama mereka di lingkungan kehidupan prajurit..meski dengan semua keterbatasannya..tetapi keluarga itu tetap utuh…berbeda dengan ketika keuangannya sudah membaik..malah perceraianlah yang terjadi..keluarga itupun berpisah baik-baik.
Bagaimanapun Obama pernah merasakan sebagai anak “kolong” dan anak kolong TNI-AD, dan hemat saya..dia tidak akan pernah melupakan itu..dan saya percaya justeru semangat anak kolong itulah yang telah memberinya bekal inspirasi atau kekuatan menghadapi kerasnya kehidupan di negeranya…tetapi setidaknya..dia pernah bersama..orang-orang yang tabah, tahan banting, ulet, disiplin , rendah hati dan bersahabat…kalau anda pernah merasakan sebagai anak kolong…anda akan merasakan suasana bathin akan rasa persahabatan..yang terstruktur..semisal bisa menerima ke salahan kawan..hanya karena atasan bilang kita harus menerimanya..dan jangan membesar-besarkannya..
Kini Obama adalah seorang presiden..kita juga sangat gembira dengan pencapaian seperti itu, kita percaya Tuhan memperlihatkan bahwa di duniaNya ini sesungguhnya apa saja bisa terjadi..termasuk menempatkan seorang anak biasa saja, dari kalangan biasa, dan kulit berwarna pula, dan ndilalah pernah jadi “warga” Indonesia, Negara muslim terbesar di Dunia, jadi seorang presiden di Negara adi daya. Selama ini dalam persepsi kita(minimal saya) sangat yakin bahwa sesungguhnya Amerika, meski selalu diyakini warganya sebagai negara impian, tidak pernah bisa melihat dan membayangkan bahwa  bekas anak “budak”nya akan menempati posisi sebagai seorang pimpinan, terlebih lagi jadi pimpinan Negara. Tetapi nyatanya, bisa. Alangkah besarnya jiwa Negara adi daya itu. American Dreams itu memang riel.
Saya melihat Negara kita juga, ada semacam kesan tidak akan memperlihatkan “the real” kehidupan sang Presiden ketika ia pernah jadi bagian dari Negara ini. Tetapi cukuplah mencuplik-cuplik beberapa sekuen kehidupan sang presiden dari sisi yang wajar dan manis-manis saja..kehidupan yang sebenarnya itu biarlah alam saja dan presiden adi daya itu sajalah yang tahu… tetapi bagi warga kita yang anti “pola kebijakan standar ganda Amerika selama ini”, setidaknya dapatlah menahan diri..khususnya ketika sang presiden itu berkunjung ke Negara ini..mari kita perlihatkan bahwa kita mampu membedakan antara sang presiden sebagai seorang “human”, seorang manusia, kita sambut dia secara hangat..tetapi sebagai presiden adi daya AS..kita sampaikan agar sudilah melihat Negara-negara islam yang selama ini jadi “mainannya” agar mau melihat dari sisi kemanusiaannya..lihatlah mereka dari kacamata islam sejati..islam yang bersahabat..kalau mau ya seperti kita disini…kita sayangi islamnya tetapi kita juga habisi para terorisnya..dengan cara kita sendiri..
Selamat Datang  Presiden..kita pernah jadi saudara…dan harapannya..Indonesia-Amerika pantas menjadikannya momen untuk kebaikan bersama…sebagai ptajurit saya sebenarnya punya impian..agar dalam momen seperti ini..negara memberi kesempatan kepada menhan..atau panglima ..atau kasad untuk menyampaikan salam dan semacam mengingatkan..bahwa Berry Obama juga pernah jadi warga keluarga besar TNI…mana tahu hal-hal semacam itu bisa dikembangkan Kemlu jadi bahan komunikasi diplomasi dalam upaya mempererat persahabatan pertahanan antara kedua Negara… Selamat Datang di Indonesia.
(www.harmenbatubara.com,www.wilayahperbatasan.com,www.
wilayahpertahanan.com,
www.kawasanperbatasan.com)

Satelit Telkom-3 Diluncurkan Tahun 2012


0diggsdigg

illustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Untuk memperkokoh posisinya sebagai pemain terkemuka di bisnis telekomunikasi, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) berniat meluncurkan satelit Telkom-3 pada tahun 2012. Satelit senilai 170 juta dollar AS tersebut, disiapkan sebagai pengganti satelit Telkom-2.

Direktur Keuangan Telkom Sudiro Asno berharap, keberadaan satelit baru itu membantu Telkom merangkul pelanggan baru. Di pasar seluler, jumlah pelanggan TLKM per akhir September 2010 bertambah 17 persen jika dibanding periode yang sama tahun lalu menjadi 93 juta pelanggan. Sedang penggguna internet tumbuh 56 persen year on year (yoy) dari 979.000 menjadi 1,5 juta pelanggan. Adapun pelanggan CDMA (Flexi) naik 13 persen menjadi 16,8 juta pelanggan.

Saat ini, Telkom masih menguasai pangsa pasar telekomunikasi domestik. Perinciannya, 99 persen pasar sambungan tetap (fixed line), 57 persen untuk fixed wireless, seluler 47 persen, serta layanan data dan internet hingga 70 persen.

Satelit bersama

Selain Telkom-3, Telkom juga akan meluncurkan satelit baru bekerjasama dengan PT Indosat Tbk. Di bursa saham, sempat beredar spekulasi rencana peluncuran ini batal. Namun isu pembatalan itu dibantah Telkom maupun Indosat.

Vice President & Marketing Communications Telkom Eddy Kurnia mengatakan, proyek kerjasama satelit tetap berjalan sesuai dengan nota kesepahaman yang telah diteken kedua perusahaan.

Head of Public Relations Indosat Djarot Handoko menyatakan, kerjasama kini memasuki tahap pembahasan teknis. "Kami masih menyeleksi delapan pembuat satelit, mayoritas asing," ujar dia. Hasil seleksi baru ketahuan pada Januari 2011 mendatang. Setelah itu, baru Telkom dan Indosat merundingkan biaya yang harus ditanggung masing-masing.

Sumber: KOMPAS

Lanud Husein Dukung Kegiatan Terjun Malam Paradas


0diggsdigg

SISWA paradas TNI Angkatan Darat sedang memasuki pesawat C-130 Hercules A-1319 di Apron Lanud Husein S.. untuk melakukan penerjunan malam hari.

BANDUNG, (PRLM).- Sebagai pangkalan pendukung operasi, Lanud Husein Sastranegara Bandung siap mendukung setiap kegiatan yang berkaitan dengan operasi, seperti halnya kegiatan penerbangan. Demikian juga pada kegiatan penerbangan penerjunan malam, siswa Para Dasar (Paradas) TNI Angkatan Darat dari Pusdik Kopassus Batujajar, Bandung, Lanud Husein Sastranegara membantu kelancaran program tersebut.

Dukungan diawali dengan briefing penerbangan yang dipimpin oleh Kepala Dinas Opersi Lanud Husein Sastranegara, Letkol Nav Triswan Larosa, S.sos. Kegiatan penerjunan malam itu diikuti 403 siswa paradas selama tiga hari yang sebelumnya telah melaksanakan penerjunan pada siang hari.

Kegiatan penerjunan menggunakan pesawat C-130 Hercules A-1319 dari Skadron Udara 31 Lanud Halim, Jakarta, dengan Pilot Mayor Pnb Pata. Latihan terjun malam tingkat para dasar dengan dropping area Pusat Pendidikan Kopassus, Batujajar, Bandung, sementara take off/landing pesawat dilaksanakan di Appron Lanud Husein S..

Pada penerjunan malam hari para siswa dilepas dari ketingian 10.000 feet yang dibagi dalam lima sortie. Menurut Kapten Inf Nanang selaku kordinator dari Pusdik Kopassus, terjun malam ini merupakan suatu keharusan bagi para siswa untuk bekal di kesatuan nantinya.

Sumber: PIKIRAN RAKYAT

Monday, November 15, 2010

Peringatan HUT Marinir di Kongo Afrika


0diggsdigg


KONGO (Pos Kota) – Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Kompi Zeni (Kizi) TNI Konga XX-H/Monusco (Mission de I’Organisation de republic des Nation Unies Pour la Stabilisation en Republique Democratique du Congo), Letkol Czi Widiyanto bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) pada Peringatan Hari Ulang Tahun ke 65 tahun 2010 Korps Marinir di lapangan Bumi Cenderawasih Dungu, Senin pagi (15/11).

Sebanyak dua puluh anggota pasukan elit TNI AL dari Korps Marinir yang tergabung dalam Satgas Konga XX-H ini merayakan ulang tahun korps kebanggaannya yang dilaksanakan dengan sederhana.

HUT Korps Marinir ini merupakan manifestasi untuk menumbuhkembangkan dan memperkuat jiwa korsa, kebanggaan, kecintaan dan kehormatan bagi prajurit Korps Marinir dalam meningkatkan semangat juang serta pengabdian kepada bangsa dan negara. Sejarah mencatat hingga di usia ke 65 tahun, Korps Marinir tetap konsisten menempatkan dirinya sebagai Garda Utama bersama komponen TNI dan komponen bangsa lainnya dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI.

Torehan tinta emas dalam perjalanan sejarah panjang Korps Marinir TNI Angkatan Laut dalam pengabdian kepada bangsa dan negara, sebagai wujud nyata bahwa Korps Marinir dalam menjaga kewibawaan pemerintah dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Demikian dikatakan Kasal Laksamana TNI Soeparno dalam amanat tertulisnya yang dibacakan Dansatgas Konga XX-H Letkol Czi Widiyanto di hadapan peserta upacara HUT Korps Marinir tersebut.

Melalui Dansatgas Konga XX-H/Monusco, Kasal dalam amanatnya memberikan penekanan sebagai berikut ; Setiap anggota Korps Marinir agar teguhkan Iman dan Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan semangat pengabdian untuk memberikan karya terbaik demi TNI Angkatan Laut, TNI, bangsa dan Negara Indonesia. Tingkatkan disiplin dengan senantiasa berpedoman kepada Sapta Marga, Sumpah Prajurit, Delapan Wajib TNI, Sebelas Azas Kepemimpinan TNI dan Trisila TNI Angkatan Laut sebagai jati diri dalam melaksanakan tugas negara. Pertajam dan tingkatkan profesionalisme prajurit Korps Marinir TNI Angkatan Laut agar senantiasa mampu menuntaskan setiap tantangan tugas.

Waspada dan laksanakan prosedur keselamatan kerja serta Standard Operating Procedure (SOP), di setiap kegiatan. Pegang teguh komitmen pembangunan TNI Angkatan Laut menuju kekuatan pokok minimum demi terwujudnya Angkatan Laut yang handal dan disegani. Korps Marinir juga menjunjung tinggi nilai dan semangat kebersamaan serta meningkatkan kepekaan terhadap setiap perubahan, pegang jati diri dan identitas yang kuat sebagai prajurit Korps Marinir. Tingkatkan soliditas antara keluarga besar TNI/TNI Angkatan Laut dengan rakyat dalam rangka memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.

Pada kesempatan ini juga Kasal menyampaikan ucapan selamat dan penghargaan yang tinggi atas pengabdian yang diberikan Korps Marinir khusunya dan TNI Angkatan Laut pada umumnya. Secara khusus Kasal mengucapkan terimakasih kepada seluruh prajurit Marinir yang saat ini tengah bertugas baik di daerah-daerah perbatasan, pulau terluar dan pada misi PBB.

Diakhir acara, Dansatgas Konga XX-H/Monusco Letkol Czi Widiyanto dan seluruh Perwira yang ada di Camp Bumi Cenderawasih dan peserta upacara memberikan ucapan selamat kepada anggota Korps Marinir TNI Angkatan Laut yang berulang tahun.

Sumber : POS KOTA

"Michelle dan Saya Mengucapkan Selamat Idul Adha"

Michelle dan Saya Mengucapkan Selamat Idul Adha
Jakarta (ANTARA News) - Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengucapkan selamat Hari Raya Idul Adha kepada masyarakat muslim seluruh dunia, termasuk Indonesia, demikian siaran pers Kedutaan Besar AS di Jakarta, Selasa.

"Michelle dan saya mengucapkan selamat Hari Raya Idul Adha kepada umat muslim di seluruh dunia dan mendoakan keselamatan bagi mereka yang sedang menjalankan ibadah Haji," kata Obama.

Tahun ini, kata Obama, hampir tiga juta anggota jamaah haji dari lebih 160 negara - termasuk Amerika Serikat - berkumpul di Mekah dan sekitarnya untuk menunaikan ibadah haji.

Mantan senator Illinois itu melanjutkan, pada Hari Raya Idul Adha, umat muslim di seluruh dunia akan memperingati kesediaan Nabi Ibrahim mengorbankan putranya, dan membagikan makanan kepada mereka yang kurang beruntung.

"...mengingatkan akan nilai-nilai bersama dan akar yang sama dari tiga agama besar di dunia," ulas Obama mengenai pengorbanan Ibrahim AS itu.

"Atas nama rakyat Amerika Serikat, kami mengucapkan selamat menunaikan ibadah Haji.  Semoga menjadi haji yang mabrur dan Eid Mubarak," demikian Obama.  (*)

Antara

Lockheed Martin F-35 Begins Flying Block 1 Software


A Lockheed Martin F-35B stealth fighter lifts off from Naval Air Station Patuxent River, Md., carrying Block 1 software, the fundamental building block for all future avionics software on the F-35.

15 November 2010, NAVAL AIR STATION PATUXENT RIVER, Md. -- The fundamental building block for all future avionics software on the Lockheed Martin [NYSE: LMT] F-35 Lightning II stealth fighter has entered flight testing on an F-35 test jet.

“Block 1,” the first of three principal software-development blocks for the F-35’s mission systems, made its inaugural flight on Nov. 5 in the F-35B short takeoff/ vertical landing (STOVL) aircraft known as BF-4. The functional check flight from Naval Air Station Patuxent River lasted 1.5 hours, and all planned test points were accomplished.

“Getting this software up and flying in an F-35 is a big step in the process of validating our avionics system and ensuring that it operates in a way that gives our warfighters a clear advantage over any adversary,” said Larry Lawson, Lockheed Martin F-35 program general manager. “The flight went as planned, and we look forward to expanded mission systems testing in the coming months.”

The Block 1 software will enable most of the primary sensors on the F-35, which possesses the most powerful and comprehensive mission systems package of any fighter ever to fly. Block 1 forms the foundation of all subsequent software blocks. It enables information fusion from the F-35’s radar, electronic warfare system, distributed aperture system, electro-optical targeting system and other sensors, and provides initial weapons-release capability.

Block 1 has been undergoing airborne testing since May on the Cooperative Avionics Test Bed, a highly modified 737 airliner that incorporates the entire integrated F-35 mission systems suite, including an F-35 cockpit. The test bed provides initial in-flight validation for F-35 software blocks before they are introduced into actual F-35 aircraft.

The F-35 Lightning II is a 5th generation fighter, combining advanced stealth with fighter speed and agility, fully fused sensor information, network-enabled operations and advanced sustainment.

Lockheed Martin is developing the F-35 with its principal industrial partners, Northrop Grumman and BAE Systems. Two interchangeable F-35 engines are under development: the Pratt & Whitney F135 and the GE Rolls-Royce Fighter Engine Team F136.

Headquartered in Bethesda, Md., Lockheed Martin is a global security company that employs about 133,000 people worldwide and is principally engaged in the research, design, development, manufacture, integration and sustainment of advanced technology systems, products and services. The Corporation’s 2009 sales from continuing operations were $44.0 billion.


Lockheed Martin

BERITA POLULER