Pages

Thursday, November 11, 2010

Kapal Cepat Rudal Nasional 40 Meter


Model Kapal Cepat Rudal KCR-40 diproduksi di PT Palindo Marine Shipyard Batam. (Foto: Berita HanKam)

12 November 2010 -- TNI AL bekerja sama dengan PT Palindo Marine Shipyard Batam membuat Kapal Cepat Rudal KCR-40. Badan kapal bagian bawah dari bahan aluminium baja sedangkan bagian atas fiberglass. Harga kapal Rp 60 milyar, diluar sistem persenjataan senilai 200 juta dolar. TNI AL akan membeli sistem persenjataan dari negara barat sedangkan rudal anti kapal buatan Cina. TNI AL telah memesan 22 kapal jenis ini hingga 2014.

Panjang kapal 43 m, kecepatan 27 knot ditenagai mesin 3x MAN V12 masing-masing menghasilkan tenaga 1800 HP 2300 RPM. Kapal dilengkapi 43 tempat tidur.

Kapal dipersenjatai sepucuk meriam, dua senapan mesin 12,7 mm, empat peluncur rudal anti kapal serta peluncur rudal anti serangan udara.

Berita HanKam

LST 117 Meter Rancangan PT, DKB


LST 117 Meter rancangan PT. Dok & Perkapalan Kodja Bahari (Persero). (Foto: Berita HanKam)

12 November 2010 -- PT. Dok & Perkapalan Kodja Bahari (Persero) merancang kapal pengangkut tank (LST) 117 meter guna menggantikan LST TNI AL yang sudah uzur. Kapal dipersenjatai dua pucuk meriam di bagian haluan dan dua di buritan serta mampu didarati satu helikopter di bagian buritan.

Kapal dapat membawa 162 awak kapal, 10 awak helikopter serta 733 pasukan. Daya angkut kapal lebih besar dibandingkan LST rancangan PT. PAL, dimana 124 awak kapal, 7 awak helikopter dan 651 pasukan.

TNI AL membutuhkan sedikitnya tujuh LST untuk menggantikan LST eks Amerika Serikat yang telah berumur 60 tahun.

PT. Dok & Perkapalan Kodja Bahari (Persero) telah membuat kapal tunda samudera KRI Louser.

Berita HanKam

Lanud Sulaiman Kirim Bantuan Korban Merapi


Pentak Lanud Slm - 12/11/2010

Komandan Lanud Sulaiman Kolonel Pnb Gutomo, S.I.P didampingi para kadis dan Komandan Skadik sesaat sebelum melepas keberangkatan kendaraan yang membawa bantuan untuk korban merapi . (foto: Pentak Lanud Slm)
Komandan Lanud Sulaiman Kolonel Pnb Gutomo, S.I.P bertempat di lapangan upacara staf II hari ini melepas keberangkatan beberapa kendaraan yang membawa bantuan atau sumbangan untuk disampaikan kepada korban letusan gunung merapi, Yogyakarta . (Jum’at,12/11)

Keberangkatan kiriman bantuan untuk korban merapi tersebut disaksikan oleh seluruh anggota Lanud Sulaiman usai apel pagi. “Bantuan yang kita berikan ini jangan dilihat dari besar atau kecil. Namun, hal ini adalah wujud dari bentuk empati, soliditas dan solidaritas terhadap sesama,”kata Danlanud yang berkesempatan memberi kata sambutan.

Danlanud pun menyampaikan setelah bantuan ini diberikan kepada korban Merapi, pihak panitia masih membuka pintu kepada seluruh anggota Lanud Sulaiman yang masih ingin memberikan bantuan, dan selanjutnya akan disampaikan kepada yang berhak menerima.

TNI AU

LANUD SUPADIO GELAR LATIHAN PAGAR BETIS 2010


Pentak Lanud Spo - 11/11/2010

Anggota Lanud Supadio sedang mengejar perusuh yang berusaha memasuki Pangkalan TNI AU Supadio pada latihan ”Pagar Betis 2010”.
Lanud Supadio merupakan salah satu Pangkalan Induk yang berfungsi sebagai pendukung pelaksanaan operasi udara serta memberikan dukungan administrasi dan logistik. Agar operasi-operasi udara dan kegiatan-kegiatan lain dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar, maka diperlukan adanya suatu kondisi keamanan yang mantap, terhindar dari segala macam dan bentuk ancaman, gangguan dan tantangan serta hambatan baik fisik maupun non fisik.

Berkaitan dengan hal tersebut, untuk meningkatkan kemampuan personelnya maka Lanud Supadio menggelar latihan Keamanan Pertahanan Pangkalan dengan sandi “Latihan Pagar Betis 2010”. Latihan ini dilaksanakan sehari, Kamis (11/11) dengan mengambil wilayah latihan di sekitar Pangkalan TNI AU Supadio.

Komandan Lanud Supadio Kolonel Pnb Imran Baidirus, S.E. sebagai Penanggungjawab Latihan menjelaskan “Latihan Pagar Betis 2010” bertujuan untuk memantapkan personel Pangkalan TNI AU Supadio dalam memelihara dan meningkatkan keterampilan dalam mendukung pengamanan wilayah Pangkalan TNI AU Supadio terutama dalam pengamanan obyek vital pesawat Hawk 100/200, apabila ada tindakan anarkis massa yang mengancam,’ ujar Danlanud.

Oleh karena itu, lanjut Danlanud, “Latihan Pagar Betis 2010” merupakan suatu proses kegiatan yang bertahap dan berkelanjutan serta lebih meningkat mutunya. Oleh sebab itu mekanisme latihan diusahakan mendekati keadaan yang sebenarnya. “Setelah latihan ini berakhir tentunya kita harus melakukan evaluasi, sudah sejauhmana pelaksanaannya, apa sudah sesuai dengan petunjuk skenario latihan dan sejauhmana memenuhi tujuan dan sasaran yang harus dicapai,” tegas Danlanud.

Selain itu latihan ini juga bertujuan untuk melatih kerjasama/koordinasi dengan satuan/instansi samping khususnya PAP II Cabang Bandara Supadio, Koramil, Polsek Sungai Raya dan satuan TNI terdekat.

Latihan ini melibatkan personel sebanyak 204 orang terdiri Komando Latihan 13 orang dan pelaku 191 orang. Dalam latihan itu, terdapat beberapa macam kegiatan dari manuver lapangan dan sifat satu pihak dikendalikan. Peserta yang terlibat terdiri dari personel Lanud Supadio dan Batalyon 465 Paskhas.

TNI AU

KUNJUNGAN PASIS SESKO ROKAF DI KOOPSAU I


Pen Koopsau I - 11/11/2010

Pangkoopsau I Marsda TNI Dede Rusamsi didampingi Kastaf Koopsau I Marsma TNI Bagus Puruhito menerima kunjungan Brigadier General Kim Myung Ho beserta Staf Seskoau Republik Korea Selatan di Ruang Kerja Pangkoopsau I, Kamis (11/11). ***(Pen Koopsau I)
Panglima Komando Operasi Koopsau I Marsekal Muda TNI Dede Rusamsi didampingi Kepala Staf Koopsau I Marsekal Pertama TNI Bagus Puruhito menerima kunjungan kehormatan Commandant of Air University Brigadier General Kim Myung Ho beserta rombongan Pasis Sesko Rokaf (Republic of Korean Air Force) di Koopsau I, Kamis (11/11).

Rombongan yang berjumlah 119 orang tersebut melaksanakan kunjungan singkat ke Koopsau I dalam rangka Kunjungan Delegasi Pasis Seskoau Republik Korea ke Indonesia terutama di beberapa instansi TNI Angkatan Udara.

Dalam sambutan Pangkoopsau I yang dibacakan Kepala Staf Koopsau I Marsma TNI Bagus Puruhito mengatakan bahwa dalam kegiatan kunjungan ini, merupakan kesempatan yang baik untuk saling berbagi ide, pandangan, pengalaman dan terutama ilmu pengetahuan, yang diharapkan menguntungkan bagi kedua Angkatan Udara,

Panglima juga berharap dengan adanya study banding ini dapat mempererat tali persahabatan antara kedua Angkatan Udara.

Sebelumnya, Pasis Seskoau Republik Korea melaksanakan kunjungan ke Seskoau, Lembang Bandung.


Pangkoopsau I Marsda TNI Dede Rusamsi saat foto bersama dengan Rombongan Pasis Seskoau Republik Korea Selatan dalam rangka kunjungan ke Koopsau I, Kamis (11/11). ***(Pen Koopsau I)

TNI AU

BATALYON 466 PASKHAS LATIHAN FREE JUMP


Pentak Lanud Hnd - 11/11/2010
Sebanyak 110 personel Batalyon 466 Paskhas Kamis(11/11) melaksanakan latihan Free Jump dengan menggunakan Pesawat Helly Skadron Udara 6 Lanud Atang Senjaya Bogor di Pantai Barobong Makassar Sulsel yang dipimpin langsung oleh Komandan Batalyon 466 Paskhas Letkol Psk Sujatmiko.

Latihan Free Jump yang berlangsung sehari tersebut bertujuan untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan prajurit khususnya dalam bidang SAR, baik SAR Tempur (Combat SAR) maupun SAR dalam rangka OMSP(Operasi Militer Selain Perang) seperti melaksanakan tugas bantuan dalam penanggulangan akibat bencana alam.

Menurut Komandan Batalyon 466 Paskhas Letkol Psk Sujatmiko yang juga ikut latihan bersama anak buahnya tersebut mengatakan bahwa latihan free Jump ini juga merupakan upaya satuan agar tercapai kesiapan operasional dalam penanggulangan bencana alam khususnya bencana alam aspek air seperti sunami.

Sebagai prajurit TNI , kata Letkol Psk Sujatmiko, kita harus peka dan senantiasa tanggap serta siaga dalam menghadapi segala kemungkinan khususnya dalam penanggulangan bencana alam dan dengan latihan ini diharapkan dapat menambah pengetahuan, ketrampilan dan ketangkasan untuk menghadapi tugas-tugas kedepan yang semakin berat.

Latihan yang merupakan aplikasi dari program kerja tersebut , juga merupakan sinergi dari berbagai uinsur yaitu Lanud Sultan Hasanuddin, Helly Skadron Udara 6 dengan Kapten Pilot Kapten Pnb Ronal dan satuan Batalyon 466 Paskhas serta satuan terkait lainnya.

TNI AU

TNI AU IKUTI PAMERAN INDODEFENCE


Dispenau - 11/11/2010

Stan TNI AU Pada Pameran Indodefence 2010 di Kemayoran Jakarta Pusat (Foto : Dispenau)
Dalam Pameran Indodefence: Indoaerospace, Indomarine 2010 yang diselenggarakan Kementerian Pertahanan (Kemhan) dan dibuka oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, di Hall D Kemayoran Jakarta, Rabu (10/11), TNI Angkatan Udara ikut berpartisipasi dengan menampilkan berbagai peralatan yang selama ini digunakan personel TNI AU.

Pada pameran yang diikuti 14 negara tersebut, TNI AU menampilkan dalam bentuk in door maupun out door. Untuk in door oleh Dinas Penerangan TNI AU (Dispenau) dan Akademi Angkatan Udara (AAU) sedang out door diwakili oleh Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI AU (Dislitbangau).

Untuk in door, materi yang dipamerkan antara lain miniatur berbagai jenis pesawat terbang yang dimiliki TNI AU, manekin Paskhasau beserta perlengkapan tempur seperti untuk HAHO/HALO (Hight Altitude Hight Opening/ Hight Altitude Low Opening), manekin penerbang tempur, manekin Wanita Angkatan Udara (Wara), kepangkatan dan tanda jasa serta buku-buku tentang TNI Angkatan Udara.

Selain itu juga senjata laras panjang maupun rompi anti peluru. Sedang untuk out door, materi yang dipamerkan meliputi payung parasut, drugchute pesawat tempur, bom , roket dan sebagainya.

Dalam Pameran Indodefence 2010 yang berlangsung dari tanggal 10 hingga 13 November di Kemayoran ini, stand TNI Angkatan Udara baik in door maupun out door mendapat perhatian dari berbagai lapisan masyarakat yang menyaksikan .

Selama pameran berlangsung, Tim Aerobatik Udara Roulette dari Australia akan melakukan berbagai manuver terbang aerobatik dengan menggunakan pesawat PC-9 yang take off dan landing dari Lanud Halim Perdanakusuma.

TNI AU

BERITA POLULER