Danjen Kopassus TNI-AD Mayjen TNI Lodewijk F. Paulus. (ANTARA)
Danjen Kopassus TNI-AD Mayjen TNI Lodewijk F. Paulus. (ANTARA)
Ngamprah (ANTARA News) - Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Brigjen TNI Lodewijk F Paulus menyatakan, prajurit harus menjadikan tersebarnya video kekerasan yang dilakukan militer sebagai studi kasus sekaligus pelajaran berharga.
"Prajurit Kopassus harus bisa menjunjung tinggi HAM," kata Lodewijk F Paulus kepada wartawan usai menutup Pelatihan Hukum Humaniter dan HAM untuk prajurit Kopassus di Pusdikpassus Batujajar Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jabar, Jumat.
Oleh karena itu, kata dia, untuk mencegah terjadinya pelanggaran HAM, hukum humaniter dan HAM dimasukkan sebagai kurikulum bagi prajurit Kopassus.
"Tuntutan terhadap pasukan Kopassus bukan hanya kepandaian dalam taktik berperang melainkan juga harus menjiwai hukum secara benar dan proporsional," kata
Dia menjelaskan, pelaksanaan pelatihan hukum dan HAM itu tidak ada kaitannya dengan tersebarnya video kekerasan melainkan sebagai kegiatan rutin tahunan Kopassus.
Kegiatan yang dimaksudkan untuk meningkatkan pemahaman terhadap hukum dan HAM bagi prajuritnya itu, kata dia, telah diselenggarakan sejak 2001.
Menurut Lodewijk, prajurit Kopassus diharuskan tidak hanya bertempur dengan baik tapi juga harus benar agar tidak ada lagi kekerasan dan pelanggaran HAM yang dilakukan prajurit Kopassus.
"Setiap materi yang telah diajarkan dalam pelatihan harus bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari dan ditularkan kepada prajurit lainnya sehingga dalam menjalankan tugasnya ada kesatuan visi," tandasnya.
Sementara itu, Kepala Hukum Kopassus Letkol Chk I Nyoman Suparta menerangkan, kegiatan pelatihan itu diselenggarakan bagi seluruh prajurit yang ada di kesatuan Kopassus.
Pelatihan yang ditutup Jumat, diikuti 48 prajurit.
Kegiatan ini merupakan hasil kerjasama Fadilah Rusdi Rizki Law Office dan Pusat HAM Norwegia (NCHR)
"Dalam pelaksanaannya acara ini dipantau langsung oleh Komisi Nasional Hak Azasi Manusia. Komnas HAM memantau pelaksanaan metode yang kita gunakan dalam pelatihan ini," katanya.(*)
(ANT-215/C/s018/r009)
Antara
Friday, October 29, 2010
Indonesia Usulkan Integrasi Kerjasama ASEAN-PBB
Hanoi (ANTARA News) - Presiden Susilo Bambang Yudhyono mengusulkan integrasi kerjasama negara-negara anggota ASEAN dan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk menciptakan kerjasama yang terukur dan menyeluruh.
"Presiden mengemukakan konsep untuk meningkatkan hubungan ASEAN dan PBB menjadi yang sifatnya komprehensif karena selama ini sifatnya sektoral," kata Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa ketika ditemui setelah mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam pertemuan puncak ASEAN-PBB yang digelar di National Conventional Center, Hanoi, Vietnam, Jumat petang.
Marty mengatakan, selama ini negara-negara anggota ASEAN hanya bekerjasama dengan badan-badan utusan PBB secara terpisah. Menurut dia, belum pernah ada kerjasama antara negara anggota ASEAN dengan seluruh badan PBB secara terintegrasi.
Untuk itu, katanya, Indonesia mengusulkan kerjasama terpadu. Dengan begitu, ASEAN dan PBB akan dapat membangun kerjasama di berbagai bidang secara komprehensif atau menyeluruh.
Menurut Marty, kerjasama yang komprehensif dan lintas sektoral itu akan mempermudah proses penilaian atau evaluasi terhadap setiap kemajuan atau bahkan kelemahan kerjasama yang sedang dilakukan.
Marty menjelaskan, kerjasama yang terintegrasi juga merupakan usulan Indonesia yang akan diusung selama menjabat sebagai Ketua ASEAN pada 2011.
"Tadi hal ini oleh Sekjen PBB disambut positif, jadi kita akan bekerja untuk mencapai hal tersebut," kata Marty.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengikuti pertemuan puncak ke-3 ASEAN-PBB di di National Conventional Center, Hanoi. Dalam pertemuan itu, Presiden Yudhoyono didampingi oleh Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa dan Menko Perekonomian Hatta Rajasa.
Sebelum memulai pertemuan, para pemimpin negara anggota ASEAN dan Sekjen PBB Ban Ki-moon sebagai mitra wicara melakukan sesi foto bersama.
Pada sesi foto itu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berdiri di antara Perdana Menteri Vietnam Nguyen Tan Dung dan Sultan Brunei Sultan Hassanal Bolkiah.
Pertemuan puncak ke-3 ASEAN-PBB merupakan salah satu sesi dalam rangkaian pertemuan puncak ke-17 ASEAN di Hanoi, Vietnam.(*)
(T.F008/H-KWR/R009)
Antara
Pasukan Korut Tembak Pos Militer Korsel
Seorang tentara Korut melihat dengan menggunakan binokular di sisi utara desa perbatasan Panmunjom di zona bebas militer yang memisahkan dua Korea di Paju. (ANTARA/REUTERS/Jo Yong-Hak)
Seorang tentara Korut melihat dengan menggunakan binokular di sisi utara desa perbatasan Panmunjom di zona bebas militer yang memisahkan dua Korea di Paju. (ANTARA/REUTERS/Jo Yong-Hak)
Seoul (ANTARA News/AFP) - Pasukan Korea Utara , Jumat menembaki satu pos militer Korea Selatan dekat perbatasan mereka yang tegang dan tentara Korea Selatan membalas, kata militer Seoul, meningkatkan ketegangan menjelang KTT G-20 bulan depan.
Korea Utara (Korut) menembakkan dua peluru ke pos penjagaan garis depan pada pukul 17:26 waktu setempat (15:26 WIB) dan tentara-tentara Korea Selatan (Korsel) segera menmbalas dengan tiga tembakan senapan mesin, kata Gabungan Kepala Staf.
"Tidak ada lagi tembakan-tembakan setelah itu. Kami sekarang mengawasi dengan seksama gerakan-gerakan mereka," kata seorang juru bicara kepada AFP.
Ia mengatakan tidak ada yang cedera di pihak tentara Korsel dalam penembakan dekat Zona Demiliterisasi (DMZ) yang memisahkan kedua negara itu.
Baku tembak kadang-kadang terjadi dekat perbatasan yang dijaga ketat itu.
Tetapi insiden Jumat di daerah Hwacheon sekitar 90 km timur laut Seoul, terjadi pada saat penting ketika Korsel sedang bersiap-siap menjadi tuan rumah KTT G-20 di Seoul 11-12 November.
Ketegangan lintas perbstasan tinggi sejak Korsel menuduh Korut mentorpedo sebuah kapal perangnya Maret lalu yang menyebabkan 46 pelautnya tewas.
Jumat siang Korut mengatakan hubungan kedua negara akan menghadapi satu "dampak bencana besar" jika Korsel tetap bersikeras menolak dialog yang bertujuan untuk meredakan di semenanjung itu.
Dialog pertama militer antar Korea dua tahun lalu berakhir September tanpa kemajuan setelah Seoul menuntut Pyongyang meminta maaf atas tenggelamnya kapal perang Korsel itu.
Pyongyang menolak menerima penemuan dari penyelidikan multinasional yang menyalahkan tragedi itu pada serangan malam hari Korut. Korut mengatakan pihaknya adalah korban dari satu kampanye fitnah.
Militer negara komunis itu menawarkan dialog putaran kedua pada 22 Oktober. Tetapi Korsel menolak tawaran itu dengan mengatakan tidak ada perubaan dalam sikap Korut.
Penolakan dialog "sama artinya dengan konfrontasi dan perang", kata militer Korut dalam sebuah pernyataan.(*)
(Uu.H-RN/M043/R009)
Antara
TNI Siagakan Empat KRI untuk Mentawai
29 Oktober 2010, Jakarta -- menyiagakan empat Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) untuk membantu penanganan korban bencana tsunami di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat.
Kadispenum Puspen TNI Kolonel Cpl Minulyo di Jakarta, Jumat mengatakan, empat KRI yang sewaktu-waktu siap diberangkatkan ke lokasi bencana yaitu KRI Imam Bonjol, KRI Teluk Gilimanuk, KRI Teluk Peleng dan KRI Teluk Sabang.
Untuk penanggulangan bencana di Mentawai, TNI telah memberangkatkan 2 (dua) Kapal Republik Indonesia (KRI), pada Rabu (27/10) yaitu KRI Teluk Manado dan KRI Teluk Cirebon.
Selain KRI, TNI juga telah menerbangkan satu pesawat Hercules A-1321 yang membawa dua ton bantuan sosial dari Presiden RI. "TNI juga menyiagakan satu pesawat Hercules A-1328 untuk pengiriman bantuan ke lokasi bencana," kata Minulyo.
Ia menambahkan, personel TNI yang ditugaskan ke Mentawai akan bergabung dengan Badan Penanggulangan Bencana Propinsi Sumatera Barat dan Basarnas untuk melakukan pencarian dan evakuasi korban serta melakukan pengobatan terhadap warga masyarakat setempat dengan mendirikan Rumah Sakit Lapangan.
Sedangkan untuk penanggulangan bencana letusan Gunung Merapi di DIY, TNI khususnya yang berlokasi di wilayah Kodam IV/Diponegoro telah menyiagakan 5.665 personel dan peralatannya yang terdiri dari alat berat, truk angkut personel, mobil tangki air, tenda, dapur umum, genset dan berbagai peralatan lain serta kebutuhan logistik yang apabila sewaktu-waktu digerakkan, untuk menghadapi kemungkinan terburuk akibat letusan Gunung Merapi.
"Dari kekuatan yang disiagakan, 2.165 personel TNI telah diterjunkan ke lokasi bencana untuk membantu evakuasi masyarakat, pencarian korban dan pertolongan kepada para pengungsi di lokasi pengungsian," kata Minulyo.
Republika
KASAD: Tiga Batalyon TNI AD Dikerahkan ke Lokasi Bencana
Pesawat Hercules menurunkan bantuan melalui parasut bagi korban tsunami akibat gempa 7,2 SR, di Dusun Purourougat, Desa Malakopak, Kecamatan Pagai Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumbar, Kamis (28/10). Bantuan logistik dan obat-obatan mulai disalurkan melalui helikopter dan pesawat ke sejumlah daerah yang terkena gelombang tsunami. (Foto: ANTARA/Iggoy el Fitra/mg/Koz/mes/10)29 Oktober 2010, Bandung -- Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI George Toissuta mengatakan bahwa sekitar tiga batalyon TNI- AD dikirim ke lokasi bencana di Mentawai dan Merapi.
Usai melantik Panglima Kodam III Siliwangi Mayjen TNI Moeldoko menggantikan Mayjen TNI Pramono Edi Wibowo di Bandung, Jumat, Kasad menyatakan bahwa dari tiga batalyon yang dikerahkan ke daerah bencana tersebut, maka dua di antaranya adalah Batalyon Kesehatan dan Infanteri.
Selain dua tempat yang mengalami musibah itu , TNI AD juga masih menurunkan pasukannya di Wasior, Papua Barat, yang terkena banjir bandang awal oktober lalu.
" Saat ini kita terjunkan pasukan sedikitnya tiga batalyon, untuk membantu proses evakuasi, dalam operasi kemanusiaan penanggulangan bencana di beberapa daerah di Indonesia," ujar Kasad Jenderal George Toissuta.
Bahkan pihak TNI akan menambah jumlah personelnya jika diminta pemerintah. Untuk sementara TNI-AD mengirimkan tiga batalyon terlebih dahulu, lalu pengiriman dilakukan sesuai kebutuhan .
" Saat rekonstruksi setelah tanggap darurat, kita akan turunkan kembali pasukan Zeni untuk rekonstruksi wilayah yang terkena dampak bencana," terang Kasad.
Untuk pengiriman bantuan saat ini, TNI mengirimkan bantuan melalui udara, karena terkendala oleh medan bencana yang begitu sulit ditembus alat transportasi, seperti di Mentawai dan Wasior.
" Kita drop bantuan dari udara dengan menerjunkan anggota Kostrad, untuk memberikan makanan dan beberapa bantuan yang diberikan pemerintah," ujar Kasad.
Untuk bencana di Gunung Merapi, Kasad menyatakan TNI AD membuka rumah sakit lapangan, dan tim kesehatan yang keliling ke tenda-tenda pengungsian.
ANTARA News
TNI AD Kembali Jawara AARM 2010

Indonesia juara Riffle Overall team.
Indonesia jawara Rifle Match4.
Indonesia jawara Pistol Men team.
Sersan Safrin Sihombing jawara Pistol Men Individual Overall.
Indonesia jawaran Pistol Match 4.
Indonesia jawara Pistol Ladies Team.
Indonesia jawara Pistol Ladies Match 3.
Prajurit TNI sapu bersih peringkat 1 hingga 3 Machine Gun Individual Overall Top Gun.
Sersan Oktafarin jawara Pistol Ladies Individual Overall.
Sersan Jaka jawara Pistol Men Match 1.
Sersan Priyanta dan Sersan Saryono jawara Machine Gun Match 2.
Prajurit Lesli jawara Carbine Match 1.
Sersan Denny Mentu jawara Rifle Match 2. (Foto: ACAMM) BERITA HANKAM
Thursday, October 28, 2010
Singapore Takes Part in Exercise Bersama Padu 2010
Singapore Chief of Defence Force Lieutenant General Neo Kian Hong and Malaysia Chief of Defence Force General Tan Sri Dato' Sri Azizan bin Ariffin interacting with exercise participants at Butterworth Air Base during the exercise's opening ceremony.28 October 2010 -- Exercise Bersama Padu 2010, a major Five Power Defence Arrangements (FPDA) joint exercise hosted by Malaysia, will be concluding tomorrow. A total of 13 ships, 63 aircraft and about 1000 personnel from Australia, Malaysia, New Zealand, Singapore and the United Kingdom participated in the exercise.
Exercise Bersama Padu aims to enhance interoperability and mutual cooperation among the armed forces of the FPDA nations. This year's exercise, which started on 11 Oct 2010, comprised a shore-based planning phase at the Butterworth Air Base in Penang, Malaysia and a sea phase conducted in the South China Sea. The exercise scenario involved air, maritime and land forces from the FPDA nations working together in a multi-threat environment to conduct air defence, naval surface warfare and land integration operations.
Captain Sanipher Sin (first from left) from the Republic of Singapore Navy working with her FPDA counterparts at the Butterworth Air Base during Exercise Bersama Padu 2010.The Chief of Defence Force of the Singapore Armed Forces, Lieutenant General Neo Kian Hong, will be officiating at the closing ceremony held at the Butterworth Air Base on 29 Oct 2010. The Malaysian Chief of Defence Force General Tan Sri Dato' Sri Azizan bin Ariffin had officiated at the opening ceremony at Butterworth Air Base on 15 Oct 2010.
EX Bersama Padu 2010 - Force Protection
324 Combat Support Squadron is Australia's support squadron permanently based at RMAF Butterworth in Malaysia. The squadron provides essential support to Australian units operating from RMAF Butterworth throughout the year. The squadron comprises Royal Australian Air Force personnel and locally employed civilians who support Australia's national interests in South-East Asia by providing deployed combat and domestic support.
Corporal Richard Kohn and Sergeant Jarrod Fairfield, from 324 Combat Support Squadron's force protection flight, conduct security patrols at 3 Squadron's flightline. (Photo: Australia DoD)
Sergeant Jarrod Fairfield, from 324 Combat Support Squadron's force protection flight, heads towards the warehouse at RMAF Butterworth during Exercise Bersama Padu 2010. (Photo: Australia DoD)
Members of 324 Combat Support Squadron's force protection flight heads toward the flightline during Excercise Bersama Padu 2010. (Photo: Australia DoD)Mindef
Subscribe to:
Posts (Atom)
BERITA POLULER
-
Rusia Jamin Indonesia Bebas Embargo Militer TEMPO.CO , Jakarta - Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Alexander A. Ivanov, menyatakan pem...
-
Rencana kedatangan alutsista TNI 2010-2014 dengan anggaran pembelian US$ 15 Milyar : Renstra TNI 2010-2014 memberikan nuansa pelangi terhad...
-
T-90S Rusia (Main Battle Tank Russia) Kavaleri Peroleh 178 Unit Kendaraan Tempur Kaveleri TNI Angkatan Darat (AD) akan mendapatkan tambah...