Pages

Monday, September 27, 2010

Kopassus dan SAS Australia Gelar Latihan Antiteror di Bali

Denpasar, (tvOne)
Kopassus dan Special Air Service Service (SAS) Australia menggelar latihan antiteror di Bandara Internasional Ngurah Rai, Denpasar, Bali. Latihan militer dimulai pukul 10.00 WITA, Selasa (28/9). Bandara Ngurah Rai dipilih karena merupakan salah satu lokasi yang cukup vital, mengingat banyak warga asing yang berada di sana.

Skenarionya, ada 15 teroris yang tengah mengepung bandara Ngurah Rai. Sekitar empat orang teroris dengan menyandang senjata laras panjang tampak berada di ruang tunggu penumpang. Teroris sudah menyandera bandara selama beberapa hari.

Tim Kopassus, yang terdiri dari 57 anggota, termasuk intel, sementara SAS terdiri dari 21 orang, akan mencoba melumpuhkan para teroris tersebut. Teroris diskenariokan untuk menyandera penumpang, lalu melakukan negosiasi dengan pemerintah.


tv one

Peningkatan kerjasama Angkatan Bersenjata RI - Afsel



25 September 2010, Pretoria -- Afrika Selatan sangat berkeinginan untuk meningkatkan hubungan kerjasama militernya dengan Indonesia, antara lain dalam bentuk pertukaran saling kunjungi pejabat-pejabat militer dan pelatihan, demikian inti statement yang disampaikan Kepala Staf Angkatan Darat Afsel, Letnan Jenderal Solly Shoke kepada Kasad TNI Jenderal George Toisutta pada pertemuan bilateral yang diadakan di Cape Town tanggal 21 September 2010. Dalam pertemuan tersebut Kasad TNI Jenderal George Toisutta didampingi oleh Dubes RI Sjahril Sabruddin, Pangkostrad Letnan Jenderal Burhanudin Amin, Irjenad Mayor Jenderal Djoko Susilo Utomo dan Aster Kasad Mayor Jenderal Jul Effendi serta Athan KBRI Pretoria.

Pada pertemuan itu juga disampaikan oleh Kasad Afsel Letnan Jenderal Solly Shoke bahwa hubungan bilateral yang cukup baik dan dinamis antara kedua Negara telah menjadi modal utama untuk peningkatan kerjasama militer kedua Negara khususnya antara angkatan darat Afsel dengan Indonesia. Kasad TNI menyambut baik hal tersebut dengan menyampaikan undangan agar Jenderal Shoke dapat berkunjung ke Indonesia guna pembicaraan kerjasama lebih lanjut dan mengharapkan pula agar tawaran Indonesia kepada militer Afsel untuk mengikuti Lemhannas di tahun 2011 kiranya dapat segera di respon. Jenderal Shoke sangat menyambut baik undangan Kasad TNI untuk kunjungan ke Indonesia dan juga menjanjikan akan mengupayakan agar perwira AD Afsel dapat ikut dalam Lemhannas 2011.

Selanjutnya pada kesempatan pertemuan dengan Brigadir Jenderal Mpanya, Komandan Pasukan Khusus (Special Force) Afsel, Kasad Jenderal George Toisutta dan rombongan telah mendapatkan persentasi komprehensif tentang tata cara rekrutmen dan pelatihan untuk special forces Afsel, diakhir persentasinya, Brigadir Jenderal Mpanya menyampaikan pula keinginan pasukan khusus Afsel untuk saling bertukar pengalaman dan pengetahuan dengan pihak pasukan khusus Indonesia. Kasad Jenderal George Toisutta menyambut baik pemikiran tersebut, termasuk juga kerjasama di bidang pasukan lintas udara (airborne forces).

Pada kesempatan kunjungan di Afsel tersebut, Kasad dan rombongan juga telah mengikuti Pameran Internasional Alat-alat Milter di Air Force Base Ysterplaat serta menghadiri pertemuan ramah tamah dengan masyarakat Indonesia di Cape Town dan sekitarnya di Konsulat Jenderal Cape Town.

Deplu

Korsel dan AS Gelar Latma Anti Kapal Selam Lagi



Kapal perusak ROKN Choi Young menembakan meriam pada latma laut AS-Korsel, 27 Juli 2010. (Foto: AP)

27 September 2010 -- Korea Selatan dan Amerika Serikat mulai mengelar latihan anti kapal selam di Laut Kuning, Senin (27/9). Latihan akan berlangsung lima hari, sebelumnya tertunda karena topan Malou menyapu wilayah latihan.

Latihan bersama ini rangkaian dari unjuk kekuatan Korsel dan AS terkait tenggelamnya kapal korvet Cheonam oleh torpedo pada Maret, menewaskan 46 pelaut AL Korsel. Korsel dan para penyelidik internasional menuduh Korut menembakan torpedo pada kapal korvet. Pyongyang berulang kali menyangkal tuduhan tersebut.

Latihan melibatkan sepuluh kapal perang, termasuk dua kapal perusak AL AS, kapal selam, pesawat patroli serta sekitar 1700 pasukan dari kedua negara. AL AS menyertakan kapal perusak kawal rudal USS Curtis dan USS Fitgerald, serta satu kapal selam. AL Korsel menurunkan dua kapal perusak.

Seoul dan Washington D.C merancanakan latihan bersama akhir Oktober. Pada Juli, kedua negara melakukan latihan bersama melibatkan 20 kapal perang dan kapal selam, 200 pesawat tempur serta sekitar 8000 pasukan.

XINHUA/Berita HanKam

Terbang Formasi Heli Mi-17V5 TNI AD




27 September 2010, Semarang -- Empat helikopter Mi-17V5 milik Skadron-31/Serbu Penerbangan Angkatan Darat (Penerbad), bersiap melakukan pendaratan, saat latihan terbang formasi di Lanumad Ahmad Yani, di Semarang, Jateng, Senin (27/9). Latihan terbang formasi untuk persiapan dalam parade udara pada puncak perayaan HUT ke-65 TNI yang rencananya akan berlangsung di Jakarta 5 Oktober mendatang. (Foto: ANTARA/R. Rekotomo/ed/nz/10)

ANTARA/BERITA HANKAM

FotoNews: Serahterima 3 Pesawat Tempur Sukhoi


0diggsdigg


Dirjen Sarana Pertahanan Kementerian Pertahanan RI, Laksda Susilo, memberi bingkisan pada Deputi Direktur Umum Rosoboronexport Rusia Victor Mikhailovic Komardin sebagai tanda serah terima tiga pesawat Sukhoi SU 27 SKM.


Dirjen Sarana Pertahanan Kemenhan RI Laksda Susilo, menandatangani surat serat terima tiga Sukhoi didampingi Asisten Logistik Mabes TNI Mayjen Hari Krisnomo.


Dua dari tiga pesawat tempur Sukhoi SU 27 SKM yang diserahterimakan pagi tadi.


Menteri Pertahanan RI, Purnomo Yoesgiantoro membacakan sambutannya dalam serah terima 3 Sukhoi SU 27 SKM.


Menhan didampingi KSAU Marsekal Imam Sufaat, serta para petinggi TNI dan kepolisian berfoto bersama di depan Sukhoi SU 27 SKM, di Lanud Sultan Hasanuddin.


Menhan Purnomo Yoesgiantoro didampingi Dubes Rusia untuk Indonesia Alexander Ivanov meninjau kockpit Sukhoi SU 27 SKM.

Sumber: DETIK

Setelah penambahan 3 unit sukhoi diatas genaplah sudah jadi 10 unit dan menhan berencana untuk membeli persenjataanya, dan RI memesan 6 unit Sukhoi lagi untuk melengkapi 1 (satu skuadron) 1 skuadron = 16 Unit Jet tempur, RI Berencana membangun 10 Sekuadron berbagai Varian Sukhoi mulai dari Sukhoi Genereasi Ke-4 , 4++ ( Sukhoi 35) dan Sukhoi Generasi ( ke-5) Sukhoi Pakfa (stealth) yang kemampuanyaa melebihi F22 Raptor stealth milik AS, Bukan hanya Sukhoi RI Juga akan membeli 22 Unit F16 CD dan Pesawat Angkut militer Herculer dari AS.


Majulah Dirgantara INDONESIA,.......Menyusul Kapal selam Kelas Kilo , BMP 3, MI35m, Kapal Perang Jener Konver, Kapal Perang Destroyer,Lapan dengan SLVnya......

Indonesia Target 180 Sukhoi generasi ke 4 dan ke 5 (sukhoi Pakfa) dengan 10 Skadron


0diggsdigg

Dari 180 Sukhoi Kemungkinan Juga Pembelian Pak FA



Makassar (ANTARA) - Indonesia menargetkan membeli 180 pesawat tempur Sukhoi dan membangun 10 Skadron di seluruh Indonesia untuk memperkuat kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro didampingi Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal Imam Sufaat di Makassar, Senin, menegaskan bahwa pertahanan NKRI harus diperkuat.

"Untuk mempertahankan kedaulatan NKRI kita menargetkan 180 pesawat tempur Sukhoi dengan membangun 10 Skadron," katanya.

Setiap skadron, lanjut mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral itu, akan diisi 18 pesawat tempur buatan Rusia itu.

TNI AU saat ini sudah memiliki 10 ( 3 unit terahir sudah datang tanggal 10-15 September 2010) pesawat Sukhoi dan bermarkas di Lanud Sultan Hasanuddin Makassar.

Menurut menteri, bukan hanya Sukhoi yang akan memperkuat pertahanan udara RI tetapi juga pesawat tempur F-16 Fightin Falcon yang sudah masuk dalam rencana kerja strategi (Renstra) Kemenhan sebagai pengganti dari pesawat Hawk Australia.

Ia mengatakan, target perencanaan penguatan 180 armada tempur TNI AU jenis Sukhoi itu diharapkan terealisasi hingga 2024.

Purnomo mengatakan, pengadaan pesawat tempur Sukhoi itu sangat dimungkinkan karena pemerintah Rusia siap menyediakan berapa pun jumlah pesawat tempur yang diminta Indonesia.

Menurutnya, dengan membaiknya kondisi keuangan negara diharapkan semua Renstra Kementrian Pertahanan bisa lebih cepat terlaksana.

"Dengan membaiknya perekonomian bangsa semakin memudahkan pemerintah untuk memperkuat pertahanan," terangnya.

Sumber: YAHOO

Hari Ini Serah Terima 3 Pesawat Sukhoi


digg

Menhan Turun Dari Pesawat Sukhoi(Foto: ANTARA FOTO)

JAKARTA - Timbang terima tiga pesawat tempur Sukhoi dari Rusia ke Indonesia rencananya dilaksanakan hari ini di Makassar.

Pembelian pesawat ini sempat menjadi perhatian lantaran dibarengi insiden kematian teknisi dari Rusia yang mengawasi perakitan pesawat tersebut. Tiga teknisi Sukhoi ini tewas akibat kelebihan zat methanol atau spiritus dalam tubuhnya.

"Saya nanti termasuk yang mewakili Komisi I DPR dalam serah-terima tiga pesawat Sukhoi TNI AU," ungkap anggota Komisi I DPR Roy Surya dalam pesan singkatnya kepada okezone, Senin (27/9/2010).

Sebelumnya, Menteri Pertahanan (Menhan) Purnomo Yusgiantoro memastikan bahwa kematian tiga teknisi Sukhoi tidak akan mengganggu rencana pengoperasian pesawat tempur Sukhoi yang akan dipakai HUT TNI pada 5 Oktober 2010 mendatang.

Menhan menegaskan, serah-terima tiga pesawat tempur Sukhoi dari Rusia ke Indonesia tetap dilaksanakan pada 27 September 2010 di Makkassar dan tidak terganggu kasus kematian tiga teknisi Rusia tersebut.

Pemerintah Indonesia membeli enam Sukhoi dari Rusia berdasarkan kontrak senilai USD300 juta atau sekira Rp2,6 triliun yang ditandatangani pada 2007. Tiga unit Sukhoi jenis Su-30 MK sudah dikirim pada 2009 lalu, sementara tiga lainnya tiba tahun ini. Dua unit sudah tiba di Lanud Sultan Hasanuddin pada 10 September lalu, satu lainnya menyusul akhir bulan ini. Pada 2003, Kementerian Pertahanan (Kemhan) sudah membeli empat unit Sukhoi.

Menurut laporan Ria Novosti, Rusia mempercepat pengiriman pesawat-pesawat, yang seharusnya tiba paling lambat akhir tahun 2010, untuk memeriahkan peringatan ulang tahun TNI pada 5 Oktober mendatang.

Pesawat tempur andalan Rusia ini rencananya akan menambah satu skuadron tempur di Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar. Kemhan perlu menggenapkan jumlah pesawat Sukhoi menjadi 16 unit untuk menjadikan satu skuadron.

Sumber: OKEZONE

BERITA POLULER