Pages

Sunday, September 26, 2010

HMAS Tobruk dan Toowoomba Sandar di Surabaya



SURABAYA - Sebuah kapal memandu kapal perang Angkatan Laut Kerajaan Australia, HMAS Tobruk saat akan bersandar di Dermaga Jamrud, Tanjung Perak, Surabaya, Sabtu (25/9). Dua kapal perang milik Angkatan Laut Kerajaan Australia, yaitu HMAS Tobruk dan HMAS Toowoomba ke Surabaya merupakan bagian dari kelompok tugas empat kapal Australia termasuk HMAS Success dan HMAS Arunta yang tiba Jumat (24/9) kemarin di Makasar. FOTO ANTARA/M Risyal Hidayat/ed/10



TNI Siapkan Satu Batalyon Tank




PONTIANAK - Komando Daerah Militer XII Tanjungpura mulai membangun satu batalion tank bagian Komando Strategi dan Cadangan Angkatan Darat awal tahun 2011 guna menambah kekuatan di kawasan perbatasan Indonesia dengan Malaysia.

"Batalion tank itu akan kami tempatkan di Kabupaten Bengkayang, untuk memudahkan mobilisasinya kendaraan berat itu di sepanjang kawasan perbatasan Kalbar - Malaysia," kata Komandan Korem 121 Alambhana Wanawai Kolonel Inf Toto Rinanto di Pontianak, Sabtu.

Ia menjelaskan, rencana pembentukan batalion tank itu secara detil masih digodok di Mabes TNI AD.

"Pada dasarnya kami siap mengamankan Negara Kesatuan Republik Indonesia, baik dari gangguan luar dan dalam," kata Totok.

Menurut dia, lokasi akan dibangunnya batalion tank itu sudah dipersiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Bengkayang.

"Saya bersama Pangdam XII Tanjungpura sudah turun langsung meninjau lokasi pembangunan batalion tersebut," ujarnya.

Sebelumnya Panglima Kodam XII Tanjungpura Mayjen TNI Moeldoko membenarkan, pembangunan batalion tank di Bengkayang akan dimulai pada 2011. Jumlah personel yang ditempatkan untuk batalion tersebut sekitar 600 orang.

"Sekarang, yang ada hanya setingkat Detasemen Kavaleri," kata dia.

Selain itu, jenis tank yang digunakan saat ini akan diganti dengan yang berkapasitas dan kemampuan tempur lebih baik. Jumlahnya pun lebih banyak.

Menurut dia, penempatan batalion tank di Bengkayang dengan pertimbangan daerah tersebut merupakan poros tengah di Kalbar.

Mobilisasi ke berbagai daerah di Kalbar juga lebih mudah dan cepat karena infrastruktur relatif baik.

"Misalnya menuju Sanggau, atau daerah perbatasan lainnya, mudah dilakukan," kata Moeldoko.

Kodam XII Tanjungpura juga akan terus melakukan pembinaan teritorial terpadu dengan pemerintah daerah setempat di wilayah perbatasan. Diantaranya mengenai aspek kesadaran bela negara, kewarganegaraan yang sadar akan hak dan kewajiban sebagai warga negara.

Ia melanjutkan, penanganan di perbatasan perlu dilakukan secara menyeluruh. "Tidak hanya membangun sistem pertahanan dan keamanan," katanya.

Kodam XII Tanjungpura bermarkas di Pontianak dengan cakupan dua provinsi yakni Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah.

Sumber : ANTARA

AS Minta Maaf ke Filipina Gara-gara Bendera Dipasang Terbalik


Rita Uli Hutapea - detikNews


Manila - Pemerintah Amerika Serikat (AS) meminta maaf kepada pemerintah Filipina. Gara-garanya, bendera Filipina dipasang terbalik saat berlangsung event resmi di New York, AS yang dihadiri Presiden AS Barack Obama.

Pemasangan bendera Filipina yang terbalik itu terjadi saat KTT ASEAN-AS. Pemerintah AS menyebut insiden itu murni kesalahan yang tidak disengaja.

Bendera Filipina yang berwarna merah-putih dan biru dengan gambar bintang berwarna kuning itu dipasang terbalik saat Obama bertemu Presiden Filipina Benigno Aquino dalam KTT ASEAN-AS. Saat itu bendera dipasang warna merah berada di atas, padahal seharusnya warna biru yang berada di atas.

Pemasangan bendera yang terbalik itu punya arti khusus di Filipina. Artinya, negara dalam keadaan perang.

"Ini kesalahan murni," kata Rebecca Thompson, juru bicara Kedutaan Besar AS di Manila, Filipina seperti dilansir kantor berita Reuters, Senin (27/9/2010).

"Pemerintah AS menghargai hubungan dekat dan kemitraan erat dengan pemerintah Filipina," imbuhnya.

Thompson tidak menyebutkan siapa yang melakukan kesalahan pemasangan bendera tersebut. Dia juga tidak menjelaskan bagaimana kesalahan itu terjadi.

(ita/nrl)

DETIK 

Ahmadinejad Ungkapkan Keterlibatan AS

Ahmadinejad Ungkapkan Keterlibatan AS
PBB (ANTARA News/Reuters)- Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad, Kamis dalam sidang PBB mengemukakan bahwa sebagian besar orang yakin pemerintah Amerika Serikat berada di belakang serangan 11 September 2001, satu pernyataan yang membuat delegasi AS segera meninggalkan ruang konferensi itu.

Berpidato di sidang majelis Umum PBB, ia mengatakan sebagian besar pejabat pemerintah AS dan negarawan yakin kelompok Al Qaida melaksanakan serangan bunuh diri dengan menggunakan pesawat yang menghancurkan gedung World Trade Center New York itu dan menghantam Pentagon.

Menurut teori lain, katanya ada "beberapa bagian dalam pemerintah AS merekayasa serangan itu untuk mengalihkan perhatian atas menurunnya ekonomi AS, dan cengkeramannya atas Timur Tengah, untuk menyelamatkan rezim Zionis." Ahmadinejad biasa mengacu Israel sebagai "rezim Zionis."

"Mayoritas rakyat Amerika serta sebagian besar negara dan politisi di seluruh dunia setuju dengan pandangan ini," kata Ahmadinejad pada sidang Majelis Umum PBB yang beranggotakan 192

negara, dan menyerukan PBB membentuk "satu tim pencari fakta" untuk menyelidiki peristiwa 11 September itu.

Dalam serangan di AS itu sekitar 3.000 orang tewas.

Seperti halnya pada tahun-tahun lalu, delegasi AS meninggalkan ruang sidang selama Ahmadinejad berpidato. Tindakan delegasi AS itu diikuti semua 27 delegasi Uni Wropa dan beberapa negara lainnya, kata seorang diplomat Barat.

Mark Kornblau, juru bicara misi AS untuk PBB, menyampaikan protes sebelum Ahmadinejad mengakhiri pidatonya.

"Bukannya mewakili aspirasi-aspirasi dan niat baik rakyat Iran, Tuan Ahmadiejad malahan kembali memilih melontarkan teori-teori konspirasi dan cercaan anti Semit yang memuakkan," katanya.

Ahmadinejad mengutarakan satu teori ketiga tentang serangan-serangan itu, dengan mengatakan:"Serangan itu dilakukan satu kelompok teroris, tetapi itu didukung pemerintah Amerika dan mengambil keuntungan dari situasi itu. Tampaknya pandangan itu mendapat pendukung lebih sedikit."

Ia mengatakan bukti utama bagi teori itu adalah "beberapa paspor ditemukan dalam reruntuhan bangunan dan satu video milik seorang yang tempat domisilinya tidak diketahui, tetapi diumumkan ia terlibat dalam perdagangan minyak dengan beberapa pejabat Amerika"

Sama dengan tahun-tahun lau, presiden itu menggunakan podium Majelis Umum utuk menyerang musuh-musuh lain Iran, Israel dan membela hak negaranya bagi program nuklir yang negara-negara Barat curigai untuk membuat senjata.

"Rezim ini (Israel), yang mendapat dukungan mutlak dari beberapa negara Barat, secara reguler mengancam negara-negara di kawasan itu dan terus mengumumkan pembunuhan terhadap tokoh-tokoh Palestina dan lainnya , sementara para pendukung Palestina... dicap sebagai teroris dan anti-Semit," katanya.

"Semua nilai, bahkan kebebasan menyatakan pendapat, di Eropa dan Amerika Serikat dikorbankan demi membantu Zionisme," kata Ahmadinejad.

Teheran dikenakan empat babak sanksi PBB karena menolak menghentikan program pengayaan uraniumnya. Presiden AS Barack Obama sebelumnya dalam sidang Mejalis Umum PBB itu mengemukakan bahwa pintu diplomasi masih terbuka untuk Iran, tetapi negara itu harus membuktikan bahwa program nuklirnya adalah untuk tujuan damai.

Pada Rabu, para menteri luar negeri dari lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB dan Jerman mengatakan mereka mengharapkan tercapainya satu penyelesaian damai konflik dengan Teheran itu.

Ahmadinejad mengecam Dewan Keamanan karena memberlakukan sanksi-sanksi terhadap negaranya dan mengatakan hukuman-hukuman itu "merusak kredibilitas" badan yang beranggotakan 15 negara itu. (*)

(Uu.H-RN/r009)
ANTARA

Giliran Aktivis Yahudi Berlayar ke Gaza

Famagusta, Siprus (ANTARA News) - Sekelompok aktivis Yahudi berlayar ke Jalur Gaza, Ahad, dengan tujuan menantang blokade Israel dan menyuarakan penderitaan masyarakat Palestina yang tinggal di wilayah itu.

Sembilan aktivis dari Israel, Inggris, Jerman dan Amerika Serikat meninggalkan pelabuhan Famagusta di Siprus utara dengan sejumlah kecil bantuan naik kapal berbendera Inggris mereka, Irene. Tanpa berhenti, perjalanan mereka ke Gaza akan memerlukan sekitar 24 jam.

"Saya ingin berkata lantang terhadap kejahatan dan menarik perhatian ke 1,5 juta orang yang diblokade. Ini tidak manusiawi," kata Rami Elhanan. Aktivis perdamaian asal Israel itu kehilangan anak perempuannya yang berusia 14 tahun dalam serangan pembom bunuh diri pada 1997.

Israel menilai misi Irene sebagai provokasi. Negara itu disoroti dunia internasional setelah marinir mereka membunuh sembilan aktivis Turki dalam keributan di atas sebuah kapal bantuan pada 31 Mei.

"Jika mereka serius ingin memberikan bantuan pada Gaza, mereka dapat dengan mudah melakukannya setelah menjalani penyaringan atas senjata yang diselundupkan," kata Andy David,  jurubicara kementerian luar negeri Israel.

Ia merujuk ke pelabuhan di Israel dan Mesir yang menerima barang untuk diangkut melalui darat ke Palestina.

Ketika ditanya apakah angkatan laut Israel akan berusaha untuk mengembalikan atau mencegat para aktivis Yahudi itu, David menolak berkomentar.

Sejak Mei, Israel telah melonggarkan perlintasan darat ke Gaza, tapi mempertahankan blokade laut sebagai upaya menghentikan senjata yang akan diselundupkan ke kelompok HAMAS.

"Dibanding pembatasan yang terdahulu, ini hampir tak ada artinya," kata Kapten Irene, Glyyn Secker,  warga Inggris berusia 60 tahu. Ia, merujuk pada longgarnya  pembatasan itu. "Gaza adalah masyarakat yang sangat banyak dibarikade dengan banyak penderitaan."

Kelompok itu mengatakan mereka membawa muatan obat simbolis, satu kotak pemurni air dan boneka pendidikan ke Gaza.

Holokaus
"Israel tidak memiliki batas moral," kata Reuven Moskovitz, yang berusia 82 tahun, anggota tertua kelompok itu dan seorang yang selamat dari holokaus.

"Saya akan pergi karena saya orang yang selamat dari holokaus. Ketika saya berada dalam gheto dan hampir mati, saya mengharapkan insan yang akan menunjukkan perasaan kasihan dan membantu."

Siprus terletak sekitar 220 mil jauhnya dari pantai Gaza dan telah digunakan sebagai batu loncatan bagi kapal bantuan sebelumnya.

Pelabuhan Famagusta memiliki arti sendiri agi banyak orang Yahudi. Ratusan dari mereka telah diasingkan dalam sejumlah kamp di tempat itu oleh pemerintah kolonial Inggris di Siprus, ketika mereka berupaya menuju ke tempat (Israel) yang ketika itu Palestina, yang juga di bawah pemerintah Inggis, antara 1946 dan 1948.

Famagusta sekarang ini di wilayah Siprus utara yang dikuasai masyarakat Siprus Turki, negara bagian yang memisahkan diri yang hanya diakui oleh Ankara.

Pelabuhan-pelabuhan di Siprus selatan yang dikuasai oleh masyarakat Siprus Yunani telah digunakan untuk melancarkan para aktivis tujuan Gaza dari 2008 hingga pertengahan 2009. Pemerintah Siprus Yunani sejak itu melarang pelayaran ke Gaza melalui pelabuhan di Siprus selatan.
(S008/A038)
 
ANTARA

Menhan Latihan Terbang Sukhoi


Menjajal Sukhoi
Menjajal Sukhoi
Menhankam Purnomo Yusgiantoro (kiri) tengah dipakaikan pakaian penerbang "G Suit" sebelum menaiki pesawat Sukhoi SU 30 MK2 di Skadron Udara 11, Lanud Sultan Hasannudin, Makasar, Senin (27/9) . Selama 25 menit Menhan diudara menjajal ketangguhan pesawat buatan Rusia tersebut. (FOTO ANTARA/pandu dewantara).Disiarkan: Senin, 27 September 2010 09:48 WIB
Makassar (ANTARA News) - Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro sebelum melaksanakan serah terima jet tempur Sukhoi melakukan uji penerbangan bersama Komandan Skuadron 11 Pangkalan Udara Sultan Hasanuddin Letkol Pnb Toni Haryono.

Penerbangan dilakukan Senin pagi sebelum kegiatan serah terima tiga jet tempur Sukhoi terbaru yang dipesan dari Rusia yakni SU-27SKM sebanyak tiga unit.

Selain KSAU juga hadir Dubes Rusia Alexander Ivanov, Kepala Staf Umum AU Marsekal Madya Eddy Haryoko, Asisten Logistik Pertahanan Panglima TNI, Mayjen Hari Krisnomo dan Asisten Logistik Mabes TNI AU Marsekal Muda TNI Priyono.

Turut hadir juga Pangkoopsau II Marsekal Muda Agus Munandar. Kapolda Irjen Pol Johny Wainal Usman, Pangdam Mayjen TNI Amril Amir, Danlantamal Brigjen TNI Chaedier Patonnory.

Pada 2003 Indonesia membeli dua Sukhoi jenis SU-30 MK dan dua SU-27SK, kemudian Kementrian Pertahanan membeli lagi enam pesawat Sukhoi pada 2007 senilai sektar 300 juta dollar AS atau senilai Rp2,85 triliun.

Enam pesawat Sukhoi yang dibeli itu terdiri atas tiga Sukhoi SU-30MK2 dan tiga jenis SU-27SKM. Tiga jenis Sukhoi SU-30MK2 telah tiba di Makassar pada 2008 dan Januari 2009.

Dengan kehadiran tiga Sukhoi terakhir, maka Indonesia akan memiliki satu skuadron pesawat tempur Sukhoi.

Ketiga pesawat tempur canggih itu akan memperkuat Skuadron Udara 11 Lanud Sultan Hasanuddin sebagai "home base" ketiga pesawat tempur tersebut. Pesawat itu merupakan buatan dari Komsomolsk Amure Arcraft Production Association Rusia.
(ANT/A024)

ANATARA

TANK TNI AD

Alvis Stormer : Tank APC Modern TNI-AD

11/08/2010
Stormer versi Commando - TNI-AD
Indonesia bisa dibilang telah menjadi pelanggan setia produk militer besutan Alvis. Sejak dekade tahun 60-an, beragam alat tempur kavaleri TNI-AD didatangkan, salah satunya berasal dari Inggris. Alvis menjadi pemasok yang cukup strategis, produsen alat tempur asal Inggris ini telah memasok beragam tipe panser, seperti Ferret, Saracen, dan Saladin. Walau telah berusia lebih dari 50 tahun, ketiga panser tadi masih operasional lewat program upgrade.
Memasuki era 90-an, TNI-AD kembali kedatangan alat tempur besutan Alvis. Yakni tank ringan Scorpion dan tank APC (armored personel carrier) Stormer, kedua tank ini didatangkan pada medio tahun 1997 hingga 1999. Hadirnya Scorpion dan Stormer memang disiapkan sebagai arsenal kaveleri utama, dimana andalan TNI-AD sebelumnya yakni tank AMX-13 kanon 75 mm dan AMX-13 VCI/APC sudah dianggap terlalu tua untuk dijadikan andalan, meski varian AMX-13 sudah di upgrade total oleh TNI-AD dan hingga kini masih memperkuat beberapa batalyon kaveleri.
Stormer versi Ambulance - TNI AD
Menurut informasi dari lembaga riset ADF, Indonesia setidaknya memiliki 40 unit Stormer dari beragam versi. TNI-AD diketahui memiliki versi tank jembatan (bridge layer), recovery vehicle, ambulance, logistic vehicle, dan versi commando. Sedangkan masih ada beberapa versi yang tak dimiliki oleh TNI-AD, seperti versi penyapu ranjau (mine layers), air defence dengan rudal atau kanon 30 mm, dan versi pelontar mortir 81/120 mm. Pada versi commando yang dimiliki TNI-AD, Stormer sebatas dilengkapi senjata berupa kanon 12,7 mm dan 7,62 mm.
Stormer versi Bridge Layer dari Yon Kav 1 Kostrad
Stormer mempunyai beberapa keunggulan, diantaranya mampu mendukung proteksi personel pada kondisi perang NBK (nuklir, biologi, dan kimia) lewat penambahan perangkat khusus. Stormer dilengkapi pula dengan passive night-vision equipment. Walaupun sejatinya Stormer bukan tank amfibi, tank ringan ini dilengkapi dengan amphibious kit untuk melaju di air secara terbatas.
Penampilan Stormer versi Commando dalam sebuah defile di Surabaya
Stormer adalah tank angkut personel yang sangat ideal untuk kondisi geografis di Indonesia. Hal ini terlihat dari bobotnya yang hanya 12,7 ton. Mobilitas Stormer pun terbilang tinggi, tank dengan 2 kru dan kapasitas angkut pasukan 12 personil ini dapat diangkut dengan mudah oleh pesawat angkut sekelas C-130 Hercules. Sebuah Hercules dapat memuat 1 unit Stormer.
Stormer versi air defence milik AD Inggris
Stormer milik AD Malaysia
Stormer versi Commando milik AD Inggris
Di lingkungan TNI-AD, Stormer disiapkan dalam satu paket gelaran dengan tank Scorpion. Penempatan kedua tank ini dibawah satuan kavaleri Kostrad, yakni pada Yon Kav 8 di Divisi Infrantri 2 Kostrad (Jawa Timur) dan Yon Kav 9 di Divisi Infantri 1 Kostrad (Jawa Barat). Selain Indonesia, negara jiran Malaysia diketahui juga menggunakan Stormer dengan jumlah 45 unit, Oman membeli 4 unit dan tentunya AD Inggris dengan 151 unit. (Haryo Adjie Nogo Seno)
Spesifikasi Stormer
Negara pembuat : Inggris
Berat : 12.7 tonnes
Panjang : 5.27 m
Lebar : 2.76 m
Tinggi : 2.49 m
Kru : 2 + 12
Mesin : Perkins 6 litre, 6 cylinder diesel 250 hp (186 kW)
Transmisi : David Brown TN15D
Suspensi : Torsion bar
Jarak tempuh : 640 Km
Kecepatan Max : 80 km per jam
h1

BTR-50 P : Panser Amfibi Paruh Baya

18/03/2010

BTR-50 adalah salah satu alutsista (alat utama sistem senjata) milik TNI-AL yang sudah berusia lanjut alias paruh baya. Umur panser amfibi (pansam) ini bila ditakar memang cukup sepuh, sebab sudah beroperasi di Tanah Air sejak 1962. Pansam BTR-50 dibeli dari Uni Soviet bersamaan dengan tank amfibi legendaris Marinir, yakni PT-76. Kedua alat tempur ini memang di impor dalam menyongsong operasi Trikora. Di negeri asalnya, BTR-50 mulai beroperasi sejak 1955.
Meski sudah berusia 48 tahun, BTR-50 hingga kini tetap masih dioperasikan dengan dilakukan retrofit pada spare part yang sering mengalami keausan akibat pengunaan antara lain hull/body Arm & wheel hub, Track idler, Hub Idler, Rear, Shock Absorber, Superior Whee, Sprocket, Wheel, Track, Suspension, Front Shock Absorber melalui kerjasama antara Balitbang Dephan dengan PT. Pindad. Selain retrofit BTR-50 kini juga dilengkapi instrumen tambahan seperti alat pemadam kebakaran, sistem elektrik, alat pangtur suhu, alat kombinasi antar bagian, GPS (Global Positioning System), dan night google vision.
Modifikasi terbaru BTR-50 yang dilakukan Pindad
Tampilan 3 dimensi BTR-50
BTR-50 P (Browne Transporter 50 Palawa) punya kiprah panjang dalam sejarah operasi militer di Tanah Air. Beragam operasi amfibi sudah dilalui, seperti operasi Seroja di Timor Timur sampai operasi pendaratan menumpas GAM di Aceh. Karena usia yang tua, pansam ini kerap dituding sebagai penhantar maut bagi para awaknya. Setidaknya sudah 2 kali BTR-50 mengalami kecelakaan di laut, pertama saat operasi pendaratan amfibi saat operasi Seroja di tahun 70-an. Dan yang kedua saat Latihan Armada Jaya XXVII. Sebuah BTR 50 P yang mengangkut 15 prajurit marinir tenggelam di pantai Tanjung Jangkar di kedalaman 30 meter setelah bergerak menuju pantai 1300 meter dari KRI Teluk Kau-504. Bagian buritan pansam ini bergoyang dan tergulung ombak sehingga tenggelam. Sebanyak 8 prajurit Marinir selamat dan tujuh prajurit lainnya meninggal dunia.
BTR-50 Marinir dalam sebuah parade
Pansam BTR-50 P merupakan andalan jajaran kavaleri Korps Marinir TNI AL, malah terlihat lebih dianndalkan ketimbang tank amfibi AMX-10 yang usianya jauh lebih muda dan modern. Panser ini berbobot 15 ton dan pada tahun 1990-an telah mengalami modernisasi pada sistem penggerak, sistem senjata, dan sistem sensor. Modernisasi sistem penggerak berupa pergantian mesin yang berbobot lebih ringan namun bertenaga lebih besar dari mesin aslinya. Sistem senjata berupa penambahan dudukan senapan mesin ringan untuk menjamin perlindungan bagi prajurit yang keluar dari panser.
BTR-50 hasil modifikasi
Pada umumnya BTR-50 berasal dari dua Negara yaitu BTR-50 P Rusia dan BTR-50 PK Ukraina. Untuk mengamankan NKRI BTR yang ada dilingkungan Marinir berjumlah 82 unit. Awalnya, kabin berkapasitas 20 orang pasukan bersenjata lengkap tak punya penutup atas. Baru pada tahun 1960 dengan alasan guna mendongkrak proteksi penumpang maka varian BTR-50 PK dilengkapi tutup kabin (hatch). Varian terakhir inilah yang sampai sekarang dipakai Korps Marinir TNI-AL.
Kompartemen mesin BTR-50
BTR-50 saat perang Mesir vs Israel
BTR-50 berkapasitas solar penuh (full tank) sekitar 260 liter dan memiliki kemampuan melakukan penjelajahan 260 km. Satu liter solar, mampu mendorong sejauh 1 km dengan kecepatan 44 Km per jam. Itu kalau berada di jalan raya. Sedangkan di medan off-road, kecepatannya 25 Km per jam. Sedang di laut pansam ini mengandalkan dua unit water-jet. Kedua piranti ini sanggup menghela badan ranpur dengan kecepatan 10 Km per jam. Uniknya, kendaraan ini bisa juga berenang mundur pada kecepatan 5 Km per jam. Selain itu BTR-50 mampu menerjang ombak berketinggian maksimal 1,5 meter.
BTR-50 dalam sebuah latihan pendaratan
Saat ini dalam tiap operasi, BTR-50 memuat 16 orang personel, ditambah tiga orang kru. Ketiga kru tersebut adalah komandan kendaraan, pengemudi, dan penembak. Selain itu, juga dilengkapi oleh dua jenis senjata. Sayangnya, kendaraan ini tidak ada AC-nya. Untuk memperpanjang usia pakainya, BTR-50 tak lagi mengandalkan komponen orisinilnya. Sebab, pasca Peristiwa G-30S, suku cadang mendadak jadi langka. Alhasil perombakan lumayan besar diterapkan pada jeroan BTR 50. Menu utama perombakan adalah soal dapur pacu. Mesin diesel yang tadinya tipe V 6 asli Rusia, diganti dengan GM 6V-92T diesel keluaran AS.

BTR-50 tengah melaju di gurun pasir
Selain di Indonesia dan Rusia, BTR-50 juga banyak dipakai negara-negara eks blok Timur. Cina bahkan memproduksi versi lain dari BTR-50. Meski kodratnya sebagai kendaraan amfibi, BTR-50 juga aktif berperang di medan gurun pasir. Hal ini terbukti saat Mesir melancarkan perang Yom Kippur melawan Israel. BTR-50 aktif digunakan militer Mesir untuk melakukan operasi penyeberangan pasukan. (Haryo Adjie Nogo Seno)
Spesifikasi
- Crew : 2+20
- Armamament : 1 x 7.62 mm machine gun
- Ammunition : 1,250 x 7.62mm
- Length : 7.08 m
- Width : 3.14 m
- Height : 1.97 m
- Weight : 14,200kg
- Engine : Model 6-cylinder in line water cooled diesel developing 240 hp at 1,800 rpm
- Max Road Speed : 44 kmh
h1

AMX-13 VCI : Tank Angkut Personel TNI-AD

18/08/2009
AMX-13 VCI Kodam Jaya
AMX-13 VCI Kodam Jaya
Walau berwujud alutsista tua, sekiranya kita boleh sedikit bangga bahwa negeri ini punya tank APC (armored personel carrier) dalam jumlah besar, yakni 200 unit. APC yang dimaksud adalah tank angkut personel AMX-13 VCI (Véhicule de Combat d’Infanterie). Dari segi usia, AMX-13 VCI sudah cukup buyut, yakni dibeli Indonesia pada tahun 60an, di impor bersama AMX-13 versi kanon untuk kampanye operasi Trikora.
Manuver AMX-13 VCI Israel
AMX-13 VCI AD Prancis
Biar sudah tua, TNI-AD masih mengoperasikan tank ini secara penuh pada unit batalion kavaleri serbu, baik Kostrad dan Kodam. Untuk menunjang operasional, tank ini sudah mengalami retrofit pada mesin, sistem suspensi dan pendingin. Secara terbatas TNI-AD mulai mengganti peran tank ini pada jenis Stormer buatan Alvis. AMX-13 VCI punya banyak varian, mulai dari ambulance, pembawa rudal anti serangan udara sampai pembawa radar mobile.
Formasi tempur AMX-13 VCI AD Argentina
AMX-13 VCI dengan radar udara
konvoi offroad AMX-13 VCI Prancis, kini Prancis sudah menggantinya dengan AMX-10
TNI-AD sendiri memiliki 200 unit versi AMX-13 VCI M, dengan senjata andalan senapan mesin berat kaliber 12,7 mm. Untuk menunjang mobilitas jarak jauh, tank ini biasanya diangkut menggunakan truk Bedford buatan Inggris. Selain Indonesia, negara lain yang mengoperasikan yakni Prancis, Argentina, Belanda dan Israel. (Haryo Adjie Nogo Seno)
Spesifikasi
Tipe : Tank APC kelas ringan
Negara pembuat : Prancis
Berat : 15 ton
Panjang : 5,7 meter
Lebar : 2,67 meter
Tinggi : 2,41 meter
Awak : 3 orang + 10 personel
Mesin : SOFAM Model 8Gxb 8-cyl. water-cooled petrol
Suspensi : Torsion Bar
Jarak Tempuh : 350 km
Kecepatan : 60 km per jam
h1

AMX-13 : Tank Tempur Utama TNI-AD

10/08/2009
AMX-13 Kavaleri Kostrad dalam kamuflase dedaunan
AMX-13 Kavaleri Kostrad dalam kamuflase dedaunan
Sepanjang sejarah, TNI-AD memang belum permah memiliki satuan tank sekelas MBT (main battle tank), atau disebut juga tank kelas berat, seperti tipe M1 Abrams, Leoprad atau Merkava yang kondang di beragam medan tempur. Tapi jangan berkecil hati, walau tak punya MBT, angkatan darat kita punya tank utama, yakni AMX-13 buatan Perancis. Meski dari segi usia tank ini sudah sepuh, karena dibuat antara tahun 50 – 60an, AMX-13 masih eksis digunakan satuan kavaleri TNI-AD sampai saat ini. Disebut tank utama karena jumlah AMX-13 cukup banyak, inilah tipe tank terbanyak yang dimiliki TNI-AD, menurut situs wikipedia TNI-AD mempunyai 275 unit AMX-13 versi kanon.
AMX-13 dilengkapi machine gun FN MAG 7,62 mm pada sisi kubah komandan
AMX-13 dilengkapi FN MAG 7,62 mm pada sisi kubah komandan
AMX-13 TNI-AD tampak samping, kelemahan terletak pada kanon yang maksimum hanya memiliki sudut elevasi 45 derajat
AMX-13 TNI-AD tampak samping, kelemahan terletak pada kanon yang maksimum hanya memiliki sudut elevasi 45 derajat
Ada banyak ragam varian AMX-13, sebut saja mulai dari versi kanon dengan beragam kaliber, versi angkut personel, versi artileri, versi tank jembatan dan versi anti serangan udara. TNI-AD diketahui memiliki tiga tipe, yakni versi kanon, versi angkut personel dan versi artileri 105 mm. Dalam artikel ini, kita fokus dahulu pada versi kanon. Tipe ini bisa dibilang menjadi ikon kavaleri TNI-AD lebih dari tiga dasawarsa, karena saking tuanya beberapa ada yang sudah menjadi monumen di beberapa museum. Tapi yang masih aktif operasional telah dilakukan program retrofit, seperti mengganti mesin dari tipe bensin ke diesel dan penggantian sistem suspensi agar lebih nyaman digunakan. Dengan upgrade ke mesin diesel, konsumsi bahan bakar bisa ditekan dan jarak tempuh bisa ditingkatkan.
AMX-13 Retrofit TNI-AD
AMX-13 yang kini dioperasikan TNI-AD telah mengalami program retrofit di Direktorat Peralatan Bengkel Pusat Peralatan TNI-AD pada tahun 1995. Retrofit AMX-13 mencakup pemasangan mesin Detroit Diesel DDA GM6V-53 T, 6 silinder 2 langkah turbocharged dengan daya 290 BHP/2800 RPM dan Torsi 91,67 KGM/1600 RPM yang mampu meningkatkan power weight ratio dan pemakaian bahan bakar lebih hemat. AMX-13 menggunakan transmisi otomatis ZF 5WG-180 dengan 5 percepatan maju dan 2 percepatan mundur, hal ini tentu lebih memudahkan pengoperasian tank. Untuk suspensi mengadopsi tipe hydropnematic “Dunlostrut”, meningkatkan kemampuan lintas medan dan mampu menambah kenyamanan awak tank.
AMX-13 AD Perancis dengan rudal anti tank Steyr
AMX-13 AD Perancis dengan rudal anti tank Steyr
Ketimbang tank tempur modern TNI-AD saat ini, seperti Scorpion buatan Alvis – Inggris. AMX-13 lebih punya pengalaman tempur luas. Kiprah AMX-13 paling mencolok saat perang Arab –Israel, dimana tank ini menjadi alutsista AD Israel di saat itu (periode tahun 60 – 70an). Lalu AMX-13 ikut juga dalam perang India – Pakistan dan terakhir turut ikut dalam kancah perang Malvinas. Jasa AMX-13 juga ada dalam operasi di Tanah Air, contoh yang paling nyata keterlibatan aksi AMX-13 dalam operasi Seroja di Timor Timur. AMX-13 mulai berdatangan pada tahun 1962 dalam rangka misi operasi Trikora.
AMX-13 menjadi monumen di markas Kostrad
AMX-13 menjadi monumen di markas Kostrad
Dari segi rancangan dan bobotnya, AMX-13 termasuk dalam kelas tank ringan yang desain nya mulai dilakukan pada tahun 1946. AMX-13 sendiri sudah diproduksi dalam jumlah total 7700 unit selama periode tahun 1952 – 1987. Beberapa negara pengguna AMX-13 sampai saat ini terus menggunakan tank lawas ini, tentu dengan beragam peningkatan kemampuan persenjataan dan performa. Di ASEAN, Singapura juga mempunyai armada tank ini, tapi sayang jumlah AMX-13 Singapura jauh lebih banyak, ketimbang milik Indonesia, yakni 350 unit. (Haryo Adjie Nogo Seno).
Tampilan 3 dimensi AMX-13
Tampilan 3 dimensi AMX-13
amx13-2
Spesifikasi AMX-13
Tipe : tank ringan
Produsen : Atelier de Construction d’Issy-les-Moulineaux
Berat kosong : 13.7 ton
Berat tempur : 14.5 ton
Panjang : 6.35 meter
Lebar : 2.51 meter
Tinggi : 2.35 meter
Awak : 3 orang (komandan, penembak dan pengemudi)
Senjata
Kanon : 75 mm / 90 mm / 105 mm – 75 mm dengan 32 amunisi.
Senapan mesin : kaliber 7,62 mm dengan 3600 peluru
Mesin : SOFAM Model 8Gxb 8-cyl. water-cooled petrol
250 hp (190 kW) – kini sudah dilakukan upgrade dengan mesin diesel buatan Detroit.
Suspensi : torsi bar
Jarak tempuh : 400 km
Kecepatan : 60 km per jam

SUMBER : INDOMILITER

BERITA POLULER