Pages

INDONESIA DEFENCE adalah blog Berita,ulasan, artikel Pertahanan dan Keamanan, Industri Militer Indonesia dan Dunia, Perkembangan Alutsista terkini, serta perkembangan POLITIK DALAM DAN LUAR NEGERI.

BERITA TERKINI DI INDONESIA DEFENCE

Friday, December 30, 2011

Menanggapi Pernyataan Mantan KASAL : Tedjo Edhy Purdijatno Ketua Dewan Pertimbangan ormas NasDem mengenai Alutsista

Dalam acara Refleksi Catatan Akhir Tahun 2011 yang diselenggarakan ormas NasDem, Ketua Dewan Pertimbangan ormas NasDem Tedjo Edhy Purduatno, mengatakan walaupun anggaran alutsista besar namun pembelian peralatan alutsista belum sesuai untuk menangkal Indonesia dari serangan musuh asing. Tedjo mencontohkan peralatan alutsista yang dibeli acapkali tak sesuai dengan kondisi geografis Indonesia.
"Misalnya membeli tank. Tank itu bagusnya di padang pasir. Bila dipakai di sini tidak cocok. Kemudian untuk pesawat tempur, jangan terlalu banyak membeli bekas pesawat negara lain," ujar Tedjo, Kamis (29/11/2011) di kantor pusat NasDem.

Jawaban dari INDONESIA DEFENCE

Maaf Pak Tedjo Edhy Purdijatno sebenarnya kalau mengenai pengalaman dalam bidang alutsista bapak lah gurunya, tapi saya selaku pemerhati Alutsista kurang sependapat dengan bapa, Kalau menurut bapak Main Battle Tank Tidak cocok di Indonesia dengan alasan kondisi geografis saya kira ini bukan alasan yang tepat.pak, alasan  ini  , alasan yang klasik yang hanya akan membuat bingung terhadap masyarakat. Bapak Tedjo Edhy Purdijatno yang saya hormati indonesia ini luas pak ada dataran rendah , ada pegunungan, ada bukit, ada rawa, ada lautan Nah kalau MBT ini kita taruh di daerah pegunungan yang rawan longsor atau di daerah rawa saya kira tidak tepat nah kita taruh MBT ini di dataran rendah , kalau pemikiran bapak seperti itu wah Alutsista TNI kapan modernya pak dan kapan TNI punya MBT sementara Singapura punya LEOPARD, Malaysia Punya T91 dari rusia kita? kita cuma punya light Tank, MBT kita lawan MBT, buka MBT kita lawan bambu runcing gak jaman lagi pak ini Zaman Modern.

Kemudian untuk pesawat tempur, jangan terlalu banyak membeli bekas pesawat negara lain," ujar Tedjo

Jawaban dari INDONESIA DEFENCE
Bukannya saya bela siapa - siapa nah sekarang ini kenyataannya soal hibah pesawat F16 saja yang jadi fokus pembahasan, Pembelian 6 Sukhoi Baru kok gak dibahas atau diekspose, pembelian super tucano,kok gak diekspose, pembelian T50 golden Eagle kok gak diexpose, seolah olah bangsa ini membeli pesawat bekas melulu bahkan rencana kemhan indonesia akan membeli 180 jet tempur sukhoi ko ini gak di ekspose, akuisisi 18 jet tempur sukhoi kok ini gak dibahas, keinginan TNI AU dengan Sukhoi 30 BM ko gak dibahas, terlalu naif kali kalau kita suka barang bekas atau kasarnya rongsokanlah. Begini pak sebenarnya pemerintah Indonesia melalui Kemhan berencana mau beli 6 pesawat F16 C/D block 52 yang baru tapi Amerika Serikat Menawarkan Grant F16 C/D blok 25 sebanyak 24 buah + 6 untuk suku cadang dengan syarat harus diupgrade terlebih dahulu. Nah Kemhan menyerahkan semuanya kepada operator yaitu TNI AU , ini sudah dipikirkan matang matang oleh TNI AU kita alhasil di terimalah Grant F16 tersebut dan alasanya sebagai berikut : Dalam rangka memenuhi target MEF ( Minimum Esencial Forrce) atau kekuatan pokok minimum dan mengingat luasnya perairan indonesia  minimal harus ada 180 pesawat tempur untuk menjaga NKRI ini karena sebagai pemukul utama, istilahnya pengebug lah , dan kalau kita beli baru sekarang 4 atau 5 tahun kedepan baru bisa pesawat baru tersebut bisa diterima ini bukan jualan kacang goreng gitu beli disitu bisa diterima, dengan mendesaknya kebutuhan untuk pertahanan dan pemerintah pun gak bodoh berdasarkan kesetaraan dan alih teknologi grant tersebut diterima karena gak sembarang negara mendapat grant dari AS, filifina aja sampe minta minta , nah kita malah ditawari, Katanya rongsokan ? terlalu kasar untuk mengatakan demikian pesawat tersebut masih layak pakai tapi untuk perannya sebagai pemukul utama harus punya daya gempur yang tinggi, ya harus di upgrade dari blok 25 ke 32 ++ kemampunya mendekati blok 52, nah F16 yang kita miliki saja masih blok 15 coba bapak bayangkan? adapunyang di upgrade sbb
:
The Government of Indonesia has requested a sale for the regeneration and upgrade of 24 F-16C/D block 25aircr f and 28 F100-PW-200 or F100-PW-220E engines being granted as Excess Defense Articles.

The upgrade includes the following major systems and components:
  • LAU-129A/A Launchers
  • ALR-69 Radar Warning Receivers
  • ARC-164/186 Radios
  • Expanded Enhanced Fire Control (EEFC) or Commercial Fire Control or Modular Mission Computers
  • ALQ-213 Electronic Warfare Management Systems
  • ALE-47 Countermeasures Dispenser Systems
  • Cartridge Actuated Devices/Propellant Actuated Devices (CAD/PAD)
  • Situational Awareness Data Link, Enhance Position Location Reporting Systems (EPLRS)
  • LN-260 (SPS version, non-PPS)
  • and AN/AAQ-33 SNIPER or AN/AAQ-28 LITENING Targeting Systems
 sumber dari F16.net
jadi kalau sudah di up grade apakah pesawat ini dikatan bekas lagi? think about it

"Kita mau beli kapal selam. Beli kapal selamnya di negara yang kompeten dalam pembuatan kapal selam. Bila kapal selam yang dibeli kemampuannya dibawah negara tetangga, sama saja tidak ada artinya," ucapnya.

Jawaban Indonesia defence
kalau yang itu saya sependapat dengan bapak, tapi permaslahannya bapak kurang up date informasi tetang alutasita , nah yang kita pesan dari korsel itu type U209 tapi kemampuan setara U 214 dan satu lagi KORSEL mau TOT itu yang penting sehingga kita bisa mandiri membuat alutsista seperti KS. nah satu lagi benar atau tidak menurut info yang saya dengar dari pernyataan dubes Rusia , Indonesia sudah beli kapal selam canggih dengan teknologi BNV ( kelas kilo 636) tetunya bapak tau KS kelas kilo kan? dan kemampuanya tidak perlu diragukan lagi.

semoga para bapak berfikir sebelum mengkritik dan memberi masukan kepada orang lain, apalagi kepublik
salam damai maju TNI,Maju INdonesiaku, maju terus pak menhan datangkan segera MBT itu.

By Indonesia Defenece

32 komentar:

Delta said...

bisa disebarin lg ga kak?

dens said...

semoga tuh Bapak membaca postingan ini... dan ndak lama lama direalisasikan, biar Bapak itu tahu kalo MBT butuh buat mempertahankan pangkalan, titik strategis, istana, atau kota perbatasan dari pendudukan militer asing :) jadi MBTnya gak ditaruh di sawah memang... :)

Lamberth Hitong, Timika said...

Betul sekali Bung Admin yang terhormat...kebanyakan para politisi tahunya mengkritik saja... Sekedar tambahan... Saya juga tidak sependapat kalau dikatakan bahwa beli pesawat bekas... Benar...F-16 hibah dari AS memang bekas pakai, tapi harus diingat persyaratan yang diminta oleh Indonesia, bahwasannya 24 pesawat tersebut harus diupgrade terlebih dahulu. Untuk hal apa saja yang perlu diupgrade...saya persilahkan bapak Tedjo yang terhormat untuk baca Majalah Angkasa No.2 November 2011 Th. XXII. Yakin saya, bahwa setelah baca artikel pada halaman 14 sampai 21, bapak tidak akan meremehkan lagi kehebatan F-16 yang sudah diupgrade ke block 32+. Lagian Petinggi TNI AU sebagai ahlinya yang menggunakan mereka setuju...para pilotnya pun sudah sangat familiar dengan F-16, dan bukan hanya kita pemakai F-16, masih ada negara-negara lain, misalnya Turki. Jadi, terlalu Naif kita mengatakan Pesawat Bekas itu identik dengan RONGSOKAN.

Anonymous said...

saya sebagai rakyat jelata berharap bapak2 yang bijak berkomentar yang ajib.Semoga bapak2 kita obyektif nggak asal ngablak.Rakyat bosan pak terus terusan dibohongi, dan saya salut pada blog2 seperti ini yang membangkitkan nafas nasionalisme.

sangkuriang said...

Ane setuju ama bang admin... jangan sampai elit politik dan media selalu membodohi masyarakat awam... Datangkan segera MBT, Kapal Selam DSME209, f16 hibah block 32++. Dan kita dukung Pembuatan PKR, Pembuatan Kapal Cepat Rudal Trimaran Class...
Susah kalau segala sesuatu di tunggangi POLITiC...

Anonymous said...

Komentarnya emang sarat politis banget nih pak jendral..maklum baru belajar kepartaian di partai masih bayi..padahal mantan KASAL loh..pengetahuannya kok sgitu ya?? Heran...

REDANT said...

bener bgt indo defens ,,maaf mungkin pegetahuann bpk tedjo memang kurang update tentang alusista tni akhir2 ini,, mungkin yg di dapt hanya soal hibah f16,leopard dan ks changbago, seperti yg tlah di uatarkanIDF saya sangat setuju sekali,,kebutuhan alusista kita mendesak ,tetangga udh nglujak,jka beli baru skrng akn semakin lama kita mendaptkan ya,padhal peswat tempur kita banyak yg udh tua dan gak layak lg lo buat hadapi teknologi skrng,,hibah di tujukan buat memperkuat jet lama agardaya tahn kita lebih baik sebelum pembeliaan alusista baru, apalgi indonesia berniat swasembada alusista ,dri laut,udara darat,intai,rudal,rampur saat ini sudh berkemabng dengan baik,
Munkin tak bijak kalo ngomong soal pembeliaan bekas tanpa didasari persoalan yang ada,apalgi anda tokoh politik yg di dengar banyak masyarakat,yg bisa membuat bingung warganya,,

justinus as said...

ya,.. begitulah,.. kalo udah masuk parpol ,.(Maap baro calon parpol 2012)... apalagi calon parpol itu kontra ama pemerintah,... slalu omong yang jelek2nya aja,...agar citranya buruk,.. trus selalu bilang "pencitraan...pencitraan"...Aneh memang,... bukannya nasden juga "PENCITRAAN" ??,.. kalo ada yang kritik membangun malah dibilang "pro pemerintah" ??

Anonymous said...

Komentar yg penuh kepentingan politik dan tv yg mengupgrade pikiran utk kepentingan sebuah partai yg pernah berbahaya dan merasa lebih pintar dari militer kita lihat siapa yg mengajari membeli pesawat bekas israel dlm operasi alpha dan pembelian kapal parchim. Siapa otaknya. Semua tahu dan aktivisnya seperti pahlawan kesorean

Anonymous said...

admin: silakan di copy paste n jgn lupa kasih link sumbernya ya

bahruzi said...

untuk urusan pengalaman pemakaian peralatan tempur merekalah lebih pengalaman dari pada kita yang hanya pinter hoax2 aja. menurut saya gak salah juga pendapatnya;alasannya:
1. untuk urusan medan kita gak tahu krn mengasumsikan beratnya 62 ton lebih jalan di jalan raya di jawa bisa ambles yang hanya mampu max; 4o ton,tapi tidak perlu khawatir karena rodanya rantai bisa jalan dimana aja. klo merusak struktur jalan raya memang.
2. pesawat terbang untuk jangka pendek betul lebih baik upgrade bekas daripada beli baru cukup lama pemenuhan MEF karena kebutuhan mendesak. untuk urusan kecanggihan gak perlu dikhawatirkan tidak seperti permak celana jeans yang bolong.. ini tehnologi persenjataan, mesin dengan performa baru bisa bertahan lama. ibarat mobil mesin baru lebih lincah klo cuman body gak mungkin bolong2 gak dipakai perang walaupun ada cacat pasti di perbaiki total.
3. kapal selam 1 harus di lawan dengan 3 fregat udah cukup misalnya kita punya 12 submarine.mereka sudah bisa TOT udah menjadi kebanggan tersendiri untuk ukuran pemula.

Mengkritisi sebenarnya baik untuk demokrasi karena akan menjadi persaingan dan perbaikan yang baik, asal niatnya untuk memajukan bangsa dan negara. bukan bertujuan untuk menjatuhkan kewibawaan dan martabat bangsa apa lagi untuk bagi2 duit berbahaya. yang tahu kelemahan dan kelebihan kemampuan tempur emang mereka sendiri klo dilihat perbandingan dengan negara lain bukan kita, kita bisa menilai kemampuan luar efek atu hasil yang pernah ditampilkan oleh kekuatan tni kita.

Iwan Fachrian said...

Jangan Pernah Percaya dgn Orang2 Partai sekalipun dia Mantan KSAL,Apalagi Media2 yang dibelakanganya juga ada Partai,kita dukung TNI punya alutsista yang modern,tuk Blog ini sajikan trus info2 yang bermutu,kami sudah tidak percaya lagi dengan Partai maupun media TV seperti Metro TV dan TV One!

Iwan Fachrian said...

Jangan Pernah dengan Orang2 Partai! sekalipun dia mantan KSAL,seharusnya beliau mencontoh Pak Cheppy (mantan KSAU)yang slalu memberikan pencerahan lewat buku2nya,mari kita counter kritik2 yang tidak berpihak kepada TNI,lewat blog ini,kita dukung TNI punya alutsista yang modern! kami sudah tidak percaya lagi dengan Partai2 dan Media yang selalu membuat opini2 Menyesatkan!!!

Muhammad_Zarkasyi.Blogspot.com said...

kan udah saya bilang, kita perlu kesetaraan kekuatan, apapun alasannya kita perlu MBT. Titik!

Anonymous said...

sy muak dg komentarnya mantan kasal yg ngomongnya asal njeplak, gak bisa menghargai upaya yg sdg dilakukan TNI memodernisasi alutsista. sy balik bertanya "apa yg sudah bpk lakukan utk TNI-AL sewaktu menjabat Kasal dulu????" bisanya mengkritik aja, diancooooo.

Anonymous said...

blog kaya gini yg harus di baca masyarakat,nutuk membangun rasa nasinalisme.......maju terus bang admin. MAJU MAJU TNI INDONESIA

Anonymous said...

mintak diludhin nih gan mulutu eks kasal ini....

jack said...

benr skali mas2 admin para petinggi ini perkataannya ngga membangun jiwa nasionalisme...mereka hanya mementingkan partai politiknya sendiri yg akan membuat negara makin hancur ....majulah indonesiaku....

dari kami rakyat jelata

indonesia_raya said...

tanggapan dari admin http://indonesiandefense.blogspot.com saya simpulkan belum klop dgn pernyataan mantan KSAL...
(1). soal "MBT" yg jadi kontroversial, saya tidak melihat adanya kutipan pernyataan mantan KSAL Tedjo EP yg secara jelas menyebutkan kata "MBT". Menurut penilaian saya kutipan "Tank itu bagusnya di padang pasir. Bila dipakai di sini tidak cocok." sangat-sangat bisa berbeda arti & maksudnya dengan kesimpulan yg mengarah langsung secara general ke hal "MBT". saya mohon admin mengkonfirmasikan/mengklarifikasikan langsung ke narasumber.

(2). argumen admin ttg urgensi f-16 bekas krn pertimbangan wkt dibanding beli baru, nyatanya f-16 bekas tsb baru bisa dtg ke indonesia dlm wkt brp tahun...

(3). argumen ttg amrik yg nawarin duluan mlh dibantah oleh pihak resmi as sendiri bbrp wkt lalu...

(4). herannya lg admin mlh bertanya balik
knp hanya "pembelian" f-16 bekas yg fokus jd pembahasan,knp tdk membahas ato mengekspose pembelian pswt tempur yg lain..admin lupa barangkali justru krn "bekasnya" itu slhsatu sebab jd fokus pembhsn

(5). soal kpl selam, masa iya mantan KSAL yg baru berapa tahun selesai tugas KSAL-nya ga update info,bukankah justru beliau mantan "sang user langsung" ? lalu gonjang-ganjing istilah "HERDER" tsb dari siapa

dan poin penting yg saya simpulkan dari kutipan pernyataan mantan KSAL Tedjo EP,bahwa beliau tidak satupun menyebutkan suatu isu secara spesifik to the point.tp uniknya respon2 yg bermunculan malah secara vulgar menyeret ke isu2 tertentu yg spesifik...mengutip pernyataan kawan2 bahwa TNI kita tidak bodoh,sang mantan KSAL NKRI Tedjo EP juga (mantan) TNI...HIDUPLAH INDONESIA RAYA...(y)

Anonymous said...

emang mau sampai kiamat baru Indonesia punya MBT tolong perhatiannya buat TNI daripada dananya dikorup pejabat muka duitan!!!!!!giliran pas diperiksa pura2 sakit pas di LN sehat mampus sja sekalian

Anonymous said...

Admin : terima kasih indonesia raya telah komen di blog ini. ok tank gak cocok di indonesia cocoknya di padang pasir. oklah gak kita sebutkan jenisnya. jangan bilang tank gak cocok di indonesia. apa maksudnya? kita perlu tank modern baik light tank maupun main battle tank.

Anonymous said...

admin: indonesia raya F16 yang akan dupgrade itu bisa selesai 8 unit pertahunnya bearti di ahir thn 2012. 8 unit bisa nongkrong di RI. nah kalo beli baru apa bisa 8 unit dlm satu tahun selesai produksinya? think about it. nah kalo beli baru cuma dapet 5 unit produksi lama kan yg pesan bukan kita aja

Lamberth Hitong, Timika said...

TANGGAPAN SAYA ATAS KOMENTAR INDONESIA RAYA:
(1)Saya tidak menilai apakah tank yang dimaksud MBT atau tank lainnya, yang jelas kebutuhan TNI akan MBT sudah sangat mendesak. Dan TNI sebagai pemakai tentu sudah tahu mana daerah yang cocok ditempatkan MBT dan mana yang tidak cocok... jadi biarkan saja TNI yang memutuskan bagaimana...

(2)Untuk tanggapan Indonesia Raya butir kedua yang mengatakan: "argumen admin ttg urgensi f-16 bekas krn pertimbangan wkt dibanding beli baru, nyatanya f-16 bekas tsb baru bisa dtg ke indonesia dlm wkt brp tahun..."
Berdasarkan informasi dari Majalah Angkasa No. 2 November 2011 Th. XXII hal. 15 alinea kedua dari akhir dikatakan: "...penandatanganan kontrak diharapkan bisa dilakukan Februari 2012 dan jet F-16 C/D Block 32+ tiba seluruhnya tahun 2014. Ini berarti sudah sesuai dengan renstra Indoensia tahun 2010-2014.


(4). herannya lg admin mlh bertanya balik
knp hanya "pembelian" f-16 bekas yg fokus jd pembahasan,knp tdk membahas ato mengekspose pembelian pswt tempur yg lain..admin lupa barangkali justru krn "bekasnya" itu slhsatu sebab jd fokus pembhsn

Justru karena "bekasnya" itu slhsatu sebab jadi fokus perhatian.

Maaf...sudahkah anda membaca bagian mana dari pesawat F-16 yang diupgrade? lagian ini demi tercapainya MEF, mana lebih baik coba...menunggu yang baru datangnya lebih lama dari tahun 2014, dan negara tetangga kita getol mengganggu wilayah perbatasan kita karena mengetahui kelemahan alutsista TNI, atau memilih pesawat bekas pakai yang diupgrade untuk memenuhi kebutuhan MEF sambil menunggu produksi KFX??

Intinya:
Kami salut dengan informasi yang selalu up to date dari www.indonesiandefense.blogspot.com. Dan rakyat butuh informasi yang membangkitkan semangat nasionalisme seperti yang disajikan oleh blog ini, walaupun tentu kami juga selalu menyarankan agar bung admin benar-benar memilih informasi dari sumber-sumber terpercaya, dan perlu memberikan link dari mana informasi tersebut diperoleh. Dan untuk bung Indonesia_Raya...salut juga atas pemikiran cerdasnya...moga kita saling mendukng satu sama lain...dalam upgrade informasi dibidang alutsista dan tekhnologi negara kita ini... Bravoooooo....n selamat tahun baru...

Anonymous said...

sy sarankan bpk2 petinggi TNI saat ini utk terus maju guna membangun kekuatan pertahanan kita, jgn hiraukan para politisi busuk (baik sipil maupun eks militer)yg sok pintar. Rasanya baru era skrg (Menhankam Pak Purnomo) yg serius dan peduli thd alutsista TNI. Bravo pak Pur.

Anonymous said...

admin : indonesia raya. tlng sampaikan di tv bahas pembelian alutsiata baru kita. jangan bekas hibah itu saja topixnya. kita bangsa kaya kita punya duit jangan jelek2 kan terus. dan hibah itu u upgradenya hrs ada duit. pesawt yang sudah dupgrade apa masih dikatan bekas?

Anonymous said...

Admin : memnanggapi admin indonesia raya
(1). soal "MBT" yg jadi kontroversial, saya tidak melihat adanya kutipan pernyataan mantan KSAL Tedjo EP yg secara jelas menyebutkan kata "MBT". Menurut penilaian saya kutipan "Tank itu bagusnya di padang pasir. Bila dipakai di sini tidak cocok." sangat-sangat bisa berbeda arti & maksudnya dengan kesimpulan yg mengarah langsung secara general ke hal "MBT". saya mohon admin mengkonfirmasikan/mengklarifikasikan langsung ke narasumber.

jawaban admin indonesia defence
Admin : terima kasih indonesia raya telah komen di blog ini. ok tank gak cocok di indonesia cocoknya di padang pasir. oklah gak kita sebutkan jenisnya. jangan bilang tank gak cocok di indonesia. apa maksudnya? kita perlu tank modern baik light tank maupun main battle tank.
dan isu yang meng hangat saat ini tentang MBT

Anonymous said...

2). argumen admin ttg urgensi f-16 bekas krn pertimbangan wkt dibanding beli baru, nyatanya f-16 bekas tsb baru bisa dtg ke indonesia dlm wkt brp tahun...

jawaban Admin indonesia defence
admin: indonesia raya F16 yang akan dupgrade itu bisa selesai 8 unit pertahunnya bearti di ahir thn 2012. 8 unit bisa nongkrong di RI. nah kalo beli baru apa bisa 8 unit dlm satu tahun selesai produksinya? think about it. nah kalo beli baru cuma dapet maaf 6 unit unit produksi lama kan yg pesan bukan kita aja . dan kalo adapilihan lain coba kasih solusi yang membangun dengan pokok permasalahan SBB : dalam renstra TNI 2010 -2014 harus dicapai MEF , nah dengan dana pembelian F16 Baru dapaet eanam unit, semenatara wilayah kita luas dan minimummnya harus dijaga 180 pesawat. coba kasih solusi dengan dana pas pasan kita dapat pesawat 24 unit , kalo ada kasih tau DEPHAN dan TNI AU 100% langsung diterima.

(3). argumen ttg amrik yg nawarin duluan mlh dibantah oleh pihak resmi as sendiri bbrp wkt lalu...
jawaban admin indonesia defence
saya hanya memaparkanp fakta nah baca dan ada link nya di bawah


Dalam perkembangannya timbul opsi lain. Hasil komunikasi antara TNI AU dan Pemerintah AS, secara government to government. Pemerintah AS menawarkan program hibah F-16 kepada pihak Indonesia. Program hibah ini disampaikan juga oleh Presiden Barack Obama dalam kunjungan singkatnya ke Indonesia, 9 November 2010 lalu. Hibah F-16 itu telah mendapat persetujuan dari Kongres AS. sumber :http://bataviase.co.id/node/889659

Anonymous said...

(4). herannya lg admin mlh bertanya balik
knp hanya "pembelian" f-16 bekas yg fokus jd pembahasan,knp tdk membahas ato mengekspose pembelian pswt tempur yg lain..admin lupa barangkali justru krn "bekasnya" itu slhsatu sebab jd fokus pembhsn

jawaban Admin Indonesia defence:
Maksud saya disini kenapa hibah f16 terus yang jadi bahan serangan empuk oleh lawan politik pemerintah, padahal banyak pembelian alutsista baru oleh pemerintah kenapa ko gak di ekspose? pembelian sukhoi,BMP3f,rudal yakhont,MI17/MI35, T50 golden EG,supertucanno wah masih banyak yang lainya

saya gak berpihak pada siapa siapa tapi saya pendukung kekuatan TNI kita jadi jika ada yang melemahkan dengan cara apapun kekuatan TNI kita ya melalui blog ini kita blogersista pun akan menentangnya walaupun dengan artikel, komentar yang membangun

Anonymous said...

5). soal kpl selam, masa iya mantan KSAL yg baru berapa tahun selesai tugas KSAL-nya ga update info,bukankah justru beliau mantan "sang user langsung" ? lalu gonjang-ganjing istilah "HERDER" tsb dari siapa
jawaban admin indoesia defence:
Harusnya sebagai mantan KASAL gak berbicara tank gak cocok di indonesia,
harusnya sebagai mantan petinggi TNI beliau harus mendukung MEF, dan kasih solusi yang baik dan membangun bukanya membuat pernyataan terbuka dihadapan publik yang membingungkan.

dan poin penting yg saya simpulkan dari kutipan pernyataan mantan KSAL Tedjo EP,bahwa beliau tidak satupun menyebutkan suatu isu secara spesifik to the point.tp uniknya respon2 yg bermunculan malah secara vulgar menyeret ke isu2 tertentu yg spesifik...mengutip pernyataan kawan2 bahwa TNI kita tidak bodoh,sang mantan KSAL NKRI Tedjo EP juga (mantan) TNI...HIDUPLAH INDONESIA RAYA...(y)

jawabana admin indonesia defence
tapi pak tedjo sudah mengarah isu MBT dan F16, pernyataanya melemahkan akan keberadaan MBT dan hibah F16

justru itu karena dia manatan perwira TNI mbo ya harus bela TNI bukanya mengkritik tidak membangun , Apakah karena Nasdem sehingga dah berbalik arah?

ingat masyarakat kita dah pintar pintar mereka muak dengan partai yang berambisi. thanks

Anonymous said...

bener banget tuh INDO DEFENCE... masak pak tedjo ngak ingat waktu jaman agresi sekutu mendaratkan tank tempur utama sekelas sherman berbobot 30 an ton walaupun tank leopard berbobot 60 an ton saya yakin tuh tank oke2 aja kalo dipake di indonesia apalagi daerah jawa yang tanahnya vulkanis.... di kalimantan aja escavator sekelas pc 2000 aja bisa kok diajak di area berlumpur

OKTARIA YUANANDES said...

dasar orang politik, suka memberi kritik, mending mikirin taktik, agar musuh tidak berkutik, jangan bikin rakyat panik.

Anonymous said...

ketika AD akan membeli Leo...begitu hebatnya penolakan dari LSM dan Dewan.... tidak sehebat keputusan menerima hibah F16 ...yg dicermati lagi penolakan disuarkan keras dari mantan2 jendral... what's going on..?!!!

Post a Comment

DISCLAIMER : KOMENTAR DI BLOG INI BUKAN MEWAKILI ADMIN INDONESIA DEFENCE , MELAINKAN KOMENTAR PRIBADI PARA BLOGERSISTA
KOMENTAR POSITIF OK