TNI-AL siapkan personel tiga kapal selam baru

Jakarta (ANTARA News) - Markas Besar TNI Angkatan Laut tengah mempersiapkan sejumlah personel untuk mengawaki tiga kapal selam baru yang baru saja ditandatangani kontraknya.
"Kemungkinan ada sekitar 150 personel yang akan disiapkan dan dikirim untuk belajar di Korea Selatan secara bertahap," kata Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut Laksamana Pertama Untung Suropati di Jakarta, Rabu.
Ia menambahkan secara umum kemampuan personel kapal selam TNI Angkatan Laut tidak perlu diragukan.
"Secara umum, personel kami sudah menguasai seluk beluk kapal selam dan tidak ada keraguan untuk itu," kata Untung.
Kontrak pengadaan tiga kapal selam baru untuk TNI Angkatan Laut telah ditandatangani antara Kementerian Pertahanan Republik dengan perusahaan galangan kapal asal Korea Selatan, Daewoo Shipbuilding Marine Enginering (DSME).
Kontrak tersebut ditandatangani pihak Kemhan RI diwakili oleh Kepala Badan Sarana Pertahanan Kemhan RI Mayjen TNI Ediwan Prabowo, sedangkan pihak DSME diwakili oleh President & CEO DSME Sang-Tae Nam, Selasa (20/12) malam.
Sebelumnya, Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengatakan dalam kontrak itu ada ketentuan mengenai mekanisme alih teknologi mulai dari awal hingga akhir pengadaan selesai seluruhnya.
"Artinya dari awal pembelian proses alih teknologi itu sudah berjalan, yakni dengan mengirimkan sejumlah teknisi yang masa kerjanya masih panjang untuk melihat langsung proses pembuatan kapal selam itu," ujar Wamenhan.
"Pengadaan sumber daya manusia yang akan dikirim ini menjadi tantangan tersendiri bagi Indonesia, khususnya PT PAL. Dan jumlahnya relatif besar minimal 50 orang," ujar Sjafrie.
Pada pengadaan tahap kedua, para teknisi yang telah dikirimkan tersebut diharapkan mulai terlibat dalam hal-hal teknis menyangkut pembuatan kapal selam.
"Nah disini mulai ada interaksi fisik langsung para teknisi kita dalam proses pembuatan kapal selam. Jadi, peran negara produsen sudah sekitar 50 persen diambil oleh para teknisi kita," tutur dia.
Sjafrie menambahkan selama proses pembuatan dua kapal selam itu selain menyiapkan dan mengirimkan para teknisi juga sudah dibangun pula galangannya. "Sehingga semua ini berjalan paralel," katanya.
Selanjutnya, ujar Sjafrie, pada pembuatan kapal selam ketiga sudah dapat dilakukan di Indonesia dan seluruhnya dilakukan oleh tenaga-tenaga Indonesia.
"Itu kebijakan dasar, strategi besar dalam mekanisme pengadaan alat utama sistem senjata yang ditetapkan Indonesia baik untuk pengadaan alat utama sisitem senjata berteknologi tinggi seperti kapal selam, maupun berteknologi sedang," kata Wamenhan.
sumber Antara
BACA JUGA:
-
▼
2011
(2335)
-
▼
December
(141)
- 2012: Pengaadaan 3 Kapal selam.20 KCT.2 Destroyer
- Tedjo Edhy Purdijatno Ketua Dewan Pertimbangan orm...
- Menanggapi Pernyataan Mantan KASAL : Tedjo Edhy Pu...
- Lanud Malang Dapat 16 Pesawat Tempur
- KRI SIM-367 DAN BNS OSMAN F-18 LAKSANAKAN BOARDEX
- Dua Pesawat AU Melintas Rendah di Danau Toba
- U.S. to Sell F-15 Fighters to Saudi Arabia
- Kemhan Pastikan Membeli Enam Unit Jet Tempur Sukho...
- Marinir Angkat Tiga Warga Kehormatan Baru
- Latihan Penembakan Meriam Howitzer Pasukan Marinir
- Lokasi Pemanfaatan Kapal Selam Belum Ditentukan
- Bertahan Dengan Alutsista tua
- AS akan gelar kapal perang di Singapura
- US Willing to Help Philippines Get F-16 Jets
- TNI AL GELAR LATIHAN
- BERITA SEBELUMNYA TENTANG KAPAL SELAM RI : PANGLIM...
- Steregushchy class corvette: In 2007 the Indonesia...
- Kapal Induk Rusia Ini Segera Berubah Jadi Hotel Mewah
- Persiapan Latihan Kesenjataan Terpadu Korps Marinir
- KILO CLASS SUBMARINE
- SSK Kilo Class (Type 636), Russian Federation
- Menhan Terima Kunjungan Dirut PT. DI
- Tim Pembuat Kapal Selam Indonesia Berangkat Januari
- CN-235 MPA ketiga Korean National Guard diserahkan...
- PT PAL Siap Alih Teknologi Kapal Selam
- Satu Hercules TNI-AU segera kembali dari Amerika S...
- Pusat Desain & Pengembangan Jet Tempur KF-X/IF-X D...
- sejarah :Teuku Umar, Pahlawan atau Oportunis Sejati?
- BERITA SEBELUMNYA TETANG KS :Russia shortlisted fo...
- APASIH BNV?
- TNI-AL siapkan personel tiga kapal selam baru
- Mengejutakan, Indonesia telah membeli kapal selam ...
- KASAL Terima Penghargaan Pemerintah Rusia
- Kemhan RI - DSME Korea Selatan Tandatangani Kontra...
- DPR Apresiasi Alih Teknologi Pengadaan Kapal Selam
- ALIH teknologi pembuatan kapal selam tidak bisa di...
- Dalam 5 bulan mendatang TNI AL Akan diperkuat Kapa...
- HARGA MBT , SUKHOI MAHAL , TAPI LEBIH MAHAL DENGAN...
- Peacekeeping Center untuk Kesiapan RI Pelihara Per...
- Indonesia Sampaikan Belasungkawa kepada Korea Utara
- RI - Korsel bahas TOT Kapal Selam
- Industri Pertahanan Didaerah Harus Maju
- Indonesia Tidak Khawatir Apabila Belanda Tak Jual ...
- Pertahanan Negara
- 2012 PT DI Optimis
- MBT BISA JALAN DI INDONESIA
- Peneliti Minta Rencana Pembelian Tank Leopard Diuj...
- Jaga Merah Putih dan tetap waspada Senin, 19 Desem...
- Presiden: Indonesia perlu pusat perdamaian berkela...
- Presiden Resmikan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian
- Heli Bolcow TNI AL Dipersenjatai
- Incar Tank Leopard, Pemerintah Siapkan US$280 Juta
- Russia’s Strategic Missile Forces to get 4G contro...
- Hindari Penyimpangan, Pemerintah Sediakan Tim Peng...
- Russia to build 100-ton ICBM to penetrate US missi...
- Terlalu dini menilai Leopard tidak cocok
- Besok, Presiden Resmikan Peacekeeping Center di Se...
- Indonesia Tetap Inginkan Tank Leopard
- Philippines Wants to Acquire F-16 Fighter Jets fro...
- Menhan: Dua Skuadron F-16 Hibah dari Amerika Tiba ...
- Indonesia Segera Miliki Tiga Kapal Selam Baru
- Wamenhan: Rencana Pembelian Tank Leopard Sudah Mel...
- Serangan Militer ke Iran: Kisah dari Pulau Diego G...
- Belarus gets surface-to-air missiles from Russia
- Chinese carrier pictured at sea by US company
- DPR Sarankan Pemerintah RI Buat Tank Sendiri
- Panglima TNI: Penyelenggaraan TNI Manunggal Masuk ...
- Lockheed Martin Rolls Out Final F-22 Raptor
- No title
- Russia deploys new missile system in Chechnya
- Pencurian Ikan Mengancam Kamtibmas
- KSAL: Armada Laut Kuat Dukung Perekonomian Negara
- Wajar Bila Tertinggal, 20 Tahun Alutsista Indonesi...
- KAI KF-21 Boramae
- TNI AL Siapkan Latihan Bersama Dengan US Navy
- Perwira Angkatan Laut Cina Berkunjung ke Koarmatim
- KASAU resmikan mako lanud medan
- KASAU resmikan mako lanud medan
- Kopassus Berlatih Sambil Berbhakti pada Masyarakat...
- MEF Belum Tercapai
- Pasukan TNI akan disebar ke luar Jawa
- Perwira AL China cermati keamanan maritim Indonesi...
- Pasukan Katak Tangani Aksi Perompakan
- Jangan biarkan laut kita dikuasai bangsa lain
- KSAU Ingatkan Agar Prajurit TNI AU Siap Hadapi Perang
- Perangkat Terbaru AL Iran Akan Segera Diluncurkan
- Menhan: Laut Perekat Kedaulatan Negara
- Peringatan Hari Nusantara di Dumai Diwarnai Dengan...
- KDB Darulaman Tiba di Pangkalan TDLB
- Perkuat Alutsista dengan Kerja Sama Multinegara
- Wakasad: Setiap Tahun Alutsista Ditambah
- KSAD : Kami Membeli Tank Leopard Untuk Menyamakan ...
- Latihan Bersama Elang Ausindo Dimulai
- SAF Showcases Integrated Strike Capabilities at Ex...
- Air Force Defends B10bn Budget Call
- After Warships, Aquino Now Wants to Acquire US War...
- RI-Malaysia perkuat hubungan melalui pelatihan "ESQ"
- Pasukan Katak Koarmabar Latihan Tempur di Dumai
- TNI Ikuti Kejuaraan Taekwondo di Vietnam
- Hentikan Produkdi Bila Rafale Tidak Laku
No comments:
Post a Comment
DISCLAIMER : KOMENTAR DI BLOG INI BUKAN MEWAKILI ADMIN INDONESIA DEFENCE , MELAINKAN KOMENTAR PRIBADI PARA BLOGERSISTA
KOMENTAR POSITIF OK