Pages

INDONESIA DEFENCE adalah blog Berita,ulasan, artikel Pertahanan dan Keamanan, Industri Militer Indonesia dan Dunia, Perkembangan Alutsista terkini, serta perkembangan POLITIK DALAM DAN LUAR NEGERI.

BERITA TERKINI DI INDONESIA DEFENCE

Thursday, January 19, 2012

Menhan: Pembelian Tank Terkendala Parlemen Belanda


INILAH.COM, Jakarta - Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro mengakui, rencana pembelian tank Leopard milik Belanda terkendala parlemen negeri 'Kincir Angin' tersebut.

"Antara pemerintah dan pemerintah sudah ada pembicaraan, tetapi kan kita punya parlemen, mereka juga punya parlemen. Urusannya masih belum selesai," ujar Purnomo di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian, Jumat (20/1/2012).

Keputusan pembelian tank bekas Belanda ini selain mendapat penolakan dari parlemen dalam negeri, juga mendapat penolakan dari parlemen Belanda. Akibatnya hingga saat ini transaksi jual-beli tank tidak dapat dilakukan. "Belum, masih menunggu," ucapnya.

Namun Purnomo menegaskan, rencana pembelian tank Leopard sudah sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan TNI AD sebagai pengguna.

"Iya dong, kami sebagai Kementerian Pertahanan tidak akan mengubah spektek (spesifikasi teknis). Kita mengikuti apa yang disulkan angkatan. User naik ke Mabes TNI, kemudian naik ke kita," kata Purnomo.

Selain itu, Parlemen Belanda mengeluarkan mosi untuk membatalkan transaksi pembelian tank miliknya kepada Indonesia. Alasannya, Indonesia dinilai belum mampu menghormati hak asasi manusia, dan tank milik Belanda bisa saja digunakan untuk menyerang rakyat sendiri. [yeh]

sumber : Inilah.com

5 komentar:

Anonymous said...

kalau kelihatannya bertele tele segera putar halua saya kira rusia siap menyediakan dan tidak khwatir ada embargo, untuk DPR tinggalkan saja dari pada uangnya buat beli WC...........

Anonymous said...

Indonesia butuh MBT, walaupun bukan Leopard.

Muhammad_Zarkasyi.Blogspot.com said...

semoga cepet dapat MBT apapun itu, pengennya ya leopard.

Anonymous said...

kalau terlalu ribet mending beli ke RUSIA aja....
T 90 ya klo gak salah......DPR ga usah telmi....
jangan hanya mikirkan gedungnya aja......

Anonymous said...

Mereka bilang "Indonesia dinilai belum mampu menghormati hak asasi manusia" dia harus ngaca laah 350 tahun ngejajah Indonesia, meres harta rakyat Indonesia, bunuh ribuan orang. Dia kira itu yg dinamakan menghormati HAM

Post a Comment

DISCLAIMER : KOMENTAR DI BLOG INI BUKAN MEWAKILI ADMIN INDONESIA DEFENCE , MELAINKAN KOMENTAR PRIBADI PARA BLOGERSISTA
KOMENTAR POSITIF OK