Pages

INDONESIA DEFENCE adalah blog Berita,ulasan, artikel Pertahanan dan Keamanan, Industri Militer Indonesia dan Dunia, Perkembangan Alutsista terkini, serta perkembangan POLITIK DALAM DAN LUAR NEGERI.

BERITA TERKINI DI INDONESIA DEFENCE

Tuesday, January 24, 2012

Leopard 2 Andalan AD Eropa, Singapura Punya 96 Unit


military-today.com
Tank Leopard diproduksi oleh Krauss-Maffei Wegmann dan saat ini Singapura memiliki 96 unit.

Jurnas.com | TANK tempur Leopard 2 merupakan produk yang dikembangkan oleh Krauss-Maffei, sekarang Krauss-Maffei Wegmann (KMW), Munchen, Jerman. Leopard 2 adalah penerus varian Leopard 1, yang sukses.

Pada Juni 2010, KMW meluncurkan generasi tank tempur utama, Leopard 2 A7 +. Tank ini terbukti berhasil dan berkualitas oleh tentara Jerman. Fitur utamanya meliputi perlindungan modular kit, daya tahannya ditingkatkan, mobilitasnya, dan kemampuan jelajahnya.

Pada Juli 2011, KMW sepakat menjual sekitar 200 Leopard 2 A7 + ke Arab Saudi. Leopard 2 diproduksi pertama kali tahun 1979. Hingga kini sudah dipakai militer Austria, Kanada, Chili, Denmark, Finlandia, Jerman, Yunani, Belanda, Norwegia, Polandia, Portugal, Singapura, Swiss, Swedia, Spanyol dan Turki, dengan lebih dari 3.200 unit.

Pada Februari 2003, Belanda meningkatkan 180 tank Leopard 2A5 menjadi konfigurasi Leopard 2A6. Pada Desember 2006, Singapura membeli 66 Leopard 2A4 yang sudah diperbaharui dari AD Jerman, ditambah 30 tank tambahan untuk suku cadang.

Tank-tank mulai digunakan Angkatan Darat Singapura , September 2008. Adapun Leopard 1 pertama kali diproduksi 1963 oleh Krauss-Maffei untuk Departemen Pertahanan Jerman dan lebih dari 6.000 kendaraan telah diekspor ke Belgia, Denmark, Jerman, Yunani, Italia, Kanada, Belanda, Norwegia, Turki dan Australia. Army Technology
 

KSAD: Rencana pembelian tank Leopard belum putus

Selasa, 24 Januari 2012 18:45 WIB
KSAD Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo (FOTO ANTARA)
Sebetulnya tidak secara spesifik soal Leopard. Tapi banyak macam lainnya. Tank Leopard hanya salah satunya saja," kata Pramono Edhie ....
Jakarta (ANTARA News) - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo, menegaskan bahwa rencana pembelian 100 tank Leopard dari Kerajaan Belanda belum putus, dan TNI masih menjajaki pembelian tank dari negara lain.

"Sebetulnya tidak secara spesifik soal Leopard. Tapi banyak macam lainnya. Tank Leopard hanya salah satunya saja," kata Pramono Edhie dalam rapat kerja dengan Komisi I DPR RI, di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa.

Pramono Edhie menambahkan, saat ini banyak negara yang menawarkan produk tanknya kepada TNI.

"Kita dapat informasi dari Belanda, Jerman, Prancis, Korea Selatan, dan Inggris
Kami sudah ke Jerman sebagai pembuat Leopard," kata Pramono Edhie.

Bahkan, lanjut dia, Kerajaan Belanda kemungkinan akan menindaklanjuti untuk menjual tanknya pada Indonesia.

"Mereka secara resmi mengundang tim kita. Tim dari Jerman juga datang. Kita akan  membandingkan, apakah akan membeli dari Jerman atau Kerajaan Belanda," kata adik kandung Ani Yudhoyono itu.

Ia juga mengaku salah dalam memberikan informasi terkait dengan rencana pembelian tersebut.

"Mungkin saya salah, belum menginformasikan, tapi memang pembelian itu belum putus," pungkas pramono Edhie. 
 
sumber : Antara

0 komentar:

Post a Comment

DISCLAIMER : KOMENTAR DI BLOG INI BUKAN MEWAKILI ADMIN INDONESIA DEFENCE , MELAINKAN KOMENTAR PRIBADI PARA BLOGERSISTA
KOMENTAR POSITIF OK