Pages

INDONESIA DEFENCE adalah blog Berita,ulasan, artikel Pertahanan dan Keamanan, Industri Militer Indonesia dan Dunia, Perkembangan Alutsista terkini, serta perkembangan POLITIK DALAM DAN LUAR NEGERI.

BERITA TERKINI DI INDONESIA DEFENCE

Sunday, July 17, 2011

Mitsubishi F-2 atau F-16 Versi Jepang


.
FSX-22

Mitsubishi F-2

Mitsubishi F-2, salah satu pesawat tempur kebanggaan Jepang merupakan alternatif pengembangan dari pesawat tempur F-16.
Mitsubishi F-2 yang berbasis pada design F-16, dikembangkan Jepang dalam rangka memenuhi kebutuhan pesawat tempur modern bagi Pasukan Beladiri Udara Jepang (Japan Air Self Defence Force (JASDF)).
Pemerintah Jepang memberikan kepercayaan kepada Mitsubishi Heavy Industries sebagai kontraktor utama untuk pengembangan pesawat tempur baru mereka.
Walaupun begitu, pengembangannya tetap melibatkan pihak pembuatnya Lockheed Martin (dahulu General Dynamics sebelum diakuisisi oleh Lockheed Martin) dari Amerika Serikat.
Sebenarnya pihak Mitsubishi mampu merancang dan membuat prototype pesawat tempur modern yang canggih berbasis pada pesawat F-16.
Namun, karena adanya perjanjian pembatasan produksi peralatan militer Jepang dengan Amerika Serikat pasca Perang Dunia Kedua, Jepang akhirnya mendapat izin dari pemerintah Amerika untuk membuat pesawat dengan standard F-16 dengan Lockheed Martin sebagai sub-kontraktor.
Mitsubishi F-2
Maka dibuatlah pesawat tempur versi F-16 versi Jepang dengan kode F-2 atau lengkapnya Mitsubishi F-2.  Pesawat tempur Mitsubishi F-2 ini dibuat dalam dua versi;  yakni; versi tempat duduk tunggal F-2A dan versi tempat duduk tandem F-2B.
Saat tulisan ini dibuat, Departemen Pertahanan Jepang (Japan Defence Agency) sudah memesan 130 unit Mitsubishi F-2 dengan rincian 83 unit F-2A dan 47 unit F-2B.
Pemilihan pesawat F-16 untuk F-2 ini didasari pada varian F-16C yang diaplikasikan pada FS-X versi Jepang untuk menggantikan jenis F-1 pada tahun 1987.  Mitsubishi sendiri mendapatkan penunjukan pada tahun 1988 untuk membuat F-2 dimana pada program ini komposisi pembagian pembiayaannya adalah 40 persen ditanggung pihak Amerika Serikat dan 60 persen oleh pihak Jepang.
Kemudian dibuatlah empat unit prototype untuk diuji terbang dan dua prototype jenis static untuk pengujian statis dan ketahanan (fatigue test).  Uji terbang berhasil dilakukan dengan sukses pada tahun 1997, dan tahap produksi dilakukan pada tahun 1998.
Penyerahan unit pertama yangb diproduksi di fasilitas Mitsubishi's Komaki South Plant di Nagoya kepada Japan Defence Agency dilakukan pada tahun 2000.  Kini sudah diserahkan sekitar 49 unit F-2.
Mitsubishi F-2

Pembuatan Mitsubishi F-2

Pembuatan Mitsubishi F-2 di Jepang melibatkan beberapa Industri Jepang antara lain, Kawasaki bertanggung jawab untuk konstruksi bagian tengah dari badan (fuselage) pesawat, termasuk pintu roda utama dan mesin.  Mitsubishi bertanggung jawab untuk bagian depan fuselage dan sayap, juga perancangan struktur lower-wing box termasuk lower skin, spars, ribs dan cap yang dibuat dari bahan komposit graphite-epoxy.
Permukaan kulit sayap bagian atas dibuat oleh pihak Fuji, termasuk wing fairing, radome, flaperons dan engine air-intake serta bagian ekor pesawat.
Pihak Lockheed Martin bertanggung jawab untuk memasok bagian belakang fuselage pesawat, port-side wing box, leading-edge flaps, dan system avionic.  Sistem fly-by-wire digital dipasok oleh Japan Aviation Electric bersama Honeywell.
Cockpit pesawat dilengkapi dengan tiga buah layer saji (display) multi-fungsi, termasuk liquid crystal display dari Yokogawa.  HUD (Head-up display) untuk pilot di buat oleh Shimadzu.  Sistem integrated electronic warfare, mission computer dan active phased array radar dibuat oleh pihak Mitsubishi Electric.
Mitsubishi F-2
F-2 membawa persenjataan M61A1 Vulcan kanon multi laras caliber 20mm yang dipasang pada bagian sayap.  Pesawat ini memiliki 13 titik perletakan persenjataan, satu pada bagian tengah fuselage (centreline fuselage), masing-masing satu pada ujung sayap (wing-tip), dan masing-masing lima pada setiap sayap bagian bawah.  Store management system dipasok oleh Lockheed Martin.
F-2 membawa misil udara-ke-udara jarak menengah jenis AIM-7F/M Sparrow dari Raytheon, misil udara-ke-udara jarak pendek AIM-9L Sidewinder dan misil udara-ke-udara jarak pendek AAM-3 dari Mitsubishi.
Jenis misil lainnya yang dapat dibawa oleh F-2 adalah misil anti kapal permukaan ASM-1 dan ASM-2 (awalnya dibuat untuk F-1), dan kini Mitsubishi telah membuat penggantinya yaitu misil Type 80.
Perangkat komunikasi F-2 adalah transceiver AN-ARC-164 yang beroperasi pada UHF band dari Raytheon transceiver V/UHF dari NEC.  IFF interrogator dari Hazeltine dan radio HF dari Kokusai Electric.

Mitsubishi F-2 menggunakan mesin General Electric F100-GE-129 (after burning turbofan), dengan kemampuan kecepatan mencapai Mach 2.

Spesifikasi Mitsubishi F-2

  • Berat kosong: 12.000 kg
  • Kapasitas bahan baker internal: 3.600 kg
  • Jarak tempuh tempur: 833 km
  • Rentang sayap: 10,80 meter
  • Bentang sayap ekor: 6,05 meter
  • Panjang keseluruhan: 15,52 meter
  • Tinggi keseluruhan : 4,96 meter.
sumber : http://irwan.net/mitsubishi-f2-f-16-versi-jepang/

0 komentar:

Post a Comment

DISCLAIMER : KOMENTAR DI BLOG INI BUKAN MEWAKILI ADMIN INDONESIA DEFENCE , MELAINKAN KOMENTAR PRIBADI PARA BLOGERSISTA
KOMENTAR POSITIF OK