Pages

INDONESIA DEFENCE adalah blog Berita,ulasan, artikel Pertahanan dan Keamanan, Industri Militer Indonesia dan Dunia, Perkembangan Alutsista terkini, serta perkembangan POLITIK DALAM DAN LUAR NEGERI.

BERITA TERKINI DI INDONESIA DEFENCE

Thursday, April 5, 2012

PT Pindad Sanggup Produksi MBT

Jurnas.com | KEPALA Divisi
Persenjataan PT Pindad, Ade Bagja,
menyatakan dukungannya terhadap
rencana pemerintah melalui
Kementerian Pertahanan membeli 100
tank Leopard dari Pemerintah Belanda.
Namun, jelas Ade, Pindad juga sanggup
apabila nantinya diinstruksikan
memproduksi alat utama sistem
kesenjataan jenis tank tempur utama
(main battle tank) tersebut. ”Apakah
sanggup buat Leopard? maka
jawabannya harus karena itu
tantangan dan kami harus menjawab
tantangan tersebut,” ujar Ade di Kantor
Kementerian Luar Negeri, Jakarta,
Kamis (5/4).
Keyakinan itu menurut Ade, berkaca
dari keberhasilan Badan Usaha Milik
Negara (BUMN) yang bergerak dalam
bidang industri pertahanan itu
memproduksi kendaraan lapis baja
periode 2003-2004 lalu. Ade
menyatakan, saat itu banyak yang
meragukan kemampuan Pindad
membuat kendaraan lapis baja.
”Banyak yang bilang dari sisi teknologi
sumberdaya manusia, kami tak bisa
memproduksi kendaraan lapis baja.
Tapi nyatanya dengan kerja keras dan
kerja cerdas, kami membuktikan bahwa
kami bisa,” katanya.
Ade menilai, rencana pembelian 100
tank Leopard sesuai dengan kebutuhan
peralatan pertahanan nasional saat ini.
”Setiap peralatan pertahanan itu ada
peruntukannya. Jadi kenapa harus tank
Leopard? Pasti hal itu sudah melewati
pertimbangan matang sesuai
kebutuhan saat ini,” katanya.
Kementerian Pertahanan telah
mengganggarkan dana hingga US$280
juta untuk pembelian tank Leopard
buatan Jerman yang digunakan militer
Belanda. Anggaran pembelian diambil
dari alokasi dana bidang pertahanan
tahun anggaran 2010-2014.
Namun parlemen Belanda sampai saat
ini masih belum menyetujui niat
Pemerintah Indonesia yang ingin
membeli 100 tank Leopard. Ini lantaran
parlemen Negeri Kincir Angin itu
khawatir Leopard nantinya akan
digunakan dalam aktivitas militer yang
berpotensi menyebabkan terjadinya
pelanggaran HAM.
sumber: jurnas

7 komentar:

Anonymous said...

Tentu saja PT.Pindad Bisa produksi MBT untuk negara Indonesia, apalagi sudah banyak negara yg menawarkan 'Join Production' seperti Turkey untuk MBT ALTAY dan MBT BULAT dari Ukraina...tapi dalam waktu 20 tahun kedepan.

Oleh karena itu, TNI kita membeli 100 tank Leopard untuk keamanan perbatasan sekarang yang sudah sangat gentinggg....

Kalo bisa sih 200 tank dengan spesifikasi berbeda :
50 MBT Leopard 2A7+
100 MBT Leopard 2A6
50 MBT Leopard 2A6 Canon Kaliber 150mm
(Lapis perbatasan kedua)
Aminnnn....

Dengan alutsista tsb diatas, TNI-AD sudah sangat Kuat dimata Dunia dan dihargai oleh negara2 adikuasa lainnya.

Anonymous said...

Wah lumayan kalo ada uangnya.

hairus slamet said...

Asal peminpinnya ada kemauan pasti bisaa..seumpama club bola pemain nya bagus2 di situlah kcerdikan pelatih di uji,sebaliknya indonesia peminpin cerdas tegas ..tidak koalisi partai terrus di uruss...

Anonymous said...

Kita berkaca ke india..negara itu gak lbh miskin dr kita...tp rakyatnya bangga, militernya ke 4 di dunia..indonesia berkoar2 apbn utk kesejahteraan rakyat..smp skrg apbn hbs, tp rakyat gak sejahtera2,,yg kaya ya pejabat dan kroninya..militer...sampe negara tetangga seuPil da berani dgn kita..

maspanji said...

Dari 280 juta dollar AS ini berapa rumah sakit modern dan sekolahan bisa dibangun diseluruh Indonesia karena bangsa yang sehat dan cerdas yang akan mampu mempertahankan lahannya dengan baik. SDM, SDM dan SDM.

maspanji said...

Pemerintah dan DPR hendaknya tidak memasang kereta didepan kuda dong, selama ini sejak merdeka kita hanya pandai ekspor hasil ekstraksi sumber daya alam tanpa mampu mengolah sendiri dan kirim TKI sambil memberikan atribut " pahlawan devisa " kepada mereka tentunya kita bisa berbuat jauh lebih baik dari itu setelah merdeka 60 tahun lebih, ditahun 1970 an Malaysia meguru sama kita kok sekarang ini kita malah jadi ejekan mereka, tentunya ada salah yang besar yang kita idap, KORUPSI sudah menjadi budaya Nasional.

Anonymous said...

Tentunya peningkatan militer RI jg harus ada dukungan penuh dr para anggota DPR yg kerjanya selalu menghambat dalam upaya memodernisasi alutsista negara ini,. Tampaknya para anggota DPR tdk bgitu tertarik bgitu mendengr kata militer,,mereka lebih fokus pada anggaran pembangunan Toilet & gdng DPR yg masih layak pakai & sibuk ngurus2 proyek yg kental dgn nuansa korupsi,,Rasa patriotisme mereka sudah tdk ada atau bahkan tidak ada sm skali,,mereka tdk sadar Sesungguhnya kenyamanan,keamanan & kedaulatan NKRI di atas segalanya,.Percuma ekonomi kita Maju tp Kekuatan militer kita jauh tertinggal dr negara2 lain,,kita akan semakin di lecehkan.. Rakyat Indonesia Mendukung sepenuhnya Peningkatan,Pembelanjaan/Modernisasi TNI besar2ran drpd uang negara habis di pakai korupsi/biaya Renopasi gdung DPR yg msih layak pakai. Bravo TNI !!!

Post a Comment

DISCLAIMER : KOMENTAR DI BLOG INI BUKAN MEWAKILI ADMIN INDONESIA DEFENCE , MELAINKAN KOMENTAR PRIBADI PARA BLOGERSISTA
KOMENTAR POSITIF OK