Pages

INDONESIA DEFENCE adalah blog Berita,ulasan, artikel Pertahanan dan Keamanan, Industri Militer Indonesia dan Dunia, Perkembangan Alutsista terkini, serta perkembangan POLITIK DALAM DAN LUAR NEGERI.

BERITA TERKINI DI INDONESIA DEFENCE

Wednesday, August 29, 2012

Indonesia butuh 12 kapal selam

Changbogo Class ( 3 Unit Telah Dipesan Dari Korsel dengan TOT)

Jakarta (ANTARA News) - Indonesia membutuhkan 12 unit kapal selam untuk mengamankan wilayah maritim dan mencapai kekuatan pokok minimum (Minimum Esensial Force /EMF) hingga 2024 untuk memperkuat Indonesia sebagai negara kepulauan.

"Sekitar 2/3 negara kita merupakan wilayah laut, sehingga perlu dijaga kapal selam. Jumlah kapal selam yang ditargetkan lebih dari 10 kapal selam," kata Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro usai Sidang Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP) Ke-7 di Kantor Kemhan, Jakarta, Rabu.
KRI Cakra 401


Saat ini, kata dia, tiga kapal selam tengah dibuat yang bekerja sama dengan Korea Selatan. Satu kapal selam dibuat di Korsel, satu unit lainnya di buat bersama-sama dan satu unit lainnya dibuat di PT PAL.

"Jika tiga kapal selam sudah dibangun, maka kita sudah memiliki lima kapal selam," ujarnya.

Selanjutnya pembangunan kapal selam lainnya bisa dibuat di Indonesia dan yang sudah ada bisa di overhoule. "Ini tentu kita mendorong PT PAL mempersiapkan peralatannya, fasilitasnya agar dilengkapi, sehingga tidak hanya bisa melakukan `assembling` terhadap elemen-elemen kapal selam, tapi juga bisa membangun kapal selam sendiri," kata Menhan.

Tentunya, kata dia, proses transfer teknologi dilakukan secara bertahap, apalagi Indonesia belum pernah membangun kapal selam.

KRI Nanggala-402 saat uji pelayaran di Korsel. (Foto: Kaskus)

Dalam sidang KKIP VII itu, ada dua agenda yang dibahas, cetak biru riset produk peralatan pertahanan dan keamanan serta rencana kebijakan pembangunan network industri pertahanan dan penguasaan teknologi pembangunan kapal selam melalui pengadaan tiga kapal selam dari Korsel.

Tinggi

Di tempat yang sama, Menteri Perindustri MS Hidayat, mengatakan, kapal selam merupakan produk yang sangat "hitech" yang dimiliki oleh negara-negara mempunyai teknologi tinggi seperti Korsel, Jerman dan beberapa negara lain.

"Indonesia bertekad membuat program kemandirian. Untuk membuat kapal selam itu tidak bisa sekaligus, tapi ini adalah suatu proses pembelian, dimana tahap demi tahap kita bisa menguasai teknologinya," katanya.

Indonesia, kata dia, dalam jangka panjang membutuhkan 10 hingga 12 kapal selam. Yang kita gunakan membeli sambil membuat dan nantinya pada kapal selam keempat dan berikutnya, Indonesia sudah bisa membuat kapal selam tersebut. Tentu ini membutuhkan pengarahan sekian banyak kaum intelelektual, ujarnya.
Kapal selam kelas Kilo buatan Rusia yang diincar oleh TNI AL

Sehingga, kata dia, setelah tahun 2024 Indonesia dapat memenuhi kebutuhan kapal selam dan sebagian besar teknologi itu sudah dikuasai. Namun, dalam tahap membuat tiga kapal selam tersebut Indonesia mutlak sudah bisa membuat sentral dari maintenance dan "overhoule" yang sangat dibutuhkan untuk operasinya.

Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono berharap sebelum tahun 2024, target pembangunan 12 unit kapal selam sudah dapat terpenuhi karena Indonesia berkewajiban menjaga keamanan dan perdamaian di wilayah maritim.

Saat ini Indonesia hanya memiliki dua kapal selam dan akan hadir tiga kapal selam tambahan dari Korea Selatan. Kapal selam asal Korsel tersebut dilakukan dengan "joint production" (produksi gabungan).

"Kapal selam itu teknologi yang mutakhir, dengan adanya `joint production` ini diharapkan akan ada transfer teknologi supaya Indonesia dapat menguasai ilmu pembuatan kapal selam," katanya.

sumber : Antara

2 komentar:

sugianto harisantoso said...

NKRI 2/3 wilayahnya adalah laut, maka kita harus penya "pengamanan ekonomi kepulauan Nusantara" artinya antar pulau harus mempunyai kekuatan militer dan antar pulau bisa kita konikting sbg wisata laut/pulau. jadi perlu kapal permukaan sbg penghubung antar pulau, tiap pulau adakan tranmigran dari daerah yg padat penduduknya dan ini adalah salah satu tugas TNI. Maka 5th kedepan pulau pulau akan berubah, dg turis domestik/luar dan adakan pulau turis pakarti(pengusaha lokal/luar diikutkan sbg bapak angkat)

Anonymous said...

walaupun kapal slam kita dibilang anjing kampung, kalau nantinya kita bisa membuat sendiri dengan jumlah anjing nya sekampung, mampus juga tuh anjing herder....maju terus INDONESIA jadilah negara yg terkuat di dunia biar martabat dan harga diri bngsa ini bisa sedikit menengadah ke atas dan tidak lagi harus terperunduk ke bawah karena tkut dan lemah nya diri, karena kita bukan lagi negara dan bangsa yang mudah di jajah seperti tempo dulu. AMIN

Post a Comment

DISCLAIMER : KOMENTAR DI BLOG INI BUKAN MEWAKILI ADMIN INDONESIA DEFENCE , MELAINKAN KOMENTAR PRIBADI PARA BLOGERSISTA
KOMENTAR POSITIF OK