Pages

INDONESIA DEFENCE adalah blog Berita,ulasan, artikel Pertahanan dan Keamanan, Industri Militer Indonesia dan Dunia, Perkembangan Alutsista terkini, serta perkembangan POLITIK DALAM DAN LUAR NEGERI.

BERITA TERKINI DI INDONESIA DEFENCE

Wednesday, February 8, 2012

Kemhan Pastikan Beli Pesawat Intai Tanpa Awak dari Filipina


Jurnas.com | KEMENTERIAN Pertahanan memastikan pengadaan Unmanned Aerial Vehicle (UAV) atau pesawat terbang tanpa awak (PTTA) dari Kital Philippine Corp. Indonesia tinggal melakukan pembayaran uang muka untuk pengadaan pesawat intai tersebut.

“Kita tinggal bayar uang muka. Baru mereka memproduksi dan datang ke Indonesia,” kata Sekjen Kementerian Pertahanan (Kemhan) Marsdya TNI Eris Herryanto usai menghadiri pertemuan Menhan RI dengan delegasi US-Asean Bussiness Council di Kemhan Jakarta, Rabu (8/2).

Sebelumnya pengadaan UAV ini disebut-sebut dari Israel. Sebagian anggota DPR RI menolak karena Israel dianggap kerap melakukan pelanggaran HAM. Eris meminta masyarakat tidak mempersoalkan hal tersebut, karena dalam prakteknya teknologi saat ini bersifat global.

Dia mencontohkan teknologi panser Anoa buatan PT Pindad yang bermesin buatan Perancis. “Jadi kita tidak bisa bilang itu buatan mana. Yang pasti kami membelinya dari Kital Filipina,” kata Eris. Saat ini Kemhan akan meyakinkan DPR terkait rencana pengadaan itu.

“Pengadaannya sudah pasti, tinggal meyakinkan Komisi I karena ada hal-hal yang harus disetujui oleh Komisi I,” katanya. Sebelumnya, Kepala Dinas Penerangan TNI AU Marsma TNI Azman Yunus menyatakan pengadaan UAV ini baru diajukan ke Kemhan dan belum ada proses apapun.
 
sumber : JURNAS

2 komentar:

Anonymous said...

kalau UAV tersebut modern + canggih jgn ragu2 utk membelinya walaupun itu produk ISRAEL.
kita harus akui ISRAEL negara yg industri militernya sangat maju di bandingkan kita.
maju terusssss TNI

Anonymous said...

Utk UAV jangan terlalu tinggi spek karena akan terlalu mahal yg penting bisa meluncurkan rudal misil Hellfire dari atas utk serangan sporadis terhadap basis separatis sebelum dia kabur. BPPT atau PT.DI juga mampu membuat UAV untuk pengintaian yg murah dan gampang dioperasikan di level batalion. Amerika sendiri cuma punya sedikit UAV level Predator. Sekali lg bikin yg murah jumlahnya banyak krn amerika juga akan membuat 3000 UAV penyerang yg simple dan murah.

Post a Comment

DISCLAIMER : KOMENTAR DI BLOG INI BUKAN MEWAKILI ADMIN INDONESIA DEFENCE , MELAINKAN KOMENTAR PRIBADI PARA BLOGERSISTA
KOMENTAR POSITIF OK