
Hal itu dikemukakan Vahidi hari ini (23/8) pada acara peresmian produksi perahu cepat Seraj 1 dan generasi baru perahu Dzulfiqar di industri maritim Kementerian Pertahanan Iran. Dikatakannya, "Musuh harus mewaspadai tingkah mereka yang suka berpetualang dan agar tidak bermain api, karena jika tidak reaksi Iran tidak dapat diprediksi."
"Jika musuh menyerang, reaksi Iran tidak hanya akan terbatas pada satu kawasan saja," kata Vahidi.
Ditambahkannya, inilah fakta doktrin pertahanan kita untuk tidak menyerang negara lain dan mengulurkan persahabatan dengan negara-negara yang memiliki legitimasi.
"Iran selalu menekankan bahwa kondisi di laut Kaspia harus selalu sipil dan tidak boleh berubah status militer," tegas Vahidi seraya menyinggung bahwa kekuatan-kekuatan trans-regional berhasrat sekali mengubah laut Kaspia menjadi kawasan militer. (IRIB/MZ/SL)
No comments:
Post a Comment
DISCLAIMER : KOMENTAR DI BLOG INI BUKAN MEWAKILI ADMIN INDONESIA DEFENCE , MELAINKAN KOMENTAR PRIBADI PARA BLOGERSISTA
KOMENTAR POSITIF OK