Pages

Wednesday, June 15, 2011

Indonesia Kembali Mendesak Singapura Bebaskan Kapal Gemini

Pasukan TNI AL melakukan simulasi penyergapan perompak di Perairan Makassar, Sulawesi Selatan (27/5). ANTARA/Yusran Uccang

TEMPO Interaktif, Jakarta - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Michael Tene, mengatakan Pemerintah Indonesia mendesak Pemerintah Singapura segera membebaskan kapal MT Gemini yang telah disandera perompak sejak 30 April 2011. Kapal berbendera Singapura itu disandera perompak di sekitar perairan Somalia. Di kapal itu, ada 13 warga negara Indonesia.

"Kami terus mendesak dan Pemerintah Singapura pun telah berkomitmen membebaskan para awak kapal," kata Michael Tene di Jakarta, Rabu, 15 Juni 2011.

Menurut Tene, belum ada kabar menggembirakan dari proses pembebasan kapal MT Gemini. Dari informasi yang diperoleh, Pemerintah Singapura dan pemilik kapal MT Gemini masih terus melakukan negosiasi dengan para perompak. "Pemilik kapal masih terus melakukan komunikasi dan negosiasi dalam pembebasan kapal," kata Tene.

Tene menuturkan komunikasi pemilik kapal dengan kapal dan perompak memang agak sulit dibandingkan kasus pembebasan Kapal Sinar Kudus. Kapal berbendera Indonesia itu dibebaskan dalam waktu 48 hari. "Komunikasinya sangat berbeda dengan kondisi saat pembebasan kapal Sinar Kudus," kata Tene. "Komunikasi hanya seminggu sekali, sehingga sulit bernegosiasi."

Pemerintah tak bisa bertindak secepat pembebasan kapal Sinar Kudus. Saat itu, Indonesia bisa fokus dan total karena karena kebijakan tindakan di tangan pemerintah. Sedangkan kondisi saat ini, berkaitan dengan Pemerintah Singapura dan pemilik kapal dari Singapura. Apalagi dalam kasus kapal MT Gemini ini, kata dia, pelaku perompaknya berbeda dengan yang membajak kapal Sinar Kudus.

Meski demikian, Tene meyakinkan jika anak buah kapal MT Gemini dalam keadaan sehat dan selamat. Anak buah kapal ini berasal dari Indonesia, Cina, Korea, dan Myanmar. "Semua dalam keadaan sehat," kata Tene.

Soal tebusan, Tene mengaku tak tahu persoalan teknis. Menurut dia, penanganan pembebasan Kapal MT Gemini sepenuhnya menjadi kewenangan Pemerintah Singapura. "Kami hanya menawarkan bantuan saja," kata Tene. Termasuk uang tebusan, Indonesia siap. "Prinsipnya kami mendorong pembebasan secepatnya."

Tempo Interaktif

Komando Pasukan Katak (Kopaska) Menangkap Pembajak


Sejumlah personel Kopaska TNI-AL melakukan penyerbuan ke dalam kapal tanker MT Eternal Oil II yang dibajak teroris dalam simulasi penanggulangan terorisme, Gelar Exercise ISPS Code 2011 Pertamina Marine Region II Plaju di Sungai Musi, Plaju, Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (26/5). Kegiatan tersebut digelar Pertamina sebagai bentuk persiapan dalam penanggulangan ancaman keamanan dan keselamatan khususnya di wilayah pelabuhan dan perairan. (Foto: ANTARA/Ismar Patrizki/ama/11)
PDF Print
Wednesday, 15 June 2011
SURABAYA – Komando Pasukan Katak (Kopaska) Armada Timur (Armatim) TNI AL memastikan telah menangkap sembilan orang yang diduga membajak (menduduki) sebuah kapal motor (KM) di perairan Gresik.

”Kita mendapat perintah dari Pangarmatim dan langsung terjun ke lapangan. Kita cek ke lokasi ternyata benar.Di atas kapal ada gerombolan ABK mencurigakan. Setelah kita cek ternyata tidak bisa menunjukkan dokumen-dokumen,” kata Komandan Satuan Kopaska Armatim TNI AL Kolonel Laut (P) Yeheskiel Katian Dagho kemarin. Saat itu, kata dia, sejumlah personel dikerahkan ke KM Bintang Jaya XV yang diduduki sejumlah anak buah kapal (ABK) yang mengaku sebagai pemilik.

Namun mereka tak bisa menunjukkan dokumen kepemilikan.KM Bintang Jaya XV memang sedang bersengketa dengan KM Bintang Jaya IX.”Sembilan orang kita amankan,” tegasnya. Penangkapan dilaksanakan Kopaska pada Minggu (12/6) malam.

Hingga kemarin, personel Kopaska masih disiagakan untuk melakukan pengamanan di KM Bintang Jaya XV.Sementara sembilan orang yang diamankan dibawa ke Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) V Surabaya untuk diproses secara hukum. ”Kasus sudah diambil alih Lantamal,” kata Kolonel Laut (P) Yeheskiel Katian Dagho. Sayangnya pihak Lantamal belum bisa dikonfirmasi terkait perkembangan kasus yang berawal dari sengketa dua KM itu. ihya’ ulumuddin 
SINDO

Gladi Bersih HUT Penerbangan TNI AL


SURABAYA - Seorang air crew memeriksa pesawat Casa, heli NBO-105 dan Colibri milik Skuadron Udara 600 Wing Udara-1 Pusat Penerbangan TNI AL (Puspenerbal), sesaat sebelum Fly Fast di apron Pangkalan Udara TNI AL (Lanudal) Juanda, Surabaya, Selasa (14/6). Persiapan fly fast tersebut dalam rangka gladi bersih HUT Penerbangan TNI AL Ke-55. FOTO ANTARA/Eric Ireng/ed/nz/11




 

FOTO ANTARA/Eric Ireng/ed/nz/11

Indobatt Gelar Patroli BAP Gunakan Anoa


15 Juni 2011, Lebanon Selatan (ANTARA News): Beberapa prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Yonmek Kontingen Garuda XXIII-E/UNIFIL atau Indobatt menaiki kendaraan tempur jenis Anoa ketika akan melaksanakan patroli BAP (Battalion Around Position) didaerah Adshit Al Qusayr, Lebanon Selatan, Selasa, (14/6). Patroli yang dilakukan Kompi Eagle ini, dengan route (UNP 7-1) Al Qantara - Tulin - Qabrika - Bani Hayyan dan As Suwanan, bertujuan memantau keamanan di area operasi Indobatt. (Foto: ANTARA/Puspen TNI-Sertu Marinir Kuwadi/HO/Koz/Spt/11)

Dua unit kendaraan tempur jenis Anoa milik Satgas Yonmek Kontingen Garuda XXIII-E/UNIFIL atau Indobatt yang akan melaksanakan patroli BAP (Battalion Around Position) keluar dari pintu gerbang Markas Indobatt UN POSN 7-1, Adshit Al Qusayr, Lebanon Selatan. (Foto: ANTARA/Puspen TNI-Sertu Marinir Kuwadi/HO/Koz/Spt/11

Dua unit kendaraan tempur jenis Anoa milik Satgas Yonmek Kontingen Garuda XXIII-E/UNIFIL atau Indobatt melaksanakan patroli BAP (Battalion Around Position) didaerah Adshit Al Qusayr, Lebanon Selatan. (Foto: ANTARA/Puspen TNI-Sertu Marinir Kuwadi/HO/Koz/Spt/11)

Dua unit kendaraan tempur jenis Anoa milik Satgas Yonmek Kontingen Garuda XXIII-E/UNIFIL atau Indobatt melaksanakan patroli BAP (Battalion Around Position) didaerah Adshit Al Qusayr, Lebanon Selatan. (Foto: ANTARA/Puspen TNI-Sertu Marinir Kuwadi/HO/Koz/Spt/11)

Sumber: ANTARA News

Formasi Anak Panah Getarkan Juanda


Sejumlah pesawat heli milik Skuadron Udara 400 Wing Udara-1 Pusat Penerbangan TNI AL (Puspenerbal), melakukan Fly Fast di atas kawasan sekitar Pangkalan Udara TNI AL (Lanudal) Juanda, Surabaya, Selasa (14/6). Fly fast tersebut dalam rangka persiapan peringatan HUT Penerbangan TNI AL Ke-55. (Foto: ANTARA/Eric Ireng/ed/nz/11)

15 Juni 2011, Surabaya (SINDO): Delapan helikopter jenis Colibri, Bolkow dan NBell-412, kemarin bersaing dengan deru pesawat komersial di Juanda. Pesawatpesawat itu lantas membentuk formasi anak panah mengelilingi podium yang disediakan di Apron Hanggar Lanudal Juanda.

Ada apakah gerangan? Pesawat milik Pusat Penerbangan TNI AL ini sedang berlatih serius dalam rangka peringatan Hari Penerbangan ke-55 yang akan digelar Jumat (17/6) nanti. Setidaknya 30 pesawat berbagai jenis akan memeriahkan peringatan itu. Bisa dikatakan kami telah siap 80% dan saat HUT berlangsung semua sudah 100%,” jelas Wakil Ketua HUT Penerbangan TNI AL 2011 Mayor Laut (P) CN Ardiantoro di sela-sela geladi HUT ke-55 Penerbangan TNI AL di Lanudal Juanda.


Sejumlah pesawat heli milik Skuadron Udara 400 Wing Udara-1 Pusat Penerbangan TNI AL (Puspenerbal), melakukan Fly Fast di atas kawasan sekitar Pangkalan Udara TNI AL (Lanudal) Juanda, Surabaya, Selasa (14/6). Fly fast tersebut dalam rangka persiapan peringatan HUT Penerbangan TNI AL Ke-55. (Foto: ANTARA/Eric Ireng/ed/nz/11)

Skenario formasi pesawat udara akan diawali sebuah helikopter Bolkow BO-105 pembawa banner bertulis, Dirgahayu Penerbangan TNI AL ke-55. Menyusul kemudian flypass Gurita Flight yakni delapan helikopter jenis Colibri, Bolkow dan NBell-412. Baru setelah itu empat pesawat latih jenis Tobago Flight (Tobago TB- 10) terbang dalam formasi diamond.

Tak lama kemudian menyusul 10 deretan pesawat Nomad Flight (Nomad N-22/24) dalam formasi anak panah.Formasi udara ini sembilan pesawat Casa Flight (Casa NC- 212) dalam formasi delta melintas di depan podium.Atraksi diakhiri dengan Bomburst Nomad Flight dari arah utara menuju selatan dengan ketinggian 500 kaki.

Selain itu, adapula aksi dropping pasukan menggunakan metode fastrope dan rappeling oleh 14 personel pasukan dengan menggunakan dua Helikopter jenis Nbell-412. Mereka akan meluncur dari helikopter dengan tali untuk melakukan penyelamatan. Dalam HUT Penerbangan TNI AL ini juga disematkan Brivet Kehormatan Penerbang pada Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Soeparno. ”Ini menjadi tradisi karena Kasal bukan dari penerbang sehingga akan diberi Brivet Kehormatan Penerbang,” jelas Mayor Ardiantoro.

Sumber: SINDO

Angkatan Laut RI-Korsel Jajaki Penanganan Perompak



Pasukan Khusus AL Korsel melakukan operasi pembebasan awak kapal Samho Jewelry di Laut Arab pada 21 Januari 2011. Seluruh awak kapal terdiri dari 8 warga Negara Korsel, 11 Myanmar dan 2 Indonesia berhasil diselamatkan dari perompak Somalia. Lima orang perompak ditangkap dan 8 orang tewas. Kapal sedang berlayar menuju Sri Lanka dari Uni Emirat Arab. (Foto: Reuters)

15 Juni 2011, Jakarta (ANTARA News) - TNI Angkatan Laut dan Angkatan Laut Korea Selatan (ROKN) sepakat untuk menjajaki kerja sama penanganan perompakan dan pembajakan, serta beragam kejahatan di laut lainnya, untuk mengantisipasi perompakan dan pembajakan di Laut Somalia.

Juru bicara TNI Angkatan Laut Laksamana Pertama TNI Tri Prasodjo ketika dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Rabu mengatakan, kedua pihak sepakat untuk saling bertukar informasi hingga melakukan latihan bersama yang menyangkut teknik dan taktis operasi mengahadapi perompakan atau pembajakan serta kejahatan di laut lainnya.

Kapal niaga berbendera Indonesia sempat dibajak oleh perombak Somalia. Kapal MV Sinar Kudus yang membawa 20 ABK itu dibajak selama 46 hari dan berhasil dibebaskan dengan membayar tebusan dan operasi militer yang melibatkan pasukan khusus TNI.

"Kita akan rumuskan lebih rinci lagi, seperti apa bentuk kerja samanya. Yang jelas kita perlu untuk saling bertukar informasi operasi anti perompakan, ancaman kejahatan di laut rawan perompak dan evaluasi," kata Laksamana Pertama Tri Prasodjo menambahkan.

Kerja sama penanganan antiperompak antara angkatan laut kedua negara itu, menjadi salah satu topik bahasan forum pembicaraan bilateral angkatan laut kedua pihak (navy to navy talk) ke-8 yang berlangsung akhir pekan lalu di Jakarta.

Selain menjajaki kerja sama antiperompakan, dalam forum tersebut juga dibahas kemungkinan kerja sama dalam bidang kapal selam, dan pemantapan beragam kerja sama yang telah dilaksanakan kedua pihak selama ini.

Beberapa kerja sama yang telah dilakukan angkatan laut kedua pihak antara lain program pertukaran siswa antara kedua sesko Angkatan Laut pada 2012 . TNI AL menawarkan kursus "Maritime Hydro Oceanography" dengan partisipasi perwira junior setingkat kapten atau mayor untuk 2012.

"TNI AL juga mengundang perwira remaja ROKN untuk mengikuti program Cruise Training dengan "on board" di KRI Dewaruci dari bulan Juli sampai dengan Augustus 2011," kata Tri menambahkan.

Sumber: ANTARA News

Indobatt Gelar Patroli BAP Gunakan Anoa


15 Juni 2011, Lebanon Selatan (ANTARA News): Beberapa prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Yonmek Kontingen Garuda XXIII-E/UNIFIL atau Indobatt menaiki kendaraan tempur jenis Anoa ketika akan melaksanakan patroli BAP (Battalion Around Position) didaerah Adshit Al Qusayr, Lebanon Selatan, Selasa, (14/6). Patroli yang dilakukan Kompi Eagle ini, dengan route (UNP 7-1) Al Qantara - Tulin - Qabrika - Bani Hayyan dan As Suwanan, bertujuan memantau keamanan di area operasi Indobatt. (Foto: ANTARA/Puspen TNI-Sertu Marinir Kuwadi/HO/Koz/Spt/11)

Dua unit kendaraan tempur jenis Anoa milik Satgas Yonmek Kontingen Garuda XXIII-E/UNIFIL atau Indobatt yang akan melaksanakan patroli BAP (Battalion Around Position) keluar dari pintu gerbang Markas Indobatt UN POSN 7-1, Adshit Al Qusayr, Lebanon Selatan. (Foto: ANTARA/Puspen TNI-Sertu Marinir Kuwadi/HO/Koz/Spt/11

Dua unit kendaraan tempur jenis Anoa milik Satgas Yonmek Kontingen Garuda XXIII-E/UNIFIL atau Indobatt melaksanakan patroli BAP (Battalion Around Position) didaerah Adshit Al Qusayr, Lebanon Selatan. (Foto: ANTARA/Puspen TNI-Sertu Marinir Kuwadi/HO/Koz/Spt/11)

Dua unit kendaraan tempur jenis Anoa milik Satgas Yonmek Kontingen Garuda XXIII-E/UNIFIL atau Indobatt melaksanakan patroli BAP (Battalion Around Position) didaerah Adshit Al Qusayr, Lebanon Selatan. (Foto: ANTARA/Puspen TNI-Sertu Marinir Kuwadi/HO/Koz/Spt/11)

Sumber: ANTARA News

BERITA POLULER