Pages

Sunday, November 7, 2010

Sengketa Wilayah Jepang-China Terus Berkembang

Tokyo (ANTARA News) - Ketidakpercayaan antara rakyat Jepang dan China terus berkembang, menurut hasil survei Minggu, pada saat sengketa wilayah bergelora lebih dari dua bulan setelah tabrakan kapal di perairan yang disengketakan.

Surat kabar Jepang Yomiuri Shimbun dan sebuah majalah mingguan China yang dikelola oleh kantor berita negara Xinhua secara bersama mengadakan jajak pendapat mencakup 1.040 orang di masing-masing negara pada bulan lalu.

Sekitar 87 persen responden Jepang mengatakan mereka "tidak bisa mempercayai" China, atau meningkat dari 69 persen dari tahun lalu, sedangkan 79 persen responden China mengatakan mereka memiliki perasaan sama mengenai orang Jepang, atau naik dari 63 persen, demikian hasil jajak pendapat menunjukkan.

Di Jepang, 80 persen responden mencatat bahwa sengketa wilayah akan terus menjadi "satu hambatan besar" dalam hubungan Jepang-China, sedangkan 89 persen juga mengatakan mereka merasa gelisah atas tumbuhnya pengaruh diplomatik China.

Sekitar 90 persen responden Jepang mengatakan hubungan Jepang-China memburuk, dengan 81 persen warga China berpandangan sama mengenai hubungan kedua negara, menurut survei itu.

Demonstrasi-demonstrasi telah terjadi di China dan Jepang pada saat rakyat di kedua negara terus mengecam tetangga mereka berkaitan dengan sengketa, yang berpusat pada kepulauan tak berpenghuni di Laut China Timur yang diklaim oleh Tokyo dan Beijing.
(Uu.H-AK/S004/P003)
 Antara

Danrem Minta Jaminan Avtur Helikopter di Mentawai

Danrem Minta Jaminan Avtur Helikopter di Mentawai
Sikakap (ANTARA News) - Komandan Korem 032 Wirabraja Kol (Inf) Mulyono mengingatkan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, agar menjamin pengadaan avtur untuk helikopter-helikopter yang beroperasi mendistribusikan bantuan bagi korban tsunami di Mentawai.

"Avtur itu sangat vital, karena itu saya `warning` awal Pemda supaya jangan sampai habis bahan bakar untuk helikopter di Mentawai," katanya kepada ANTARA News di Sikakap.

Menurut dia, stok avtur yang ada saat ini 12 drum yang hanya cukup untuk operasi satu hari.

"Stok itu hanya untuk besok (Minggu 7/11) dan setelah itu sudah selesai (habis)," katanya.

Karena itu, ia mengingatkan Pemda Sumbat agar avtur jangan sampai habis baru dikirim. "Tidak bisa seperti itu, karena untuk membawa avtur tidak bisa dengan kapal sembarangan, tetapi harus dengan kapal tentara yakni KRI," tegasnya.

Selain itu, pengangkutan avtur dari Padang butuh waktu, jadi jangan sampai habis stok di Sikakap baru dilaporkan dan dikirim, tambahnya.

Terkait stok yang tinggal 12 drum hingga Sabtu malam, ia menyebutkan, memang akan datang lagi pada Minggu (7/11) dengan KRI, tapi itu stok milik TNI.

"Itu milik TNI, itu dipakai sebagai bentuk kesiapsiagaan TNI dan tidak mau terjebak yang bisa menyulitkan diri sendiri, jadi kita akan gunakan yang cadangan itu," tambahnya.

"Tapi saya minta segera dikirim lagi agar operasional helikopter tidak terputus untuk mendistribusikan bantuan," tambah Mulyono.

Dalam operasi di Mentawai dilibatkan dua Helikopter MI-17 milik TNI-AD, satu helikopter Puma milik TNI-AU, tiga Helikopter milik PMI, dua helikopter Basarnas dan helikopter milik Polri.
(T.H014/R014/P003)
antara

NATO missile defense shield in Turkey may threat Iran, Russia - experts


0diggsdigg

NATO missile defense shield in Turkey may threat Iran, Russia

Possible deployment of the elements of NATO missile defense shield in Turkey is targeted against Iran and may pose a threat to Russia's security, Russian experts said on Saturday.

Earlier on Saturday Turkish media said Ankara would agree to deploy a missile-defense system on its territory if its three conditions were accepted.

First, the Turkish authorities insist on building NATO, but not the U.S. missile defense system. Second, the anti-missile shield should be deployed in the all alliance's states-members. And third, Turkey would not allow NATO to turn it into the alliance's frontline state as it was during the Cold War.

"Turkey wants to be equally respected both in the West and in the East...Turkey wants to entrench itself as a key empire of the entire continent," Sergei Demidenko of the Institute of Strategic Studies and Analysis said.

"Geographically Turkey is the closest to Iran, while politically it is one of Iran's enemies," another Russian leading political expert, the head of the Institute of Political Studies, Sergei Markov said. "It is Iran's enemy because Turkey is the ally of the United States...but first of all they both [Turkey and Iran] compete for the leadership in the Islamic world."

The President of the Academy on Geopolitical Affairs, Leonid Ivashov said the ongoing deployment of the anti-missile defense shield in Europe is aimed to "neutralize Russia's nuclear missile potential."

"We do not have other powers, except of the nuclear missile potential, to protect even the single parts of our territories," Ivashov said.

Meanwhile, the Turkish Foreign Minister, Ahmet Davutoglu, while commenting on Turkey's plans to deploy anti-missile shield said that NATO should exclude any formula that confronts Turkey with a group of countries in its threat definitions and planning.

"We do not want a Cold War zone or psychology around us," Davutoglu added.

Turkey's decision over missile defense system on its soil will be announced at the upcoming NATO summit in Lisbon due to be held on November 18-19.

From : RIA

Kunjungan Obama ke Indonesia Masih Sesuai Rencana


0diggsdigg

US Pacom Bersama Kopassus

JAKARTA (Suara Karya): Juru Bicara Presiden Bidang Luar Negeri Teuku Faizasyah mengatakan, hingga saat ini kunjungan Presiden Amerika Serikat Barack Obama ke Indonesia masih sesuai dengan rencana. Dengan kata lain, tidak terpengaruh dengan kondisi Indonesia yang sedang terkena bencana.

"Kita bangun perencanaan masih sesuai dengan yang kita harapkan, kondisi membaik," katanya di Kantor Kepresidenan, Istana Negara, Jakarta, Jumat (5/11).

Menurut Teuku, hingga saat ini program dan rencana kenegaraan sudah difinalkan, namun lokasi pasti pertemuan masih dirahasiakan.

Untuk diketahui, Presiden Amerika Serikat Barack Obama akan mengunjungi Indonesia pada 9 November. Presiden dijadwalkan mengunjungi Masjid Istiqlal dan akan melakukan public speech di Universitas Indonesia.

Menurut dia, dari hasil pembicaraan dengan Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia, Obama akan tiba tanggal 9 November petang. Kegiatan kemudian dimulai dengan acara kenegaraan, yaitu pembicaraan bilateral kemudian jamuan santap malam dan konferensi pers.

Hingga saat ini, menurut dia, belum ada informasi penundaan kunjungan Obama yang sebelumnya dua kali batal. "Nanti kita lihat," kata dia.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro mengatakan, pertemuan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden AS Barack Obama, tidak lagi memfokuskan kerja sama pasukan khusus kedua negara sebagai pembahasan utama. Sebab, substansi melanjutkan kerja sama Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI Angkatan Darat dengan pasukan khusus AS sudah pada level pembahasan komando operasional. "Jadi, sifat pembahasannya sekarang ini bukan lagi head of state, namun ke arah operasional," ujar Purnomo di Jakarta, Jumat (5/11).

Ia menjelaskan, pembicaraan rencana kerja sama pasukan khusus TNI dengan pasukan khusus militer AS sudah dimulai ketika pemilik perusahaan Microsoft terbesar di dunia, Bill Gates, menemui Presiden SBY di Jakarta, Mei 2010.

"Pembicaraan rencana kerja sama itu sudah ada. Bahkan Gates telah mengatakannya saat berada di Indonesia dan bertemu langsung dengan Presiden SBY. Karena itu, sekali lagi saya katakan bahwa pembahasan rencana kerja sama itu bukan lagi pemimpin negara, melainkan sudah dilanjutkan pada teknis kerja sama," ujarnya.

Melanjutkan pembahasan rencana kerja sama itu, The United States Pacific Command (USPACOM) mengundang Komandan Jenderal (Dajen) Kopassus dalam waktu dekat ini. Pertemuan Danjen Kopassus dengan Komandan US Pacom utuk membahas rencana teknis dan operasional.

Menurut dia, kerja sama Kopassus dengan US Pacom penting dilakukan untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusia. Salah satu bentuk kerja sama itu adalah di bidang pendidikan dan latihan operasional. SDM pasukan khusus yang dimiliki TNI harus terus dikembangkan. "Hal itu penting karena kemajuan teknologi berlangsung sangat cepat, sehingga personel pasukan khusus tidak boleh ketinggalan," ujar Menhan.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Kabalitbang) Kementerian Pertahanan Pos M Hutabarat mengatakan, pembahasan rencana kerja sama militer Indonesia dengan militer AS sudah lebih terfokus pada pembahasan teknis. Misalnya, pembahasan utama menyangkut teknis latihan khusus.

"Beberapa pembicaraan yang dilakukan terfokus adalah bagaimana hubungan Kopassus dan AS dalam hal latihan khusus. Ini bisa segera dilakukan. Untuk memulainya telah dilakukan hubungan yang lebih baik dalam rangka bagaimana kita kembali bersama AS dalam hal special force," katanya. Pemerintah AS telah menunjuk Bob Share sebagai vocal point untuk menindaklanjuti hubungan militer Indonesia dengan AS.

Sementara itu sebanyak 8.056 personel Polda Metro Jaya akan dikerahkan, ditambah 5.974 personel polda Jawa Barat, 849 personel Polda Banten, dan 3.500 personel Polda Jawa Tengah untuk mengawal kedatangan Presiden AS Barack Obama.

Polri akan mengawal para pendemo saat berunjuk rasa menyambut kedatangan Barack Obama ke Indonesia.

Sumber: SUARA KARYA

Berita Foto : Kendaraan Amfibi Dikerahkan ke Merapi


0diggsdigg







Dua kendaraan Hagglund (amfibi) milik Palang Merah Indonesia (PMI) sedang beroperasi mencari korban letusan Gunung Merapi di radius 5 KM dari puncak Merapi di Desa Ngpring, Cangkringan, Sleman, PMI mengoperasikan kendaraan ini untuk mengevakuasi korban letusan Gunung Merapi yang tidak bisa dijangkau oleh kendaraan lain.


Dua kendaraan Haglun (amfibi) milik Palang Merah Indonesia (PMI) sedang beroperasi mencari korban letusan Gunung Merapi di radius 5 KM dari puncak Merapi di Desa Ngpring, Cangkringan, Sleman, PMI mengoperasikan kendaraan ini untuk mengevakuasi korban letusan Gunung Merapi yang tidak bisa dijangkau oleh kendaraan lain.
Foto Humas PMI
Dua kendaraan Haglun (amfibi) milik Palang Merah Indonesia (PMI) sedang beroperasi mencari korban letusan Gunung Merapi di radius 5 KM dari puncak Merapi di Desa Ngpring, Cangkringan, Sleman, PMI mengoperasikan kendaraan ini untuk mengevakuasi korban letusan Gunung Merapi yang tidak bisa dijangkau oleh kendaraan lain.


YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat mengerahkan dua unit mobil Amfibi Hagglund ke lokasi bencana letusan Gunung Merapi, Minggu (7/11/2010). Kendaraan tersebut digunakan untuk mengevakuasi korban yang masih terjebak maupun terkubur dibalik reruntuhan bangunan. Kendaraan amfibi ini oleh PMI diserahkan penggunaan operasionalnya pada anggota Grup 2 Kopassus Kandang Menjangan Surakarta.

Menurut ketua PMI Jusuf Kalla (JK), Hagglund sangat cocok beroperasi di lokasi Merapi karena jalan raya di wilayah sekitarnya dipenuhi abu vulkanik, sehingga sulit dilalui kendaraan truk maupun jenis lainnya. Oleh karena cakupan lahar dingin yang dimuntahkan Gunung Merapi semakin luas, maka PMI berencana menambah lagi dua kendaraan amfibi yang akan didatangkan dari Jakarta.

PMI juga akan bekerjasama dengan Kopassus dan Marinir mendatangkan lagi kendaraan amfibi dari pangkalan militernya masing. Menurut JK, dirinya sudah melaporkan semua kegiatan PMI di Merapi, Mentawai dan Wasior kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Sabtu malam di Istana Gedung Agung Yogyakarta. Presiden menyetujui langkah yang diambil PMI dan meminta untuk berkoordinasi dengan BNPB.

Sumber: KOMPAS

Roket R-Han 122 Resmi Diluncurkan


0diggsdigg

Tampak satu unit roket R =Han 122 baru diluncurkan dari lapangan tembak Dodik Latpur Rindam II/Srwiijaya KM 8 Kemelak Baturaja Sabtu (6/11) pukul 13.40. Roket ke-1 ini penekanan tombol peluncurannya dilakukan Menteri Pertahanan RI Prof DR Ir Purenomo Yusgiantoro, MA, MSc.

BATURAJA - Uji coba peluncuran empat unit roket R-Han 122 yang dipusatkan dilapangan Dodik Latpur Rindam II/Sriwijaya Km 8 Kemelak Baturaja, Sabtu (6/11) kemarin berlangsung sukses.

Rudal pertama dan kedua diluncurkan pukul 13.40 yang penekanan tombol peluncurkan dilakukan oleh Menteri Pertahanan RI Prof DR Ir Purenomo Yusgiantoro MA MSc didampingi Menristek Suharna Soeryapranata, Kasum TNI Marsmadya TNI Edy Harjoko, Sekjen Kemhan Marsmadya Eris Heriyanto, Kabalitbang Kemhan, DR Ir Pos M Hutabarat MA serta Direktur PT Pindad Adika Seodarsono.

Peluncuran R-Han 122 kedua dan ketiga dilakukan pukul 14.00 yang penekanan tombolnya dilakukan oleh Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin SH didampingi Pangdam II/SWJ Mayjen TNI Agus Gunaidi Pribadi dan Kapolda Sumsel Irjen Pol Hasyim Irianto.

Empat roket berkaliber 122 mm terdiri dari tiga unit warhead smoke (asap) dan satu unit wearhead live (tajam) yang diluncurkan lapangan tembak Dodiklatpur ini jatuh di Pusat Latihan Tempur Martapura OKU TIMUR (sesuai target). Sebelumnya tanggal 12 Oktober lalu sudah dilakukan uji coba peluncuran pertama.

Yusgiantoro dalam jumpa pers seusai peluncuran mengatakan roket R-Han 122 merupakan hasil kerjasama yang sinegri antara Balitbang Kementerian Pertahanan RI dengan Kementerian Riset dan Teknologi (KRT), Pindad, LAPAN, Perguruan Tinggi dan pihak terkait lainnya.

Selanjutnya melakukan integrasi roket dengan penambahan warhead (hulu ledak) sehingga roket berfungsi sebagai senjata yang memiliki daya ledak yang optimal dengan sasaran darat ke darat dengan jarak tembak antara 11-14 km. Dengan adanya integrasi prototipe roket warhead diharakan dapat dimanfaatkan sebagai Alutsista TNI yang selama ini masih tergantung dari luar negeri.

Serangkaian ujicoba roket itu, disebut sebagai bagian target awal pengadaan sebanyak 500 rudal di Kementrian Pertahanan RI, untuk peningkatan alat utama sistim persenjataan (alutsista) TNI.

“Setelah ini tidak ada lagi uji coba, kita akan segera masuk tahap komersial (penjualan),“ kata Menhan seraya menambahkan hingga tahun 2014 minimal akan diproduksi 500 unit roket untuk kebutuhan alutsista TNI AL.

Dipilihnya daerah Baturaja menjadi ujicoba dan peluncuran dengan pertimbangan daerah ini paling pas karena memiliki dianggap sangat cocok. Pasalnya, daerah tersebut cukup aman dan jangkauan penduduk dan jauh dari pemukiman penduduk.

Dikatakan Purnomo, keberhasilan peluncuran berkat kerja keras selama enam tahun terakhir. Pada tiga tahun pertama, sebagai tahap penelitian dari institusi terkait seperti LAPAN, PT DI, PT Pindad, Balitbang dan Kemenristek. Hasil penelitian lalu disatukan/kolaborasi bersama Kemenhan yang menghasilkan ujicoba peluncuran.

Pembiayaan untuk pengadaan roket itu sendiri menurut Purnomo akan dibiayai melalui APBN. Untuk satu rudal yang memiliki daya jangkau sekitar 15 Km tersebut membutuhkan biaya Rp 75 juta. Harga pembuatan rudal produksi dalam negeri itu dinilai lebih murah ketimbang harus membeli roket dari luar yang cost-nya lebih mahal.

Sumber: SRIWIJAYA POST

Saturday, November 6, 2010

RI 1 Terobos Hujan Abu

Fotografer - Pool
 
GB
Kendaraan yang membawa SBY menerobos hujan abu dari Akmil Magelang menuju Gedung Agung, Yogyakarta, Sabtu (6/11). Dudi Anung/Setpres.
 
GB
Sebelumnya SBY memimpin rapat dengan para menteri di teras Gedung Utama Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah. Dudi Anung/Setpres.
 
87 Komentar  |   Share : Facebook Share to Twitter mail
GB
Rapat-rapat tersebut membahas menanganan bencana letusan Merapi. Dudi Anung/Setpres.
 
DETIK FOTO
 
 

BERITA POLULER