INDONESIA DEFENCE BLOG ADALAH BLOG TENTANG INFO ALUTSISTA TERKINI DI DUNIA

Sunday, May 10, 2015

Komandan Sektor Timur UNIFIL tinjau area Indobatt


Komandan Sektor Timur UNIFIL tinjau area Indobatt

Lebanon (MI) : Komandan Sektor Timur UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon) Brigjen Antonio Ruiz Olmos dari Spanyol meninjau Area Operasi Satgas Batalyon Mekanis TNI Kontingen Garuda (Konga) XXIII-I/Unifil atau Indobatt (Indonesian Battalion) di sekitar Lebanon Selatan.

Perwira Penerangan Konga XXIII-I/Unifil, Kapten Laut (KH) Ahmad Suberlian, dalam surat elektronik yang diterima Antara di Surabaya, Minggu, melaporkan Komandan Sektor Timur UNIFIL Brigjen Antonio Ruiz Olmos dalam kunjungan pada Jumat (8/5) itu didampingi oleh Wakil Komandan (Wadan) Sektor Timur Kolonel Kav Yotanabey.

Brigjen Antonio Ruiz Olmos meninjau Area Operasi Kompi Alfa di UN Pos 9-63 untuk melihat secara langsung kegiatan Prajurit Indobatt serta meninjau Pos B-78 dan TP-36 yang berada di sekitar pagar perbatasan negara (blue line) Lebanon dengan Israel.

Selanjutnya, Brigjen Antonio Ruiz Olmos didampingi Kolonel Kav Yotanabey mengunjungi Markas Indobatt Konga XXIII-I/Unifil, kedatangannya disambut oleh Wakil Komandan Satgas (Wadansatgas) Indobatt Mayor Inf Eko Handono, para Perwira Staf serta seluruh prajurit Indobatt, di Markas Indobatt UN Posn 7-1 Adshit Al-Qusayr, Lebanon Selatan.

Dalam sambutannya, Komandan Sektor Timur yang didampingi oleh Wadan Sektor Timur dan Wadansatgas Indobatt mengucapkan terima kasih atas pelaksanaan tugas yang telah ditunjukkan personel Indobatt di lapangan selama ini dan menekankan faktor keamanan dalam melaksanakan tugas.

"Saya selaku Komandan Sektor Timur mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Satgas Batalyon Mekanis TNI Konga XXIII-I/Unifil di bawah pimpinan Letkol Inf Andreas Nanang Dwi P yang telah menjalankan tugas di Lebanon Selatan dengan sangat baik dan penuh prestasi selama saya ditugaskan oleh PBB sebagai Komandan Sektor Timur UNIFIL di Lebanon Selatan," kata Brigjen Antonio.

Selanjutnya, Komandan Sektor Timur Unifil beserta rombongan menyaksikan Kesenian Reog asli Indonesia yang ditampilkan oleh para prajurit Cimic (Civilian Military Cordination) Indobatt dibawah pimpinan Kapten Inf Seto Purnomo.

Sebelum meninggalkan Markas Indobatt UN Posn 7-1 Adshit Al-Qusayr, Lebanon Selatan, Wadansatgas Indobatt Mayor Inf Eko Handono memberikan kenang-kenangan berupa cinderamata khas Indonesia kepada Komandan Sektor Timur Brigjen Antonio Ruiz Olmos, dan begitu juga sebaliknya, lalu dilanjutkan foto bersama dengan seluruh prajurit Indobatt. 









Sumber :  ANTARA

Paskhas Laksanakan Uji Penembakan Senjata PSU Oerlikon Skyshield



Meriam penangkis serangan udara Oerlikon Skyshield dan rudal LIG Nex1 Chiron (photos : Kaskus Militer)

Komandan Detasemen Hanud (Denhanud) 472 Paskhas, Letkol Pas Iwan Setiawan, S.T. sebagai RSO (Range Safety Officer) melaksanakan paparan keamanan area dalam pelaksanaan Uji Terima Senjata PSU Oerlikon Skyshield, kepada Komandan Korps Pasukan Khas TNI AU Marsma TNI Drs. Adrian Wattimena, M.B.A. bertempat di Pandanwangi, Lumajang Jawa Timur, belum lama ini.

Dalam paparan tersebut dihadiri para pejabat Kemhan, Mabesau, para Asisten Korpaskhas, Depohar 60, para Danwing Paskhas, Danpusdiklat Paskhas dan para jajaran Dandenhanud Paskhas, pihak mitra PT. Adhityatama Perkasa Putra serta pihak Produsen Rheinmetall Air Deffence Swiss.

“Pengujian senjata ini menjadi bukti untuk menyakinkan kepada Tim Penguji bahwa Detasemen Hanud Paskhas profesional dalam bekerja sekaligus mampu menguasai dan mengoperasikan senjata tersebut dengan baik”, jelas Komandan Denhanud 472 Paskhas, Letkol Pas Iwan Setiawan, S.T.

Setelah paparan, tim dari Rheinmetall Air Deffence Swiss didampingi para personel Denhanud Paskhas melaksanakan kegiatan uji penembakan senjata di daerah Pandanwangi Pesisir Pantai Lumajang Jawa Timur dengan menggunakan Oerlikon Skyshield.



Kegiatan ini dilaksanakan untuk uji dinamis dengan menggunakan Target Drone Jet dengan profile Head On dapat dideteksi oleh Sensor Unit/Radar dan dapat dihancurkan dengan meriam Oerlikon Skyshield dan uji statis melaksanakan Tracking oleh sensor unit/Radar dengan sasaran berupa Target Drone Jet yang menggunakan meriam Oerlikon Skyshield dan Rudal Chiron buatan Korea Selatan.

Pada hari berikutnya, personel Denhanud Paskhas melaksanakan uji coba penembakan senjata  Oerlikon Skyshield mulai dari mulai penyiapan amunisi, loading, penentuan Fiktif Point di dalam Command Post serta sistem penembakan mulai dari single, rapid dan burst sampai prosedur penembakan, yang dilaksanakan personel Denhanud Paskhas dan diawasi oleh pihak Rheinmetall Air Deffence Swiss.

Komandan Denhanud 472 Paskhas juga menambahkan, “Keberhasilan dalam kegiatan Uji Terima senjata PSU Oerlikon Skyshield tersebut menjadi batu loncatan Detasemen Hanud Paskhas dalam mengemban tugas kedepannya sesuai dengan tugas pokok Detasemen Hanud Paskhas yakni melaksanakan operasi pertahanan udara sebagai bagian sistem pertahanan udara nasional dan operasi militer lain atas kebijakan Panglima TNI.

(TNI AU)

Jelang Medan Air Show, tim Jupiter singgahi Medan


Medan(ABP)
Delapan pesawat Jupiter Aerobatic Team bermanuver di langit Kota Medan, Kamis (12/3). Mereka sengaja singgah di Pangkalan Udara Soewondo, Polonia, pada peluncuran Medan Air Show 2015.
Tidak kurang dari tiga kali tim Jupiter mengitari Lanud Soewondo dengan formasi yang rapi. Tim kebanggaan TNI AU kemudian berpencar dan mendarat beriringan sebelum akhirnya diparkir di depan hangar.
Tim Jupiter sengaja singgah ke Lanud Soewondo dalam soft launching Medan Air Show 2015. Selanjutnya mereka akan terbang ke Malaysia untuk mengikuti Langkawi International Maritime and Aerospace Exhibition (LIMA).
Medan Air Show 2015 digelar di Lanud Soewondo pada 7-10 Mei 2015. Event ini digelar pihak Lanud bekerja sama dengan Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) dengan PT Arfa Kreasi Expotama (ARFAEXPO) sebagai organizer kegiatan.
Medan Air Show menampilkan static show dan dynamic show. Mereka akan memameran alutsista darat, laut dan udara. Khusus untuk Angkatan Udara, sejumlah pesawat tempur akan dipamerkan.
Masyarakat juga disuguhi atraksi udara, termasuk aksi aerobatik tim Jupiter. Peserta lain dari Australia, Brunei Darussalam, Singapura, Malaysia, Thailand dan Hong Kong pun akan unjuk kebolehan.
"Ini pertama kalinya di Medan. Kami ingin mempertontonkannya supaya masyarakat mengetahui tentang kedirgantaraan," kata Komandan Lanud Soewondo Kolonel Pnb S Chandra Siahaan. "Pengunjung boleh berfoto, menaiki dan menyentuh bagian yang diperbolehkan," imbuhnya.
Chandra yakin masyarakat Medan sekitarnya akan menyambut positif gelaran ini. Optimisme itu terbukti pada antusiasme warga yang hadir pada soft launching Medan Air Show 2015.
Ratusan siswa sekolah, terutama murid Taman Kanak-kanak, tampak bersemangat untuk melihat dari dekat pesawat di Lanud Soewondo. Padahal ketika itu awalnya hanya pesawat militer CN-235 yang diparkir di sana.
Anak-anak yang sebagian ditemani orang tuanya itu juga rela berpanas-panas menunggu kedatangan tim Jupiter. Semua bersemangat berfoto bersama pilot dan pesawat salah satu tim aerobatic terbaik di Asia itu. (lina)