Pages

INDONESIA DEFENCE adalah blog Berita,ulasan, artikel Pertahanan dan Keamanan, Industri Militer Indonesia dan Dunia, Perkembangan Alutsista terkini, serta perkembangan POLITIK DALAM DAN LUAR NEGERI.

BERITA TERKINI DI INDONESIA DEFENCE

Monday, May 12, 2014

Sukhoi Su-34

Su-34
Su-34 former Su-32 former Su-34 former Su-32FN.2.jpg
 TipePesawat tempur serang
 ProdusenSukhoi
 Terbang perdana13 April 1990
 Diperkenalkan4 Januari 2007[1]
 StatusProduksi
 PenggunaAngkatan Udara Rusia
 Jumlah produksi22 unit
15 seri
7 prototipe
 Harga satuanUS$36 juta
 Acuan dasarSu-27
NAPO-Su-34-Dumb-Bomb-Drop-1S.jpg
Sukhoi Su-34 (kode NATOFullback) adalah sebuahpesawat tempur serang berkursi ganda mutakhir buatan Rusia, yang dikembangkan dari Su-27.Pesawat ini direncanakan untuk menggantikan Su-24 'Fencer'.
Sukhoi Su-34 (Russian: Сухой Су-34) (untuk ekspor Su-32, adalah pesawat tempur-bomber dan pesawat serang canggih. Pesawat yang oleh NATO diberi nama Fullback ini, sebenarnya memiliki nama resmi Platypus dan di rancang untuk menggantikan Sukhoi Su-24. Pesawat tempur-bomber dari varian Sukhoi Su-27, yang untuk versi ekspor dikenal dengan SU-32, mulai dikembangkan oleh Uni Soviet (saat ini Rusia) pada tahun 1980, dan berhasil terbang pada tanggal 13 April 1990. Rusia mulai memproduksi SU-34 dengan skala penuh pada 2008 di pabrik pesawat Novosibirsk, anak perusahaan Sukhoi Aircraft Holding.
Versi khusus pesawat tempur serang dari Su-27 mulai dikembangkan Sukhoi pada 1980-an dengan nama T-10V. Pesawat ini pertama kali terbang pada tanggal 13 April1990. Penamaan resminya adalah Su-27IBIstrebitel Bombardirovschik, "Tempur Pengebom"). (IB:
Pesawat ini mempunyai kursi ganda dengan konfigurasi berdampingan (side by side) dan di proyeksikan sebagai pesawat tempur maritim, dengan daya jelajah tanpa re-fuelling mencapai 4.000 km dan dengan 3 kali re-fuelling mampu menjelajah hingga 14.000 km, sangat cocok untuk pesawat tempur maupun patroli maritim yang membutuhkan daya jelajah yang cukup luas.Pesawat ini mampu menyerang sasaran dalam berbagai keadaan cuaca, siang atau malam.
Salah satu keunikan dari pesawat Su-34 Fullback/Platypus ini adalah pengutamaan kenyamanan bagi para penerbangnya seperti penggunaan pressurization dengan air conditioning system pada ruang kokpit dan juga terdapat ruangan untuk beristirahat di belakang kursi pilot. Selain itu juga terdapat kursi pemijat type K-36 bagi kedua pilotnya. Hal ini dikarenakan daya jelajahnya yang cukup jauh.

Spesifikasi (Su-34)Sunting

Su-34-line.gif
Data dari Sukhoi data,[2] Gordon and Davison[3] AF Technology[4]
Ciri-ciri umum
  • Kru: Two
  • Panjang: 23.34 m (72 ft 2 in)
  • Rentang sayap: 14.7 m (48 ft 3 in)
  • Tinggi: 6.09 m (19 ft 5 in)
  • Berat isi: 39,000 kg (85,980 lb)
  • Berat berguna: 8,000 kg (17,600 lb)
  • Berat maksimum saat lepas landas: 45,100 kg (99,425 lb)
  • Mesin: 2 × Lyulka AL-35F turbofans, 137.2 kN (30,845 lbf) with afterburner masing-masing
Kinerja
  • Laju maksimum:
    • High altitude: Mach 1.8 (1,900 km/h, 1,180mph)
    • Low altitude: Mach 1.2 (1,400 km/h, 870 mph) at sea level
  • Radius tempur: 1,100 km (680 mi)
  • Jangkauan feri: 4,000 km (2,490 mi)
  • Langit-langit batas: 15,000 m (49,200 ft)
  • Beban sayap: 629 kg/m² (129 lb/ft²)
  • Dorongan/berat: 0.68
Persenjataan
  • 1 × 30 mm Gryazev-Shipunov GSh-30-1 (9A-4071K) cannon, 150 rounds
  • Defensive weapons include the R-27 Alamo, R-73 Archer and R-77 Adder series, with the PESA providing the capability to track ten targets and concurrently engage four with BVR missile shots.
  • 10 × wing and fuselage stations for up to 8,000 kg (17,630 lb) of ordnance, including Kh-29L/T, Kh-25MT/ML, Kh-25MP, Kh-36, Kh-38, Kh-41, Kh-59M, Kh-58, Kh-31P, Kh-35 Ural, Kh-41, Kh-65S, Kh-SD, 2 Moskit, 3 × Jachont air-to-ground missiles, KAB-500L/KR or KAB-1500L guided bombs, unguided bombs, B-8 rocket pods with 20 × 80 mm S-8 rockets, B-13 rocket pods with 5 × 122 mm S-13 rockets, O-25 rocket pods with 1 × 340 mm S-25 
  • rocket, fuel tanks, EW- and reconnaissance pods.
Sumber Wikipedia
Kabar punya kabar Indonesia berminat dengan su 34 ini dan TNI AU juga berminat Dengan SU 35S untuk mengimbangi Australia denga F35 yg dipesanya..EU Figter Typoon dan Rafale KF 50 dan F16 CD akan menghiasi langit RI yang ter cinta ini semoga bukan hoax

http://jakartagreater.com/akhirnya-era-baru-alutsista-trimatra-di-depan-mata/
Jadi total akan ada 4 ska F-16C Block 52, 3 ska Su-30, 1 ska Su-35, 1 ska EF Typhoon, 1 ska Rafale, 1 ska Su-34, serta 1 ska F-50

Ya semoga terealisasi Alutsista Timur dan barat serta Asia dan cepat pengadaanya sehingga kekuatan AU RI makin kuat dan punya efek deteran 

2 komentar:

Anonymous said...

Pesan 5 skuad nih, buat 1 skuad di sumatera, 1 skuad di kalbar, 2 skuad di sulsel dan 1 skuad di jawa.

dhoes's said...

yang benar yg mana? informasinya dilatgab 2014 itu 2 unit Tu 22M3 backfire dari ska 41 diberangkatkan bersama 6 unit Su 34 fullback diskenariokan untuk melakukan pengeboman pada gugus tempur kapal induk yg ada di sebelah barat perairan sumatra.dan ada berita lagi indonesia sudah punya 1 ska Su 34 fullback dan 6 tupolev.betul apa benar?klo betul2 punya syukur alhamdulillah...

Post a Comment

DISCLAIMER : KOMENTAR DI BLOG INI BUKAN MEWAKILI ADMIN INDONESIA DEFENCE , MELAINKAN KOMENTAR PRIBADI PARA BLOGERSISTA
KOMENTAR POSITIF OK