Pages

INDONESIA DEFENCE adalah blog Berita,ulasan, artikel Pertahanan dan Keamanan, Industri Militer Indonesia dan Dunia, Perkembangan Alutsista terkini, serta perkembangan POLITIK DALAM DAN LUAR NEGERI.

BERITA TERKINI DI INDONESIA DEFENCE

Thursday, September 5, 2013

Rusia Tawarkan 10 Kapal Selam, Ini Sikap Komisi I DPR


0
KETUA Komisi I DPR RI Mahfudz Siddiq mengatakan, tawaran 10 unit kapal selam dari Pemerintah Rusia kepada Pemerintah Indonesia, merupakan hal menarik. Karenanya,  tawaran itu perlu dikaji lebih lanjut.
B-871 Alrosa, kapal selam jenis Project 877V kelas Kilo dioperasikan Armada Laut Hitam AL Rusia. (Foto D.Starostin)
Senayan - Ketua Komisi I DPR RI Mahfudz Siddiq mengatakan, tawaran 10 unit kapal selam dari Pemerintah Rusia kepada Pemerintah Indonesia, merupakan hal menarik. Karenanya, tawaran itu perlu dikaji lebih lanjut.

"Saya kira, tawaran dari Rusia, 10 kapal selam itu menarik untuk dikaji lebih mendalam dan ditindaklanjutinya," ujar Mahfudz Siddiq di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (19/8).

Namun, menurut Mahfudz, jika nantinya disetujui, pengadaan kapal selam dari Rusia itu baru bisa direalisasikan pada pengadaan tahap kedua atau setelah 2014 mendatang. "Sebab, saat ini sudah ada keputusan untuk pengadaan tiga kapal selam dari Korea Selatan," ujarnya.

Tambah Mahfudz, dalam proses perjalanannya saat ini pengadaan tiga kapal selam dari Korsel berjalan lambat. Ini setelah pihak Jerman, pemilik teknologi kapal selam yang diproduksi Korsel yang akan dijual ke RI, mempermasalahkannya. "Karena, Jerman mengaku menjual hak paten teknologi kapal selam yang dimaksud hanya ke Turki," katanya.

Mahfudz menambahkan, Komisi I akan mendukung pengadaan kapal selam dari Rusia itu. Sebab, sesungguhnya sebelumnya sudah pernah dilakukan penjajakan pembelian kapal selam dari Rusia. Namun karena saat itu yang ditawarkan pihak Rusia adalah kapal selam dengan spesifikasi yang besar, sementara kebutuhan kapal selam RI saat ini untuk kelas dan ukuran yang sedang.

"Secara prinsip, Komisi I pasti akan dukung upaya penjajakan kerja sama dalam pengadaan kapal selam dari Rusia tersebut, sejauh syaratnya juga dipenuhi oleh Rusia yaitu ada proses transfer teknologi pada Indonesia. Sebagian pengerjaannya juga harus dilakukan di dalam negeri Indonesia," jelas politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut.

Menurut Mahfudz, tawaran Rusia sangat potensial ditindaklanjuti secara serius. "Karena dalam pengadaan tiga kapal selam dari Korsel saat ini, realitanya berjalan lambat. Sementara kebutuhan akan kapal selam bagi Indonesia saat ini sangatlah besar. Sehingga sejauh spesifikasinya sesuai kebutuhan RI, harganya terjangkau, dan mau melakukan alih teknologi, DPR pasti akan mendukungnya," tegasnya.

Sabtu (17/8), Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro menyatakan, Pemerintah RI mendapat tawaran untuk dapat membeli sekitar 10 unit kapal selam dari Rusia. Jumlah ini di luar rencana pembelian tiga unit kapal selam dari Korea Selatan yang akan datang pada 2014.

JURNAL PARLEMEN

7 komentar:

Thiwid Widyarto said...

terkait dg hak paten teknologi German kpl selam Cang Bo Go yg sdg dibangun si Korsel, mengapa tidak memanffatkan kedekatan pak Habibie..? Beliau kan bs lobi krn jg sbg warga negara kehormatan Gwrman..?

Thiwid Widyarto said...

terkait dg hak paten teknologi German kpl selam Cang Bo Go yg sdg dibangun si Korsel, mengapa tidak memanffatkan kedekatan pak Habibie..? Beliau kan bs lobi krn jg sbg warga negara kehormatan Gwrman..?

sugianto harisantoso said...

Bila disepakati semua fihak kapal selam kelas kilo akan menjaga wilayah Nusantara dr agresor/penjarah wilayah NKRI, kalau ada yg mau coba2 masuk wilayah NKRI tanpa pemberitahuan akan ditangkap oleh aparat laut dan kalau berani melawan maka akan ditenggelamkan oleh kapal selam kelas kilo dg terpedo. Salam NKRI.................................

Anonymous said...

Indonesia adalah negara kepulauan..seharusnya memiliki armada laut yang besar dan kuat...Seperti Semboyan TNI AL Jalasveva Jayamahe yg bila diartikan berarti bhw NKRI hrs memiliki Armada Laut Jempolan dan Besar. 3 Armada yang msg armada memiliki kekuatan utama 1 Battleship Carrier, 2 Kapal Jelajah Tempur, 4 Kapal Jelajah Berat, 12 Kapal Perusak, 12 Kapal Selam didukung oleh Puluhan Korvet dan Fregat.

Yogi Marsahala said...

teknologi kapal selam Rusia perlu dipertimbangkan untuk digunakan, kunjungan balik ya ke blog saya www.goocap.com

sugianto harisantoso said...

Bgmn pengadaan mesin perang bawah laut utk Indonesia, apa sdh siap utk mengamankan selat malaka/alki NKRI dan kelihatannya kalah dg Malay lebih dulu utk lebih siap pengamanan wilayahnya serta utk operasi sabotase di wilayah Indonesia.........................

Yogi Marsahala said...

teknologi kapal selam Rusia perlu dipertimbangkan, mampir juga ya ke blog saya www.goocap.com

Post a Comment

DISCLAIMER : KOMENTAR DI BLOG INI BUKAN MEWAKILI ADMIN INDONESIA DEFENCE , MELAINKAN KOMENTAR PRIBADI PARA BLOGERSISTA
KOMENTAR POSITIF OK