INDONESIA DEFENCE BLOG ADALAH BLOG TENTANG INFO ALUTSISTA TERKINI DI DUNIA

Tuesday, August 31, 2010

Bikin Kapal Selam, PAL Incar Jerman dan Korea


PT PAL Indonesia tengah mengincar teknologi dua negara, Jerman dan Korea Selatan, untuk digandeng membuat kapal selam di Indonesia.


Direktur Jenderal Sarana Pertahanan Kementerian Pertahanan Gunadi menjelaskan, produsen kapal PT PAL masih terkendala teknologi untuk memproduksi sendiri kapal selam di galangannya.

"Sebetulnya PT PAL bisa buat sendiri tapi terkendala teknologi dan peralatan sehingga tidak mau gambling di tingkat safety pengguna," kata Gunadi kepada VIVAnews di Jakarta, 9 Februari 2010.

Selain berencana membuat kapal selam dan telah berhasil membuat kapal perang FPG-57, PT PAL juga tengah mempersiapkan untuk membuat kapal perang jenis Perusak Kawal Rudal (PKR). PT PAL yakin bisa membuat kapal perang bersenjatakan peluru kendali tersebut dalam waktu 4 tahun. Harga satu kapal PKR mencapai 170 juta euro.

Gunadi menjelaskan, industri strategis di Indonesia telah mampu memasok alutsista dengan teknologi menengah. Dia mencontohkan, PT Dirgantara Indonesia yang sudah bisa memproduksi pesawat MPA dan telah diekspor ke Eropa. "Kemampuan kita sudah cukup memadai untuk teknologi menengah, tapi untuk teknologi tingkat tinggi memang harus pelan-pelan," ujarnya.

Untuk peralatan dengan teknologi tinggi, kata dia, jika tidak diproduksi dalam jumlah banyak (massal), malah "jatuhnya" akan mahal. Seperti pembuatan pesawat jet tempur, akhirnya bermitra dengan Korea Selatan untuk menekan biaya produksi. "Itupun baru bisa dipakai pada 2020," ujarnya.

Meski Indonesia masih cukup tersengal-sengal mengembangkan industri strategis berteknologi maju, namun industri pendukung pertahanan seperti pabrik amonium nitrat di Kalimantan Timur akan terus dikembangkan. Pabrik amonium nitrat akan dikembangkan untuk bahan baku peledak.

Sementara di industri pengapalan, kata Gunadi, telah dikembangkan produksi kapal-kapal cepat berbahan komposit di banyuwangi dan kapal patroli cepat berbahan alumunium di Batam. (source Vivanews)

Komisi I DPR Desak Pembangunan Kekuatan Maritim

Rabu, 01/09/2010 08:06 WIB

Fajar Pratama - detikNews


Jakarta - Hasil rapat dengar pendapat umum Komisi I DPR RI dengan jajaran Menteri
Menko Polhukam berujung pada kesimpulan tentang masih banyaknya PR untuk mengelola perbatasan. Termasuk di dalamnya pembangunan kekuatan maritim yang lebih kokoh.

Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) antara Komisi I DPR dengan menteri-menteri yang tergabung dalam jajaran Menko Polhukam baru selesai sekitar pukul 01.00 WIB, Rabu (1/9/2010). Menteri-menteri Menko Polhukam tampil komplet yang terdiri dari Menko Polhukam Djoko Suyanto, Panglima TNI Djoko Santoso, Menkum HAM Patrialis Akbar, Menhan Purnomo Yosgiantoro, KaBIN Sutanto Mendagri Gamawan Fauzi dan Irwasum Mabes Polri Nanan Sukarna yang hadir mewakili Kapolri Bambang HD ini membahas tentang pengelolaan wilayah perbatasan.

Hasil dari rapat tersebut adalah desakan kepada pemerintah untuk memberi prioritas pada pembangunan kekuatan maritim guna mengamankan wilayah perbatasan. Selain itu koordinasi badan-badan yang memiliki kewenangan untuk mengelola perbatasan diminta untuk lebih ditingkatkan.

"Komisi I DPR RI menggarisbawahi arti penting kekuatan maritim yang bertujuan untuk mengawasi dan menjaga kedaulatan NKRI di wilayah laut. Oleh karenanya kami mendesak pemerintah untuk memprioritaskan pembangunan kekuatan maritim yang didukung oleh infrastruktur dan Alutsista yang memadai," tutur Ketua Komisi I, Mahfudz Siddik membacakan hasil rapat.

"Selain itu kita juga kita juga mendesak pemerintah untuk merevitalisasi fungsi dan tugas Bakorkamla (Badan Koordinasi Keamanan Laut) serta mengkaji ulang berbagai UU sektoral terkait dengan pengamanan maritim. Selain itu, Komisi I juga mendesak pemerintah untuk segera menyelesaikan segmen-segmen wilayah laut yang masih belum terselesaikan dengan mengedepankan harkat, martabat bangsa dalam waktu tertentu."

(anw/anw)
detik

Pemilihan Cilangkap Siratkan Opsi Hard Power Presiden

Rabu, 01/09/2010 09:03 WIB

Fajar Pratama - detikNews


Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan menyampaikan pidato terkait dengan Malaysia di depan Panglima TNI beserta jajarannya. Ketua Komisi I DPR Mahfud Siddiq menilai Presiden menyiratkan opsi hard power dalam langkah diplomasi.

Seperti yang disampaikan oleh SBY di Istana Negara kemarin, orang nomor satu di Indonesia tersebut akan menyampaikan orasi tentang hubungan dengan Malaysia, di Markas Besar TNI, di Cilangkap seusai salat tarawih, malam ini. SBY juga menegaskan bahwa dia tidak akan main-main dengan kedaulatan bangsa.

Pemilihan Cilangkap sebagai tempat untuk menyampaikan pidato tersebut mendapat tanggapan positif yang relatif seragam. Tak terkecuali Mahfud Siddiq yang semalam baru saja menjamu jajaran menteri Menko Polhukam dalam rapat dengar pendapat umum Komisi I tentang pengelolaan perbatasan khususnya dengan Malaysia.

Politisi dari Partai Keadilan Sejahtera itu menilai bahwa ada makna hard power yang tersirat dari pemilihan Mabes TNI sebagai tempat orasi, sekali pun belum tentu opsi itu yang akan ditempuh. Mahfud pun melihat hal ini sebagai sesuatu yang positif.

"Saya yakin mengapa statement itu akan disampaikan di markas TNI dihadapan panglima, itu merupakan message yang lebih khusus. Bisa dibilang message yang lebih ke arah hard power. Mudah-mudahan ini akan memberi imbas positif bagi diplomasi kita," ujarnya di Gedung DPR seusai rapat dengan jajaran menteri Menko Polhukam, Rabu (1/9/2010) dini hari.

(anw/anw)
detik 

TNI AU: Hercules Terbang Formasi, Tak Ada Kaitan dengan Malaysia

Rabu, 01/09/2010 10:05 WIB

Niken Widya Yunita - detikNews


twitter: Mayang M
Jakarta - Pengguna jalan di tol Jagorawi hingga Cilandak beberapa hari ini 'ditemani' oleh sejumlah pesawat TNI AU yang terbang formasi. Tiga hingga empat pesawat terbang beriringan.

Hari ini, empat pesawat juga terlihat terbang beriringan. Keempatnya terbang dalam jarak cukup dekat. Aksi mereka sungguh menarik perhatian.

TNI AU menyangkal pesawat itu terbang untuk unjuk kebolehan, menyusul hubungan Indonesia-Malaysia yang memanas.

"Itu 4 pesawat Hercules, lagi latihan terbang formasi. Itu latihan rutin," ujar Kadispen AU Marsma Bambang Samoedra kepada detikcom, Rabu (1/9/2010).

Bambang menampik jika latihan itu untuk persiapan perang. "Nggak kita selalu latihan rutin biasa," kata Bambang.

Menurut Bambang, pesawat Hercules itu latihan rutin setiap pagi berangkat dari Pangkalan AU Halim Perdanakusumah dan kembali lagi ke Halim Perdanakusumah. Latihan akan berlangsung hingga pekan ini.

(nik/nrl)

detik

Polri Dapat Bantuan Alat Pengintai dari Australia 0diggsdigg

ILUSTRASI
TEMPO Interaktif, Jakarta - Kepolisian Australia memberi bantuan alat pengintai laut dan darat serta alat transportasi patroli laut. Bantuan peralatan senilai AUS $ 20 juta itu diberikan Kepolisian Australia dalam beberapa unit dan secara bertahap, tergantung masa penyelesaian pembuatan kapal dan alat pengintai tersebut.

Namun Kepala Badan Reserse dan Kriminal Polri Komisaris Jenderal Ito Sumardi tidak mejelaskan jumlah peralatan dan waktu pemberiannya. "Tapi perlengkapan ini masih jauh dari memadai. Karena geografi Indonesia sangat luas," kata Ito, Selasa (31/8).

Rencananya, alat pemindai dan kapal patroli itu akan dikerahkan di tempat yang sulit untuk melihat dalam kegelapan atau untuk memindai di laut perbatasan, seperti Selat Sumatera dan daerah Nusa Tenggara Timur. "Nantinya kami akan bekerjasama dengan TNI untuk menjaga perairan Indonesia," ujarnya.

Mengenai alasan Kepolisian Australia memberi bantuan tersebut, kata Ito, karena Pemerintah Australia menghargai usaha Kepolisian Indonesia yang dianggap berhasil mengungkap kasus teroris dan penyelundupan orang. "Kepolisian Indonesia dinilai termasuk yang paling baik," kata dia.

Sumber: TEMPO

LENGKAP 10 SHUKOI Presiden Setuju Tambahan 6 Sukhoi

Tiga Sukhoi Su-27 SKM Tiba 5 September



JAKARTA - Tiga pesawat Sukhoi buatan Rusia jenis Su-27SKM direncanakan datang 5 September 2010. Ketiga pesawat itu bakal melengkapi tujuh pesawat sejenis yang telah dimiliki TNI AU.

”Tiga pesawat Sukhoi akan datang bulan September ini. Sudah ada tim yang menjemput ke sana,” kata Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Imam Sufaat, Selasa (31/8). Dua pesawat akan datang pada 5 September dan satu pesawat lagi akan datang pada 15 September. Pesawat-pesawat baru ini rencananya akan tampil pada HUT TNI tanggal 5 Oktober.

”Jadi, kita sudah punya 10 Sukhoi dan rencananya akan ada tambahan 6 lagi. Presiden sudah menyetujuinya,” kata Imam. Pesawat Sukhoi yang dimiliki Indonesia pertama kali datang tahun 2004. Saat ini pesawat-pesawat yang tergabung di Skuadron 11 tersebut bermarkas di Lapangan Udara Hasanuddin, Makassar. Tiga Sukhoi yang datang akan didampingi pesawat Antonov.

Imam mengakui, tiga pesawat itu belum dilengkapi dengan persenjataan. Menurut dia, pembelian pesawat beda paketnya dengan pembelian persenjataan. ”Tetapi, pasti akan kita persenjatai,” katanya.



Saat ini Litbang TNI AU telah berhasil membuat bom untuk mempersenjatai Sukhoi. Selain itu, juga telah dibuat roket. Namun, untuk kelengkapan berupa peluru kendali belum dapat dibuat. Selama ini pembuatan rudal terhalang penguasaan teknologi seeker alias pencari jejak. Menurut Imam, dengan teknologi Sukhoi yang canggih yang mampu menembak di luar jangkauan visual dan radar lock-on, peluru yang bisa mengakomodasi teknologi itu belum bisa dibuat oleh Indonesia.

Berkaitan dengan sistem komunikasi Sukhoi, Imam menyatakan, tiga pesawat yang akan datang tersebut telah disesuaikan dengan sistem yang berlaku di TNI AU. Beberapa tahun lalu, perbedaan sistem komunikasi ini sempat menimbulkan masalah teknis.

Saat ini dua penerbang TNI AU sedang disekolahkan di Rusia untuk pengenalan Sukhoi. Beberapa teknisi Rusia juga akan datang ke Indonesia untuk mendampingi TNI AU.

Sumber : KOMPAS

RI ingin membeli pesawat tempur dan jet kargo USA


digg

Pesawat tempur F-16 C/D (foto: Airliners.net)

Amerika Serikat mengatakan indonesia ingin membeli pesawat militer sampai miliaran dolar buatan Amerika, dengan harapan bahwa embargo-AS untuk penjualan militer ke indonesia akan segera dihapus, dari kutipan juru bicara Departemen Pertahanan.

"Selama pertemuan bilateral, pemerintah Indonesia menyatakan minatnya untuk membeli F-16 dan C-130H Hercules untuk melengkapi skuadron pesawat tersebut," juru bicara Departemen Pertahanan I Wayan Midhio mengatakan pada hari Rabu.

Pesawat Hercules C-130 H(foto: aerostories)

Menteri Pertahanan Indonesia Purnomo Yusgiantoro dan Menteri Pertahanan Amerika Serikat Robert Gates membahas potensi penjualan selama dialog pertahanan Shangri-La di Singapura bulan lalu, kata Wayan.

Amerika Serikat menyambut baik usulan Indonesia untuk membeli lebih banyak buatan Amerika untuk peralatan militer, ia menambahkan.

AS juga menjanjikan US $ 15,7 juta untuk Indonesia pada tahun 2010 dan $ 20 juta pada 2011 di bawah naungan program peningkatan kapasitas untuk membantu "modernisasi" di Militer Indonesia (TNI), kata Wayan.

bantuan militer akan dalam bentuk pelatihan dan pendidikan yang akan dilaksanakan baik di Indonesia dan Amerika Serikat, ia menambahkan. AS menawarkan untuk menjual pesawat tempur dan akan diberi potongan harga bila membeli banyak bila Indonesia jadi untuk membeli pesawat tersebut, kata Wayan.

Indonesia saat ini hanya empat pesawat tempur yang dapat dioperasionalkan atau kurang dari satu skuadron - Universitas pakar militer Andi Widjajanto mengatakan di Indonesia. Setiap skuadron harus memiliki delapan sampai 12 pesawat tergantung pada operasional, pemeliharaan dan rencana pelatihan.

Angkatan Udara memiliki dua perintah operasional di negara timur dan barat. Setiap perintah memiliki dua basis, yang pada gilirannya memerlukan skuadron tempur delapan per pangkalan, katanya.

Sebuah F-generasi kelima biaya tempur-16 jet antara $ 120,000,000 dan $ 140 juta tanpa amunisi. Sebuah F-generasi keempat biaya tempur-16 Falcon antara $ 88.000.000 dan $ 90 juta tanpa amunisi, kata Andi.

Ada kelebihan dari F-16 di pasar senjata global karena kelebihan produksi oleh produsen kontraktor pertahanan AS Lockheed Martin. Karena dari sisa produksi pada perang dingin, Andi menambahkan.

Amerika Serikat juga menggantikan skuadron yang dari F-16 dengan baru Raptors F-22 dan-35 F lighting, katanya. Kedua kelebihan pasokan dan perubahan preferensi telah menurunkan harga untuk F-16 di pasar global, katanya.

Hal ini tidak mungkin indonesia dapat membeli F-16 dari Amerika Serikat karena embargo penjualan senjata ke Indonesia yang masih berlaku, kata Andi.

"Hampir 90 persen dari embargo telah dicabut sejak tahun 2006, namun penjualan senjata mematikan belum dicabut dan saya pikir tidak ada niat bahwa AS akan mencabut embargo" katanya.

"Oleh karena itu, membeli pesawat kargo Hercules mungkin tidak ada masalah embargo, tapi membeli pesawat F-16 masih kena embargo dari AS."

Kongres Amerika Serikat memberlakukan embargo militer lebih dari satu dekade lalu karena pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan oleh Pasukan Khusus Angkatan Darat Indonesia (Kopassus) di Papua Barat dan Timor Leste (waktu itu Timor Timur).

Namun baru-baru ini-menandatangani pengaturan kerangka pertahanan bilateral memungkinkan Indonesia untuk pengadaan peralatan militer dari AS, seperti dilaporkan sebelumnya, meskipun AS menyatakan masih berharap Kopassus untuk menghormati hak asasi manusia.

Sumber: The Jakarta Post / MIK

AS telah mengakhiri embargo senjata ke RI


digg
Pesawat Tempur F-16 TNI

Untuk mengatasi kebingungan publik tentang keadaan hubungan militer Indonesia dengan Amerika Serikat, Departemen Pertahanan menegaskan bahwa pembuat senjata terbesar di dunia telah sepenuhnya menghapus embargo penjualan senjata kepada militer Indonesia (TNI).

Dalam pernyataan pertama jelas pada akhir embargo, seorang jurubicara Kementerian Pertahanan mengatakan bahwa Indonesia bisa mendapatkan semua jenis senjata dari AS karena tidak ada lagi embargo.

Embargo AS atas penjualan semua jenis senjata ke Indonesia berakhir sepenuhnya pada tahun 2005," juru bicara Departemen Pertahanan Indonesia I Wayan Midhio mengatakan selama akhir pekan.

"Setelah embargo berakhir, tidak ada perbedaan lagi antara senjata mematikan atau non-mematikan penjualan," katanya.

Indonesia sekarang dapat membeli senjata mematikan dari AS dan tidak ada larangan "parsial" penjualan senjata ke Indonesia, seperti dilaporkan sebelumnya, ia menambahkan.

Banyak pengamat - bahkan orang-orang baik-informasi tentang hubungan militer bilateral - mengatakan mereka tidak tahu apakah Indonesia bisa membeli senjata mematikan dari AS atau tidak, bahkan setelah hubungan militer dilanjutkan pada 2005.

Indonesia baru-baru ini mengusulkan sebuah rencana untuk membeli pesawat tempur buatan Amerika F-16 jet, yang dikategorikan sebagai senjata mematikan, dan jet kargo C-130H Hercules, yang tidak dianggap mematikan, jika AS menghapus embargo, seperti yang dilaporkan sebelumnya.

Wayan mengatakan Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro menyatakan niat pemerintah untuk membeli pesawat dalam pertemuan bilateral dengan Menteri Pertahanan Amerika Serikat Robert Gates.

Kongres Amerika Serikat memberlakukan embargo yang melarang pendidikan dan pelatihan militer internasional (IMET) dan penjualan peralatan militer ke Indonesia hampir dua dekade lalu.

embargo itu dikenakan dalam menanggapi mengulangi pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan oleh Pasukan Khusus Angkatan Darat Indonesia (Kopassus) di Papua Barat dan Timor Leste (saat itu Timor Timur), yang menewaskan lebih dari 100 warga sipil tak bersenjata, termasuk dua warga negara AS, dan puluhan terluka.

Beberapa ahli berpendapat bahwa Amerika Serikat di Indonesia mendorong penggunaan kekuatan mematikan terhadap warga sipil di Timor Timur.

Universitas Padjadjaran pakar hubungan internasional Teuku Rezasyah mengatakan sejarah menunjukkan bahwa mantan presiden AS Gerald Ford dan mantan sekretaris negara AS Henry Kissinger pemerintah Indonesia memberikan lampu "hijau" untuk mengirim Kopassus ke Timor Timur dan laporan diabaikan kekerasan selama kunjungan resmi pemerintah AS Indonesia.

Kongres Amerika Serikat mengatakan akan mencabut larangan sepenuhnya jika hanya pemerintah AS bisa memastikan bahwa Indonesia dapat menunjukkan pelanggaran hak asasi manusia.

Sebuah delegasi pemerintah Indonesia dipimpin oleh mantan Presiden Megawati Soekarnoputeri, mengunjungi Amerika Serikat pada tahun 2001 dalam usaha untuk melunakkan kebijakan tersebut.

Pertemuan antara Megawati dan mantan presiden AS George W. Bush menghasilkan komitmen AS untuk memberikan US $ 400.000 dalam IMET diperpanjang dan untuk mengangkat embargo non-mematikan penjualan senjata militer.

Kongres AS tidak menyetujui pelatihan militer bersama antara Kopassus dan militer AS karena Kopassus dugaan pelanggaran hak asasi manusia.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono diharapkan untuk meningkatkan masalah direncanakan selama kunjungan Presiden AS Barack Obama ke Indonesia pada bulan November.

Sumber: THE JAKARTA POST/ MIK

US Dan China Bersaing Untuk Berebut Pengaruh Di Indonesia


0diggsdigg

DENPASAR, Indonesia - Dalam Persaingan untuk pengaruh di Asia Tenggara, Amerika Serikat dan Cina telah lama bersaing untuk berebut pengaruh di Indonesia. karena Indonesia sangat strategis, karena merupakan negara kepulauan yang kaya sumber daya merupakan mitra yang berharga didalam era minimnya BBM dan teror terhadap perang global. Tetapi Washington dan Beijing telah memperluas hubungan mereka akhir-akhir ini di Jakarta dari perjanjian wilayah perdagangan, investasi asing, akses pasar dan bantuan teknis, bahkan mencakup menawarkan alutsista dan kerjasama militer.

Strategi ini dimulai pada tahun 2005, ketika Cina dan Indonesia mengumumkan kerja sama "Kemitraan Strategis mereka." Pada saat yang sama, Amerika Serikat menormalisasi hubungan militer dengan Indonesia setelah embargo diberlakukan pada 1990-an akibat pelanggaran hak asasi manusia di Timor Timur oleh militer Indonesia (TNI).

Beijing memimpin lebih untuk mempengaruhi indonesia. Indonesia-Cina telah melakukan kerjasama Kemitraan Strategis merupakan sebuah terobosan dalam hubungan antara dua negara raksasa tersebut dan merupakan peringat untuk Washington. Perjanjian tersebut berusaha mengembangkan aspek politik, budaya dan militer-keamanan hubungan bilateral. Dalam hal yang terakhir, khususnya, komitmen kedua negara untuk mengembangkan industri pertahanan masing-masing, mendirikan mekanisme konsultasi pertahanan, dan meningkatkan kerjasama antara penegak hukum dan badan-badan intelijen dalam memerangi ancaman keamanan internasional.


Rudal C-802

Pada bulan Juli 2005, Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono mengunjungi Beijing dan menandatangani nota kesepahaman mengenai kerjasama pertahanan teknologi untuk pengembangan jangka pendek dan menengah jarak rudal. Jakarta(Indonesia) juga
pesanan $ 11 juta rudal anti-kapal YJ-82/C-802.

Pada tahun 2006, Indonesia-China membahas pembicaraan dalam bidang pertahanan,yang menyebabkan keprihatinan yang signifikan di Washington. memanasan hubungan antara Jakarta dan Beijing menyebabkan dua kapal perang Cina mengunjungi Indonesia pada Maret 2007, kunjungan tersebut pertama di lebih dari 12 tahun.

Setalah membicarakan perjanjian draft kerjasama pertahanan sebulan kemudian membahas Pertahanan Keamanan antara Indonesia - China, yang meliputi kerjasama teknologi pertahanan, pertukaran siswa militer dan lebih lanjut kemungkinan penjualan alutsista ke Indonesia.

Pada bulan Januari 2008, kedua negara setuju untuk bekerja sama dalam produksi bersama kendaraan militer dan pesawat, untuk dikembangkan oleh industri pertahanan milik negara kedua negara . Pada tahun yang sama, Cina melalui NORINCO dan Indonesia melalui Pindad menandatangani kesepakatan untuk kerjasama mengembangkan peluncur roket dan amunisi. Kesepakatan juga dicapai pada pembentukan komite kerjasama TNI-PLA, dengan tujuan untuk mengatur latihan militer bersama dan pelatihan.

menyinggung hubungan dekat China - indonesia, telah sedikit membuahkan hasil yang nyata, yang telah dikutip dari pendapat Jamestown Foundation's Brief Cina pada tahun lalu. Dalam semua pembicaraan, tidak ada perjanjian produksi kontrak telah ditandatangani sejauh ini. pertukaran militer Sino-Indonesia ,asih sedikit, dan tidak ada pesanan dalam jumlah besar alutsista buatan China diproduksi di Indonesia.

Salah satu penghambatnya adalah upaya Amerika Serikat untuk memulihkan kembali hubungan dengan Indonesia. Meskipun hubungan telah renggang di tahun-tahun sebelumnya, selama 12 bulan terakhir Amerika Serikat telah menyalip China dalam merebut simpati Indonesia.

Pada bulan Maret 2010, US Air Force tim teknis dilakukan tinjauan Pemeliharaan dan keselamatan dari terhadap pesawat TNI AU. Hal ini diikuti dengan ditandatangani pada awal Juni yang mencakup Pengaturan Kerangka Koperasi Kegiatan di Bidang Pertahanan yang bertujuan untuk mengintegrasikan kerjasama pertahanan yang ada antara kedua negara, menurut siaran pers dari Kedubes AS di Indonesia.

Bulan yang sama, Duta Besar AS untuk Indonesia Cameron R. Hume meresmikan program $ 56.000.000 untuk mendanai sistem radar kapal Center Komando Daerah Maritim yang berlokasi di Batam. Sistem termasuk 16 radar pantai, 11 radar kapal, satu set peralatan kantor dan dua pusat komando regional, menurut informasi di situs Web resmi kedutaan AS.

Pada bulan Juli, Kedutaan Besar AS di Jakarta mengatakan kepada Jane bahwa itu untuk pengolahan berbagai permintaan Indonesia untuk layanan dan peralatan dari Departemen Pertahanan Amerika Serikat. Hal ini agar US sebagai pemasok utama TNI.

F-16 C/D
Hal tersebut lebih jelas ketika Menteri Pertahanan Indonesia Purnomo Yusgiantoro menyatakan niat TNI untuk membeli US-built F-16 dan C-130H pesawat Hercules selama pertemuan bilateral dengan Menteri Pertahanan Amerika Serikat Robert Gates di Jakarta pada tanggal 22 Juli. Pembelian tersebut akan didanai oleh Program Pendanaan Militer Asing (FMF) program, hibah yang diberikan AS kepada pemerintah Indonesia untuk mendanai pembelian senjata buatan AS serta layanan dan pelatihan.

Setelah pencabutan embargo militer AS, Indonesia menerima hampir $ 1 juta dalam dana FMF pada tahun 2006. Yang telah naik ke $ 20 juta untuk tahun ini.

Sementara di Jakarta, Gates juga mengumumkan bahwa amerika telah mencabut larangan mereka terhadap kerjasama dengan Kopassus, pasukan khusus TNI yang sangat kontroversial khusus.

Tapi keuntungan US tidak berarti bahwa Beijing akan menerima menerima kekalahan. Pada tahun 2010 Cina melakukan "Tahun Persahabatan Tiongkok-Indonesia" untuk memperingati ulang tahun ke-60 pembentukan hubungan diplomatik. pejabat tinggi Cina telah melakukan perjalanan ke Jakarta tahun ini yang akan membahas, antara lain, pembentukan dewan bersama untuk memfasilitasi peningkatan tingkat produksi militer bersama. Beijing juga menawarkan tambahan C-802 rudal anti-kapal serta berbagai kapal angkatan laut.

Sementara Jakarta sedang mempertimbangkan pilihan, terdapat desas-desus bahwa mungkin Yudhoyono meminta peningkatan alokasi FMF Indonesia ketika Presiden AS Barack Obama mengunjungi Indonesia akhir tahun ini. Karena latar belakang Obama yang menghabiskan sebagian masa kecilnya di Indonesia yang akan sulit untuk ditolak oleh US.

Sumber: WRP/MIK
MAJU INDONESIAKU

TNI AU Siap Ikuti Apapun Isi Pidato SBY Besok



Jakarta - Presiden SBY akan menyampaikan pidato terkait sikap Indonesia atas Malaysia besok di Mabes TNI Cilangkap. Kepala Staf TNI AU, Marsekal Imam Sufaat menegaskan siap mengikuti intsruksi dalam pidato SBY besok, apapun itu.

"Saya kira apa yang disampaikan Presiden besok akan kita ikuti. Tidak ada masalah bagi angkatan udara," ujar Imam usai buka puasa bersama jajaran TNI AU di Gedung Puri Ardhya Garini, Halim, Jakarta Timur, Selasa (31/8/2010).

Namun Imam mengaku belum mengetahui apa isi pidato yang akan disampaikan oleh Presiden SBY besok.

"Saya belum tahu. Tadi dengar Presiden mau pidato besok di Cilangkap," ujar dia.

Sebelumnya, Presiden SBY menjelaskan akan menyampaikan pidatonya soal Malaysia besok, Rabu (31/8/2010) di Mabes TNI Cilangkap. SBY akan berbicara usai salat tarawih bersama para anggota TNI.

"Besok malam usai ibadah salat tarawih saya akan jelaskan soal itu pada rakyat. Karena saya besok diundang di acara buka bersama di Mabes TNI Cilangkap," ujar SBY.

Sumber: DETIK

Menhan: TNI Terkuat di Asia Tenggara


digg

JAKARTA - Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro kembali menegaskan bahwa TNI kuat dan bahkan terkuat di Asia Tenggara. TNI juga serius dan tidak kompromi dalam menjaga keutuhan kedaulatan wilayah Indonesia.

Hal itu dikatakan Purnomo dalam rapat bersama Komisi I DPR mengenai perbatasan berbasis maritim. Pernyataan tersebut disampaikannya terkait memanasnya hubungan Indonesia dan Malaysia akhir-akhir ini.

“Dalam latihan gabungan yang kita gelar beberapa kali, itu kan kita sebenarnya juga ingin mengintip kekuatan mereka seperti apa. Saya tanya kepada anak-anak muda (prajurit TNI) kita, katanya wah kita enggak kalah Pak,” papar Purnomo di ruang rapat Komisi I DPR, Jakarta, Selasa (31/8/2010).

Purnomo mencontohkan, dalam beberapa kasus penyerobotan wilayah Indonesia oleh nelayan dan militer negara lain, TNI Angkatan Laut selalu bertindak tegas dengan mengusir mereka ke luar.

“Dan sebentar lagi kita akan membangun kapal selam di dalam negeri. Ini bukan muluk-muluk akan kita mulai produksinya tahun depan. Tetapi bapak-bapak sekalian, kembali lagi masalahnya nanti tergantung kucuran dana,” katanya.

Sebelumnya Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa memaparkan Indonesia memiliki masalah perbatasan maritim dengan 10 negara yaitu India, Thailand, Malaysia, Singapura, Vietnam, Palau, Papua Newguinea, Australia dan Timor Leste dan perbatasan darat dengan Malaysia, Timor Leste, dan Papua Nugini.

Semua proses penyelesaian masalah perbatasan tersebut, Kata Marty, telah dan masih akan berlangsung, termasuk perundingan dengan Malaysia di Kinabalu 6 September mendatang.

Khusus dengan Malaysia, lanjut Marty, telah berlangsung 15 kali perundingan formal sejak 2005 dan terakhir kali berlangsung di Indonesia pada 14-15 Oktober 2009. Menurut dia, terdapat lima segmen persoalan yang belum selesai dibahas Indonesia dan Malaysia, baik menyangkut Batas Teritorial maupun Zona Ekonomi Eksklusif.

Kelima segmen itu adalah segmen Selat Malaka, Malaka Selatan, Selat Singapura, Laut Cina Selatan, dan Laut Sulawesi.

Sumber: OKEZONE

TNI AU siap hadapi Malaysia jika diplomasi gagal


0diggsdigg

JAKARTA: Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Imam Sufaat mengatakan siap jika penyelesaian diplomatik gagal antara Indonesia-Malaysia.

"Kami selalu siap," katanya di sela-sela buka bersama anggota AU dan purnawirawan TNI di Puri Ardhya Garini Halim Perdanakusuma, malam ini.

Dia menambahkan untuk pesawat jenis F-16 Indonesia memiliki 10 unit sedangkan Malaysia baru 8 unit. "Lagi pula anggota TNI kita semangatnya tinggi kendati gajinya kecil," ujarnya sambil tersenyum.

Selain itu, lanjutnya, pilot pesawat tempur jenis F-16 sedang disekolahkan di Arizona Amerika Serikat.

Memanasnya hubungan Indonesia-Malaysia karena pelemparan kotoran beberapa waktu lalu di Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta yang dipicu oleh tertangkapnya tiga aparat Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) oleh Police Marine Diraja Malaysia.

Menteri Luar Negeri Malaysia Datuk Seri Anifah Aman pernah mengatakan rakyat Malaysia telah kehilangan kesabaran akibat sejumlah aksi demonstrasi yang dilakukan di Indonesia.

Sumber: WEB BISNIS

Menhan: Kapal Selam Buatan Indonesia Dideklarasikan Tahun Ini


0diggsdigg

illusrasi

JAKARTA, KOMPAS.com — Guna memperkuat armada tempur untuk menjaga kedaulatan NKRI serta menjaga perbatasan RI dengan negara lain, Menteri Pertahanan (Menhan) Purnomo Yusgiantoro menyatakan segera membuat kapal selam tempur. Kapal selam tempur tersebut akan menjadi yang pertama kali dibuat di Indonesia.

Setelah berhasil membuat kapal perang terbesar se-Asia Tenggara dengan dilengkapi peralatan tempur canggih, kini Kementerian Pertahanan mulai serius mempersiapkan rencana pembuatan kapal selam yang merupakan alat tempur bawah laut tersebut. Bahkan, Purnomo menjadwalkan kapal tempur dasar laut tersebut akan rampung pada tahun ini.

"Pada tahun ini kami akan deklarasikan untuk membangun kapal selam di Indonesia. Kami akan bekerja keras mewujudkannya. Saya, Wakil Menhan, segenap Sekjen, dan Dirjen di lingkup Kemenhan saat ini sedang mencari satu program, satu master plan bagaimana kami bisa membangun kapal selam di Indonesia," ujar Purnomo saat memberikan sambutannya dalam acara buka puasa bersama di kantor Kemenhan, Selasa (31/8/2010).

Purnomo juga menjelaskan, hingga saat ini produk-produk hasil industri pertahanan dalam negeri yang terus dikembangkan sudah mendapat respons positif dunia internasional. Karena selain untuk memenuhi kuota persediaan peralatan tempur dalam negeri, peralatan serta kendaraan tempur yang diproduksi nasional juga dipasarkan ke negara lain.

Beberapa produk seperti helikopter, pesawat tempur, hingga kapal tempur teknologi canggih serta persenjataan lainnya juga kerap mendapat pujian dari negara-negara lain. "Beberapa hasil industri pertahanan hingga saat ini memang terus kami pasarkan ke luar negeri," ujar Menhan.

Sumber: KOMPAS

KSAU: Kekuatan Kita Lebih dari Malaysia


digg
Sukhoi TNI (foto: Alutsista)

Jakarta - TNI AU menegaskan kekuatannya tidak kalah dari Tentara Udara Diraja Malaysia. Kemampuan pilot-pilot TNI AU jauh lebih unggul dari pilot tempur Malaysia.

"Kalau kekuatan saya kira sama ya? Tapi kita lebih kuat dikit lah," ujar KSAU Marsekal Imam Sufaat, usai buka puasa bersama jajaran TNI AU di Gedung Puri Ardhya Garini, Halim, Jakarta Timur, Selasa (31/8/2010).

Menurut Imam, jika latihan bersama Malaysia, kelihatan jelas kemampuan pilot TNI AU melebihi pilot tentara Malaysia.

"Kita kalau latihan-latihan kan tidak kalah sama mereka. Latihan di Malindo kita targetnya hancur, mereka ada yang miss," jelas dia.

Imam menjelaskan kekuatan pesawat TNI AU pun berimbang dengan Malaysia. Apalagi dengan kedatangan 3 Sukhoi bulan September. Sukhoi ini akan memperkuat skadron 11 di Makassar. Dengan ini jumlah Sukhoi TNI AU menjadi 10 buah.

"Kalau kita Sukhoi baru 7 menuju 10. Kalau dia menuju 18. Tapi F16 kita punya mereka tidak," terang dia.

Selain itu TNI AU pun menjamin selalu siap menjaga kedaulatan wilayah RI. "Kita selalu siap," tegas dia.

Sumber: DETIK

Tak Ada Orang Indonesia yang Gunduli Kepalaku


Sejak jaman dahulu, di Indonesia atau Malaysia ada yang menginginkan keretakan dua negara.
Selasa, 31 Agustus 2010, 15:50 WIB
Elin Yunita Kristanti
VIVAnews -- Tak semua warga Malaysia menganggap imej Indonesia buruk -- akibat apa yang dilakukan massa yang membakar bendera Malaysia dan melempari kedutaan dengan tinja.

Seorang warga Malaysia, Rusdi Mustapha, seperti dimuat situs Malay Mail, berpendapat perlakuan segelintir massa itu tak seharusnya mengganggu hubungan dua negara.

Ia juga menganggap tindakan militer Malaysia menangkap tiga staf Kementerian Kelautan dan Perikanan tidak seharusnya terjadi.

Ini isi curahan hatinya:

"Saya mendarat di Bandara Soekarno-Hatta minggu lalu tanpa alasan untuk takut akan mendapat perlakukan yang buruk atau kepala saya digunduli.

Yang terjadi justru, petugas di konter imigrasi tersenyum ramah pada saya, bahkan saya diarahkan ke imigrasi untuk orang Indonesia, bukan loket khusus orang asing.

Paspor saya diproses secara cepat dan petugas menanyai saya dengan sopan, apakah pesawat saya penuh, karena saya jadi orang pertama yang meninggalkan pesawat. Lalu, dia mengatakan, "Selamat datang, Pak".

Ya, petugas imigrasi tahu benar saya adalah orang Malaysia, itu bisa dilihat dari paspor saya yang merah. Saya tinggal di Jakarta empat hari, selama itu tak ada orang Indonesia yang menggunduli kepalaku. Itu tidak terjadi.

Sama sekali tak ada rasa takut di benak saya, menyadari bahwa ketika saya berada di Indonesia, saya selalu merasa tidak berada di negeri asing. Kecuali beberapa kata Indonesia yang tak saya mengerti, komunikasi dengan rata-rata orang Indonesia berjalan dengan baik.

Teman lama saya, Prio menjemput saya di bandara, kami lalu pergi ke lokasi pembakaran bendera Malaysia, juga ke Jalan Diponegoro. Saat itu saya menggunakan kaus Formula One, bertuliskan '1Malaysia' terpampang di depan. Tak ada yang memelototi saya.

Saat itu, saya benar-benar berharap salah satu anggota  pengunjuk rasa mendatangi saya untuk berdialog, mungkin saya akan memberikan uang RM100 agar mereka bisa pulang. Setelah semua ini, kami di Malaysia dan Indonesia yakin mereka dibayar untuk melakukan pekerjaan kotor itu.

Bahkan, teman saya, Prio berkata, "mereka orang bayaran. Dibayar oleh seseorang yang ingin menjadi presiden berikutnya." Namun ia tak menjelaskan, maksud perkataannya.

Yang saya tahu, ada orang tertentu yang bertanggung jawab dalam usaha memecah belah Indonesia-Malaysia.
Sejak jaman dahulu, banyak orang, kelompok atau bahkan partai oposisi di Malaysia ingin melihat keretakan antara Malaysia dan Indonesia. Mengapa? Banyak orang, bahkan di Malaysia, ingin melihat hubungan antara kedua negara memburuk atau tegang ke titik di mana mereka ingin kita menjadi musuh abadi.

Kabar baiknya adalah bahwa hubungan Malaysia dengan Indonesia sangat kuat, sehingga tujuan kelompok itu tak akan tercapai.

Menggambarkan hubungan antara kedua negara adalah seperti menggambarkan sebuah ikatan antara dua saudara, darah yang lebih kental dari air!

Saya merasa bebas untuk terbang dan mengunjungi Indonesia pada setiap saat dan di setiap hari.

***
Malaysia dan Indonesia di masa lalu telah menjalin kesepakatan, bahkan aparat bisa memasuki wilayah teritorial untuk mengejar orang-orang  berbahaya, misalnya, saat 'masa kegelapan' di Sarawak -- angkatan bersenjata Malaysia, atas izin Indonesia, mengejar tokoh Partai Komunis Kalimantan Utara (NKCP) yang berbasis di Sarawak.

Juga selama patroli bersama di perbatasan antara kedua negara. Hubungan yang terjadi sangat baik, kami disambut teh panas, juga sebaliknya.

Diskresi sejak lama diberlakukan oleh militer dua negara. Saya mengasumsikan adalah  praktek dari diskresi di masa lalu ini.

Baik Indonesia maupun Malaysia kadang-kadang membuat kesalahan. Penahanan petugas perikanan Indonesia sebenarnya tidak perlu dijadikan prioritas, kecuali kita tidak peduli dengan dampak internasional!"

VIVA NEWS

Indonesia Punya Cadangan Uranium Minimal 53.000 Ton

Jakarta (ANTARA News) - Indonesia memiliki cadangan uranium 53 ribu ton yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN), yakni sebanyak 29 ribu ton di Kalimantan Barat dan 24 ribu ton sisanya ada di Bangka Belitung.

"Selain itu Papua juga diindikasikan memiliki cadangan uranium yang cukup besar. Tapi soal ini masih akan diteliti dulu," kata Deputi Pengembangan Teknologi Daur Bahan Nuklir dan Rekayasa Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) Dr Djarot S Wisnubroto kepada pers di Jakarta, Selasa malam.

Perkiraan bahwa Pulau Papua menyimpan cadangan uranium atau bahan baku nuklir dalam jumlah besar didasarkan pada kesamaan jenis batuan Papua dengan batuan Australia yang telah diketahui menyimpan cadangan uranium terbesar di dunia, ujarnya.

Jika suatu PLTN seukuran 1.000 MW membutuhkan 200 ton Uranium per tahun, maka dengan cadangan di Kalbar saja yang mencapai 29 ribu ton Uranium, urai Djarot, itu berarti bisa memasok Uranium selama 145 tahun.

"Namun demikian tidak berarti kita akan memproduksi Uranium sendiri untuk PLTN. Karena untuk kondisi sekarang harga Uranium cukup murah, kita lebih efisien membeli saja dari negara lain. Cadangan Uranium bisa digunakan untuk kebutuhan masa depan," katanya.

Menurut Djarot, untuk menjadi bahan baku PLTN, Uranium hasil penambangan harus diproses lebih dulu melalui purifikasi atau pemurnian yang menjadikan bahan Uranium ke tingkat kemurnian yang tinggi sehingga berderajad nuklir dan bebas dari unsur-unsur pengotor lainnya.

Lalu dilakukan pengayaan untuk meningkatkan kadar 235U sehingga menjadi 2-4 persen dan akhirnya fabrikasi untuk menyiapkan bahan bakar nuklir dalam bentuk fisik yang sesuai dengan jenis yang dibutuhkan oleh reaktor nuklir, misalnya berbentuk pelet dengan diameter 10 mm.

"Untuk bahan baku Uranium di Reaktor Nuklir Riset di Serpong, kita memang membelinya dari luar, tapi harus diingat, bahwa kita memfabrikasi Uranium itu sendiri di dalam negeri," katanya.

Djarot juga menegaskan, bahwa suatu PLTN membutuhkan teknologi pengolahan limbah dan tempat pembuangan lestari karena tingkat radioaktivitas limbah nuklir tidak mungkin dilepas atau dibuang langsung ke lingkungan.

Lokasi pembuangan lestari limbah nuklir, urainya, haruslah di lokasi yang bebas gempa dan memiliki lokasi jebakan limbah sehingga tidak akan lari ke lingkungan serta jenis tanah liat.

"Selama ini memang kamilah yang mengolah limbah radioaktif dari industri dan rumah sakit. Sedangkan limbah akhirnya misalnya dari reaktor yang ada di Serpong, kita kembalikan ke negara asal," katanya.(*)
D009/Z002
 
ANTARA

Tiga Pesawat Udara Datang September

Jakarta (ANTARA News) - Kepala Staf Angkatan Udara Maresekal TNI AU Imam Sufa'at, Selasa, mengemukakan bulan September akan datang tiga pesawat.

"Pada 5 September akan datang dua pesawat, dan pada 15 September akan datang satu pesawat," katanya usai buka puasa bersama TNI AU, Purnawirawan TNI AU, dan wartawan, di Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Selasa (31/8).

Dia mengemukakan, pembelian senjata yang dilakukan selama ini tidak sama dengan pesawat dan paketnya berbeda.

"Penelitian dan Pengembangan (Litbang) TNI AU mengatakan sudah bisa buat bom," ungkapnya.

Akan tetapi, katanya, pembuatan peluru masih menjadi pekerjaan rumah yang masih dikerjakan TNI. "Peluru belum bisa, karena masih elektrik," katanya.

Menurutnya, pembuatan roket dan bom sudah dapat dilakukan, akan tetapi pembuatan peluru kendali masih perlu kerja keras.

Dia mengemukakan, TNI AU tengah mengirim dua penerbang ke Rusia untuk belajar dan empat orang teknisi pesawat terbang. (*)

ANTARA

Ada Yang Ingin Indonesia-Malaysia Berkonflik

Pekanbaru (ANTARA News) - Konsul Malaysia berkedudukan di Pekanbaru Zamani Ismail mengatakan Indonesia dan Malaysi perlu mewaspadai kemungkinan pihak tertentu ingin mengambil keuntungan dari hubungan bilateral Indonesia-Malaysia yang terus memanas.

"Ada boncengan dari pihak tertentu yang coba memecah kekerabatan Malaysia dan Indonesia," kata Zamani pada acara Majelis Sambutan Hari Kebangsaan Malaysia ke-53, di Pekanbaru, Selasa malam.

Hubungan Indonesia dan Malaysia mengalami ketegangan, setelah penangkapan tiga pegawai Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP) oleh Kepolsian Diraja Malaysia yang masuk ke perairan Tanjung Berakit, Kepulauan Riau.

Menurut Zamani, rakyat Indonesia dan Malaysia selayaknya saling menahan diri dan menyelesaikan  permasalahan melalui diplomasi. Ia mengatakan Malaysia selama ini menganggap Indonesia, khususnya Riau, sebagai saudara sedarah dan mitra untuk kemajuan bersama.

"Pintu pandangan luas terbuka untuk kita berdiplomasi. Mari kita kecilkan perselisihan dan perbesar persaudaraan," ujarnya.

Wakil Gubernur Riau Mambang Mit dalam sambutannya mengatakan konflik yang terjadi antara kedua saudara serumpun itu hanya akan membawa kerugian.

Menurutnmmya, selama ini Pemerintah Provinsi Riau berusaha terus meningkatkan kerjasama dengan Malaysia dalam bidang ekonomi dan pendidikan.

"Sejauh ini kerjasama Riau dan Malaysia masih berjalan baik," ujarnya. (*)

ANTARA

KASAU: Malaysia Tak Pernah Melanggar Udara RI

 
KASAU: Malaysia Tak Pernah Melanggar Udara RI
Marsekal Madya TNI Imam Sufaat (ANTARA/Widodo S. Jusuf/ss/ama)
Jakarta (ANTARA News) - Besok, Rabu, Presiden Susilo Bambang Yhudoyono akan berbicara di Markas Besar Tentara Nasional Indonesia di Cilangkap, Jakarta Timur, demikian Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI AU Imam Sufa'at, seraya mengungkapan hubungan militer dengan Malaysia.

"Saya belum tahu nih, saya dengarnya dari senior-senior saya, Presiden mau memberikan statement di Mabes TNI Cilangkap," kata Imam Sufa'at usai buka puasa dengan para purnawirawan TNI AU dan wartawan di Puri Ardhya Garni, Halim, Jakarta Timur, Selasa (31/8).

Dia mengemukakan, TNI AU siap, dan selalu melakukan latihan. "Tapi semua tergantung kebijakan pemerintah," ujarnya.

Menurutnya, selama ini di udara tidak pernah terjadi pelanggaran udara olehj Malaysia.

TNI AU, katanya, selalu mengawasi territorial di udara."Beberapa radar kita dioperasionalkan dengan maksimal," ujarnya.

Dia mengemukakan, selain patroli udara melalui udara juga melakukan pengawasan dengan patroli maritim.

"Selama ini AU dan AL selalu kerja sama dalam membangun pertahanan territorial," terangnya.

Ketegangan Indonesia dan Malaysia belakangan ini, katanya, tidak berpengaruh dengan kerjasama pertahanan yang selama ini dilakukan.

"Indonesia, Malaysia, dan Negara Asean lainnya tetap melakukan kerjasama militer, khususnya AU," katanya.

Dia mengemukakan, tidak ada pelanggaran yang dilakukan tentara Malaysia terhadap teritorial udara Indonesia. (*)
ANT/AR09
 
ANTARA

Tujuh Hal Penting Diplomasi dengan Malaysia

Jakarta (ANTARA News) - Guru Besar Hukum Internasional Fakultas Hukum Universitas Indonesia Hikmahanto Juwana mengharapkan tujuh hal penting dalam diplomasi dengan Malaysia akan disebut dalam pidato Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menanggapi ketegangan dengan negeri jiran yang direncanakn Rabu (1/9).

Dalam siaran persnya, Selasa, tujuh hal penting  adalah mengembangkan hubungan yang tepat dengan Malaysia sebagai negara tetangga dan sahabat.

"Artinya, Pemerintah akan menentang segala bentuk pelecehan dan eksploitasi ketergantungan yang mungkin dilakukan oleh Malaysia," katanya.

Ia mengatakan, pemerintah tidak boleh menolerir pelecehan terhadap martabat bangsa dan negara oleh aparat Malaysia.

"Pemerintah harus bersifat responsif dalam mengambil tindakan terhadap setiap upaya pihak Malaysia yang dapat memunculkan kemarahan publik Indonesia," katanya.

Ia menambahkan, pemerintah harus bertanggungjawab dan senantiasa melindungi warga negara dan aparatnya bila menghadapi masalah dengan otoritas atau aparat Malaysia.

"Perwakilan Indonesia di Malaysia akan memantau dan memastikan adanya due process of law atas setiap proses hukum yang dihadapi oleh warga negara Indonesia," katanya.

Di sisi kebijakan di perbatasan, ia mengemukakan, pemerintah harus berupaya secara serius menyelesaikan masalah batas wilayah laut dengan Malaysia.

Pemerintah akan mengupayakan melakukan kerja sama dengan Malaysia agar berbagai insiden di perbatasan dapat diselesaikan tanpa melecehkan kedaulatan masing-masing dan menyingung sensitivitas masyarakat kedua negara.

Terakhir, menurut dia, pemerintah tidak akan menggunakan kekerasan dalam penegakan kedaulatan, kecuali untuk membela diri sesuai dengan Pasal 51 Piagam PBB atau mengembalikan status quo atas wilayah yang dipersengketakan.

"Ketujuh hal ini merupakan tonggak baru dalam hubungan Indonesia dan Malaysia," katanya.

Ia menambahkan dengan tujuh hal tersebut diharapakan akan dapat membuat persahabatan kedua negara, baik di tingkat pemerintah maupun publik kedua negara (people to people) lebih langgeng.

"Selain itu juga menjaga hubungan bilateral yang harmonis, termasuk bidang ekonomi, investasi, pekerja migran, pendidikan yang saling menguntungkan yang didasarkan pada ‎​kesetaraan dan saling membutuhkan," katanya.

Ditingkat ASEAN, menurut dia, ketujuh hal tersebut akan menjaga keutuhan ASEAN dan stabilitas keamanan di Asia Tenggara.

Ia menambahkan, pemerintah harus mengimbau publik Indonesia memberi kepercayaan kepada pemerintah untuk menyelesaikan berbagai masalah dengan Malaysia.

"Pemerintah juga mengimbau masyarakat kedua negara tidak saling serang atas nama negara masing-masing, utamanya di dunia maya. Pemerintah berharap agar imbauan yang sama juga dilakukan pemerintah Malaysia," katanya.(*)

ANTARA

PAMERAN SENJATA TNI AD

Pameran Senjata
Pameran Senjata
Sejumlah pengunjung memperhatikan senjata milik TNI AD yang dipamerkan pada Pameran Pembangunan 2010 di Gedung Celebes Convention Center (CCC) Makassar, Selasa (31/8). Pameran yang diikuti seluruh kabupaten di Sulsel tersebut memamerkan sejumlah alat-alat petahanan negara, komoditi pertanian, perkebunan, hasil laut, hasil hutan, pertanian, makanan dan minuman, dan industri kerajinan skala kecil dan menengah. (FOTO ANTARA/Yusran Uccang)Disiarkan: Selasa, 31 Agustus 2010 21:04 WIB
 
ANTARA

Hacker RI Kuasai Ratusan Situs Malaysia


0diggsdigg

INILAH.COM, Jakarta- Ulang tahun Malaysia 2010 kembali jadi ajang pelampiasan hacker Indonesia. Hingga siang ini ratusan situs Malaysia telah dibajak dan hacker memamerkan lagu Gebyar-Gebyar

Berdasarkan pengamatan INILAH.COM, ratusan situs Malaysia telah dibajak. Pelaku mempublikasikan diri dengan nama indonesiancoder, serverisdown, indonesiahacker, kill9, malangcyber, arumbia dan soldier of Allah.

Tidak hanya itu, sebagai wujud aktualisasi diri sebagai warga Indonesia, pembajak situs ini juga mencantumkan lagu Gebyar-gebyar yang diciptakan oleh Gombloh dan dipopulerkan oleh Band Cokelat.

Tampilan di layar situs tersebut bertuliskan, “Kehancuran bangsa Indonesia yang berada di negara Malaysia paling berat adalah hilangnya semangat hidup karena selalu ditindas oleh Malaysia. Bubarkan negara boneka Malaysia.”

“Kami sebagai Bangsa Indonesia tidak akan diam dan inilah cara kami membalas perlakuan kalian terhadap Indonesia,” tulis hacker itu di situs Malaysia yang dibajak.

Berdasarkan keterangan dari sebuah forum, tindakan ini diambil sebagai wujud kekesalan atas perlakuan Malaysia sekaligus bertepatan dengan ulang tahun negara itu, 31 Agustus.

Sumber: INILAH

Daftar Situs Malaysia yang kena HACK

http://www.jawhar.gov.my/ http://niaganetwork.com/
http://pkgcheras.net/
http://www.vivaownersclub.net/index/
http://www.smkbertamindah.com/
http://skseribiram.net/portal/
http://skkjb.com/forum/
http://tbga.com.my/atmailopen/
http://suria-medik.com/v3/
http://lkpimsel.org.my/media/
http://www.ejannlex.com/
http://skseripaka.com/media/
http://qaiyum.net/images/
http://www.saktie.com/images/
http://www.nextproevents.com.my/logs
http://realbisnes.com/media/
http://oasis.com.my/images/
http://peladangjbselatan.org/portal/media
http://my-trade-center.com/media/
http://nuraina.com/deletethispics1/
http://lubukforex.com/mambots/
http://kabasystem.com/v2/
http://mk2020.com/hm/
http://www.ilmuone.com/myshop/
http://kelochor.com/gallery/
http://jomfly.com/jomflydata/
http://www.justinloh.com/images/
http://station4all.com/temp/Indonesia.html
http://www.hrsb.com.my/kelnet2/
http://eplan.com.my/mgmt/Indonesia.html
http://myhalal2u.biz/media/Indonesia.html
http://3dproperty.my/Indonesia.html
http://www.e-informasi.com/images/Indonesia.html
http://bynetsolution.com/amt/Indonesia.html
http://www.dr-ag.net/Indonesia.html
http://easybezz.com/media/Indonesia.html
http://www.calvinzworld.com/gallery/Indonesia.html
http://www.ciptadigital.com/ctrm/Indonesia.html
http://dailyfreshfoods.com/old_2/Indonesia.html
http://funnyaims.com/components/Indonesia.html
http://www.absoluteborneo.com/photo/Indonesia.html
http://prolelaki.com/language/Indonesia.html
http://alvinontherocks.com/wp-conten…Indonesia.html
http://www.amana2u.biz/shop/Indonesia.html
http://www.ammpcentre.com/documents/Indonesia.html
http://ibafconference.com/Indonesia.html
http://www.aqleader.com.my/gallery_i…Indonesia.html
http://autoshowspray.com/gambar2/Indonesia.html
http://basixmicrosystems.com/logs/Indonesia.html
http://butiknini.com/Indonesia.html
http://diarinini.com/wp-content/Indonesia.html
http://mohdlutfi.com/Indonesia.html
http://www.bijakkomputer.com/deadlock/Indonesia.html
http://pijai.telagapictures.com/Indonesia.html
http://cikgumuzik.com/media/Indonesia.html

http://www.printnasional.com.my/indonesia.html http://eshop.netsis.com.my/indonesia.html
http://www.wanita-melayu.my/indonesia.html
http://www.customskedah.gov.my/indonesia.html
http://jkmperlis.gov.my/a.txt
http://theoriginalfake.com/indonesia.htm
http://ascentouch.com.my/about.htm
http://glorytravelmart.travel/indonesia.htm
http://visgear.com/indonesia.htm
http://www.i-respondent.com/indonesia.htm
http://folioconcept.com/indonesia.htm
http://ccplusj.com/indonesia.htm
http://theoriginalfake.com/indonesia.htm
http://ascentouch.com.my/about.htm
http://glorytravelmart.travel/indonesia.htm
http://visgear.com/indonesia.htm
http://www.i-respondent.com/indonesia.htm
http://folioconcept.com/indonesia.htm
http://ccplusj.com/indonesia.htm
http://famousstore.com.my/indonesia.htm
http://cungdinh.com/indonesia.htm
http://codar.com.my/indonesia.htm
http://brandfactor.com.my/indonesia.htm
http://bluediaries.net/indonesia.html
http://bestmsp.com.my/indonesia.htm
http://amisafety.com.my/indonesia.htm
http://almagsb.com/indonesia.htm
http://adwizard.com.my/indonesia.html
http://ahyatgroup.com.my/indonesia.htm
http://acentury.com.my/indonesia.htm
http://ahyatgroup.com.my/indonesia.htm
http://glorytravelmart.travel/indonesia.htm
http://cungdinh.com/indonesia.htm
http://ascentouch.com.my/indonesia.htm
http://greenconcerns.com/indonesia.htm
http://macrogroup.com.my/indonesia.htm
http://mkpewter.com/indonesia.htm
http://nataliensis.net//indonesia.htm
http://netsis.com.my/indonesia.htm
http://njs.com.my/indonesia.htm
http://pcmasa.com.my/indonesia.htm
http://perwirak9.org/indonesia.htm
http://pinnaclepremium.com/indonesia.htm
http://pointray.com.my/indonesia.htm
http://rebanajaya.com/indonesia.htm
http://sc555.com.my/indonesia.htm
http://ascentouch.com.my/indonesia.htm
http://trainpro.com.my/indonesia.htm
http://tohth.com/indonesia.htm
http://techx.com.my/indonesia.htm
http://setara.com.my/indonesia.htm
http://walkabout.com.my/indonesia.htm
http://wanly.com.my/indonesia.htm
http://wusenses.com/indonesia.htm
http://ybfurniture.com/indonesia.htm
http://claudia-timepieces.com/indonesia.htm
http://comlenia.com/indonesia.html
http://exoilsantrading.com/indonesia.html
http://gincafe.com.my/indonesia.html
http://gmsmalaysia.com/indonesia.html
http://www.i-respondent.com/indonesia.htm
http://kdesigncollection.com/indonesia.html
http://lifecare.com.my/indonesia.html
http://lss-academy.com/indonesia.html
http://nurbeautyline.com.my/indonesia.html
http://ocmeritplastic.com/indonesia.html
http://prestij.com.my/indonesia.html
http://secretani.com/indonesia.html
http://specolor.com.my/indonesia.html
http://squarecircleantiques.com/indonesia.html
http://stephenfoong.com/indonesia.html
http://swisstech.com.my/indonesia.html
http://ur2u.com/indonesia.html
http://wawasanintact.com/indonesia.html
http://wishmenu.com.my/indonesia.html
http://www.kedah.edu.my/indonesia.html
http://accerevent.com/indonesia.html
http://caliph.com.my/indonesia.html
http://dmdigital.com.my/indonesia.html

http://dutamas.com.my/indonesia.html
http://eminentdisplay.com.my/indonesia.html
http://surfingmalaysia.com/indonesia.html
http://www.beam.org.my/indonesia.html
http://www.fabergroup.com.my/malingshit.php
http://eminentdisplay.com.my/indonesia.html
http://bombans.gov.my/language/indonesia.html
http://bombans.bombans.gov.my/language/indonesia.html
http://avenus.com.my/download/indonesia.html
http://viere.net.my/album/indonesia.html
http://jiyadh.com/store/
http://www.rubysoft.com.my/images/indonesia.html
http://deliver2u.com.my/tmp/
http://pmium.org/main/
http://humanwebsite.com.my/Indonesia.html
http://aduan.mbi.gov.my/lampiran/indonesia.php
http://topupweb.com/language/indonesia.html
http://www.smkaj.net/v2/language/indonesia.html
http://www.mobile2u.com.my/indonesia.html
http://www.kksbs.edu.my/indonesia.html
http://bintangsmart.com.my/indonesia.html
http://malaysia.apexnile.com/
http://malay.dhootmarbles.com/
http://pnu.com.my/indonesia.html
http://koperasipknp.com.my/indonesia.html
http://eshop.pcmasa.com.my/indonesia.html
http://gamuda.com.my/indonesia.html
http://ampmsb.com.my/indonesia.html
http://www.sktamanpermata.com/bukutetamu/
http://fmsdc.org.my/indonesia.html
http://www.anakyatimpahang.org.my/indonesia.html
http://karyaneka-onlinestore.com.my/indonesia.html
http://www.photowork.com.my/indonesia.html
http://koptenwiti.com.my/indonesia.html
http://www.aladdinagarwood.com.my/indonesia.html
http://lazodiamond.com.my/indonesia.html
http://hyoportklang.org/indonesia.html
http://gskm.com.my/indonesia.html
http://ganesartemplekualakangsar.com/indonesia.html
http://firstindustrial.com.my/indonesia.html
http://envirorich.com.my/indonesia.html
http://duamedan.com.my/indonesia.html
http://doublevision.com.my/indonesia.html
http://azamnusa.com/indonesia.html
http://qz.com.my/indonesia.html
http://pnltravel.com.my/indonesia.html
http://outofhome.com.my/indonesia.html
http://mohawkclub.com.my/indonesia.html
http://maxmillasia.com/indonesia.html
http://mediasolution.com.my/indonesia.html
http://lazodiamond.com.my/indonesia.html
http://visionstarlines.com/indonesia.html
http://roxwellgroup.com/indonesia.html
http://roxwell.com.my/indonesia.html
http://my1sports.com/indonesia.html
http://techcareit.com/indonesia.html
http://techcareit.com.my/indonesia.html
http://vervepp.com.my/indonesia.html
http://inmotion.com.my/indonesia.html
http://magbuilders.my/indonesia.html
http://maidi.com.my/indonesia.html
http://nexcom.com.my/indonesia.html
http://borneomotorsports.com.my/indonesia.html
http://johor.islandtowncafe.com/indonesia.html
http://www.sibkec.org/indonesia.html
http://arkayindustries.com.my/indonesia.html
http://arkayproductions.com/indonesia.html
http://jeautomart.com.my/indonesia.html
http://letrikon.com.my/indonesia.html
http://twt.com.my/indonesia.html
http://perlislib.gov.my/indonesia.html
http://lib-perlis.org.my/indonesia.html
http://www.bintangsmart.com.my/indonesia.html
http://aduanpelanggan.ummc.edu.my/indonesia.html
http://spp.ummc.edu.my/indonesia.html
http://portal.ummc.edu.my/indonesia.html
http://malaysia.pm.org/indonesia.html
http://ayudress.com/indonesia.html
http://bizlab.com.my/indonesia.html
http://idental.asia/indonesia.html
http://5mart.com.my/indonesia.html
http://bentong.com.my/indonesia.html
http://ewpg.com.my/indonesia.html
http://oriental3.com/indonesia.html
http://fajaralam.com/indonesia.html
http://mediaislah.net/indonesia.html
http://mymuslimshop.net/indonesia.html
http://warisan.biz/indonesia.html
http://kurikulum.skulupenggeli.com/indonesia.html
http://mtq2010daerah.skulupenggeli.com/indonesia.html
http://skulupenggeli.com/indonesia.html
http://10dollardeal.com/indonesia.html
http://appleentertainment.com.my/indonesia.html
http://site2u.info/indonesia.html
http://dipersada.com/indonesia.html
http://cmlexpressway.com/indonesia.html
http://dsg1malaysia.com/indonesia.html
http://goat.mohzar.com/indonesia.html
http://jutawansideincome.com/indonesia.html
http://zacko.site2u.info/indonesia.html
http://kazzponik.com/indonesia.html
http://kingvco.com/indonesia.html
http://mag.mohzar.com/indonesia.html
http://mahkotaguesthouse.info/indonesia.html
http://malaysiaria.com.my/indonesia.html
http://melakavacation.com/indonesia.html
http://minozmalaysia.com/indonesia.html
http://mkfc.montkiarafc.com/indonesia.html
http://mlm.site2u.info/indonesia.html
http://mohzar.com/indonesia.html
http://montkiarafc.com/indonesia.html
http://qilinfootball.com/indonesia.html
http://store.mohzar.com/indonesia.html
http://sofnienterprise.com/indonesia.html
http://susukambingmerah.com.my/indonesia.html
http://renooffice.com.my/indonesia.html
http://visitjapan.com.my/indonesia.html
http://asset1.com.my/indonesia.html
http://d2.com.my/indonesia.html
Hari ini masih AKTIF

SUMBER :http://pensilweb.wordpress.com/2010/08/31/daftar-situs-malaysia-yang-kena-hack/